Dimasa ini dimana tekhnologi sudah berada dipuncaknya, kini bermain game bukan hanya untuk bersenang-senang.
Game Freedom telah menjadi kehidupan kedua bagi semua orang,
.
Adi mencoba peruntungannya didalam game, didalam permainan dia bertemu banyak orang baru, melakukan berbagai petualangan seru, dan menghasilkan banyak uang.
.
Jadilah saksi petualangan Adi di dalam game, dan melihat bagaimana permainan bisa menjadi sesuatu yang penting bagi semua orang.
.
.
.
NB : Update ga tentu, yang pasti tiap hari diusahakan update minimal 1 chapter
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azis Yogatama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
29. Book of Item
Di awal halaman [Book of Item] berisi tentang kisah mula munculnya semua monster di benua Errant, dikisahkan bahwa Dewa Perang telah meramalkan bahwa akan ada kehancuran di benua Errant untuk itu dia mulai memberi berkatnya kepada seluruh makhluk di benua.
Tetapi karena musuhnya kali ini adalah para penghuni neraka yang memiliki kekuatan sangat besar maka berkat Dewa Perang saja tidak akan cukup untuk menyelesaikan masalah ini, karena itulah Dewa Perang meminta bantuan Dewa Kehancuran untuk membantunya ikut serta memberi berkat kepada penduduk benua Errant.
Dewa Kehancuran bukanlah Dewa yang mudah seperti Dewa Perang, karena itu dia menciptakan monster sebagai alat berkat dan menggunakan hukum pertukaran yang setara.
Semakin besar niat penduduk benua Errant untuk tumbuh kuat, maka semakin besar pula berkah yang akan dia berikan kepada mereka.
Itu adalah alasan kenapa monster diciptakan, dan alasan mengapa monster menjatuhkan item.
Lalu menurut buku ini kemunculan pemain adalah berkat dari Dewa Pelindung yang memanggil makhluk dari dimensi lain untuk membantu menstalbilkan benua Errant dan memberikan kekuatan abadi bagi mereka.
Dewa adalah salah satu eksitensi tertinggi di dalam permainan, mereka tidak diperbolehkan untuk mencampuri urusan dunia secara langsung, karena itu mereka hanya memberikan berkatnya untuk melindungi dunia.
Cerita didalam pengenalan buku memang sangat mengesankan, namun bukan cerita itu yang mengejutkan Adi, tetapi halaman selanjutnya dari isi buku.
Buku ini berisi tentang pengenalan dari berbagai macam monster level 1 sampai dengan level 10 beserta semua item yang mereka berpeluang untuk menjatuhkannya.
Bahkan setelah membaca beberapa halaman, Adi menemukan monster yang memiliki kemungkinan untuk menjatuhkan item Epic!
Menurut pengenalan didalam buku item, game Freedom memiliki beberapa tingkatan dalam mengkategorikan peralatan atau senjata yang ada di dalam game.
Tingkatan itu dimulai dari Trash (Sampah), Common (Umum), Bronze (Perunggu), Iron (Besi), Silver (Perak), Gold (Emas), yang terakhir adalah item Epic (Epik).
Mungkin karena kondisi buku yang belum lengkap, buku ini hanya dapat memberikan pengenalan sampai item Epik. Apa yang akan buku itu perkenalkan setelah mendapatkan chapter lain?
Adi tidak bisa membayangkan apa itu.
Dingin menjalar di punggung Adi, dia sudah sangat terkejut dengan penambahan atribut item perunggu, dan tidak pernah sekalipun melihat atau menyentuh item Besi, tapi kini ada petunjuk untuk mendapatkan item Epik.
Meskipun [Book of Item] tidak memberi penjelasan tentang Item epik apa yang akan terjatuh, tapi bila Perserikatan mengetahui hal ini mereka akan berusaha mati-matikan untuk mendapatkannya.
Sinar silau muncul di samping Adi pertanda ada orang lain yang memasuki permainan, takut ada orang lain mengetahui [Book of Item] Adi segera memasukkannya kembali kedalam tasnya.
Kelompok Coby, Hiro dan Kiki mungkin adalah orang yang dapat dipercayai. Tapi Adi baru mengenal mereka dalam waktu 1 hari, banyak kemungkinan akan muncul bila mereka mengetahui rahasia ini.
Daripada mengambil resiko yang tidak perlu Adi memutuskan untuk menyimpan hal ini untuk dirinya sendiri.
Setelah beberapa saat semua orang sudah berkumpul di penginapan, dengan perintah Albert mereka kembali melanjutkan perjalanan.
Dalam perjalanan kali ini tidak berbeda jauh dengan yang terakhir, Albert hanya menyuruh mereka untuk mengawasi sekitar dan memberi tahunya jika ada bahaya mendekat.
Jika ada monster yang mengganggu perjalanan Albert akan berusaha menghindari mereka, dan bila monster tidak dapat dihindari maka Albert akan menyerang mereka dengan kekuatannya.
Sayang monster yang dibunuh Albert sama sekali tidak memberikan Exp kepada team, dan hanya menjatuhkan [Hard Stone] tidak ada item atau peralatan lain.
Lebih dari 15 jam perjalanan Albert hanya memacu karavannya tanpa henti, meskipun kuda mereka sudah terlihat kelelahan dan berbusa di mulutnya, tapi Albert seperti tidak peduli dengan mereka dan hanya fokus ke perjalanan.
Anggota team mulai khawatir dengan tingkah laku Albert, sebelumnya meskipun menyebalkan tetapi Albert selalu memberi kesan santai dalam melakukan perjalanan, namun sekarang keseriusan tidak pernah hilang dari wajahnya seperti ada sesuatu yang sangat mengganggunya.
Beberapa saat kemudian tiba-tiba Albert menepikan karavannya dan turun dari karavan.
“Baik turunlah kalian, aku punya tugas untuk kalian.”
Albert mengumpulkan semua anggota team dan mengeluarkan sebuah gulungan kertas kepada mereka, penasaran team segera memeriksa item apa itu.”
———
[Speed Skrol]
Memberikan buff +50 movement speed selama 20 menit
———
“Adi bukankah gulungan ini seharga 5 perak di NPC kelontong?”
Kata-kata Kiki membuat anggota team terkejut, apa yang Albert ingin mereka lakukan dengan item semahal itu?
Dalam tahap permainan ini memiliki 1 koin perak adalah hal mustahil bagi pemain, dan meskipun persekutuan dapat memiliki beberapa koin perak, tapi itu dilakukan dengan kerjasama beberapa ratus anggotanya.
Sebelum Adi bisa menjawab pertanyaan Kiki, Albert memberikan instruksinya.
“Kemari aku akan menjelaskan tugas kalian.”
Albert menuntun mereka di ujung jurang dan melihat apa yang ada di bawah jurang.
“Ba**ngan gila!”
Hiro berteriak keras didalam obrolan team ketika melihat keadaan di bawah jurang, bukan hanya Hiro tapi semua orang merasakan lutut mereka lemas tidak mampu menopang tubuh mereka.
Dibawah jurang ada padang rumput luas yang sangat indah tetapi keindahan itu dirusak dengan ribuan monster yang ada di sana.
———
[Goblin , Dark Creature]
Lv 4
Hp 5.000 / 5.000
———
[Goblin Chieftain , Elite , Dark Creature]
Lv 7
Hp 20.000 / 20.000
———
Meskipun hanya ada 2 jenis monster dan levelnya yang tidak terlalu tinggi, tetapi jumlah mereka sungguh keterlaluan,
melihat mereka seperti melihat sekumpulan belatung di bangkai tikus.
Goblin memiliki tubuh hijau yang penuh otot tingginya hanya 1 meter, hanya beberapa kepala suku yang memiliki tinggi sekitar 2 meter. Selain jumlahnya yang membuat merinding, bentuk wajah dan bau mereka sangat menjijikkan, bahkan berada sejauh 2 yard dari mereka bau yang di rasakan begitu mengocok perut semua orang.
“Goblin adalah makhluk buatan Devil God Mamon, mereka adalah salah satu jenis monster berlevel rendah yang dapat menghancurkan kerajaan, bahkan di sebuah kisah disebutkan ada puluhan kerajaan di benua tengah yang hancur karena mereka.”
Mengetahui ekspresi pengawalnya Albert menjelaskan dengan sabar.
“Kalian tahu apa yang mengerikan dari mereka? Mereka akan menculik para gadis dan wanita untuk membantu kegiatan reproduksi kaum mereka, biasanya para gadis akan melahirkan dengan tempo 5 menit, kemudian mereka akan mati setelah 12 jam melahirkan.”
Meskipun Albert menjelaskan dengan tenang, namun kemarahan jelas terasa di kalimatnya, sisa team tidak percaya bahwa permainan akan menjadi semengerikan ini. Bila dibandingkan dengan kekejaman yang dilakukan [Banaspati], maka kekejaman [Banaspati] hanyalah permainan anak-anak dibandingkan para Goblin.
“Kalian lihat kereta itu? Itu adalah kereta yang dirampok oleh Goblin petarung, biasanya kereta membawa beberapa rampasan dan wanita yang mereka culik dari desa sekitar.”
Wajah Hiro seketika memerah mencengkram erat perisai yang dibawanya, dan menggertakkan giginya.
Sisa team melakukan hal yang sama, bahkan Kiki yang memiliki mental terlemah didalam team menunjukkan nafas tertahan pertanda tidak dapat menahan emosinya lebih jauh.