NovelToon NovelToon
Menikah Karena Amanat

Menikah Karena Amanat

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Balas Dendam / Duda / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Tamat
Popularitas:456.3k
Nilai: 5
Nama Author: ShasaVinta

" Jadi ku mohon jika tiba saatnya aku harus meninggalkan kalian , ku harap kamu menggantikanku sebagai Istri bagi suamiku dan Ibu dari Anakku . Ku mohon . Aku percaya padamu "

--------####--------
Seorang gadis kecil harus kehilangan Ibunya dan mengalami penderitaan selama bertahun tahun .

Namun setelah Ia berhasil bangkit , kini Ia di hadapkan pada sebuah amanat yang akan mengubah kehidupannya . Mampukah Ia ?

Dan apakah Ia juga mampu untuk membalas orang orang yang dulu telah membunuh Ibunya dan membuat hidupnya menderita ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ShasaVinta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28 . Jejakku

Menutup pintu mobil dengan kasar , Risa masuk ke mobil diikuti Esme yang segera melajukan mobil meninggalkan gedung Ohana Tech Group.

" Mwol bwayo (apa yang kamu lihat ) ? "

Risa bertanya pada Esme dengan ketus saat menyadari Esme sesekali melirik padanya .

" Andwae ( tidak ada ) . "

Jawab Esme segera sebelum Risa benar benar merajuk .

" Geojinmal hajima ( jangan bohong ) .. "  ujar Risa karena tahu Esme pasti penasaran dengan apa yang terjadi .

Esme tak membalas lagi ucapan Risa . Melihat jejak jejak di leher dan pundak Risa , sedikit banyak sudah dapat Esme pahami apa yang terjadi .

Mobil mereka kini sudah sampai depan di sebuah studio foto . Seharusnya satu jam yang lalu adalah jadwal photo session untuk Risa dan 11 peserta trainee guna keperluan materi promosi .

" Sini ..  aku bantu samarkan dulu . " ujar Esme .

Risa tanpa banyak bicara segera menarik kesamping rambut yang sejak tadi dia gunakan untuk menutupi jejak jejak itu , walaupun dia tahu hasilnya percuma saja .

Dengan perlahan Esme menutupi jejak yang dibuat Aydin dengan foundation .

" Tenangkan dirimu . Jangan sampai kejadian tadi mengganggu konsentrasimu . Bersikaplah profesional seperti seorang Kim Risa . " Ujar Esme di sela sela kegiatannya dan dibalas anggukan oleh Risa .

" Jika sudah siap cerita , maka ceritalah . " lanjutnya .

" Nah... akhirnya selesai . Semoga tak ada yang menyadarinya . " gumam Esme  .

Keduanya lalu berjalan masuk kedalam studio .

Sudah menjadi kebiasaan bagi Risa untuk menyapa semua staff yang bertugas tak lupa juga Ia meminta maaf karena harus datang terlambat .

Sebelum tiba gilirannya , Risa mengecek beberapa hasil foto yang sudah dilakukan oleh para model trainee .

Risa cukup puas dengan hasilnya  , namun ada beberapa yang akhirnya harus diulang setelah Risa berdiskusi dengan fotografer .

Sebentar lagi tiba giliran Risa . Dia akan make up dan berganti pakaian dulu . Walaupun lebih senior Risa tidak meminta tempat khusus untuknya , dia dengan senang hati berbaur dengan model model trainee yang lain .

" Ms . Kim ... apa kabar ? " sapa Ayana yang baru saja masuk untuk touch up riasannya .

" Hai Ayana ... aku baik . " jawab Risa .

Tanpa Risa sadari Ayana samar-samar bisa melihat jejak berwarna merah di leher Risa . Dia sudah dewasa , dan tahu apa yang menyebabkan warna merah di leher idolanya itu.

Entah mengapa tiba tiba Ayana merasa kecewa. Bukan kecewa karena mengetahui apa yang telah Risa lakukan , tapi karena berpikir apa Risa sudah punya kekasih . Rencananya untuk menjodohkan kakaknya dengan Ms.Kim idolanya terancam gagal .

Photo session berjalan cukup lancar , kecuali untuk satu orang model yang tak lain adalah Anggun . Seperti komentar Risa sebelumnya jika Anggun tidak berhasil menampilkan karakter di depan kamera . Dan gadis itu bahkan tidak mau menerima kritik dan masukan .

Setelah selesai , Risa mengajak semua peserta trainee dan tim produksi untuk makan malam bersama .

Aydin malam ini minta izin pada mamanya untuk menitipkan Dafha lebih lama . Karena Ia akan lembur .

Namun sebenarnya itu hanya alasannya saja . Pasalnya kini Ia bersama asisten setianya Chandra berada di sebuah lounge .

Jika bertanya mengapa mereka tidak ke club , keduanya bukannya tidak pernah ke club . Tapi bagi Aydin  , jika sedang banyak pikiran dia lebih senang untuk ke tempat yang lebih tenang ,lebih santai .

Seperti sekarang , Aydin duduk di salah satu lounge , menikmati gelas demi gelas alkohol walaupun yang dinikmati adalah alkohol dengan kadar terendah yang tidak mungkin membuatnya mabuk , mendengarkan alunan musik lembut bukan musik yang memekikkan telinga .

Aydin kembali terbayang perbuatannya pada Risa hari ini . Dia juga menyesal sudah berkata jika apa yang dilakukannya sebuah kesalahan .

Sejujurnya , Aydin hanya takut jika ada harapan yang nantinya timbul . Aydin belum yakin jika dirinya bisa membuka lembaran baru hidupnya tanpa Rani .

Sudah mulai tenang , ponselnya bergetar beberapa kali . Aydin melihat notifikasi jika Ayana mengirimkannya beberapa pesan dan gambar .

📩  Ayana  :

' Aku baru saja selesai sesi pemotretan bersama Ms. Kim . Kami sedang makan malam  , hingga seorang pria menyapa Ms. Kim . Prianya cukup tampan , tapi setelah ku perhatikan lagi , bukankah dia adalah teman yang menyapamu saat di restauran ? '

📩  Ayana  :

FOTO

FOTO

Awalnya Aydin tak ingin peduli . 

" Apa urusannya makan malam tim mereka denganku . " ujar Aydin pada Chandra .

Chandra hanya menjadi pendengar saja tanpa ingin berkomentar sedikitpun .

" Tapi tunggu ? Teman ku siapa ? Bukankah temanku disini hanya kamu Chandra . " gumam Aydin .

" Cihh... jika sedang seperti ini dia bilang gw temannya . " Chandra berdecih .

Suasana kembali hening , Aydin kembali melamun .

Namun tiba tiba , beberapa pengunjung dan juga Chandra dikejutkan oleh Aydin yang tiba tiba mengumpat .

" Bren\*s\*k . Sialan . " umpatnya dengan suara yang cukup mengganggu pengunjung lain .

Aydin lalu meminta Chandra terus melajukan mobil lebih cepat . Dia harus segera bertanya pada adiknya .

Sampai dirumah orangtuanya , baru masuk saja Aydin sudah membuat keributan .

" Yana .... Ayana .... " panggilnya dengan berteriak .

" Din.. ssstttt ... baru pulang kok udah ribut ribut. Dafha bisa bangun . " tegur mamanya yang keluar dari kamar Dafha setelah mendengar keributan .

Aydin melangkahkan kakinya menaiki tangga menuju kamar Ayana .

Braakkkk .... suara pintu yang di buka dengan kasar .

" Bang .... ada apa ? " tanya Ayana .

" Katakan siapa pria yang kamu lihat bersama dengan Risa  ? "

" Lihatlah sendiri . Bukannya sudah ku kirimkan fotonya . " ujar Risa .

" Cih ..... Aku tidak mau melihatnya . " jawab Aydin dengan berdecih  .

" Dia pria yang kita temui kemarin malam di restauran . Siapa namanya? Aku lupa. Jay ? Jerry ? Jimm ? " ujar Ayana  .

" Gio . "

" Yah.... Gio . Bener bang . " Ayana membenarkan ucapan kakaknya .

Aydin menyugar rambutnya dengan tangan . " Jadi benar Risa adalah pawang yang Gio maksud ? "

" Bang , memangnya apa hubungan Ms . Kim dan kak Gio itu ? " tanya  Ayana .

" Tidak ada . Mereka tak punya hubungan apapun. " jawab Aydin ketus .

" Sepertinya mereka punya . Tadi bisa ku lihat bagaimana tatapan memuja dari Gio . Dia akan tertawa jika Ms. Kim tertawa  . Sangat terlihat ada cinta dimatanya . Bahkan saat tadi di ruang make up aku lihat Ms. Kim memiliki banyak jejeak jejak cinta di leher dan pundaknya . " Ujar Ayana sengaja memanas manasi kakaknya .

" Kamu anak kecil diam saja . Mana tahu soal cinta cinta . "  tegur Aydin kemudian hendak keluar dari kamar adiknya ..

Sebelumnya menutup pintu , Aydin kembali ingin menggoda adiknya .

" Yana ... apakah jejak jejaknya di leher dan pundak sebelah kanan ? " Tanya Aydin  .

Ayana mengingat sebentar . " Sepertinya benar ... tapi aku kurang yakin . "

" Aku yakin kok di sebelah kanan , karena jejak itu adalah jejak hasil karyaku tadi . " Ujar Aydin dengan santainya lalu menutup pinu kamar adiknya sambil tertawa penuh kemenangan .

" What ??? Bang... bang... beneran itu abang  ? Awas kalau berani macam macam sama Ms. Kim . " teriak Ayana dari dalam kamarnya .

Pagi harinya , Aydin yang akhirnya menginap di rumah orang tuanya kini ikut sarapan bersama putranya sebelum berangkat ke kantor dan mengantar Dafha sekolah .

" Yana .... mukanya jangan ditekuk gitu kalau di depan makanan . Kamu kenapa sih ?" Tegur mama Indira .

" Yana kesel sama bang Aydin . Bisa bisanya dia seperti itu . Menodai kulit putih mulus idolaku dengan jejak jejak gak jel.....mmmppphhh lheeppp...haaasss ..."

Ucapan Ayana dihentikan oleh Aydin dengan membekap mulutnya .

" Kalian berdua kenapa ? Udah pada gede' tapi tingkah masih seperti anak kecil . " tegur Mama Indira lagi .

" Ini Ma .. Bang Aydin masa udah berani ci..... mmmmppphhhhhh ..... mmmmmppphhhh ..... "

Kembali Aydin membekap mulut Ayana saat akan berbicara .

Dan begitulah berulang ulang , sarapan pagi itu di kediaman Bapak Dimas Syauqi yang biasanya damai menjadi rusuh karena tingkah bocah dari dua anaknya yang sudah tidak bocah lagi .

.

.

.

.

.

 "Jika kamu membatasi pilihanmu hanya untuk apa yang tampaknya mungkin atau masuk akal, kamu memutuskan dirimu sendiri dari apa yang benar-benar kamu inginkan, dan semua yang tersisa adalah kompromi."

.

.

.

.

.

To be continue

1
Susana Widjaja
Luar biasa
Ratu Fadira
bawang jahat bngt ini bikin mata gw bengkak😭😭😭😭😭😭
Rita Khairina
Luar biasa
Fenti
aku mampir kak 😁
Hearty💕💕
Selamat ya Romi dapat boss ajaib
Hearty💕💕
Eijaz parahkah sakitnya?
Hearty💕💕
Bener....
Hearty💕💕
Duh penjahat nih kayaknya
Hearty💕💕
Serem bener part ini... dunia sedang dalam kejatuhannya
Hearty💕💕
Cie 😀😍
Hearty💕💕
Sedap Gio....
Hearty💕💕
Ya pasti sesak karena nggak tahu merek bahas apa sebenarnya
Hearty💕💕
Udah jadian nih Gio ❤ Amora
Hearty💕💕
Sakitnya hati ini.....
Hearty💕💕
Akhirnya Gio nggak patah hagi lagi

Echa juga semangat kejar gadis masing²
Hearty💕💕
Wow Franda sampai segitunya
Hearty💕💕
Terim kasih Kk, sudah diajak jalan² ke Raja Ampat
Hearty💕💕
Jadi keluarga beneran nih 😍
Hearty💕💕
Maksudnya apa ya?
Hearty💕💕
Hebat nih Papanya Dafha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!