"Kau tahu, kau tak pantas untuk menjadi bodyguard ku tapi kau lebih pantas menjadi kekasih kecilku." Ucap Riana Saraswati Candra.
"Nona muda, tolong jangan katakan itu lagi." Ucap Jeremi.
Bagaimana rasanya jika seorang pria tampan menjadi bodyguard seorang wanita yang genit dan centilnya minta ampun, akankah dia tahan dengan godaan dari majikannya itu atau malah sebaliknya.
Penasaran, langsung di baca yah
👇👇👇👇👇
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ati Nurhayati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Belanja
Setelah acara makan malam, Riana langsung pergi ke kamarnya dan langsung membaringkan tubuhnya di atas ranjang dan perlahan Riana pun langsung menutup matanya dan terlelap dalam tidur begitu pun juga Jeremi langsung terlelap di atas sofa.
Keesokan paginya...
Terlihat Riana tengah bersiap dan juga tengah membereskan semua barang-barang miliknya, hari ini dia dan Jeremi akan kembali pulang ke Jakarta.
"Biar saya yang bawa nona." Ucap Jeremi, dan Riana hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.
Lalu Jeremi langsung membawa koper milik Riana dan memasukkannya ke dalam bagasi mobil.
Setelah semua siap, Riana dan juga Jeremi langsung masuk ke dalam mobil. Dan perlahan Jeremi langsung melajukan mobilnya dan meninggalkan kawasan kawah putih.
Di sepanjang perjalanan Riana hanya diam, dan menyandarkan kepalanya di kaca mobil. Dan di tengah perjalanan Riana teringat akan pernikahan Bella.
Dan tak sengaja Riana melihat sebuah toko yang menjual berbagai macam pakaian maupun kebutuhan lainnya.
"Berhenti dulu di toko itu." Tunjuk Riana.
"Baik nona." Jawab Jeremi sambil memarkirkan mobilnya di toko yang Riana maksud.
Lalu Riana dan Jeremi langsung keluar dari dalam mobil, kemudian Riana dan Jeremi langsung masuk ke dalam toko tersebut.
Tringg...
Saat pintu di buka terdengar suara lonceng, "Selamat datang." Sapa seorang pelayan toko tersebut sambil tersenyum ramah.
Dan Riana hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum kepada pelayan itu. Lalu Riana langsung berjalan melihat-lihat semua barang dagangan yang ada di toko itu.
"Nona ingin beli apa?" Tanya Jeremi.
"Hem.. Aku ingin membeli kado untuk pernikahan Bella." Jawab Riana. Dan Jeremi hanya mengangguk kepalanya sebagai jawaban.
"Menurutmu kado apa yang cocok untuknya?" Tanya Riana.
"Saya tidak terlalu mengerti soal itu." Jawab Jeremi, dan Riana hanya mengangguk-anggukaan kepalanya.
Lalu Riana melihat sebuah jam tangan yang bagus dan rupanya jam tangan itu merupakan jam tangan mahal.
"Tak ku sangka di toko seperti ini, mereka menjual barang bermerk." Gumam Riana.
"Pelayan." Panggil Riana. Lalu pelayan itu langsung berjalan menghampiri Riana.
"Iya nona, ada yang bisa saya bantu." Tanya pelayan itu.
"Saya ingin 2 jam tangan ini, dan saya ingin jam tangan ini di bungkus dengan kotak kado yang indah." Ucap Riana.
"Baik nona." Ucapnya.
Lalu Riana langsung kembali berjalan-jalan melihat-lihat pakaian yang ada di toko itu.
"Toko ini menjual semua kebutuhan yang ada yah." Ucap Riana.
"Iya nona." Jawab Jeremi.
Lalu Riana langsung melihat sebuah gaun yang indah gaun yang berwarna dark blue. Dan perlahan Riana berjalan ke arah gaun itu, "Indah bukan." Tanya Riana.
"Iya nona, gaunnya indah." Jawab Jeremi.
"Apa aku cocok memakai gaun ini?" Tanya Riana.
"Tentu saja cocok nona." Jawab Jaremi.
"Kalau begitu aku ingin mencoba gaun ini." Ucap Riana, lalu seorang pelayan membantu membawakan gaun itu untuk Riana. Dan Riana langsung mencoba gaun itu di Ruang ganti.
5 menit kemudian...
Kini Riana sudah mengganti pakaiannya dengan gaun itu.
"Bagaimana apakah cocok?" Tanya Riana pada Jeremi.
Terlihat Jeremi langsung memandang takjub ke arah Riana, tapi dia langsung berusaha bersikap profesional.
"Bagus nona, anda terlihat sangat cantik." Jawab Jeremi.
Lalu Riana langsung melihat dirinya di pantulan cermin, terlihat Riana sangat puas melihat gaun yang dia pakai.
jgn marah ya thor !
cm ksh masukan doang. 😁