NovelToon NovelToon
Antara Dendam Dan Cinta

Antara Dendam Dan Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Perjodohan / Balas Dendam / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:161.6k
Nilai: 5
Nama Author: naya siswanto

Hanya karena kesalahan yang dilakukan oleh kakaknya,Jamilah harus rela dihina,diperlakukan dengan tidak baik.

Harus membayar hutang-hutang kakaknya pada seorang bos besar dan sangat berkuasa.

Dapatkah Jamilah melepaskan diri dari belenggu yang merantai hidupnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon naya siswanto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ADDC 30

pergi pagi pulang sore, itulah rutinitas Bramasta Semenjak dia meninggalkan dunia gelapnya. Tempat yang semula digunakan sebagai markas dan gudang senjata,kini di sulap menjadi gedung perkantoran,dengan lantai bawah sebagai lobi juga tempat untuk memajang koleksi berliannya.Lantai dua digunakan untuk tempat kerja para karyawan juga kantin,lantai tiga di gunakan untuk ruang meeting dan ruang monitor.

" Kalau semua berjalan dengan mulus,aku akan menjadikan gedung yang berada di pusat kota untuk kita jadikan kantor.Disini tempatnya terlalu sempit,sehingga tidak bisa menampung banyak karyawan juga pengunjung" tutur Bramasta.

" Aku setuju,dengan begitu kita bisa menggabungkan semua usaha dalam satu tempat.Jadi,kita tidak perlu kesana kemari saat seseorang membutuhkan kita" kata Jack.

" Mereka butuh rumah,datang kemari.Butuh berlian,datang kemari.Butuh desain interior atau pun yang lainnya datang kemari.Butuh suntikan dana,juga bisa datang kemari.Satu perusahaan dengan banyak bidang,itu luar biasa" sambung Jack.

" Bagaimana dengan mereka,apa hak mereka sudah kamu berikan?" tanya Bramasta.

" Mereka akan tetap bersama kita,tidak satupun dari mereka yang datang untuk mengundurkan diri.Minggu depan aku akan melakukan test pada mereka,sehingga aku tau mereka pantas aku tempatkan di posisi apa" jawab Jack.

" Berapa hari lagi kira-kira gedung ini selesai dan bisa kita gunakan?" tanya Bramasta.

" Secepatnya Bram,karena para pelanggan kita sudah tidak sabar menunggu tempat ini di buka.Mereka sangat antusias saat mendengar bahwa kita akan membuka toko berlian" jawab Jack.

" Jangan lupa untuk mencari karyawan perempuan untuk menjaga stan kita juga supaya banyak pelanggan yang tertarik untuk datang.Kalo pelayannya laki-laki,bukannya datang mereka pasti akan kabur" tutur Bramasta.

" Kamu tenang saja,semua sudah beres" kata Jack.

" Dan harus kamu ingat,jangan ada satu perempuan pun yang bisa masuk ke lantaiku" tegas Bramasta.

" Siap Bos" ucap Jack sambil tersenyum,dia tau betul sifat Bramasta.

Lantai Bramasta ada di tingkat paling atas,yaitu lantai lima.Lantai itu sama seperti di rumah.Ada kamar yang luas dilengkapi dengan kolam renang dan segala macam pernak-perniknya.Sedangkan ruang kerja Bramasta ada di lantai empat,berdampingan dengan ruang kerja Jack.

" Sudah sore,suruh semua pekerja untuk pulang.Pekerjaan bisa dilanjutkan lagi besok" titah Bramasta.

" Apa kamu mau pulang sekarang?" tanya Jack.

" Aku akan mampir sebentar ke pusat perbelanjaan,ada pesanan Jamilah yang harus aku beli" jawab Bramasta.

" Kenapa tidak kamu ajak Jamilah sekalian Bram,kasihan dia.Hampir delapan purnama kamu kurung" ujar Jack.

" Aku masih takut Jack,takut keadaan belum sepenuhnya aman" kata Bramasta.

Jack menepuk bahu Bramasta," Orang hamil butuh hiburan Bram,dia tidak boleh stres karena itu bisa berpengaruh buruk pada bayi yang ada di dalam perutnya.Aku takut anakmu terlahir tidak sempurna Bram,semenjak dia tumbuh di rahim istrimu,kamu sama sekali tidak mengizinkannya untuk melihat dunia luar,bahkan beberapa kali kamu membuatnya syok dan harus dirawat di rumah sakit." tutur Jack.

" Bram, belum terlambat bagimu untuk menebus semua kesalahanmu di masa lalu,sebelum Jamilah melahirkan" sambung Jack.

" Baiklah,akan aku pikirkan" ujar Bramasta.

" Bukan hanya dipikirkan Bram,tapi dilakukan" geram Jack.

" Baiklah" kata Bramasta singkat lalu pergi.

...****************...

Bramasta melangkah masuk ke dalam rumahnya,rumah terlihat sepi,hanya sebagian pelayan yang terlihat berlalu lalang.

" Nona ada di atas Tuan" kata salah satu pelayan.

" Baiklah aku akan kesana" kata Bramasta lalu berjalan menuju lift yang akan membawanya ke lantai atas.

Sesampainya di lantai atas Bramasta langsung mencari keberadaan Jamilah.Ternyata Jamilah sedang berdiri di sisi pagar pembatas,dengan posisi kepala mendongak melihat keindahan langit di malam hari.

" Sayang" panggil Bramasta.

Jamilah memutar tubuhnya lalu tersenyum menyambut Bramasta," Baru pulang,Mas?" tanya Jamilah.

" Iya sayang" jawab Bramasta.

" Bersiap-siaplah,aku akan mengajakmu pergi" titah Bramasta.

" Apakah sudah aman?" tanya Jamilah dan Bramasta pun mengangguk.

" Emangnya kita mau pergi kemana,mas?" tanya Jamilah lagi.

" Pergi ke tempat yang ingin kamu datangi" jawab Bramasta.

" Tapi inikan sudah malam Mas" ujar Jamilah.

" Kalo begitu,malam ini kita pergi ke tempat yang menjual barang yang ingin kamu beli,tadi aku belum sempat membelinya" kata Bramasta.

" Baiklah,aku akan segera bersiap" kata Jamilah.

Bramasta dan Jamilah turun ke lantai bawah,sesampainya di kamar Jamilah langsung bertukar pakaian sedangkan Bramasta masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.

" Mas kamu terlihat berbeda malam ini,terlihat lebih tampan" ujar Jamilah.

Malam ini Bramasta berpenampilan tidak seperti biasanya.Biasanya memakai celana panjang yang di padukan dengan jas atau jaket,tapi malam ini Bramasta memakai celana jeans panjang dan baju kaos yang berukuran pas di tubuhnya,sehingga menggambarkan lekuk tubuhnya yang berotot.

" Benarkah?" tanya Bramasta.

" Melihatmu seperti ini,aku jadi tidak bersemangat lagi untuk pergi.Aku ingin mengurungmu semalaman di kamar" goda Jamilah.

Bramasta tersenyum mendengar ocehan Jamilah.

" Ayo kita pergi,nanti keburu malam dan tokonya tutup" ajak Bramasta.

Jamilah duduk di tepi kasurnya dengan wajah lesu.

" Ada apa lagi?" tanya Bramasta.

" Aku tidak pede berjalan berdua denganmu Mas,kamu sangat tampan sedangkan aku lihatlah,sejak hamil aku semakin gendut dan jelek,wajahku berjerawat dan kusam" keluh Jamilah.

" Aku tidak peduli,kamu tetap yang tercantik di depanku,kamu yang terbaik untukku.Kamu jelek begini juga karena aku yang tidak becus menjadi suami,lagipula kamu begini karena bawaan hamil kan,jadi tidak perlu minder" ujar Bramasta.

" Kan bener kalo aku jelek" ujar Jamilah dengan wajah cemberut.

Cup...

Bramasta mencium perut buncit Jamilah," Nak tolong katakan sama Mommymu yang cengeng ini,bahwa dia adalah wanita paling cantik dalam hidup papi" ujar Bramasta sambil tersenyum dan mendongak agar bisa melihat wajah Jamilah.

Jamilah pun menghapus air matanya seraya tersenyum," Ayo kita pergi" ajaknya.

" Nah gitu dong,kalo senyum cantikmu semakin bertambah berkali-kali lipat" kata Bramasta.

Bramasta menggenggam tangan Jamilah hingga sampai ke mobil.

" Kita ke tempat yang batal kita datangi tadi,Seno" titah Bramasta.

" Baik Tuan" sahut Seno dengan wajah berbinar.

" Sepertinya kamu sangat bahagia sekali malam ini" tebak Bramasta.

" Anda benar Tuan,saya sangat bahagia karena setelah sekian lama akhirnya Tuan dan Nona bisa keluar berdua" ujar Seno.

" Begitu ya" kata Bramasta sambil merangkul Jamilah dan mengelus perut buncitnya.

" Benar Tuan"

Mobil melaju dengan kecepatan sedang menuju sebuah pusat perbelanjaan.Sesampainya di sana,Bramasta langsung mengajak Jamilah ke toko yang ingin dikunjungi oleh Jamilah.Body guard bayangan tersebar di mana-mana,semua Bramasta siapkan agar jika ada gangguan dia bisa bergerak cepat.

1
Anita Juwita
/Good/
Sahiroh
ceritanya ok
Iges Satria
aku suka 😀😀
naya siswanto: terima kasih🙏🥰
total 1 replies
Patrick Khan
.lanjut kesini kak😁
naya siswanto: semoga suka ya,
cerita yang ini bagiku sgt memalukan😅
total 1 replies
Sedang Sibuk
Yah kok wanitanya lumpuh kak 😭 Jangan begitu dong kak nay 🤧 Tapi enak juga sih bakalan di gendong pasti kemana² 🤣🤣
Sedang Sibuk: Bramasta be like : Tak gendong kemana²
total 2 replies
Patrish
mbok Parmi dan pak Parjo cerdas banget... 👍🏽👍🏽👍🏽👍🏽❤❤❤❤
Patrish
hukuman ya.... 🤭🤭
Patrish
👍🏽👍🏽👍🏽👍🏽👍🏽👍🏽👍🏽👍🏽👍🏽
Patrish
Jamilah:"ya aku tidak tahu.. karena aku datang dadakan.. "😩😩
Patrish
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Patrish
YEZ!!!!!!
Patrish
mati sama Bramastya..??? 🤔🤔🤔🤔
Patrish
yen berani ngomongnya yang keras Jack... 😄😄😄
Patrish
baru buka... ❤
Sedang Sibuk
Uhuk, Cinta gak tuh?? Ngomong kok pas orangnya koma, Lah ngomong pas dia sadar dong Bram 🤭
Sedang Sibuk
Cie, Pengen mati kok sebut sebut nama Bramasta 🤭 Ya gak jadi matilah 🤣🤣
Sedang Sibuk
Cewe pun ngelawak, Kimbek 🤣🤣
naya siswanto: siapa tau aja kena sensor dek🤣🤣🤣
total 3 replies
Sedang Sibuk
Astaga, Scene ini bikin sakit perut 🤣🤣 Ya allah ngakak anjaayy, Bawahan tukang lawak, Atasan lebih lawak 🤣
Sedang Sibuk: Ho'oh, Bener itu 🤣🤣
total 6 replies
Sedang Sibuk
Ya allah ngakak 🤣🤣🤣
Sedang Sibuk
Apa lagi sih parjo ini 🤣🤣Mala Ikutan ngelawak 🤣 Awokawok
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!