Meysi si gadis biasa dan cuek akhirnya terjebak dalam kebohongan yang ia ciptakan sendiri,berawal dari kisah masa lalunya dimana cinta pertamanya telah di rebut oleh musuh bebuyutannya ketika meysi masih duduk di bangku SMU ,hingga akhirnya membuat meysi enggan untuk mencari seorang kekasih lagi,padahal usianya sudah bukan di bilang muda,hampir menginjak kepala tiga,awal mula pertemuanya kembali dengan musuh bebuyutannya yakni siena,ketika meysi menghadiri pesta pernikahan sahabatnya,meysi rupanya mendapatkan penghinaan jika dirinya adalah wanita perawan tua yang tidak laku,karena kesal akhirnya meysi terpaksa berbohong jika dirinya saat ini telah menjalin hubungan dengan seorang pengusaha kaya,Adipati Airlangga adalah sosok pria yang asal meysi sebut! Nah loh??
akankah meysi berhasil membalas sakit hatinya terhadap musuh bebuyutannya dengan kebohongan yang ia ciptakan sendiri?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eli Priwanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TSC BAB 29
Meysi dan adipati kini mulai merapihkan penampilan diri mereka sendiri,karena mereka ingin terlihat sempurna apalagi mereka akan mulai kembali menjalankan sandiwara.
Kini siena,Rangga,Okta,Selin dan juga Vira telah sampai di lobby apartemen.
"kamu yakin meysi tinggal di sini siena?" tanya okta masih tidak percaya.Bagaimana tidak,karena apartemen ini adalah salah satu apartemen termegah di negeri ini,harga satu unit apartemen saja begitu selangit,dan sepertinya mereka tidak akan sanggup untuk membelinya.
"beruntung sekali si meysi dapetin cowok tajir melintir,seleranya juga bukan kaleng-kaleng lagi,belum nikah saja sudah di belikan apartemen semewah ini,apalagi kalau sudah jadi istri sahnya tuan adipati!!!! Duhhhh...si meysi beneran jadi ratu!!" puji okta begitu berlebihan sampai membuat siena menjadi geram di buatnya.
"sudah cukup!!!! Kalian tidak usah memuji meysi dengan berlebihan seperti itu,sebaiknya ayo kita masuk ke dalam,kita lihat apakah betul meysi tinggal di sini?"ujar siena masih belum mempercayai meysi sepenuhnya.
Dan akhirnya mereka pergi menuju lantai paling atas gedung apartement ini,karena di situlah meysi dan adipati berada dan hanya itulah satu-satunya apartemen yang paling mewah diantara apartemen lainnya.
Kemudian siena mencoba menekan bell yang berada di samping pintu.
mendengar ada yang menekan bell,baik meysi dan juga adipati,bergegas membuka pintu tersebut.
Betapa kagetnya siena ketika mendapati meysi berada di apartemen tersebut bersama adipati.
Hey,kalian kan belum menikah?? Sepertinya kalian sudah tinggal satu atap!!! Cih dasar pasangan kumpul kebo!! Siena
"selamat datang di rumah kami!" ucap meysi dan adipati bebarengan.
Ya ampun,akhirnya bisa bertemu lagi dengan pangeran tampan!! Okta
Sedangkan selin dan juga vika tidak pernah putus memandangi adipati,melihat hal itu meysi malah serasa ingin tertawa namun ia tahan,karena sandiwaranya baru saja di mulai.
Saat memasuki ruang tamu,mereka benar-benar di buat takjub oleh pemandangan yang terlihat menjulang dari kaca di dalam apartemen,sepertinya jendela apartemen di tempat ini memang sengaja di buat sebesar ini agar bisa menikmati pemandangan kota jakarta dari luar,lampu kerlap kerlip yang menghiasai jalan layang serta gedung pencakar langit begitu terlihat jelas dari sini,benar-benar pemandangan yang sangat memanjakan mata,melihat hal itu siena tampak kesal di buatnya hingga akhirnya ia bertanya sesuatu yang cukup menohok kepada meysi dan juga adipati.
"kalian kumpul kebo ya? Sepertinya kalian sudah tinggal satu atap?" sindir siena begitu sengaja,kemudian rangga malah menarik kasar tangan siena.
"kamu ngomong apa sih sayang? Jangan asal ceplos,nanti timbulnya fitnah,kau mau di gugat atas kasus pencemaran nama baik?"tegas rangga sembari memelototi siena.
Kemudian dengan kasarnya siena mencoba melepaskan tangannya dari cengkraman kuat tangan suaminya.
"lepaskan aku mas,aku penasaran saja mas!" jawab siena.
tiba-tiba saja adipati tertawa terbahak-bahak,kemudian ia menyilangkan kedua tangannya di pundak meysi dan memeluk meysi dari belakang.
"apapun yang aku lakukan bersama calon istriku itu bukan urusanmu,mau aku dibilang kumpul kebo kek atau apa!! Aku tidak peduli,mungkin sudah lumrah hubungan seperti ini di kota metropolitan,yang terpenting aku bertanggung jawab dengan apa yang sudah aku perbuat terhadap calon istriku ini!" tutur adipati berusaha menyudutkan siena agar ia bungkam.
Meysi sendiri langsung menelan salivanya.
Tuan!!! Anda jangan seenaknya bicara!!! Aku itu wanita baik-baik tuan!!! Jangan samakan pergaulan bebas dirimu dengan diriku,bahkan aku belum pernah merasakan ciuman pertama dengan seorang laki-laki!! Meysi.
"sudah..sudah!!! Sebaiknya kita duduk karena aku sudah menyiapkan cemilan dan juga minuman untuk kita nikmati bersama,bagaimana?" ajak meysi dan langsung melepaskan diri dari pelukkan adipati.
Akhirnya suasana yang cukup tegang mulai mencair,sedangkan adipati selalu mengekori meysi dan meysi pun tampak risih dengan sikap adipati.
"tuan,bisakah anda bersikap normal dan tidak berlebihan!" protes meysi sembari berbisik di telinganya adipati,dan adipati malah mengulum senyumnya.
Kau diam saja wanita alien,aku nyaman bersandiwara seperti ini!!! Kau mengganggu kesenanganku saja!! Adipati.
Kini mereka menikmati aneka cemilan dan juga minuman,dan mereka terus saja memperhatikan seisi apartemen ini.
kemudian meysi duduk di kursi sofa setelah semua hidangan berada di atas meja,tidak lama adipati duduk berdempetan di samping meysi sambil menatap sinis ke arah rangga,rupanya sedari tadi adipati memperhatikan gerak gerik rangga yang tidak pernah putus menatap ke arah meysi,di tatap seperti itu,rangga langsung menundukan kepalanya.
Suasana di antara mereka cukup kaku,mungkin karena mereka belum begitu akrab,akhirnya okta mulai mencairkan suasana.
"Mey,kita karokean yuk? Setahuku waktu di sekolah kau pernah ikutan PENSI dan keluar sebagai juara satu lomba menyanyi lagu daerah!" ujar okta.
wajah adipati mendadak menjadi kecut ketika mendengar meysi pernah menjuarai lomba menyanyi
Setahuku suara wanita alien ini sangat jelek dan bisa membuat kupingku terasa penging!!! Adipati.
"Nyanyi...nyanyi..nyangi!" ucap siena dengan menunjukan wajah liciknya.
Matilah kau meysi,pintar juga kau okta ingin mengerjai meysi,juara dari mananya,yang ada suara meysi itu sudah seperti suara radio butut,ha..ha..ha!!!! Siena.
meysi langsung memasang wajah getir saat musuh bebuyutannya mengerjai dirinya lagi,kemudian meysi menatap ke arah adipati,berharap adipati akan menolongnya.
Akhirnya adipati beranjak dari tempat duduknya dan ia meraih dengan lembut tangan meysi.
"ayo sayang kita nyanyi bersama!!" ajak adipati.
Entah kenapa tiba-tiba saja wajah meysi berubah menjadi bersemu merah.
suasana pun akhirnya menjadi ramai dan tidak kaku.
"ayo meysi..meysi..semangat meysi!!" ujar rangga begitu antusias,siena langsung menatap sinis ke arah suaminya namun sepertinya rangga telah menghiraukannya.
Sedangkan okta,vika dan juga selin malah memberi dukungan untuk adipati dan mereka bertiga terus menyoraki adipati begitu hebohnya.
Tidak lama meysi dan adipati mulai memilih satu lagu untuk mereka nyanyikan.
Dan akhirnya mereka memutuskan untuk menyanyikan lagu yang telah mereka pilih bersama.
Betapa mudahnya kau buat pipi merona
Jantungku terpompa setiap kita berjumpa
Tak pernah ku rasa tak berdaya
Tanpa bual kata-kata
Hatiku terbaca hatimu lah yang ku puja
Wahai cinta beri pertanda
Dengar kupu-kupu yang bicara
Bisingkan dada
Melantunkan nada asmara
Andai cinta setangkai bunga
Takkan buat kau layu dan kecewa
Kan ku jaga binar hatinya
................................
vokal by Tiara Andini
mendengar suara meysi dan adipati yang lumayan bagus dan sangat menghibur,mereka pun ikut menikmatinya.
Entah kenapa malah adipati tiada hentinya memandang meysi tanpa berkedip dan jadi teringat kembali kejadian pertama kalinya bertemu meysi,kejadian yang kerap kali selalu membuatnya emosi namun sangat berkesan baginya,saat bait lagu hampir selesai di nyanyikan,tiba-tiba adipati meraih tangan meysi,dan ia pun menyentuh tengkuk leher meysi dan tanpa aba-aba adipati malam mencium bibir ranum meysi,dan meysi sendiri sangat terkejut atas tindakan adipati yang secara tiba-tiba itu,meysi malah memejamkan matanya seolah ia ikut menikmatinya
Sedangkan yang lainnya malah memperlihatkan ekspresi tidak percayanya dengan apa yang sedang mereka lihat saat ini.
Tuan,kenapa anda menciumku? Meysi.
Bersambung.....
❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️