NovelToon NovelToon
Legenda Mutiara Yin-Yang Primordial

Legenda Mutiara Yin-Yang Primordial

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Budidaya dan Peningkatan / Mengubah Takdir
Popularitas:8.1k
Nilai: 5
Nama Author: Bahari

Tiga tahun lalu, Lin Tian adalah jenius nomor satu di Kota Daun Merah sebelum takdir menghancurkan seluruh meridiannya. Menjadi sampah yang diinjak-injak semua orang tidak membuat pemuda ini menyerah pada nasib buruknya.
Keberuntungan berubah saat darahnya membangkitkan Mutiara Yin-Yang Primordial, pusaka kuno yang menyimpan jiwa Permaisuri Iblis seksi bernama Yue Chan. Di bawah bimbingan sang permaisuri, Lin Tian memulai jalan kultivasi ekstrem melalui pembantaian dan kultivasi ganda.
Dia bukan pahlawan suci, melainkan kultivator bermuka tebal yang sangat realistis. Jika musuh terlalu kuat, dia akan melarikan diri, menyebarkan racun, atau menikam dari belakang.
Namun, siapa pun yang berani menyentuh wanitanya akan menghadapi pembalasan paling kejam. Saksikan kisah Lin Tian menghancurkan surga dan menjadi penguasa tertinggi alam semesta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bahari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16: Pelelangan Dimulai

Lentera-lentera magis yang terbuat dari batu spiritual kelas rendah tampak bergantung rapi di sepanjang langit-langit aula utama Paviliun Harta. Cahaya kuning keemasan yang dipancarkan oleh formasi batuan tersebut menerangi ratusan kursi beludru yang kini telah ditempati oleh para petinggi kota.

Kerumunan manusia dari berbagai klan besar dan faksi militer tampak saling berbisik dengan ekspresi wajah penuh antisipasi taktis. Mereka semua berkumpul malam ini demi memperebutkan berbagai komoditas langka yang jarang beredar di pasar terbuka Kota Daun Merah.

Di sudut lantai dua, sesosok pria tua misterius yang terbungkus jubah hitam longgar tampak duduk dengan tenang di dalam ruang paviliun khusus nomor sembilan. Lin Tian, yang berada di balik penyamaran kasa hitam tersebut, menyilangkan kedua kakinya dengan posisi tubuh yang sangat santai.

Sepasang mata hitamnya terus mengamati pergerakan orang-orang penting kota melalui celah tirai bambu tipis yang membatasi ruangannya. Dia bisa melihat keberadaan perwakilan dari Klan Zhao, faksi Kota Praja, hingga beberapa tetua dari klan kecil lainnya yang berwajah penuh ketegangan.

‘Bocah, ramuan obat yang kamu buat tadi malam menggunakan sisa api mutiara benar-benar memiliki aroma esensi yang sangat vulgar,’ suara Yue Chan bergetar pelan di dalam pusat kesadaran spiritual Lin Tian. Wanita iblis itu tampak merebahkan tubuh rohnya di atas altar mutiara sambil memutar-mutar sebutir buah spiritual dengan ujung jari kakinya yang indah.

Lin Tian hanya terkekeh pelan dengan suara serak palsunya demi menanggapi ejekan dari permaisuri iblis kuno tersebut. ‘Yue Chan, di dunia kultivasi yang kejam ini, benda yang paling dicari oleh para tetua bangka yang mendekati ajal adalah umur panjang dan kepuasan duniawi.’

Dia telah memperhitungkan bahwa menjual obat-obatan fungsional jauh lebih menguntungkan daripada melelang senjata besi biasa. Jari-jemari tangannya yang terbungkus sarung kain hitam tampak mengetuk-ngetuk permukaan meja kayu cendana di depannya dengan ritme yang teratur.

Tiba-tiba, suara dentingan lonceng perunggu yang sangat nyaring terdengar bergema dari arah panggung utama lantai bawah. Seluruh lampu magis di sekitar tribun penonton seketika meredup, menyisakan satu sorotan cahaya vertikal yang terpusat tepat ke tengah panggung batu giok.

Sosok Ya Fei melangkah maju ke tengah sorotan cahaya dengan mengenakan gaun sutra ketat berwarna ungu tua yang memamerkan lekuk tubuh matangnya secara maksimal. Setiap gerakan langkah kakinya yang anggun seolah-olah membawa daya hipnotis alami yang mampu mengunci pandangan seluruh pria di dalam aula.

“Selamat malam para tamu kehormatan, saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Anda semua dalam acara pelelangan besar Paviliun Harta musim ini,” ucap Ya Fei dengan nada suara merdu yang telah diperkuat oleh formasi batu gema di bawah panggung.

Senyuman manis yang tersaji di wajah cantiknya seketika memicu gelombang sorak-sorai kecil dari arah kursi penonton barisan depan. Ya Fei tidak membuang waktu lebih lama dan segera memberi isyarat kepada seorang pelayan wanita untuk membawa nampan perak pertama.

“Kita akan membuka acara malam ini dengan sebuah komoditas medis yang sangat luar biasa dari seorang ahli alkimia tersembunyi,” tutur Ya Fei sembari membuka kain penutup sutra merah di atas nampan tersebut.

Sebuah botol giok putih berukuran kecil tampak berdiri kokoh di atas bantalan kain beledu dengan pancaran riak energi spiritual yang cukup hangat. Aroma harum yang menyerupai wewangian kayu manis kuno seketika merembes keluar, memenuhi seluruh ruangan aula dalam hitungan detik.

“Pil Kura-Kura Langit, sejenis obat medis tingkat dua yang memiliki khasiat murni untuk menambah batas usia biologis manusia sebanyak sepuluh tahun!” seru Ya Fei dengan volume suara yang sengaja dinaikkan demi membakar atmosfer kompetisi finansial.

Mendengar kata perpanjang umur sebanyak sepuluh tahun, beberapa patriarch tua dari klan kecil langsung berdiri dari tempat duduk mereka dengan mata yang membelalak lebar. Bagi para kultivator tua yang telah tertahan di puncak ranah tertentu, tambahan waktu sepuluh tahun adalah kesempatan emas untuk melakukan terobosan hidup mati.

“Harga pembuka untuk Pil Kura-Kura Langit ini adalah dua ribu batu spiritual kelas rendah, dengan kelipatan penawaran minimal dua ratus batu!” lanjut Ya Fei sambil mengetukkan palu kayu kecilnya ke atas altar giok.

“Dua ribu dua ratus batu spiritual!” teriak seorang pria tua berambut abu-abu dari kursi barisan tengah tanpa ragu sedikit-sedikit pun.

“Dua ribu lima ratus batu! Jangan harap kamu bisa mengambil pil ini dariku, Tetua Han!” sahut pria tua lainnya dari faksi klan saingan dengan wajah yang sudah memerah tegang.

Persaingan harga di bawah panggung seketika berubah menjadi medan pertempuran verbal yang sangat sengit di antara para penguasa tanah kota. Lin Tian yang menyaksikan pemandangan panik tersebut dari balik tirai kamar VIP hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya dengan seulas senyuman sinis.

‘Lihatlah orang-orang tua itu, mereka rela membuang seluruh tabungan kekayaan klan hanya untuk menunda tiket menuju ke liang kubur,’ pikir Lin Tian sembari meminum secangkir teh hangat yang telah disediakan oleh pihak panitia.

Penawaran untuk pil pertama akhirnya ditutup pada angka fantastis, yaitu empat ribu delapan ratus batu spiritual kelas rendah, oleh seorang tetua dari keluarga cabang Kota Praja. Ya Fei tersenyum sangat puas melihat angka margin keuntungan awal yang jauh melampaui estimasi kalkulasi internal lembaga perdagangannya.

“Baiklah, kita akan melanjutkan menuju ke komoditas medis kedua yang berasal dari master alkemis misterius yang sama,” ucap Ya Fei dengan kilatan mata yang tampak sedikit nakal dan misterius.

Pelayan wanita kedua melangkah maju membawa sebuah kotak kayu hitam yang di permukaannya terukir prasasti sepasang naga yang saling melilit. Ketika tutup kotak tersebut dibuka, sebuah aroma yang sangat pekat dan membawa sensasi hangat aneh seketika menyebar ke seluruh penjuru ruangan.

Beberapa kultivator muda yang menghirup aroma tersebut mendadak merasakan aliran darah di dalam pembuluh nadi mereka bergerak dengan kecepatan yang tidak wajar. Bahkan beberapa tetua klan yang semula duduk dengan posisi tegap kini tampak bergeser canggung di atas kursi beludru mereka.

“Pil Gairah Naga Musim Semi, sejenis ramuan esensial tingkat dua yang dirancang khusus untuk meregenerasi seluruh vitalitas esensi Yang murni di dalam tubuh pria,” jelas Ya Fei dengan rona merah tipis yang sengaja ditampilkan di kedua pipi cantiknya demi meningkatkan daya tarik visual obat tersebut.

“Pil ini mampu memulihkan stamina fisik seorang pria hingga ke tingkat puncaknya selama tiga hari tiga malam tanpa efek samping mekanis pada sistem meridian,” lanjut Ya Fei dengan suara yang sengaja dibuat sedikit berbisik menggoda.

Suasana di dalam aula pelelangan seketika menjadi sangat sunyi selama beberapa detik sebelum akhirnya meledak ke dalam gelombang kepanikan finansial yang jauh lebih gila daripada sebelumnya. Para pemimpin klan yang biasanya selalu bertindak dengan penuh wibawa dan kehormatan kini tampak saling pandang dengan tatapan mata yang dipenuhi rasa haus akan kepuasan fisik.

Banyak dari para petinggi kota tersebut memiliki belasan selir muda di dalam kediaman mereka, namun terhambat oleh faktor penurunan fungsi tubuh akibat usia tua. Mengetahui adanya obat ajaib yang mampu memberikan kekuatan instan seperti itu tanpa merusak kultivasi tentu saja membuat akal sehat mereka lenyap dalam seketika.

“Tiga ribu batu spiritual kelas rendah!” sebuah teriakan lantang terdengar dari arah kursi VIP nomor tiga, yang merupakan tempat duduk perwakilan Pemimpin Klan Zhao.

“Klan Zhao, kalian sudah memiliki banyak wilayah tambang, jangan mencoba merebut kebahagiaan malam milik orang tua ini! Tiga ribu lima ratus batu spiritual!” teriak seorang komandan militer kota dengan wajah yang sangat sangar.

Lin Tian yang berada di dalam paviliun nomor sembilan hampir saja menyemburkan air teh dari dalam mulutnya karena menahan tawa melihat kegilaan para penguasa kota tersebut. Sifat konyolnya membuat dia membayangkan bagaimana wajah para tetua yang garang itu saat berada di dalam kamar tidur bersama selir-selir mereka nanti.

‘Yue Chan, resep obat yang kamu berikan ini benar-benar sebuah senjata pemusnah massal untuk menghancurkan moralitas para pemimpin dunia fana,’ puji Lin Tian di dalam benak rohnya sembari memegangi perutnya yang mulai terasa sedikit kram akibat menahan tawa.

‘Humph, itu hanya ramuan sampah tingkat rendah yang biasa digunakan oleh para pelayan sekte iblis untuk menghibur hewan peliharaan mereka,’ balas Yue Chan dengan nada suara penuh penghinaan alami terhadap selera rendah para kultivator Kota Daun Merah.

Harga penawaran untuk Pil Gairah Naga Musim Semi terus melonjak naik laksana air pasang di musim hujan tanpa ada tanda-tanda akan mereda sedikit-sedikit pun. Pemimpin Kota Wang Teng yang duduk di barisan depan juga tampak ikut serta memberikan penawaran harga yang sangat agresif demi mengamankan obat tersebut untuk konsumsi pribadinya.

“Lima ribu batu spiritual kelas rendah!” teriak Wang Teng dengan posisi tubuh yang sengaja ditegakkan untuk memamerkan otoritas keuangan keluarganya kepada penonton sekitar.

Angka fantastis tersebut seketika membuat beberapa penawar dari klan kecil terpaksa mengundurkan diri dari jalur kompetisi dengan wajah penuh kekecewaan batin yang mendalam. Ya Fei mengetukkan palu kayunya sebanyak tiga kali di atas meja giok dengan ekspresi kepuasan bisnis yang sudah tidak bisa ditutupi lagi dari wajah cantiknya.

“Selamat kepada Tuan Muda Kota Wang Teng yang berhasil mendapatkan Pil Gairah Naga Musim Semi malam ini!” seru Ya Fei dengan senyuman yang sangat memikat mata penonton.

Lin Tian menghitung jumlah total akumulasi pendapatan kotor miliknya dari balik tirai dengan sepasang mata yang sudah berubah menjadi bentuk lingkaran batu spiritual. Dia memperkirakan bahwa kekayaan yang didapatkannya malam ini sudah lebih dari cukup untuk membeli seluruh herbal penawar racun dingin kakeknya sekaligus menyisakan modal untuk evakuasi darurat.

Namun, dia juga menyadari bahwa pancaran aura keserakahan dan niat jahat dari beberapa faksi besar di bawah panggung sudah mulai mengarah ke posisi paviliun tempatnya berada. Struktur indra spiritual jiwanya yang tajam bisa mendeteksi ada beberapa mata-mata klan yang sengaja ditempatkan di sekitar pintu keluar lantai dua gedung.

Lin Tian mengingatkan dirinya bahwa uang melimpah tanpa adanya kekuatan yang absolut hanya akan berubah menjadi sebuah undangan terbuka bagi upacara kematian dirinya sendiri. Dia perlahan berdiri dari kursi kayu cendana lalu merapikan kembali lipatan jubah hitam longgarnya untuk bersiap menghadapi sesi pembagian komisi keuntungan di ruang belakang nanti.

1
septian arista
bersikap dingin dan acuh tak acuh boleh saja
tapi ini kok aku rasa keterlaluan bersikap dingin kepada semuanya walaupun orang itu baik dan benar-benar setia kepada dia
septian arista
terlalu dingin
bahkan terhadap orang yang berbuat baik kepadanya
septian arista
bagus
tak perlu membuang-buang energi hanya untuk menyelamatkan orang yang pernah mencampakkanmu dan memandang rendah pada dirimu👍👍👍
Arinto Ario Triharyanto
MC nya kebanyakan makan, di ulang2 mulu membahas makan buah doang
Sutono jijien 1976 Sugeng
jurus petarung jalanan
Arinto Ario Triharyanto
harusnya kultivasi ganda dulu bentar biar tambah joss 🤭
Blue Manusia Biasa
terlalu sombong kau Lin Tian
Arinto Ario Triharyanto
demen dah kalo kultivasi ganda 😎
septian arista
trik yang sangat licik namun memberikan hasil yang sangat apik👍👍👍🤣🤣🤣
septian arista
habis sih sampai ke akarnya jangan Sisakan satupun👍👍👍
yos helmi
tiba2 kakek sakit ??? cerita mulai ngawur.. thor jgn terlalu tolol
Bahari: Iya, saya tolol. maapin ya🙏
total 1 replies
yos helmi
😍😍😍😍
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
🤣🤣🤣
yos helmi
👍👍👍👍👍
yos helmi
😄😄😄😄😄
yos helmi
💪💪💪💪💪💪
yos helmi
😍😍😍😍😍
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!