NovelToon NovelToon
Kau Rebut Kekasihku Ku Rebut Suamimu

Kau Rebut Kekasihku Ku Rebut Suamimu

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:90.8k
Nilai: 5
Nama Author: Veey

Kala cinta bersemi diantara aku dan dia, tak kan ada yang mampu memisahkan cinta kasih yang telah kami padu selama beberapa tahun belakangan ini. Suka dan duka kami lewati bersama, segala rasa yang ada dalam hubungan ini kami satukan dalam satu ikatan cinta yang abadi dihati masing masing dan tak semudah yang dibayangkan untuk terus mempertahankan rasa ini. Banyak hal cobaan dan rintangan yang harus kami lalui, suka duka tawa canda kepercayaan bahkan penghianatan yang terkadang muncul dalam sebuah keadaan. Jarak dan waktu bahkan tak mampu memisahkan cinta kita berdua. Saling menyakiti tapi selalu saling memaafkan satu sama lain, kami saling melengkapi kekurangan masing masing pasangan. Hujan badai yang kita lalui bersama akan kah tak ada artinya bagimu ? Ahhhh baguku berat untuk bisa melepaskanmu apalagi terlalu berat bagiku untuk melupakan semua kenangan dan kisah yanv telah terjadi di antara kita berdua.
Namun semua sirna, harapan itu mulai hilang dan memudar ketika dia sebagai orang ketiga datang dan meminta cinta kasihmu..mengemis cinta dan mengharapkan perhatianmu. Bahkan rela melakukan segala cara unyuk merebut dirimu dari sisiku.
“Ahh” sudahlah mingkin dirimu khilaf sayang

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Veey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

eps 30

Melihat Aruni yang bertingkah seperti itu, Alan semakin geram melihat wajahnya yang begitu indah.

"Sayang, jadi mana pakaian yang bisa aku pakai ? Apa aku hanya akan menggunakan sehelai handuk ini saja untuk menutupi tubuhku ?" Tanya Alan.

"Oh iya sebentar," jawab Aruni yang beranjak dan melihat isi lemari yang ada.

Di sana hanya ada pakaian yang tak seberapa banyaknya. Aruni mengambilkan kaos oblong yang ukurannya agak besar dan di rasa muat jika dipakai oleh Alan, Aruni sengaja mengambilkan kaos bewarna merah muda. Dan untuk bawahannya Aruni mengambilkan celana hot pant yang senada dengan warna kaosnya.

Aruni tertawa sendiri ketika sedang memilih pakaian yang akan di pinjamkan pada Alan, Aruni memang sengaja memberikan pakaian bewarna pink untuk di kenakan Alan guna mengerjainya dan agar Aruni bisa dengan puas mengejek dan menjahili Alan nantinya.

Setelah atasan dan bawahan itu di peroleh, Aruni langsung memberikannya pada Alan tanpa adanya dalaman yang akan di kenakan oleh Alan nantinya.

"Ini," kata Aruni sembari memberikan pakaian yang sudah berada di tangannya kepada Alan.

"Hah kamu serius ini sayang ? Warnanya beginian amat, terus ini celana bukan buat cowok loh." Protes Alan yang sepertinya tak terima.

"Maaf sayang, adanya cuma itu. Atau kamu mau pakai piyama aku saja atau dress tidur ?" Kata Aruni yang sengaja menahan ketawanya.

"Masa kaosnya pink, tapi oke lah kalau kaos aku masih bisa pakai. Tapi celananya loh sayang, pendek sekali terus ngepas lagi dan di tambah aku gak punya dalaman. Coba kamu bayangkan, sudah seperti bencong di gang sempit lah aku kamu buat sayang," kata Alan sembari menjembrengi semua pakaian yang sudah ada di tangannya itu.

"Ya adanya itu, terus mau bagaimana lagi ?" Tanya Aruni dengan wajah yang merasa kecewa, dimana Aruni sengaja bersikap demikian agar Alan mau memakainya.

"Sudahlah biar aku pakai handuk saja," kata Alan.

"Terus kalau kamu masuk angin bagaimana ?" Kata Aruni dengan nada rendahnya.

"Ya kan nanti aku bisa pakai tuh selimut yang ada di ranjang," tunjuk nya pada selimut yang memang ada di atas ranjang di kamar itu.

"Ya pakai saja bajunya, kan gak ada yang lihat juga. Di sini cuma ada aku dan kamu loh." Tambah Aruni masih dengan wajahnya yang memelas.

"Ya sudah iya aku pakai, demi kamu loh ya. Tapi aku gak mau kalau sampai Bi Ijah lihat aku pakai beginian loh," ucap Alan yang terpaksa menuruti kehendak Aruni, karena tak tega melihat Aruni dengan wajahnya yang memelas meminta belas kasihan.

"Tapi kalau kamu terpaksa dan gak suka ya tidak usah saja." Ucap Aruni berharap lagi-lagi agar Alan mengalah.

"Iya aku mau demi kamu sayang, sudah wajahnya jangan begitu. Kamu tahu kan kalau aku tidak sanggup melihatmu kecewa dan bersedih jika aku menolak semua keinginanmu." Jelas Alan.

"Kamu benar ya ?" Tanya Aruni meyakinkan Alan.

"Iya nih aku bakalan pakai, tunggu dulu sebentar di sini aku mau ganti dulu di kamar mandi." Kata Alan dan langsung masuk ke kamar mandi.

"Oke sayang," jawabnya dengan penuh semangat.

Sementara Aruni kembali duduk menikmati cemilan dan minumannya, Alan yang sudah berada di dalam kamar mandi mengoceh saja sendirian.

"Ah gila, masa aku pakai beginian ? Apa kata dunia ?" Kata Alan sambil berdiri di depan kaca dan mencoba memakai pakaian serba pink itu.

Di pakainya kaos pink yang ternyata ketat bila di pakai Alan dan juga celana pendek pink yang begitu seksi.

"Ah sudah lah, hanya untuk kali ini saja. Daripada nanti dia ribut lagi," ucap Alan mengoceh sendirian sepertinya batin yang tak menerima melakukan semua ini.

Tak lama kemudian Alan keluar secara perlahan dari kamar mandi. Dia berjalan seperti malu-malu kucing gitu karena sudah menebak bahwa Aruni pasti akan menertawakannya.

Sementara Aruni yang melihat Alan seperti itu rasanya ingin ketawa sekeras-kerasnya sambil berguling-guling kesana kemari, tapi agar Alan tetap mau memakai pakaian serba pink itu lebih lama maka Aruni harus menahan tertawanya saat itu.

"Ayo sini sayang duduk, minum dulu ini nanti kalau sudah dingin gak enak terus makanannya di makan ya." Kata Aruni yang mengajak Alan duduk bersamanya.

"Tumben kamu gak ketawa ya, senyum pun enggak melihat penampakan aku yang entah seperti apa ini. Kenapa ?" Tanya Alan tiba-tiba karena memang heran dengan Aruni yang biasanya pasti akan menertawakannya.

"ngapain, biasa aja kali ah. Ini kamu mau minum teh atau susu coklat punya aku ? Mumpung masih hangat," kata Aruni menawari pada Alan yang sudah duduk di sampingnya.

"Aku mau coba semuanya saja," jawab Alan.

Selagi Alan sibuk menikmati teh dan makanannya, Aruni sengaja mengeluarkan ponselnya dan diam-diam mengambil photo Alan yang sedang mengamankan pakaian jahil itu. Dan memang benar aruni lihai sekali kalau soal potret memotret tanpa di ketahui dan di curigai oleh Alan.

Aruni rasanya sudah tak tahan untuk menahan ketawanya melihat Alan seperti itu, dan dengan cepat Aruni segera meletakkan ponselnya di atas meja dan kembali menikmati makanan dan minuman bersama.

"Oh iya sayang, apa Bi Ijah gak bakalan ngadu ke orang tua kamu kalau aku masuk ke kamar berduaan sama kamu gini. Bukannya apa-apa sih ya, cuma aku gak mau saja nanti orang-orang berpandangan jelek sama aku atau kamu nantinya." Tanya Alan yang khawatir akan semua ini.

"Hei ini bukan kampung, ini rumahku. Lagian ini di kota dan juga siapa sih yang saling peduli di lingkungan ini, sudah jangan semuanya apa-apa kamu pikirkan seperti omongan emak-emak di dekat rumah kamu.

"Ya lah yang mentang-mentang bukan dari kampung ya, dan bergaulnya bukan dengan anak kampung. Aku balik ya soalnya kan aku orang kampung." Kata Alan.

"Eh kok jadi merajuk sih, lagian sih kamu ada-ada saja yang di pikirkan. Kalau kamu mau nginap di sini juga gak bakalan ada yang heboh dan usil kok, jadi santai saja. Gak usah apa-apa dengar kata orang, toh bukan mereka juga yang kasih makan kita bukan ?" Jelas Aruni.

"Ya terserah kamu saja lah, yang penting kamu nyaman dan suka," jawab Alan.

"Eh boleh pinjam ponselmu ya," kata Alan sambil mengambil langsung ponsel Aruni yang berada di atas meja.

"Buat apa ?" Tanya Aruni.

"Gak ada pengen pinjam saja," kata Alan yang mana ponsel Aruni sudah ada di tangannya.

"Ah apaan sih main ambil saja, siniin gak," dengan cepat Aruni langsung mengambil ponselnya dari tangan Alan karena takut Alan akan melihat foto yang diambilnya secara diam-diam tadi jika mengotak-atik galeri dibponsel nya.

1
Soraya
baru mampir thor duduk dl ya
꧁༒țąmąrą༒꧂
gk up lagi thor?
Bintang Oktaria Silalahi
kasihan x si ardi..tapi penasaran judulnya dengan ceritanya..tapi kasih clue napa..ne kebanyakan cerita alan2 saja
Amira Zahira
update lagiiiiiii
꧁༒țąmąrą༒꧂
fighting
꧁༒țąmąrą༒꧂
aruni yg salah kok malah ardi yg di bentak😓kan kasiaann,..😫
Apriliyanti
lanjut thor..
mkin seru..???
😊😊
꧁༒țąmąrą༒꧂
fighting😉
Dev
Makin lope2 author the best, ceritanya makin jempolan❤️👍🏿
Dev
Lanjut, makin kesini makin ok😘😘😍
Dev
Bikin greget say
Aa zigant
semangat Dek🥳🥳🥳
Apriliyanti
lanjut up nya tor..
aku slalu setia menunggu😊😊
ノ✧ κᥱγᥣα ✿⋌
hadir, semangat up
ノ✧ κᥱγᥣα ✿⋌
lanjut up
Susi Susanti
lanjut
Susi Susanti
seru bgt
Ande Pesik
ceritanya terlalu ber-tele2
ノ✧ κᥱγᥣα ✿⋌
lanjut dan semangat
ノ✧ κᥱγᥣα ✿⋌
3A hadir membawa paket lengkap, semangat terus berkarya 🖤 ditunggu jejaknya di 3A
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!