Kevin O'Leary adalah seorang CEO dingin dan berwibawa yang sangat disukai oleh wanita manapun. Tapi sayangnya ia belum pernah menjalin hubungan dengan wanita manapun
Kimberly Kane adalah seorang ballerina profesional yang sangat terkenal didunia. Ia pernah jatuh cinta kepada satu pria tetapi hubungan itu kandas hingga akhirnya ia tidak pernah menjalin hubungan lagi dengan pria manapun.
Apa jadinya jika mereka bertemu secara tidak sengaja? Dan bagaimana nasib mereka ketika ada yang ingin menghancurkan hubungan mereka?
No plagiat❕❕
Instagram : xylv.ia_
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon XylviA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
28
Hari sudah pagi dan Kim terbangun duluan. Ia pun berbalik dan melihat Kevin yang masih tertidur. Kim pun berusaha melepaskan pelukan Kevin tanpa membuat pria itu terbangun. Setelah lepas, Kim langsung pergi mandi dan berganti baju. Ia pun melihat handphonenya dan ternyata Fiona mengirimkan beberapa pesan.
Fiona
Kim kau dimana? Kenapa kau tidak ada di apartemen? Apa kau bersama Kevin?
^^^Maaf Fio, setiap hari Sabtu dan Minggu aku menginap di mansion Kevin.^^^
Setelah mengirimkan pesan itu. Kim langsung pergi ke dapur. Ia pun membuka kulkas dan ternyata kulkas sudah penuh dengan berbagai sayuran dan buah-buahan. Mungkin seorang pelayan lah yang telah membelinya. Karena belum terlalu mengenal dapur dan tata letaknya, Kim meminta tolong kepada seorang pelayan untuk memberitahukan letak peralatan dan lainnya.
Setelah mengetahui tata letak peralatan, Kim langsung mengambil bahan-bahan untuk memasak sarapan. Ia pun memulai dengan memotong sayuran. Ia akan membuat sup. Saat sudah sedang asik memasak tiba-tiba Kevin datang dan memeluknya dari belakang. Kim sedikit kaget dengan pelukan Kevin yang tiba-tiba.
"Selamat pagi Kev." Ucap Kim sambil melanjutkan acara memasaknya walaupun masih dipeluk oleh Kevin.
"Pagi." Ucap Kevin. Lalu Ia mencium pipi Kim dari belakang.
"Hentikan Kev, aku sedang memasak." Ucap Kim. Kevin pun langsung melepaskan pelukannya. Kevin pun langsung pergi ke kamarnya untuk mandi. Selesai mandi, Kevin menyadari bahwa Molly tidak ada di sekitarnya. Padahal biasanya kucing itu sudah menunggu di dapur atau mengeong meminta makan.Ia pun kembali ke dapur lalu menanyakan keberadaan Molly kepada Kim.
Tapi sesampainya di dapur, perhatian nya akan Molly teralihkan ketika Ia mencium masakan Kim. Ia pun langsung mendatangi Kim lalu melihat sup yang dimasaknya. Ia pun langsung mengambil sendok dan langsung mencicipinya.
"Enak sekali. Kau harus masak untukku setiap hari." Ucap Kevin sambil mengambil suapan lainnya.
"Terima kasih Kev." Ucap Kim. Lalu Ia mematikan kompornya dan mengambil 2 buah mangkuk untuk menuang sup itu. Ia dan Kevin pergi ke ruang makan. Kevin langsung ingat untuk menanyakan keberadaan Molly.
"Kau melihat Molly?"
"Tidak. Aku juga baru saja mau menanyakannya." Ucap Kim. Kevin langsung menghela nafasnya karena Molly menghilang lagi.
"Baiklah kita sarapan dulu baru mencari kucing itu." Ucap Kevin yang langsung duduk di meja makan.
Mereka pun langsung memakan sarapan mereka. Setelah selesai, mereka langsung menaruh mangkuk mereka di dish washer. Mereka pun mencari Molly. Dan ternyata Molly sedang bermain di taman. Bulu putih saljunya sudah berubah warna karena terkena tanah. Kevin dan Kim hanya bisa terdiam melihat kelakuan Molly yang sedang asik mengejar kadal.
"Molly, kesini." Ucap Michael sambil memanggil Molly. Molly yang mendengar Kevin memanggilnya langsung mendatangi majikannya. Kevin tidak ingin menggendong Molly. Karena tidak digendong, Molly mengikuti Kevin untuk masuk ke mansionnnya. Kim yang melihat kelakuan Molly hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya
Kevin langsung menelepon salon hewan untuk membersihkan Molly. Ia berharap sebelum ibunya datang Molly sudah bisa pulang. Kevin langsung memasukkan Molly ke kandang. Kevin dan Kim langsung pergi ke salon hewan. Mereka pun sampai disana dan langsung memberikan Molly ke salah satu staff disana. Karena tidak ingin menunggu disana mereka pun berkeliling di pet shop yang berada di lantai pertama. Mereka pun membeli makanan Molly dan beberapa mainan baru untuknya. Mereka pun melihat beberapa pasang baju kucing dan langsung melihat-lihat baju itu. Mereka langsung memilih-milih baju kucing itu. Dan mereka membeli beberapa pasang yang menurut mereka lucu. Lalu mereka pun membayar barang mereka.
Molly pun selesai dan bulunya sudah kembali menjadi putih bersih. Mereka pun langsung pulang. Hari sudah hampir menunjukkan waktu makan siang yang artinya sebentar lagi Ibu Kevin akan datang.
Saat mereka sudah sampai ke mansion. Mereka pun langsung masuk ke mansion. Lalu mereka disambut oleh seorang wanita paruh baya yang sudah menunggu mereka dari tadi.
"Dari mana saja kalian?"