NovelToon NovelToon
I Choose To Love You

I Choose To Love You

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 5
Nama Author: Cut Ria

Katanya jodoh itu adalah cerminan diri.
Tapi ... mengapa pria ini begitu egois dan ketus?

Dinda Gandis (25) desainer baju pengantin, mendapat kesempatan kedua setelah menerima donor jantung milik seorang wanita muda yang kini mengubah hidupnya.

Satu pertemuan tak terduga mengubah takdir keduanya dengan tak terduga.

Johan B. Bastian (33), pengacara sukses yang penuh misterius, terus terusik dengan sifat Dinda yang membawanya pada sosok wanita yang ia cintai dulu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cut Ria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29

Dirumah sakit swasta itu, terlihat diruang tunggu operasi kak Ari dan Johan yang terlihat masih syok berat.

Ari/"sebaiknya kau duduk!!"

Johan hanya menggelengkan kepalanya. Ia masih terlihat lesu bagai kehilangan rohnya.

Dan ketika sejam setengah perjalanan operasi, seorang perawat keluar cepat menghampiri Ari dan Johan.

Perawat/"siap diantara kalian keluarga pasien??"..

Johan/"saya suster!!" ucapnya seketika.

Perawat/"pasien sangat kritis, ada tindakan yang memiliki resiko sehingga harus memiliki persetujuan keluarga terlebih dahulu!!" jelasnya.

Johan/"bisa jelaskan lebih detail??"

Perawat/"pasien mengalami patah pinggang dan retak dikepala. Jadi akan dilakukan tindakan pemasangan pen!!"

Johan terhenyak.

Johan/"A..apa!! patah pinggang??" ujarnya yang seketika pucat pasih. Ia benar-benar syok.

Ari/"sebaiknya saya telfon Jendral!!" ucapnya cepat.

Johan/"tidak, Tommy harus segera ditangani, kita tidak bisa bermain dengan waktu!!" ujarnya gugup perawat dan kak Ari.

Tiba-tiba perawat yang lain keluar dengan wajah panik.

Perawat 2/"pasien pendarahan hebat, carikan darah O+, segera!!" perintahnya untuk perawat yan berada dihadapan Johan dan Ari.

Johan dan Ari tercengang.

Johan/"saya O+!!" jawabnya seketika.

"mana penanya?? saya akan tanda tangani segera!!" ujarnya yakin dengan berbagai resiko yang akan menghantui.

Dan dengan segera perawat itu menyerahkan kertas persetujuan keluarga, dan kemudian ia berlari keluar dari ruang tunggu itu.

Ari/"apa kau gila?? nyonya Irana akan membunuhmu!!"

Johan/"aku tidak takut padanya!! aku takut kehilangan kakakku TOMMY !!" pekiknya marah pada Ari yang terlihat kaget melihat sifat arogan Johan yang sebelumnya tak pernah ia lihat.

🍃🍃🍃

Selang satu jam setengah setelah Johan menandatangani surat atas operasi Tommy. Tiba saat dimana seorang wanita dengan wajah panik dan marah datang dengan tak sabar menghampiri Johan yang berdiri menatap pintu ruang operasi.

Johan reflek menoleh ketika terdengar derap langkah itu mendekat pada dirinya. Dan..

PLAAKK.. tamparan yang keras mendarat diwajah Johan.

Nyonya Irana/"KAU!! kau pasti telah merencanakan ini semua KAN!!" ujarnya bergetar dengan amarah memunca dan air mata bencinya jatuh menghiasi wajah Irana.

Ari reflek mendekat, namun ia urungkan ketika mata Nyonya Irana melihat pada dirinya.

Nyonya Irana/"tak akan kubiarkan kau bernafas lega!! akan aku pastikan kau merasakan seperti apa yang Tommy rasakan!!" ucapnya marah dan penuh kebencian.

Dan tak berselang lama, seorang dokter keluar bersama seorang perawat. Dan terlihat wajah lesu dari keduanya.

Reflek Nyonya Irana berlari dan diikuti oleh Johan dan kak Ari.

Dokter/"maaf!! kami sudah lakukan yang terbaik, namun Tuhan berkata lain. Pasien meninggal!!" jelasnya.

Nyonya Irana/"ti..tidak mungkin, anak ku..!!" ucapnya gugup mendengar perkataan dokter yang membuat dunianya terbalik. "Tommyyyyyyyy!!" pekiknya histeris lalu tak berselang lama tubuh wanita itu ambruk seketika yang dengan sigap kak Ari meraihnya hingga tak sampai menyentuh lantai.

Kak Ari/"nyonya!!" sambutnya. Dan hal itu mendapat respon dari perawat yang ikut membantu kak Ari untuk memapah Irana.

Johan terpaku mematung dan seketika lututnya lemas hingga ia roboh berlutut. Rasa kehilangannya Tommy begitu menyakitkan bagi Johan. Dan seolah-olah waktu disekitarnya berhenti.

🍃🍃🍃

Dua hari berselang setelah pemakaman Tommy, Johan duduk dikamarnya dengan memandang luar jendelanya untuk menghirup udara pagi. Namun tiba-tiba suara pintu terbuka pun mengusik lamunannya.

Sosok pria yang terlihat sedikit mulai menua yang tak lain papa Brian masuk dengan berlahan kekamar putra keduanya untuk pertama kalinya. Ia terteguh melihat Johan yang terus berdiam diri didalam kamar dan bahkan, terlihat dua nampan makanan pun masih tak ia sentuh.

Papa Brian/"malam ini Irana akan keluar dari rumah sakit!! jadi sebaiknya kau segera pergi dengan Ari kebandara!!"

Johan tak bergeming.

Karena tak kuasa menahan syoknya kehilangan Tommy, Nyonya Irana dirawat dirumah sakit sampai ia tak bisa mengantar jenazah anaknya ketempat pemakaman.

Papa Brian/"lanjutkan hidup mu!! jangan sesali kepergian Tommy, karena ia telah tenang disana!!" tuturnya berat dan mencoba menguasai dirinya sendiri.

Johan masih tetap tak bergeming, ia bahkan tak menoleh sedikitpun pada papanya Brian.

Papa Brian/"sekarang kau putraku satu-satunya, dan aku berharap banyak padamu!!" ujarnya dingin tapi seakan menutup kerapuhannya sebagai orangtua yang telah kehilangan putranya, lalu dengan beratnya ia bangun dari duduk seraya keluar dari kamar Johan.

Dan ketika pintu kamar Johan tertutup, didetik itu juga air mata kedua pria itu pun jatuh. Papa Brian yang seorang Jendral akhirnya menitikkan airmata kesedihan kehilangan putra pertama dan akan kehilangan putra keduanya untuk pergi kenegri luar.

Disisi lain Johan menangis dalam diam, ia sedih kehilangan kakak tirinya yang selalu mendukung dan mensuportnya tanpa menghiraukan kebencian ibu kandungnya Irana pada dirinya. Dan ia menangis untuk dirinya sendiri dengan beban yang sekarang benar-benar harus ia pikul sebagai darah Bastian.

🍃🍃🍃

Sore itu dengan wajah lesu Johan menunggu kak Ari membelikan sesuatu untuk dirinya diBandara.

Kak Ari/"ini!!" ucapnya seraya memberikan beberapa buku dan terlihat kotak kecil disana.

"jaga dirimu baik-baik, rajin lah belajar dan aku berharap kau benar-benar bisa membawa diri didunia luar!!"

Johan tak menjawab, ia hanya tersenyum getir.

Johan/"tolong jaga "Papa" untuk ku!!"

Kak Ari sedikit terkejut mendengarkan perkataan Johan untuk pertama kalinya Johan menyebut atasannya dengan panggilan "Papa". Dan kak ari pun menepuk pundak Johan untuk melegakan hati anak didiknya ini dan mereka pun berpelukan dengan berat, lalu berpisah.

Dan Johan pun pergi untuk memulai kehidupan barunya didunia luar.

Disisi lain terlihat Brian dan Irana bertengkar hebat.

Irana/"aku ingin cerai!!"

Bria terdiam. Menatap istrinya yang dibakar amarah karena mendengarkan Johan telah meninggalkan rumah.

Irana/"kau menyembunyikan anak yang telah membunuh Tommy??" ujarnya tak percaya karena terus tak mendapat informasi kemana perginya Johan.

Brian/"Tommy kecelakaan tunggal, itu terbukti dari CCTV yang terlihat!!" ujarnya mencoba tak tersulut amarah menghadapi Irana istrinya.

Irana/"kau masih dibutakan dengan kepolosan anak itu!! kau tak akan tau bahwa ia benar-benar merencanakan ini semua!!"

Brian/"CUKUP IRANA!!" ujarnya marah.

Irana/"baik!! aku akan keluar dari rumah ini!! dan kau cukup mendengarkan bahwa aku akan membunuh anak sialan itu dengan tanganku sendiri!!" ancamnya serius seraya keluar meniggalkan Brian yang terdiam membisu mendapatkan reaksi diluar dugaan dirinya.

Dan hari itu adalah akhri dari segalanya, Brian pun bercerai dengan Irana yang merupakan anak dari atasannya dulu saat masih meniti karir sebagai ajudan seorang Jendral.

Tiga tahun berlalu...

Johan yang telah menyelesaikan S1nya tak ingin kembali ke tanah air. Ia betah menuntut ilmu dan dengan segera mendaftar untuk mengambil S2.

Johan terus menyibukkan diri dengan berbagai aktivitas kampus dan bekerja paruh waktu disebuah kantor advokat milik pengacara internasional yang ternama.

Dengan kasus yang beragam dan tingkat penyelesaian yang lama, lambat laun Johan mulai jenggah dengan rutinitasnya.

Dan sejenak ia menghilangkan dari rutinitasnya. Pada hari yang cerah itu, Johan memilih berlibur disebuah kota kecil dengan pemandangan laut yang menakjubkan.

Terlihat pemandangan indah laut dengan tebing yang indah. Johan yang membawa kamera, dengan segera mengambil view indah itu. Tetapi... Tiba-tiba seorang wanita dengan santainya duduk di pagar pembatas dan bergaya dengan senyum terbingkai diwajah cantiknya. Sehingga membuat Johan terhenti.

Wanita/"ambilkan 1 view ini untuk ku!!" (dalam bahasa inggris) ucapnya dengan senyum mengembang kehadapan Johan yang terlihat terpaku, namun tanpa bertanya Johan pun mengambil moment itu.

Johan tak hanya mengambil 1 moment ia mengambil beberapa kali foto wanita itu yang terlihat tersenyum dengan cantiknya.

1
inchieungill
perlahan bukan berlahan.
inchieungill
hati tenang
ione
Luar biasa
Putri Purwanti
Biasa
Dara
Wah....Author ngendorse juga rupanya ya👍😂😂😂😂
arfan
up
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ¢ᖱ'D⃤ ̐NuR❗☕𝐙⃝🦜
Karya yang sangat luar biasa keren,cerita yang sangat bagus dan selalu terkenang......
Lis Ha
suka banget sama ceritanya,,, semangat terus thor
Rini Haryati
,bagus
sukses
semangat
mksh
Febrysofia Dejesus
aku udah bca kelnjutanya...pengacara topan...bagus banget ceritanya
Mariana Frutty
Mariana Frutty
🥺
Mariana Frutty
✖️
Susanti Deliana
happy ending ya thor
Ris Andika Pujiono
ini mah de best di NT
Ris Andika Pujiono
aku terharu. Kakak author pintar
Halimah Tusahdiah
baik
Ris Andika Pujiono
keren nih keknya ceritanya 🥰🥰🥰🥰
Daudia Ramadani
👍👍👍
dream
Ter Love....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!