NovelToon NovelToon
Kesetiaanku Di Balas Penghianatan

Kesetiaanku Di Balas Penghianatan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:416.8k
Nilai: 5
Nama Author: Meysaroh

hanya lantunan lagu melow yang menemani setiap malamku,mengingat kisah cintaku yang menyakitkan setiap aku mengingatnya...

dan hampir setiap malam aku meneteskan air mata ketika aku kembali mengingat semuanya.
apa yang dia lakukan padaku selama ini,padahal aku pikir dia benar-benar setia.tapi kenyataan nya..tidakkk...!!!
kesetiaan ku di balas dengan penghianatan..

Tak ku sangka semua ini terjadi padaku,mungkin ini yang selalu ku pikirkan.setiap malam aku selalu mengingat kembali ketika pertama kali kita bertemu..

Awal mula kita bertemu di sebuah perusahaan tempat kita bekerja.aku adalah karyawan lama di perusahaan,sedangkan dia adalah karyawan baru yang menggantikan seorang staf yang resign karna menikah.
sekedar informasi,suasana di kantor kami itu sangat nyaman,jangan heran kalau kami mengangap seperti di rumah sendiri.bahkan saking nyamanya banyak cinta lokasi di kantor dan itu wajar.toh mayoritas karyawan disini masih berusia 20-29 tahun dan rata-rata belum menikah..
"cinta tumbuh karna terbiasa,"mungkin karna tuntutan pekerjaan juga yang membuat kami akhirnya menjadi dekat..

Karya ini di terbitkan atas izin NOVELTOON Meysa,isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya,tidak mewakili NOVELTOON sendiri..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meysaroh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 29

Seminggu berlalu, waktu yang di tunggu Ken pun tiba. malam ini ia akan melamar Mely. mamahnya sangat senang ketika Ken memberitahunya bahwa Ken akan langsung melamar Mely. dengan antusias dia mempersiapkan semuanya.

Setelah semuanya siap, mereka berangkat menuju rumah Mely. Ken tampak berkeringat, ia sangat merasa gugup.

" Kamu kenapa sayang"tanya mamahnya sambil mengusap keringat di keningnya. mereka duduk di belakang.

" Aku sangat gugup mah.." ucap Ken

" Gugup itu wajar sayang, dulu aja almarhum papah kamu waktu mau ngelamar mamah lebih parah, dia sampai mau pingsan. kamu harus rilek Ken, tarik nafas buang tarik nafas lagi buang.."mamahnya menasehati.

Setelah setengah jam perjalanan akhirnya Ken dan mamahnya tiba di kediaman Mely..mereka di sambut dengan hangat oleh keluarga Mely.

Sementara di dalam kamar, Mely sedang merias dirinya. ia terlihat sangat cantik dengan balutan kebaya berwarna merah marun. rambut panjangnya terurai indah dan riasan wajah yang natural, tapi tidak menghilangkan kadar kecantikan nya..

" Mely, Ko kamu masih di sini? itu tamunya udah pada dateng sayang.."ucap mamahnya berdiri di dekat pintu.

" Iya mah sebentar.." dengan wajah gelisah Mely menjawab.

" Kamu kenapa sayang heuumm.." ucap mamahnya menghampiri.

" Mah aku sangat gugup sekali, aku takut mah.."Mely menceritakan kegelisahan nya

" Sayang, gugup itu wajar. mamah mengerti ke khawatiran mu. tapi membiarkan kekhawatiran itu tidak baik sayang."mamahnya menggenggam tangan Mely seakan menyalurkan kekuatan untuknya.

" Ayo sayang mereka menunggumu."lanjutnya. Mely menarik nafas berat lalu menghembuskan nya kasar, sebelum akhirnya ia mengiyakan ajakan mamahnya. Mely menguatkan tekadnya. bismillah. gumamnya melangkah menuju tempat mereka berada.

Mely melihat Kenzo, wajahnya gantengnya tampak terlihat bahagia, dia tersenyum saat melihat Mely datang. di sebelahnya ada mamahnya Ken duduk dengan tenang.

" Apa begini caramu menyambut tamu ? kamu membiarkan kami menunggu lama." ucap mamahnya Ken dengan penuh penekanan. mereka semua terkejut mendengarnya. Dia menghampiri Mely yang masih diam berdiri. dari caranya bicara Mely sudah takut lebih dulu. Mely menundukan kepalanya tak ingin melihatnya.

"Ma- af"ucapnya terbata.

" Maafmu sudah tidak berguna lagi, kami sudah menunggumu sedari tadi. kami sudah tidak sabar ingin bertemu dengan mu. apa kamu tidak mau lebih cepat bertemu dengan kami?" tuturnya membuat Mely mendongak memandangnya menggelengkan kepala.

" Kenapa kamu terlihat tegang begitu ?santai saja. mari kita duduk dan berbincang dengan mamah." ucapnya meraih tangan Mely dan membawanya duduk di sampingnya. Mely masih terdiam belum punya keberanian untuk membuka mulut.

" Mamahnya Ken seperti sedang mengamati setiap inci dari wajahku, apa mungkin ada yang salah ya dengan makeup ku. ngeliatin nya gitu amat sih.." batin Mely

" Kamu terlihat sangat cantik Mel" pujinya kemudian

" Kamu tau, waktu itu Ken selalu menceritakan tentang kamu sama mamah. mamah penasaran apa yang membuat dia begitu mencintaimu. makanya waktu itu mamah suruh bawa kamu kerumah. mamah penasaran sekali. dan kamu tau mamah langsung setuju pas Ken bilang mau ngelamar kamu. kenapa kamu pernah berfikir kalau mamah tidak akan menerimamu ? kalau Ken saja bisa menerima kamu, apalagi mamah. mamah hanya ingin melihat Ken bahagia, dan jika kebahagiaan Ken itu kamu, mamah bisa apa. kamu adalah pilihan Ken, mamah yakin pilihan nya pasti tidak akan salah. hari ini dia meminta mamah untuk memintamu menjadi pendamping hidupnya. bagai mana, apakah kamu menerima pinangan anak mamah ?"

Mely terharu mendengar penjelasan calon mertuanya itu. ia khawatir tanpa alasan. benar apa yang dikatakan Ken, bahwa mamahnya itu memang baik. Mely malu pada dirinya sendiri karna sudah berprasangka yang tidak tidak terhadap calon mertuanya itu.

" Aku tidak punya alasan untuk menolaknya." ucapnya tersenyum malu.

" Alhamdulillah"jawab semua orang serempak.

" Bolehkah aku memeluk mu,mah?"pinta Mely sedikit ragu

" Tentu saja sebentar lagi kamu akan nenjadi putriku, mamah akan senang jika mamah bisa memelukmu.."Mely segera mencium punggung telapak tangan nya. lalu mamahnya Ken memeluknya dengan erat. sungguh Mely sangat bahagia sekaligus terharu.

" Sudah aku katakan mamahku itu sangat baik, kamu kalau di bilangin ngeyel sih.."ledek Ken saat mereka mau makan malam.

" Heeumm" Mely hanya bergumam tak ingin membahasnya lagi.

" Ngomong ngomong aku sudah tidak sabar ingin segera menikahi kamu dan berbulan madu."ujar Ken sambil berbisik genit.

" Jangan macam macam dengan ku, atau aku akan adukan sama mamah kamu.."ucap Mely sambil mencubit pinggangnya.

" Aawwww, ya ampun aku sampai lupa kalau sekarang kamu juga putrinya. baiklah aku ngga akan macam macam dengan mu, aku hanya punya dua macam. pengen segera cepat cepat menikah dan berbulan madu dengan kamu, calon istriku."Ken berbisik ditelinga Mely. ingin rasanya mely menaboknya tapi ia malu dilihat keluarga mereka.

" Awas ya tak akan aku ampuni "ucap Mely dalam hati.

Ken beserta mamahnya pamit undur diri setelah membicarakan penentuan tanggal pernikahan mereka. dan mereka akan melangsungkan acara pernikahan nya satu bulan mendatang. yang berarti mereka harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang.

******

Keesokan paginya Mely dan juga Ken sudah berada di sebuah butik untuk fitting baju pengantin. mereka melangkahkan kakinya memasuki bagian dalam butik. dan ternyata sudah ada pemilik butik yang menunggu mereka di sofa bagian dalam butik.

" Kenzo..ya ampun kata mamah kamu mau menikah ya ?" ucap wanita paruh baya itu langsung memeluknya.

" Iya tante Ratna, dan perkenalkan ini calon istri Ken tante.." jawab Ken sambil menggandeng tangan Mely

" Ya ampunn, cantik banget Ken..Nama kamu siapa sayang?"ujar wanita paruh baya tersebut yang tersenyum hangat ke arah Mely.

" Mely tante..,"balas Mely ramah

" Yasudah, ayo kalian mencoba pakaian yang sudah tante pilihkan." ucap tante Ratna sambil mengajak Ken dan Mely menuju ketempat pakaian pengantin yang sudah terpajang.

" Mely, ikut tante yu.. kamu di kamar sebelah ya Ken, tante mau bawa Mely dulu untuk melihat baju akad nikah nikah dan resepsi kalian di ruang sebelah." ujar tante Ratna yang mengajak Mely untuk mengikutinya.

Mely sudah berada di ruangan sebelah yang sudah di pilihkan kebaya dan gaun yang nampak cantik dan indah. Mely pun memakai pakaian tersebut, yang nampak terlihat sangat cantik dan anggun. gaun nya pun pas di tubuh ramping nya yang indah itu. tante Ratna pun menyuruh Mely ketempat Ken, agar Ken dapat menilai gaun yang di pakai oleh Mely untuk acara resepsi pernikahan Mereka. Mely mengikuti keinginan tante Ratna untuk ke tempat Ken. dan menunjukan dirinya, ke hadapan calon suaminya itu.

" Gimana, mas" tanya Mely ketika sudah berada di ruangan Ken. dan Mely melihat reaksi Ken ketika ken berbalik Ke arahnya. Ken terbengong melihat Mely yang sedang mencoba gaun tersebut. Ken tersadar ketika Mely memanggil manggil namanya.

" Cantik "satu kata itu yang keluar dari mulut Ken, membuat wajah Mely merah Merona.

" Kamu sangat cantik,." ucap ken lagi sambil mencekal tangan Mely. dan membuat wajah Mely semakin merah seperti kepiting rebus. Mely pun berpamitan untuk mengganti pakaian nya. setelah selesai mencoba semua pakaian yang akan di gunakan di hari pernikahannya mereka langsung pulang, tak lupa mereka berpamitan kepada tante Ratna dan mengucapkan terima kasih.

1
syahdewi diana
thor jgn misahkn melli sama kenzo ya..mga melli dan kenzo ttp mmperthnkn rmhtangganýa
Tri Soen
Slalu semangat ya Mely emang sulit sich nglupain ...
Tri Soen
Baru mampir ya thor tapi udah mengsedih 😭
Ilan Irliana
melly blm hamil y...Nathan z udh pny ank...hehe
Ilan Irliana
Ken....mnm dlu nyok...itu pst tnggorokn'y tandus..hihi
Salmah S
nyimak thor
Faiz Ikbal
lanjut
Rkive
next 👍
Ririn Santi
sampe setaon? gercep naoa
Ririn Santi
laki2 gak pny pendirian
Widiastuti
lanjut Thor apayg akan di lakukan jesika
Noni Kartika Wati
jangan Sampek ada huru hara Thor kasian meli lagi hamil
Noni Kartika Wati
jangan biarkan mereka merusak rumah tangga Amel dan Kenzo thor
Noni Kartika Wati
mangkanya jangan oon Nathan.....
Noni Kartika Wati
Ken hebat Thor ga gampang teroda
Noni Kartika Wati
ga usah ditemuin simantan Ken,,karna itu awal kehancuran
Noni Kartika Wati
terima"
Noni Kartika Wati
cerita nya bagus Thor ga bertele-tele 👍
Noni Kartika Wati
setuju dgn keputusan mely,,jangan kayak Nathan plin-plan
Samsidar Mnk
lanjut kan crt ya .jadi penasaran
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!