NovelToon NovelToon
Syaheera (Antara Dendam Dan Cinta)

Syaheera (Antara Dendam Dan Cinta)

Status: tamat
Genre:Romantis / Balas Dendam / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:540.6k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

"Ikutlah dengan ku, aku akan membantumu membalaskan semua rasa sakit yang telah mereka berikan padamu!" seru Bram.

Sepuluh tahun kemudian...

Gadis kecil yang dibawa oleh Bram kerumahnya setelah menangis dan memeluk gundukan tanah, makam kedua orang tuanya itu sudah tumbuh menjadi gadis yang sangat menawan.

Syaheera sedang menunggangi kuda kesayangan nya dan mengarahkan anak panahnya ke sasaran bergerak yang sudah disiapkan oleh Bram.

Syut!

Suara tepuk tangan membuat Syaheera menoleh.

Prok! prok! prok!

"Good job, my little princess! kemampuanmu semakin baik!" puji Bram.

Syaheera telah di didik Bram menjadi gadis muda yang energik dan pintar.
Sesungguhnya Bram yang akan membantu Syaheera balas dendam, atau sebaliknya?

Happy reading...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sandiwara Dokter Andika

Jika saja sejak tadi Jimmy tidak menghalangi Arthur, pasti dia sudah menerobos masuk dan melihat keadaan Syaheera.

"Jangan nekad Arthur, kita hanya berdua. Kamu dan paman mu lalu dua puluh anak buah mu saja bukan tandingan Andrew Russel, apalagi kita berdua!" bentak Jimmy yang sudah tidak tahu lagi bagaimana agar Arthur mengerti.

Jimmy mengusap wajahnya kasar, dia tidak mengerti kenapa Arthur bisa begitu terobsesi pada Syaheera.

Arthur melipat tangannya di depan dada dan terus mondar mandir sambil terus memperhatikan ke arah pintu dimana Syaheera sedang mendapatkan pertolongan medis.

"Apa yang akan terjadi padanya?" tanya Arthur cemas.

"Dia pasti baik-baik saja, kudanya tidak melindasnya tadi..."

Jimmy terdiam dan tidak melanjutkan kalimatnya karena Arthur sudah memelototi nya.

"Bos, maksud ku dia pasti baik-baik saja!" ucap Jimmy meralat ucapannya.

"Ck..." decak Arthur sambil melirik ke arah jam di tangannya.

"Sudah hampir satu jam, dia pasti tidak baik-baik saja! Sial! kenapa aku harus bertaruh untuknya, harusnya aku tidak memintanya ikut perlombaan, dia tidak akan celaka!" gumam Arthur sambil terus berjalan bolak-balik.

Jimmy mengerutkan keningnya, dia mengira Arthur menyesali uang taruhannya...

"Astaga bos!" pekik Jimmy menepuk jidatnya sendiri.

Arthur menoleh ke arah Jimmy dan menghentikan kegiatannya berjalan bolak-balik.

"Bos! kita sudah kalah taruhan! habislah kita bos!" ucap Jimmy cemas.

Jimmy sampai duduk berjongkok sambil memegangi kepalanya.

Jika Ayahnya tahu dia bertaruh lagi, Jimmy pasti akan di masukkan ke dalam karung dan di coret dari kartu keluarga.

Arthur juga terdiam, dia bahkan sudah memakai lebih dari 5 persen uang perusahaan milik Burhan.

"Ck... sudahlah, paman ku yang akan mengurus semuanya!" ucap Arthur kemudian.

Jimmy ikut berdiri.

"Bisa kah paman Beni membantu ku juga, aku tidak mau di coret dari kartu keluarga karena sudah ikut bertaruh dengan mu!" ucap Jimmy putus asa.

"Baiklah, tapi kamu harus cari cara agar aku bisa masuk ke dalam sana, dan melihat kondisi gadis 359 itu!" ucap Arthur.

"Bos, namanya Syaheera!" ralat Jimmy.

Sementara itu Bram dan Andrew sudah keluar dari ruangan klinik. Sebelum pergi Andrew memberikan arahan kepada dua orang pengawal yang ada di depan ruangan klinik itu.

"Bos, Andrew dan Bram Sadewa sudah keluar!" seru Jimmy pada Arthur.

"Bagus, sekarang tugasmu adalah membuat dua pengawal itu pergi dari ruangan itu!" perintah Arthur.

Jimmy terlihat berfikir, sebenarnya dia bingung bagaimana membuat kedua pengawalnya itu pergi dari sana.

Tring!

Terbesit lah ide gila di otak Jimmy. Jimmy segera berjalan mendekati kedua pengawal itu, dan tiba-tiba dia menjatuhkan dirinya di depan salah seorang pengawal sambil memegangi dadanya.

"To...tolong!" ucap Jimmy terbata-bata seolah sangat merasa kesakitan.

Jimmy terus meminta tolong sambil mengulurkan tangannya pada salah seorang pengawal.

Karena kasihan, seorang pengawal membantunya.

"Kenapa?" tanya pengawal itu dengan galak.

"Sakit jantung ku kumat, tolong antar kan aku ke rumah sakit!" ucap Jimmy bersandiwara.

Dua orang pengawal itu saling pandang, lalu mengangkat tubuh Jimmy lalu membawanya pergi.

Mengetahui keadaan sudah aman, Arthur segera masuk ke dalam ruangan.

Dokter Andika yang melihat kedatangan Arthur pun mengerti ucapan Bram tadi di tujukan untuk siapa.

"Tuan, anda tidak boleh masuk!" seru seorang perawat yang berusaha meminta Arthur keluar dari ruangan.

"Sstt.. " Arthur malah meletakkan jari di mulutnya mengisyaratkan agar perawat itu diam.

"Dokter bagaimana kondisi nya?" tanya Arthur yang melewati perawat itu begitu saja.

Dokter Andika melepas sarung tangan nya dan mencuci tangannya di wastafel yang ada di dalam ruangan klinik.

Arthur mendekati Syaheera yang belum sadarkan diri. Melihat Syaheera yang terluka di bagian wajah lengan hingga kakinya, Arthur merasa sesuatu menusuk di dadanya.

'Seandainya aku tidak meminta para panitia itu memaksamu balapan!' sesalnya dalam hati.

Mata Arthur mengarah ke lengan kanan Syaheera yang sudah di pasang gips.

"Dokter, apa lengannya patah?" tanya Arthur sedikit meninggikan nada suaranya.

Dokter Andika yang sudah melepas masker dan selesai membersihkan dirinya pun mendekati Arthur, dia menghela nafasnya panjang.

"Benar, lengan kanannya terluka parah, butuh waktu yang cukup lama sampai lukanya itu sembuh. Mungkin untuk beberapa waktu dia akan kesulitan untuk melakukan aktivitas nya!" jelas dokter Andika.

"Lalu bagian mana lagi yang terluka?" tanya Arthur.

"Beberapa bagian tubuhnya memar, nasib baik dia tidak mengalami luka dalam. Tapi kami juga belum memastikannya, perlu pemeriksaan lebih lanjut dan calon suaminya sudah memastikan semua itu, setelah dia sadar tuan muda Russel akan membawanya ke rumah sakit milik keluarga mereka!" jelas dokter Andika lagi.

"Lalu kenapa dia meninggalkannya?" tanya Arthur kesal.

"Seperti nya tadi dia mendapatkan telepon penting, dia meminta kami dan dua pengawalnya untuk menjaga calon istrinya ini!" jawab dokter Andika.

"Dokter, kamu tahu banyak tentang gadis ini?" tanya Arthur.

Dokter Andika tersenyum dan melihat kerah Syaheera sekilas.

"Kami punya nasib yang sama, Syaheera dan aku adalah orang yang bisa bertahan hidup dan sukses karena bantuan tuan Russel!" ucap dokter Andika.

Meski dia harus mengatakan semua sesuai dengan perintah Bram, tapi hal ini memang benar. Dirinya dulu juga bukan siapa-siapa jika Bram tidak mengulurkan tangan padanya dan menggandengnya hingga dia bisa menjadi seorang dokter umum seperti saat ini.

Arthur mengulurkan tangannya dan membelai lembut kepala Syaheera.

'Apa yang istimewa dari gadis ini, kenapa aku begitu perduli padanya?' tanya Arthur dalam hati.

"Anda tuan muda Anggara kan?" tanya dokter Andika.

"Kamu mengenalku?" tanya Arthur.

"Aku dan Syaheera bekerja disini sudah bertahun-tahun, dan kemarin dia bercerita padaku kalau anda sudah membuatnya sangat kesal!" ucap dokter Andika.

Arthur mengangkat sebelah alisnya.

"Benarkah? apa yang sudah ku lakukan?" tanya Arthur yang tidak tahu dimana letak kesalahannya.

"Pernikahannya dengan tuan muda Russel adalah caranya membalas hutang budi dan hutang keluarga nya pada keluarga Russel, Syaheera punya seorang adik yang sakit parah, dan semua pengobatan adiknya itu tuan muda Russel yang menanggungnya, dia sudah berusaha sebaik mungkin untuk membayar hutangnya, tapi sayangnya hutang nya terlalu banyak. Beberapa waktu yang lalu, dia bilang seorang tuan muda melemparkan sebuah cek kosong padanya! dia sangat kesal!" jelas dokter Andika.

"Lalu darimana kamu tahu orang itu adalah aku?" tanya Arthur lagi.

"Semalam, Syaheera latihan sampai jam sepuluh malam disini. Aku baru akan pulang ketika melihatnya terus memegangi kakinya yang sepertinya terluka. Saat aku ingin memeriksanya, dia bilang tidak usah. Dan dia malah bercerita tentang tuan muda Anggara yang membuatnya harus ikut perlombaan padahal kakinya habis cidera!" cerita dokter Andika.

Deg!

Arthur merasa semua ini adalah salahnya, dia kembali melihat ke arah Syaheera.

"Dokter, berapa lama dia akan sadar?" tanya Arthur.

Dokter Arthur mengangkat kedua bahunya sekilas.

"Belum bisa di pastikan, mungkin satu jam, dua jam atau beberapa jam lagi!" jawab dokter Andika.

Arthur menghela nafas nya berat. Dia duduk di kursi di samping ranjang rawat Syaheera.

"Bolehkah aku menungguinya disini?" tanya Arthur.

"Silahkan, aku akan keluar. Jika tuan muda Russel datang aku akan memberitahu mu!" jawab dokter Andika.

"Dokter, kenapa kamu mau membantuku?" tanya Arthur.

"Sebenarnya, Syaheera juga tidak menginginkan pernikahan nya dengan tuan muda Russel!" jawab dokter Andika.

Dokter Andika lalu keluar dari ruangan dan menutup pintu. Dia terkejut melihat Bram sudah ada di depannya.

"Tuan Bram!" ucap dokter Andika pelan.

"Skenario yang bagus dokter, kamu menambahkan beberapa kalimat yang cukup bagus!" puji Bram sambil menepuk bahu dokter Andika.

"Terimakasih Tuan!" jawab dokter Andika.

1
Siskawiny 24
lah, malah SMA sih Bactiar. jadi GK seru crtanya membosankan
Siskawiny 24
pasukan lebih suka Bram & Hera
Parti
kapan ya lanjutan nya
sasip
GWS.. 🤲🏻 amin..
sasip
hadeuh.. ini jeremi siapa lagi seh thor? 😫😅
sasip
pergi ke kasur? tidur neh maksudnya thor? ✌🏻
sasip
haish.. membuat kegaduhan yak? bukan membuta.. 😎
sasip
good job bro.. memang hati-nya laki² hanya cukup untuk 1 perempuan saja.. kalau ada laki² yg masih mendua/mentiga dsb, artinya dia belom aja ketemu sama 1 perempuan yg tepat, yg dapat dengan sempurna mengisi hati-nya tersebut.. 🫶🏻
sasip
sepertinya bukan cuma seseorang deh yg seneng baca mereka berkelahi.. para pembaca jg seneng inih.. wkwkwkwkwk.. berantem.. ayo berantem.. itu bastian ga sekalian bergabung ya? biar tambah seru.. ✌🏻
sasip
rasa sebak itu apa ya thor? sasip taunya rasa seblak.. pedes² gimana gitu.. 😋
sasip
wih ep berikutnya bakal rame neh ya thor.. ga sabar buat baca-nya, tapi sempet²in ninggalin jejak dulu ach.. 😉😅🤭😍
sasip
istri pertama bachtiar thor.. bukan bram.. 😩
sasip
bram atau bahctiar neh thor? 😉😅🤭
sasip
dari tadi huruf "p" pada hilang & diganti dengan "o" ya thor? itu kata "apa" jg beberapa kali ditulis "aoa".. mentang² posisi mereka di keyboard deket kah? 😉😅🤭
sasip
wah bahaya neh, Hera bisa mulai simpati sama Bahtiar.. semoga Bram segera melakukan aksi & membuyarkan rencana² Bahtiar.. ✌🏻🤲🏻
sasip
ga sah ach nikahnya.. kog mau²nya Hera nandatanganin surat tsb? ga sah pokoknya.. 😫😩😓😠
sasip
good job Hera.. 3 bersaudara sudah ditaklukan.. wih kalau dikumpulkan, bisa buka fans-club neh mc kitah.. 👍🏻👌🏻🫶🏻
sasip
tuan kale ya ini bukan Tuhan.. 😅
Noer Row_ling: masih lanjut beb, semangat ya 🙈🙈🙈
total 1 replies
sasip
masih sama kale ya thor? masih masa itu apa? seriusan mikir deh tadi.. 😅
Noer Row_ling: wkwkwk aduh, mohon maaf lahir dan batin 🙈
total 1 replies
sasip
aga sedikit membingungkan neh thor.. Burhan yg licik & Sarah yg cerdik kog bisa²nya punya anak² Angel yg polos & Arthur yg dongdonk yak? 🤔✌🏻
Noer Row_ling: jangankan ente, ane aja bingung
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!