NovelToon NovelToon
Sistem Kekayaan Tak Terbatas

Sistem Kekayaan Tak Terbatas

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen / Kriminal dan Bidadari / Spiritual / Duniahiburan / Sistem / Mafia
Popularitas:127.9k
Nilai: 5
Nama Author: Muhammad Faqih

Seorang anak mahasiswa yang sangat miskin mendapatkan kekayaan yang sangat mencengangkan. Kehidupannya menemui banyak rintangan dalam kehidupan sehari harinya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muhammad Faqih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 Keluarga Dharma Yuda

Mendengar penjelasan lawan bicara, Aryan kembali bertanya, "Bagaimana keadaan menantu dan cucuku ?".

Nurmala menjawab, "Keduanya masih dalam keadaan pingsan, tapi sudah di tangani dengan baik. Mereka masih berada di ruangan UGD menjalani pemeriksaan intensif.

Handphone terlepas dari genggaman tangannya. Lututnya gemetar hebat, Air matanya menetes penuh ketakutan akan sesuatu terjadi kepada ayahnya, menantu dan cucunya Iriana Saputra yang berusia 2 tahun.

Aryan Saputra segera berjalan menuju pintu kamar. Langkahnya sangat cepat. Penuh rasa khawatir dan cemas. Aryan Saputra berkata kepada Alwin Saputra. "Segera hubungi Tim Dokter keluarga kita!".

Kakekmu, istri dan anakmu mengalami kecelakaan, sekarang mereka berada di Rumah Sakit Aksara Hospital Internasional

Apaaa,,,

Mendengar penjelasan ayahnya. Alwin Saputra terduduk lemas. Fikirannya sudah tidak karuan, rasa takut menyelimuti fikirannya.

Mulutnya penuh umpatan. Jika ada yang berani menyentuh keluarga Saputra. "Maka akan ku pastikan mereka akan menyesal seumur hidupnya".

Aryan Saputra berkata, "Kumpulkan semua orang terbaikmu". Kalau perlu menyewa Petarung terbaik dari luar negeri jika di perlukan.

"Baik ayah". Jawab Alwin Saputra.

Segera Alwin Saputra menghubungi anak buahnya di seluruh Kota Makarin.

"Kamu segera menghubungi Keluarga Dharma Yuda, mereka harus tahu kalau putri dan cucunya mengalami kecelakaan". Perintah Aryan Saputra !.

"Baik ayah", tutur Alwin Saputra.

Alwin Saputra segera memberikan kabar kepada keluarga Dharma Yuda tentang kejadian yang menimpa istri dan anaknya.

Sementara Faqih yang tiba di depan kampus Universitas Internasional Dharussalam

Faqih yang sudah mengalami perubahan, memasuki parkiran motor dengan menggunakan helm NHK, dengan kaca riben. Orang orang tidak dapat mengenalnya dengan baik. Bahkan salah seorang sahabatnya yang lain bernama Renol Riyawan yang melihatnya masuk tidak mengenalnya sama sekali.

Renol Riyawan yang sedang berjalan memasuki kampus hanya melihatnya dari arah belakang, dengan rasa penasaran, berkata dalam hati, "Siapa anak itu ? Kok baru lihat di kampus ini !".

Banyak anak mahasiswa memperhatikan Faqih yang masih mengenakan helm tertutup. Dengan kemampuannya, Faqih dapat mengetahui, jika dirinya jadi bahan perhatian anak kampus.

Faqih yang dahulu sering memakai celana jeans tua, baju tua, sepatu pun sangat tua, bahkan tidak menggunakan tas, hanya buku di selipkan di kantong celana. Kini memakan celana kain hitam ketat, baju kemeja lengan panjang yang di lipat, semua tampak baru.

Aura yang di tampakkan sangat menekan. Sangat berbeda dengan dahulu tampak lemah dan tidak memiliki kharisma sama sekali, semua telah berubah setelah sistem merubah semuanya.

Ketika Faqih turun dari motor, berjalan di antara mahasiswa lainnya. Banyak orang yang mengenal Faqih, langsung terkejut hebat. Mereka tidak percaya dengan perubahan Faqih yang begitu luar biasa. Mulut mereka terbuka lebar, tak terasa air liurnya menetes.

Mereka semua bertanya tanya, mengapa anak miskin dan bau, bisa berubah seperti itu. Bersih, berkharisma dan sangat tampan.

Gadis gadis yang dulu sering memperolok oloknya, kini tercengang tidak percaya. Otak mereka masih berputar putar untuk mencernanya.

Renol Riyawan yang penasaran. Langsung loncat kegirangan.

Fa, Fa, Faqihhhh,,,

Teriak Renol Riyawan mengundang perhatian seluruh mahasiswa yang berada di halaman kampus.

Terdengar suara teriak Renol Riyawan, membuat Yanto dan lainnya yang berada dalam kelas di lantai 2 langsung terperanjat.

Yanto berkata, "bukankah di lantai dasar, ada yang menyebut nama Faqih !".

Ridwan yang mendengar panggilan seseorang menyebut nama Faqih, menganggukkan kepala, lalu ikut berkata, "Iya, saya mendengar dengan jelas, seseorang menyebut nama Faqih".

"Jangan jangan itu teman kita Faqih". Seru Dadang yang langsung loncat kegirangan. Di kampus Faqih berteman beberapa anak orang kaya, mereka sangat akrab. Teman temannya selalu menerima Faqih dengan hati terbuka, Tanpa memandang status sosialnya.

Mereka sering bersama sama di setiap kegiatan. Faqih sering di bantu masalah keuangan jika ada kegiatan yang mengharuskan mengumpulkan dana dari para mahasiswa.

Melihat Faqih melangkahkan kakinya, berjalan di antara mahasiswa yang lagi santai di koridor kampus. Gadis gadis memandangnya penuh takjub.

Faqih hanya tersenyum kecil, melihat orang orang memandanginya. "Ada rasa canggung yang di rasakannya".

Seorang pemuda yang sebaya dengan Faqih, menyapanya.

Hai Faqih, "Bagaimana kabarmu ? Mengapa kamu tidak memberi tahu teman teman kampus, tentang kematian nenekmu !". Tutur teman dekat Faqih, ia bernama Ilyas Karimah.

Ilyas Karimah salah satu keluarga yang patut di perhitungkan di Kota Makarin. Keberadaan Keluarga Karimah salah satu keluarga yang berpengaruh di Kota Makarin. Keluarga Karimah termasuk keluarga salah satu dari 4 keluarga terkaya di Makarin.

Mereka memiliki beberapa sektor bisnis, seperti transportasi laut, pertambangan, dan masih banyak lagi saham sahamnya di Kota Makarin dan di provinsi lainnya.

Ilyas Karimah berkata, "Kamu menghilang beberapa waktu yang lalu". Saya dan teman teman lainnya, berusaha mencarimu. "teman teman di kampus, takut terjadi sesuatu yang tidak di inginkan dengan dirimu".

1
Rizky Fadillah
udh ga thn lagi aku melihat novel sampah ini kebanyakan typo
Rizky Fadillah
makaris atau makasar thor 😅
Dah Minar
jangan terlalu tinggi lah stelan nya thor biar gak muak bacanya lebih enak yang biasa aja
lisa
bagus cerita nya, namun saat ada dialog tolong pake tanda baca ini yah "
oppoA18 Siapat
sombong amat MC apa author nya ya?🤣🤣🤣🤣
oppoA18 Siapat
baru dapet rezeki udah sombong beli mobil langsung tiga🤣🤣 logika dikit author 🤭🤣🤣🤣
lisa: kan udah dapat, uang banyak ngapain berhemat🤣🤣
total 1 replies
oppoA18 Siapat
kenapa nggak ubah penampilan langsung biar nggak selalu diremehkan, atau author memang sengaja agar memancing emosi pembaca🤣
oppoA18 Siapat
kenapa nggak bilang jumlah tak terbatas gitu aja🤭 liat nol nya aku pingsan...🤣🤣🤣🤣
Chairul Yamin
aduh² anpun Thor di bab ini banyak kali muncul nama figuran baru, mulai galfok mulai timbul niat malas baca 😵
Angga Ksatria Maulidyo
tinggal beli jalur rel kereta api sama kapal selam deh...klo perlu matahari jg bisa dibeli kok...🤣🤣🤣
Darmono
mantap
itu mantannya kok belum nongol paling tidak buat dia nyesek hehehe
asyo thorrr lanjutkan ceritanya 👍👍👍💪💪💪
Kam1la: Halo, Kak 😊
Aku baru publish novel berjudul Mafia Jatuh Cinta Pada Gadis Desa
Kalau Kakak berkenan mampir baca atau kasih like. Terima kasih sebelumnya 🙏
total 1 replies
Darmono
ok thorrr ceritanya mantap 👍🙏
Roynaldi Ananda
thor ceritanya bagus tapi kalau bisa jangan terlampau tinggi hingga langit ke 8 untuk gaya hidupnya mc jadi yang baca cerita ini jadi enak
Kam1la: Halo, Kak 😊
Aku baru publish novel berjudul Mafia Jatuh Cinta Pada Gadis Desa
Kalau Kakak berkenan mampir baca atau kasih like. Terima kasih sebelumnya 🙏
total 1 replies
Yani Tama
ga jls jln ceritanya
Bahagiaraden
lebay amat sdh kasih mobil yg wajar aja
Tria Eka Aprilia
terlalu sombong sampe uang 3 trilyun buat kartu tuk restorant aja .
Phait Jhoe
Dan akhirnya hanya sampai disini
Tanpa ada kelanjutannya 😅
Rayan Teno
sampai dibab ini saya masih kesusahan memahami mana yang percakapan dan mana yang penjelasan 🥱
Rayan Teno
tanda baca diperbaiki lagi thor
Rayan Teno
pakai bahasa manusia lah Thor, kalo gada tanda baca gini kita mana tau kalo itu percakapan atau hanya sekedar penjelasan 🥱
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!