NovelToon NovelToon
Penjara Cinta Mafia Kejam

Penjara Cinta Mafia Kejam

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Poligami / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Siti Fatimah

ALANGKAH BAIKNYA JANGAN DIBACA KARENA JUDUL INI HANYA PELATIHAN PERTAMA KALI AKU BELAJAR NULIS, TYPO DAN PUEBINYA MASIH AMBURADUL

Hati yang sudah terlanjur rapuh akan sangat sulit untuk bisa disembuhkan. Wajah yang dulunya dipenuhi dengan kebahagiaan dan keceriaan, kini yang tersisa hanyalah penderitaan dan air mata yang terus menggaliri dari kedua sudut matanya. Siapa sangka kejadian pertemuan tak sengaja dengan seseorang yang tidak ia kenal, akan jadi bencana baru dan awal baru bagi kehidupannya nanti.

* * * * * * * *
Kenapa hidupku harus se menderita ini, jika kebanyakan orang bisa merasakan apa arti itu kebahagiaan, kenapa hanya aku orang yang harus merasakan penderitaan ini. Hidup bersama dengan Mama tiri sama halnya dengan hidup didalam jeruji besi, tidak ada kasih sayang yang ia tunjukkan padaku, yang ada hanyalah siksaan dan hinaan yang ia tunjukkan padaku setiap harinya. Untuk apa aku hidup jika pada kenyataannya kehidupan bahagia ti

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Fatimah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 30 Keperdulian Richard mulai terlihat

Setelah mendengar ucapan yang dilontarkan Resya barusan, seketika bayang-bayang ucapan itu selalu kembali muncul dalam hati Richard. Melihat Richard yang tiba-tiba terdiam seperti sedang memikirkan sesuatu, lantas Sandra akhirnya menghampirinya dan bertanya langsung kepadanya.

"Sayang apa yang sedang kamu pikirkan? Aku perhatikan dari kejauhan kamu seperti sedang melamunkan sesuatu, apa jangan-jangan ucapan yang barusan Resya katakan sudah berhasil merasuki pikiran kamu? Baiklah aku tidak masalah jika kamu memikirkan ucapan itu mau pun beranggapan jika aku dan Mama memang berbuat jahat seperti itu aku tidak masalah kok!"

"Kenapa pikiran kamu sampai sejauh itu. Apa kamu pikir dengan aku yang tiba-tiba terdiam kamu berfikir jika aku sedang memikirkan ucapan yang barusan dikatakan Wanita itu barusan?Tidaklah Sandra, aku masih sadar, tidak seharusnya aku memikirkan ucapan yang belum tentu ada benarnya. Aku kenal dengan kalian sudah dari sedari dulu bahkan aku yang masih anak-anak , sedangkan aku bertemu dengan wanita itu baru seusia bibit jagung jadi gak mungkinlah kalau aku punya pikiran apalagi menuduh jika kalian melakukan hal itu. Karena aku sama sekali tidak mempercayai semua itu!"

"Makasih ya sayang, makasih karena kamu sudah sangat percaya dan mendukung kita, terima kasih!"

"Iya sama-sama Sandra kamu itu kan Istriku jadi sudah seharusnya aku melakukan semua itu?"

"Makasih ya?"

"Memang sekarang aku diam dan terlihat seperti seseorang yang sangat bodoh. Bahkan aku masih belum membedakan mana yang benar dan mana yang salah, tapi lihat saja jika yang benar adalah Sandra dan dia tidak pernah melakukan semua itu maka tunggulah pembalasanku nanti?

Tapi kenapa mendengar ucapan yang dilontarkan wanita itu, kenapa aku seperti mempercayainya. Dan kenapa aku berfikir jika apa yang dia katakan barusan memanglah benar. Tapi apa mungkin Sandra dan Mamanya berani berbuat jahat seperti padaku? Apa alasannya?"

Batin Richard terdiam. lamunannya tersadar setelah Sandra yang mengatakan sesuatu lagi.

"Sayang Resya kan baru aja mencoba untuk melakukan bunuh diri, apa tidak seharusnya mulai malam ini kamu temani dia tidur. Karena aku takut dia akan nekat lagi dan mencoba melakukan tindakan seperti itu lagi, jadi mendingan kamu temani dia ya?"

perintah Sandra yang membuat Richard pun bertanya balik kepadanya.

"Apa kamu tidak masalah jika aku menemaninya lagi?"

"Aku tidak masalah kok kan ada Mama dan dia pasti bisa menjagaku jadi temani lah dia."

"Baiklah aku akan temani dia. Kamu beneran tidak masalah kan?"

"Iya aku tidak masalah kok."

"Ya sudah kalau gitu aku kesana dulu."

"Baiklah."

Aku memang tidak tahu siapa yang salah dan siapa yang benar, tapi dengan aku hanya berdiam sepert ini tanpa bertindak apapun aku malah menunjukkan sifatku yang terlihat sangat bodoh. Aku tidak bisa berdiam diri seperti ini secara terus-menerus aku harus melakukan sesuatu, iya aku harus melakukan sesuatu.

Batin Richard yang keluar dari kamar, menutupnya kembali, Sandra yang sudah melihat punggung Richard yang sudah menghilang dari pandangannya lantas ia berkata.

"Sial hampir saja aku tertawan oleh Richard, gadis itu memang dia tidak bisa dibiarkan, semakin lama aku memberinya kesempatan ia tambah semakin ngelunjak. Bahkan dengan beraninya ia hampir saja bikin Richard percaya dengan apa yang barusan ia katakan tadi, sial!"gumam Sandra sambil mengepalkan tangannya.

Berjalan menuju ke kamar Resya dan sampai tepat didepan pintu berwarna putih tersebut, lantas tanpa mau menunggu lebih lama lagi akhirnya Richard masuk tanpa harus mengetuknya terlebih dulu.

Melihat Resya yang sudah terbaring diatas ranjang sambil mengenakan selimut hingga sekujur tubuhnya dan hanya menyisakan bagian kepala sembari menghadap ke kanan dan tanpa suara yang ia keluarkan, membuat Richard yang baru saja menginjakkan kakinya masuk kedalam kamar ini, ia merasa jika dirinya sama sekali tidak dihargai akan kehadirannya ini.

Tak mau mencari masalah mau pun mencari keributan lagi. Akhirnya Richard duduk diujung ranjang sambil sesekali ia menatap kearah Resya, tapi keadaan Resya yang membelakanginya membuatnya tidak mengetahui semua pandangan yang dilakukan Richard saat ini.

Biar pun sudah menjadi sepasang Suami Istri tidak terdengar suara yang sama-sama terlontar pada bibir mereka masing-masing, yang ada hanyalah keheningan dan terjadi diantara mereka.

Akan tetapi siapa sangka dibalik mereka yang kompak berdiam diri tanpa adanya suara yang keluar, ternyata diam-diam dalam hati mereka sama-sama mengatakan sesuatu.

"Biarin, lagian untuk apa aku harus bertanya kepadanya. Karena biar pun aku bertanya, mungkin dia juga masih sama tidak akan pernah menghargai ku maupun membalas ucapanku nanti. Jadi biarkan saja lagian Suami seperti dia harus sekali-kali dikasih pelajaran!"batin Resya yang terlihat sangat kesal.

"Wanita itu apa dia serius mengabaikan ku seperti ini. Apa dia sadar jika dia telah mengabaikan Suaminya seperti ini?" batin Richard yang terlihat kesal akibat ulah yang dilakukan Resya.

Menyadari jika Richard yang hendak akan membaringkan tubuhnya disamping Resya yang sedang berbaring, Resya yang menyadarinya baru aja ia akan bangkit dan pergi meninggalkan ranjang ini, tidak lama Richard tiba-tiba menghalanginya.

"Tunggu? Apa yang kamu lakukan?" tanya Richard sembari menghalangi Resya untuk bangkit pergi.

"Kenapa kamu masih bertanya bukannya setiap kali kita tidur sekamar, pasti kamu yang akan tidur di sofa jadi untuk apa kamu masih bertanya lagi kepadaku soal itu, jadi lepaskan aku biar aku yang pindah ke Sofa."

"Apa aku telah menyuruhmu untuk pindah dari ranjang ini? Tidak kan? Jadi selama aku tidak menyuruhmu maka kamu juga tidak boleh pergi, jadi cepat kembalilah jangan bikin aku berubah pikiran lagi."

Tanpa berkata lagi, Richard langsung membaringkan diri dengan membelakangi Resya. Sedangan Resya yang melihat sifat yang barusan di tunjukkan olehnya ia hanya bisa menatapnya dengan tatapan bingung sekaligus terheran.

"Habis kerasukan apa dia, kenapa dia tiba-tiba bisa berkata seperti itu?"batin Resya yang merasa bingung sembari menunjukkan ekpresi wajah kesalnya.

"Dari pada kamu hanya bengong lebih baik cepat tidurlah!"perintah Richard lagi, tanpa berkata lagi Richard memejamkan kedua matanya.

Mendengar Richard menghalanginya untuk jangan pergi. Akhirnya Resya kembali duduk dan membaringkan tubuhnya diatas ranjang kembali, sesekali ia menatap kearah Richard yang sedang membelakanginya, tiba-tiba Resya tidak bisa menyembunyikan perasaannya yang merasa senang ketika mendengar Richard berkata seperti itu tadi.

"Aku harap apa yang aku dengar tadi itu bukanlah mimpi. Dan aku berharap itu semua adalah kenyataan, iya kenyataan?"batin Resya yang tersenyum secara diam-diam.

BERSAMBUNG.

1
christina paya wan
jengkel jg dgn kebodohan resya nih..
Siti Fatimah: Sabar ya kak 😊
total 1 replies
christina paya wan
Resya yg bodoh..
Bintang Timur
crtnya rumit bikn pusing
Bintang Timur
hahaha/Facepalm/
Rini Astria
Luar biasa
Rini Astria
Kecewa
Hasma Hajar
kak,kata2nya terulang trs jd bosan bacax.jd aku lewatin aj kalimat2 yg sama
Siti Fatimah: Iya kak gak papa soalnya blm sempet aku revisi
total 1 replies
Hasma Hajar
ceritanya terulang trs
Saenab
Richard di butakan oleh cinta dia tdk tau klu istrix ad main SM alex
Aliya Jazila
lanjut thor
Siti Fatimah: Siap kak 😊
total 1 replies
Saenab
tercatat Sandra kaki tanganx Alex dasar penjahat
Siti Fatimah: Terima kasih atas dukungannya kak 🥰
total 1 replies
Hasunah Setiadi
lumayan
Siti Fatimah
Makanya baca dulu balasan aku yg tadi kak, ini novel lama aku blm sempat aku revisi. Dan ini juga dari thn 2020 publisnya soalnya masih sibuk garap yg baru, niat kakak membaca tapi mlh bikin penulis mlh down jadi jika memang tidak ada niatan buat baca alangkah baiknya stop baca juga gak papa sekali lagi terima kasih atas sarannya
Nurliana Saragih
Aish,,,makin ngawur nih, dalam Islam gak ada yang namanya di kremasi baru di makamkan!!!
😡😡😡
Nurliana Saragih
Baru kali ini aku baca novel cerita tentang Mafia yang bodoh!!!
Masak hanya karena mata dia memilih bunuh diri, emang kemampuan Mafia Kejam nya sampe mana?!
😤😤😤
Makin kesini makin gak ngawur!!!
Nurliana Saragih
Di ulang lagi kata2 nya?!
Nurliana Saragih
Gak kreatif kali Thor, kenapa terlalu banyak kalimat yang di ulang?!
😤😤😤
Siti Fatimah: Kan sudah aku bilang judul ini aku menulis baru pertama kali kak, blm lagi judul ini blm aku kontrak alhasil nulis aku cuma sebagai pelatihan jadi maaf kalau banyak yg kurang memuaskan dan masih banyak typonya
total 1 replies
Nurliana Saragih
Kenapa Bab ini di ulang lagi dari Bab sebelumnya?!
😤😤😤
Siti Fatimah: Maaf kak itu lagi mode kehabisan ide blm lagi kejar jum'kat alhasil ya gitu Terpaksa ngulang babnya
total 1 replies
Nurliana Saragih
Punya Richard telur yang sudah pecah 2 di tambah telur punya Gibran 2 jadi 4 kan, sayang kalo di sia - sia'in, enaknya di apain ya?!
🤣🤣🤣
Nurliana Saragih
Mantap tendangan mautnya Resya, pecahlah telurnya Richard?!
🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!