Jodoh yg tak pernah kita ketahui...mungkin karena sering disakiti oleh seseorang yang selama ini bersamanya. Setelah sekian lama menikah masalah tidak ada habisnya.
Seorang Istri melihat sang Suami membawa selingkuhannya ke rumah. Setelah di introgasi oleh keluarganya rupanya sudah 4 tahun suaminya selingkuh dengan cinta pertamanya. Betapa sakitnya Dia,sehingga dengan adanya kenyataan ini Dia memutuskan bercerai dengan suaminya atas dukungan keluarga besar suaminya yang menyayanginya.
Galuh selama ini tidak mengetahui ada rahasia tentang dirinya selama ini yang di tutupi oleh Ibunya,selama ini yang Dia ketahui Ibunya adalah Ibu kandungnya.
Siapakah Galuh sebenarnya? Rahasia apa yang di sembunyikan Ibunya tentang Galuh?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Jasmine, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jodoh ke2 #29
Potongan Bab Sebelumnya
"Betul disini memang banyak pengawal dan penjaga,ini Tuan Besar yang suruh,Kita semua harus waspada karena Tuan Besar merupakan Pengusaha dan banyak musuhnya,siapa tau tiba-tiba rumah ini di serang,jadi Kita semua bisa melawan dan membantu para pengawal dan penjaga menjaga rumah ini.Untuk sakit badan paling lama satu minggu Mba,kalo hari-hari latihan badan jadi terbiasa"terang Galuh pada semua ART.
"Iya sih...tapi nggak berat-berat kan latihannya?"tanya Kak Mery
"Nggak berat karena baru perkenalan,jam 6 kurang seperempat sudah siap.jadi jangan takut ya semua"jawab Galuh
"Iya..."jawab serempak
Setelah selesai makan mereka melakukan house keeping di dapur.Lalu bersiap-siap untuk melaksanakan Sholat Isya,Mereka semua melaksanakan Sholat Isya Berjama'ah.Siap Sholat Galuh masuk ke kamar untuk berganti pakaian atasan kaos dan bawahan celana taekwondo serta hijab langsung.Saat selesai berpakaian pintu kamar di ketok
Tok...Tok...Tok
"Galuh...ada di dalam tak?"tanya Asisten Rico
"Ada.."jawab Galuh sambil membuka pintu
"Ini gitarnya"kata Asisten Rico sambil memberikan gitar
"Terima Kasih Bang..."kata Galuh sambil menerima gitar
Setelah menerima Galuh berjalan menuju keranjang untuk membuka tas gitar.
"Wah...warna biru,Abang tau aja Galuh suka warna biru"kata Galuh senang
"Syukurlah kalo Galuh suka...Abang ada warna biru dan hijau,Abang bawa yang biru karena Abang tau kamu suka warna biru dari apa yang kamu pakai dari hijab, mukena sampai kaos pun biru,jadi Abang inisiatif sendiri tanpa tanya...Ya udah coba kamu main sebentar sebelum latihan"kata Asisten Rico
"Oke Galuh coba"kata Galuh
Galuh mencoba memainkan gitar dan mencoba menyetel karena banyak yang kendor.
"Kamu bisa setel gitar Dek?mantap...kapan-kapan ajarin Abang ya?"tanya Asisten Rico
"Iya sedikit bisa Bang,Insha Allah nanti Galuh ajarin"jawab Galuh
Galuh memetik gitar memainkan lagu "tentang Kita"dari Grup band Peterpen, tak lama Asisten Rico ikut menyanyi juga dengan diiringi gitar oleh Galuh...rupanya banyak yang datang karena mendengar Galuh memainkan gitar dan Asisten Rico menyanyi.Setelah selesai menyanyi banyak yang bertepuk tangan ,siapa lagi kalau bukan para ART dan Tuan Muda Adam. Galuh dan Asisten Rico pun kaget karena tidak melihat mereka masuk.Memang Galuh kalau ada yang masuk bertamu ke kamarnya tidak di tutup pintunya takut orang berprasangka yang tidak-tidak.
"Wah Galuh bagus main gitarnya...apalagi Asisten Rico nyanyinya cocok bener..."kata Mba Marni
"Betul tuh lanjutin lagi lah mainnya..."kata Mba Dwi
"Oh...tidak bisa Kita mau latihan kan Asisten Rico,Galuh?"kata Tuan Muda Adam
"Iya Tuan Muda Adam..."jawab Asisten Rico dan Galuh serempak
"Ya sudah Ayo ke atas sudah mau jam 8" kata Tuan Muda Adam.
Lalu semua bubar,sedangkan Galuh menyimpan gitarnya di dalam lemarinya. Tuan Muda Adam,Asisten Rico dan Galuh langsung menuju lantai 3 yang merupakan Aula pelatihan. Sesampainya di lantai 3 semua menyapa dan bersiap untuk latihan, sebelum latihan semua berdoa bersama dan Asisten Rico menyampaikan pesan Tuan Besar tentang keadaan yang harus di waspadai oleh semua,terutama para pengawal setelah ada kejadian pagi dan siang hari ini.
Setelah menyampaikan pesan semua mulai latihan dengan di pimpin oleh Asisten Rico dan di awasi oleh Galuh.Hari ini Galuh mulai mengasah para pengawal dengan pengendalian emosi,banyak yang gagal dalam pelatihan ini tapi mereka tidak mau menyerah.Galuh memaklumi karena sebagian besar para pengawal mempunyai temperamen keras jadi untuk pengendalian emosi masih harus diasah.
Visual Tuan Muda Adam
Bersambung...