NovelToon NovelToon
The Mafia'S Only Weakness

The Mafia'S Only Weakness

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / CEO / Anak Genius
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mel R.

Dominic Enzo Salvatore terus mencari kekasih nya yang menghilang sudah 6 tahun lebih ini. Akibat salah paham dimana waktu itu kekasihnya Isabella Laurent.

Halo semua nya...ini adalah karya pertama yang yang saya buat. Saya sangat berharap kalian para readers suka dengan cerita yang saya buat

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mel R., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keluarga

Sedangkan Dominic, ia baru saja menghela nafas nya dengan kasar. Pekerjaan nya benar-benar menumpuk. Waktu sudah menunjukkan pukul 6 sore. Dirinya harus segera pulang.

Apalagi sekarang sudah ada istri dan anak di rumah. Kalau biasanya Dominic pulang bisa jam 9 atau jam 10. Kadang ia juga menginap di kantor kalau malas pulang.

"Pekerjaan sialan!" Maki Dominic. Pria yang berumur 38 tahun itu mengendurkan dasi nya yang terasa tercekat di leher nya.

Dominic menyambar jas nya dan ia berjalan.

"Jeremy, pulang"

"Baik tuan" Jeremy menjawab dengan patuh. Jeremy langsung menutup berkas-berkas yang ia periksa tadi.

Rasanya Dominic tidak sabar lagi untuk sampai di rumah.

Sesampainya Di mansion, Dominic buru-buru melangkah masuk ke dalam rumah. Dominic memencet tombol lift ke lantai dua. Tapi ia malah tidak melihat keberadaan istrinya di dalam kamar.

"Dimana dia?" gumam Dominic.

Ceklek...

Dominic langsung tersenyum melihat siapa yang baru keluar dari kamar mandi. Itu istrinya. Lagi-lagi Isabella memakai handuk hanya sebatas paha nya. Tapi kali ini rambutnya di gulung berantakan sehingga membuat wanita nya begitu cantik berkali-kali lipat di mata nya.

"Ahkkkk..." Teriak Isabella. Ia terkejut melihat Dominic yang berdiri sambil menatap ke arah nya.

"Kenapa terkejut sayang?" Dominic tersenyum misterius. Ia mendekat dengan perlahan yang membuat Isabella panik.

"Dan apa kamu sedang menggoda ku?"

"S-siapa yang menggoda kamu? A-ku terkejut melihat kamu"

"Lalu ini apa hmmm" Dengan sekali tarikan, tubuh Isabella sudah menempel dengan tubuh Dominic. Tangan Dominic berada di pinggang nya Isabella.

"Aku gak tahu kamu sudah pulang" Isabella mencari cari alasan. Matanya pun menatap ke arah lain. Tidak sanggup menatap mata Dominic yang penuh dengan kerayuan mesum itu.

"Kamu cantik sekali" Bisik Dominic. Ia harus menundukkan kepalanya karena Isabella memang hanya sebatas dada nya.

Cup...

"Dominic!" Kesal Isabella karena pria ini mencium leher nya.

Tapi sebenarnya Isabella merasa deg-degan dan panik. Dominic orang nya sangat tidak bisa mengontrol nafsu nya.

"A-Aku mau pake baju Dom, tolong lepaskan aku" Isabella semakin tidak karuan, karena tangan Dominic sudah menjelajahi paha nya.

Dominic pura-pura tidak dengar. Dirinya sangat merindukan Isabella. Enam tahun lama nya ia tidak bertemu. Ia Dominic sangat ingin menyatukan tubuh nya dengan Isabella seperti saat mereka masih sepasang kekasih dulu.

"Hmmm... aku merindukanmu" Nafas Dominic mulai tidak stabil dan Isabella bisa merasakan nya.

Ini adalah tanda-tanda kalau pria ini sedang berhasrat. Sejujur nya dirinya pun sangat merindukan Dominic. Tapi yaitu tadi, kalau dirinya terlalu....

Gengsi.

Perlahan tangan Dominic mulai naik semakin ke atas. Bibir nya sibuk mencium leher Isabella. Saat ini ia ingin sekali...

Tok...tok..tok...

"Mom Dami lapar. Kenapa Mommy lama sekali."

"Ohh shittt" Umpat Dominic. Padahal hampir saja dirinya mendapat Isabella tapi Dominic lupa bahwa sudah anak di antara mereka.

"Mom, kenapa pintu nya di kunci" Suara Damian terlihat sangat kesal. Ganggang pintu nya terjatuh naik turun karena Damian mencoba membuka pintu.

Isabella langsung mendorong Dominic. Ini adalah kesempatan untuk kabur dari Dominic.

"Aku biarkan kalu ini kamu lolos" gumam Dominic sambil tersenyum smirk dengan penuh rencana muslihat.

Kamar ini kedap suara, kalau suara dari dalam maka tidak akan terdengar keluar. Baik hal nya Dominic atau Isabella menjawab. pasti Damian tidak akan mendengar nya.

Terpaksa Dominic membuka pintunya.

"Hai Son, istriku sedang memakai baju. Kamu tunggu lah kami di meja makan duluan. Kami akan segera turun." Ucap Dominic.

"Baiklah, tapi usahakan cepat. Aku benar-benar sudah lapar. "

"Hmmm...." Angguk Dominic. Lalu ia kembali ke kamar dan Isabella sudah memakai pakaian.

"Aku mau mandi. Tolong siapkan baju ganti ku sayang. Anak kita sudah menunggu di bawah" Pinta Dominic.

"Iya, Tapi aku tidak menunggu kamu lagi. Damian pasti saat ini merasa kesal. Kami seharian juga tidak ada waktu." Jawab Isabella.

"Iya" Habis itu Dominic langsung masuk ke kamar mandi.

Setelah menyiapkan pakaian ganti suaminya, Isabella langsung turun untuk menemui anak nya yang katanya sudah menunggu.

"Dami" Panggil Isabella.

Isabella pun duduk di samping putra nya.

"Mom dimana Daddy?" Tanya Damian yang tidak melihat Dominic bersama Mommy nya.

"Daddy mu sedang mandi. Kita tunggu sebentar yah Nak." Dengan lembut Isabella mengelus rambut Damian.

"Baik Mom" Damian menurut.

Hingga sekitar tujuh menit lama nya barulah Dominic datang.

"Maaf Son, Daddy mandi tadi." Sebelum duduk Dominic mengelus kepala Damian dulu. Damian langsung tersenyum tipis.

"Aku mengerti." Jawab Damian biasa saja.

"Makan lah."

Isabella langsung mengisi piring Dominic dulu baru Damian. Selera ayah dan anak itu benar-benar sama. Isabella sampai menggelengkan kepalanya dengan heran.

"Kenapa sayang? apa kamu tidak suka dengan menu nya?" Dominic yang melihat istrinya bengong tentu saja langsung bertanya.

Damian yang mau menyendok kan makanan nya langsung melihat ke arah sang Mommy.

"Tidak, aku suka kok. Makanlah" Jawab Isabella menggeleng.

Kalau Biangca , si kembar dan Adrian telah pulang jam 5 sore tadi di jemput oleh Dante. Kenapa lebih cepat? karena Dante menghindari Dominic dengan kejadian tadi pagi.

Ruang makan ini jauh terasa lebih hidup bagi Dominic. Apalagi dengan sabar nya Isabella melayani nya dan juga melayani sang anak.

Ini adalah kebahagiaan sesungguhnya. yaitu ♡keluarga♡ hanya saja Isabella masih mempertahankan ego nya.

Tapi tidak apa, Dominic akan berusaha sampai Isabella menjadi seperti dulu lagi.

1
meliana
kalian semua jangan lupa mampir yah, di jamin seru dengan cerita cerita author
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!