NovelToon NovelToon
Istri Untuk Papa

Istri Untuk Papa

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Lsaywong

"Tante mau jadi istri, Papa aku?"

Permintaan dari seorang anak kecil berusia 5 tahun, datang tiba - tiba menghampiri Bella yang sedang duduk nongkrong sama teman - teman yang ada di Mall terbesar di kota medan

Bella tidak mengenal siapa anak kecil berkelamin perempuan terus berceloteh meminta dirinya menjadi istri untuk Papanya.

Bagaimana nasib Bella kelanjutannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lsaywong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 29

Sampai di rumah, Bella akhirnya bisa istirahat tenang di kamar. Fendy membaringkan putrinya ditempat tidur.

Bella berbaring sebentar di ranjangnya. Serasa pegal seluruh tubuhnya, Fendy masuk kedalam menemukan posisi istrinya tertidur tanpa mengganti baju lebih dulu.

Maju selangkah mendekati istrinya masih keadaan tertutup matanya rapat-rapat. Posisi Fendy di atas menatap kesamping perhatikan wajah istrinya tidur sangat tenang tanpa beban.

Bella membalikkan tubuhnya, Fendy masih posisi sama membiarkan istrinya berbalik. Makin gemas Fendy lihat wajahnya.

Bella merasa aneh di buka matanya, wajah Fendy makin dekat.

"Fendy!"

"Hmm...."

"Apa yang kamu lakukan?"

"Main merem-merem."

Bella mengernyit alis .... jawabannya kok aneh banget... kemarin gulat.... terus ini.

"Merem? Maksudnya?"

"Main ini!"

Fendy mulai pura-pura menggigit leher Bella mengenai bulu kecil di rahangnya mulai tumbuh.

"Hahahaha .... geli, Fen! Sudaahh ....!"

Fendy bukannya berhenti masih melakukan kekonyolan terhadap istrinya.

"Buat anak yuk!"

"Hah?"

"Buat anak!"

"Kamu bercanda! Badanku masih pegal!" tolak Bella.

"Makin seru kalau pegal, nanti aku pijitin!" bujuk Fendy

"Enggak!" Bersih keras Bella tetap enggak lakukan.

"Ayolah!" desak Fendy

"Enggak!"

Bella turun dari ranjang, Fendy mengekorinya kemana pun. Di luar kamar mereka. Fera kembali mendengar keributan bikin terbit senyuman.

Putranya semakin hari, makin mesum. Fera bahagia memiliki putra seperti Fendy. Rasanya kebahagiaan untuk tahun depan akan lebih cemerlang dan harmonis.

"Fen, tolong deh. Aku lagi capek!" Bella sudah kehabisan akal.

"Ya aku maunya sekarang bagaimana?" rengek nya

"Honeymoon, kan, bisa lakukan lagi! Kalau sekarang lakukan lagi! Batal bulan madu ke Bali." tegas Bella menatap mata suaminya keras kepala itu.

Fendy kelupaan, bulan madu. Muka yang merengut tadi kembali cerah. Tetap saja tidak buat Fendy menunda.

"FEEENNDDYYY....!"

****

Tengah malam, Bella merasa haus. Ia turun dari ranjang. Fendy terlelap tidur tanpa memakai baju apapun di tubuhnya. Bella memungut pakaiannya di lantai.

Keluar dari kamar, di buka lampu untuk menerangi dapur. Buat air panas, ia ingin buat teh hangat. Fera keluar dari kamar melihat menantunya tengah menyeduh minuman.

"Kok belum tidur?" tanya Fera turut menyeduh teh buatan menantunya.

"Bentar lagi." jawab Bella.

"Bagaimana setelah menikah dengan Fendy?" Pertanyaan terlontar dari Fera.

"Berbeda saja, Ma. Sedikit keras kepala." jawab Bella.

"Mama beruntung punya menantu begitu sabar, sayang lagi sama Kirana, cucuku. Semoga kedepannya tetap harmonis dan Bahagia selalu. Jangan lama-lama kasih mama, cucu ya!"

"Iya, Ma." senyum Bella mulai minum tehnya.

****

Hari di tunggu - tunggu telah tiba, Kirana sementara waktu bersama Fera dulu. Dan meminta Leni sesekali datang kerumah bermain sama Kirana jika dia suntuk sendirian.

Bella dan Fendy akan berangkat ke bali liburan untuk sepasang pengantin baru. Fendy antusias dengan pelengkapan yang ia bawa.. Bella hanya santai biarkan suaminya lakukan sesukanya.

Selama di dalam pesawat, Fendy mencari liburan yang cocok untuk mereka berdua. Perbincangan soal anak, sampai membahas persiapan persalinan. Bella sungguh beruntung punya suami begitu perhatian.

Tidak kepikiran saja bisa menikah dengan lelaki duda anak satu. Jauh beda dari biasanya. Sejak menikah dengannya, mesum Fendy makin menjadi - jadi.

Akhirnya sampai juga di Bali, indah sih. Hari sudah mulai malam. Waktunya beristirahat dulu. Besok, mereka akan berkunjung tempat lebih romantis.

"BelBel, kamu makan apa?" tanya Fendy

"Enggak dulu. Perutku enggak enak! Dari tadi suruh aku makan mulu!" jawab Bella memilih untuk tidur.

"Sudah minum obat?" tanya Fendy duduk di tepi ranjang mengusap ubun kepala Bella.

"Sudah, tadi minum obat mag." jawab Bella.

"Ya sudah, kamu tidur saja. Ada apa - apa panggil aku. I love you."

Satu kecupan di pundak kepala Bella, Bella memejamkan mata rapat-rapat, lalu di buka kembali menatap punggung suaminya masuk ke kamar mandi.

"I Love you, too. FenFen." balas Bella senyuman di malam mimpi yang indah.

1
susi 2020
🙄😲😍
susi 2020
😍🥰
susi 2020
🙄😲
susi 2020
🥰🥰🤩
susi 2020
🤩😘😍
susi 2020
😍🥰
susi 2020
🤩😘😘
susi 2020
👍👍👍
Simon Petrus Tumika
Menarik
Lsaywong: ayo baca. sebelum karya ini hilang.
total 1 replies
ratna atiqah
J
ratna atiqah
H
ratna atiqah
B
Luthfi Arsyad
andai aku jdi bella pun sm pmikiran nya hnya demi untuk kirana semata
Luthfi Arsyad
bhasa nya prlu di perbaiki thorr biar ga bkin bingung yg bca
yaty
tahniahhhh author 💞💞💞💞
bestttt
Detrieni Gemar Putri
wow sama tgl lahir anak kita bell 😂😂😂😂😂🙏🙏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
Kirana senengnya punya adik
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
keluarga bahagia
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
senengnya Fendy Bella hamil
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
Fendy trus aja mikirin buat anak sama Bella
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!