Rianna, yang sudah memasuki semester akhir sekolah. Yang tidak percaya akan sebuah cinta. dapatkah dia jatuh cinta, dan mempercayai akan sebuah cinta..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ranti Afriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps 29
Gadis itu yang ketiduran, dia masih terlelap, tidak mendengar suara handphone nya berbunyi.
Kring... Kring... Kring...
Terus saja berbunyi, perlahan mata Rianna mulai terbuka dia kaget mendengar suara handphone nya.
Tanpa memperhatikan layar handphone, gadis itu mengangkat nya sambil terus tertidur.
" Hallo... Ini siapa. ? " Ucap Rianna ngelantur.
" Kamu sudah tidur ? Apa kabar !! " Ucap Mori dengan lembut.
Sontak saja gadis itu terkejut, dia mengenali suara laki-laki itu yang sedikit berat, matanya tidak lagi mengantuk. Gadis itu melotot sambil melihat handphone nya. Siapa kah yang telepon.
" Mo..ri... " Ucap gagap Rianna..
" Ya ini aku. ? Kenapa kamu ngelindur ya!! " Tanya Mori yang mendengar suara Rianna sedikit aneh..
Rianna yang masih shok, dan kaget, jantung nya berdebar kencang, mata Rianna mulai berkaca-kaca. Gadis itu berusaha tenang, hatinya meluap-luap. Saat mendengar suara Mori hatinya serasa mau meledak.
" Bodoh kemana saja kamu.. ? Kenapa tidak ada kabar selama ini.. huhuhu... Kamu tau aku sangat khawatir, dan aku... Sangat merindukan mu. " Ucap Rianna yang tidak kuasa menahan air matanya, gadis itu begitu senang saat mendengar suara Mori.
" Aku juga merindukan mu, kamu tau setiap hari aku selalu memikirkan kamu. Dan maaf handphone ku rusak saat aku tiba di Jerman, jadi aku harus kerja sambilan dulu. Buat beli handphone baru, maaf buat kamu khawatir kepadaku. " ..
" Jadi kamu sekarang kerja sambilan, terus bagaimana dengan sehari-hari kamu di situ ? Terus kuliah kamu bagaimana ? " Tanya Rianna. Gadis itu di pikiran nya di penuhi dengan tanda tanya. Kenapa orang seperti Mori harus kerja sambilan, dia orang yang berkecukupan. Tapi itu yang hanya ada di pikiran Rianna kenapa Mori harus capek-capek kerja.
" Kamu tidak usah khawatir kelinci imut ku, aku mau mandiri, kalau soal kuliah aku dapet beasiswa jadi aku tidak perlu memikirkan soal biaya kuliah, sedangkan aku kerja sambilan karena hanya untuk waktu luang ku yang kosong, dan aku mau mandiri. Jadi aku meminta keluarga ku untuk Stop kirim uang kepadaku. " Ucap mori dengan mantap.
Mendengar ucapan Mori, Rianna terkagum-kagum, di mana Mori anak dari orang yang berkecukupan tapi dia mau susah-susah cari uang sendiri buat biaya hidupnya sendiri.
" Aku kagum kepada mu Mor.. semangat terus ya, aku bersamamu. " Ucap Rianna dengan sangat manja.
Mereka pun. Asik mengobrol tanpa kerasa waktu terus berlalu. Malam semakin larut. Mereka berdua yang tengah asik melepas rindu. Tanpa peduli dengan waktu.
" Hoamm... " Rianna yang mengucek-ngucek matanya sambil menguap, gadis itu melihat jam dan ternyata sudah jam 3 subuh.
Rianna yang masih mengobrol dengan Mori sontak gadis itu pun berteriak terkejut.
" Haahhh... Sudah jam 3 subuh " ucap Rianna yang terkejut, Mori pun sontak kaget mendengar teriak kan Rianna.
" Ada apa.? " Ucap Mori..
" Sudah subuh Mor... Aku harus tidur dulu, aku ada kuliah pagi. " Ucap Rianna.
" Ehhh... Maaf karena aku asik mengobrol bareng kamu. ya sudah kamu tidur dulu ya good night, kelinci ku.. " ucap Mori yang membuat bulu kuduk Rianna merinding..
" ehhhh... Good night Mor... " Balas Rianna.
Gadis itu langsung terlelap karena sedari tadi dia terus Manahan rasa kantuknya, hanya karena ingin terus mengobrol dengan Mori.
**********
{ AKU MERINDUKAN MU BAHKAN SANG ANGIN PUN TAK MAMPU MENYAMPAIKAN NYA. }
ato lanjut seasen 2 nya gt?
aukaes trs tuk karya2nya thor 💕💕💕💕
sukses...semangat