Adrian seorang laki-laki berusia 28 tahun dan menjadi seorang CEO pemilik perusahaan ternama yang terkenal sombong, angkuh dan dingin. Dibalik sifat yang dingin, Ardian memiliki masa lalu yang kelam karena dimasa lalunya, Adrian pernah disakiti mantan kekasihnya yang sangat tega menduakan dirinya di belakang dan ditambah lagi orang tua yang meninggal karena dibunuh dan pada akhirnya Adrian merencakan untuk membalaskan dendamnya atas kematian kedua orang yang paling berharga di hidupnya.
Jesi Cleopatra seorang perempuan yang mandiri dan baik hati. Selain itu Jesi memiliki wajah yang cantik dan anggun, Jesi adalah seorang anak yatim piatu sama seperti Adrian. Namun, orang tua Jesi meninggal karena kecelakaan satu tahun yang lalu, disaat dia masih kuliah namun sekarang Jesi sudah lulus.
Suatu hari Jesi melamar perkerjaan di suatu perusahaan ternama yang tidak lain milik Adrian dari situlah awal pertemuan kedua orang itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yunike Yuni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Randi Alvaro Gunawan
"rencana nya juga begitu pak"
"rencana mulu alfin mas, sudah tua begitu jarang ada yang mau kali ya kan mas"tambah jesi mengejek dengan santai.
"ini nona"alfin pun langsung memberi bayi tersebut untuk mengalihkan pembicaraan sepasang suami istri itu.
"uh anak dady tampan sekali,makasih ya syang"
"iya mas,enak juga ya mas sudah menikah"sindir jesi.
"mas nama anak kita apa ya mas"
"Randi alvaro gunawan"ucap sekertaris tiba-tiba yang menbuat jesi dan adrian bigung.
"hey siapa yang menyuruh mu memberi nama nya untuk anak ku"ucap adrian dengan kesal.
"saya hanya memberi saran saja pak".
"baik lah tapi nama yang bagus ya kan syang"
"iya mas bagus"
"ya sudah kita kasih nama nya Randi alvaro gunawan saja ya syang"
"iya mas"
"alfin bulan ini kamu dapat bonus karna sudah bekerja dengan baik".
"trima kasih pak".yes..yes gumam alfin dalam hati kegirangan.
"emm,sayang varo nya minum kaya nya"
"iya mas aku nyusuin varo dulu"namun alfin sedang asik melihatnya karna melihat varo sangat lucu dan terharu padahal maksud alfin tidak apa-apa, namun namun lain hal nya dengan adrian menatapnya dengan wajah memerah karna marah melihat alfin yang tidak pergi keluar.
"alfin bonus mu bulan ini saya tarik kembali dan gajih mu saya potong"ucap adrian dengan sinis.
"tapi pak"belum sempat alfin berbicara sudah di potong oleh adrian
"sebaiknya kamu keluar atau gajih kamu tidak ada sama sekali bulan ini"ucap adrian.
"baik pak"alfin pun keluar dalam wajah yang masam.
"ya tuhan baru saja sejam yang lalu aku senang dapat bonus eh sekarang tidak jadi .malahan gaji ku di potong nasib jadi orang jomblo begini ,punya bos yang dingin dasar bucin. hanya pasrah menunggu kejaiban saja sekarang"maki alfin dalam hati.saat alfin sedang melamun.
"brug"alfin tertabrak oleh seseorang perempuan.
"eh maaf mas aku tidak sengaja"sementara alfin terjatuh dan terduduk namun terdiam karna kagum dengan perempuan yang asik berbicara minta maaf kepada nya.
"ah tidak papa nona,lain kali hati-hati nona"sambil berdiri gugup.
"iya baik mas,mas benaran ngak kenapa-kenapa kan"ucap seorang dokter cantik itu dengan khawatir namun alfin tidak mengubris nya karna masih terpesona.
"mas..mas"sambil melambaikan tangan nya ke arah wajah alfin.
"eh maaf nona"
"iya mas.eh mas kenalin nama saya dokter keisha"
"saya alfin"
"senang berkenalan dengan mas alfin yang tampan"goda dokter keisha seketika membuat wajah alfin memerah mendengarnya.
"mas kenapa? mas sakit ya?"ucap keisha sambil meletakan tangan nya di kening alfin namun semakin membuat alfin memerah dan telinga nya makin terasa panas.
"ah hanya demam sedikit kok"ucap alfin berbohong
"ayo mas ke ruang saya nanti saya periksa"ucap dokter keisha sambil menarik tangan alfin dengan semakin khawatir sementara alfin semakin salah tingkah dengan perlakuan keisha.
"ya tuhan kenapa jantung ku mau loncat-loncat keluar"gumam alfin dalam hati.sesampai nya di ruang keisha langsung memeriksa alfin namun tidak ada tanda-tanda sedang sakit.
"mas tidak sakit,mas kenapa".
"mungkin saya kecapean saja nona"
"ya sudah mas istifahat di rumah saja"
"nona boleh saya tanya sesuatu"dengan gugup.
"boleh"
"apa nona tidak punya pacar"ucap alfin tanpa rasa malu lagi karna saking senang hati nya.
"emm tidak saya tidak punya pacar"balas keisha sambil menundukan kepala nya karna malu
INI MAYA,, BENCI YG GK MASUK AKAL KE AMALA.. AKHIRNYA KBENCIAANNYA MNGANTARKN KE KMATIAN.... KLO SPRTI INI DNDAM TKKN HABIS2NYA, PSTI ORTU MAYA AKN BALAS DENDAM.. DN SELAMANYA AKAN TRUS BEGITU...