NovelToon NovelToon
Duo Joker

Duo Joker

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Dosen / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:779.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ichageul

Dipa dan Gilang membuat resah tetua di keluarganya, karena sampai sekarang masih berstatus jomblo. Mereka pun berinisiatif untuk mencarikan jodoh yang tepat untuk keduanya.

Ternyata perjalanan mencarikan jodoh untuk kedua pria itu tidak semudah membalik telapak tangan.Butuh trik khusus dan rencana matang agar keduanya bisa mendapatkan jodoh sesuai keinginan masing-masing.

Seperti apakah jodoh yang akan menjadi pendamping hidup mereka? Sanggupkah calon jodoh mereka menghadapi tingkah keduanya yang ajaib dan terkadang membuat malu sampai ke ubun-ubun?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ichageul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jadi Sahabat atau Kekasih?

Rombongan tur mulai menyusuri jalur menuju air terjun. Perasaan Poonam tak enak, wanita itu mulai terlihat gelisah. Sepanjang perjalanan,Poonam melihat ke kanan dan kiri jalan yang ditumbuhi pepohonan. Pikirannya tidak fokus pada apa yang dibicarakan oleh Kajol.

Setelah cukup lama berjalan, akhirnya mereka sampai juga di Air Terjun Sendang Gile. Keceriaan nampak di wajah anggota rombongan. Mereka langsung melepaskan sepatu dan masuk ke dalam air. Semua nampak menikmati keindahan dan kesegaran Air Terjun Sendang Gile.

Tapi hal tersebut tidak berlaku untuk Poonam. Sejak awal berjalan menuju air terjun, wanita itu terlihat tidak tenang. Hutan yang dimasukinya mengingatkannya pada kecelakaan yang menimpa dirinya dan Zubair. Saat itu kendaraan mereka jatuh ke jurang. Mereka terperangkap di dalam hutan sampai bantuan datang. Zubair yang terluka parah meninggal di atas pangkuannya.

Kepala Poonam terasa pusing, tubuhnya juga tiba-tiba terasa lemas.Wajah wanita itu mulai pucat, tubuhnya sedikit bergetar.Dipa yang menyadari perubahan pada Poonam segera mendekatinya.

"Poonam, kamu kenapa?"

Wanita itu tidak bisa mendengar dengan jelas apa yang ditanyakan Dipa. Pandangannya mulai kabur dan perlahan menggelap. Tubuh wanita itu ambruk ke tanah.

"Poonam!"

Semua mata langsung tertuju pada Poonam ketika mendengar teriakan Dipa. Keira, Fahril dan Kajol segera mendekati Poonam. Keira mengeluarkan minyak angin dan berusaha menyadarkan Poonam. Namun wanita itu masih belum tersadar.

"Ada apa dengan Poonam?" tanya Fahril.

"Entahlah. Tadi kulihat wajahnya pucat dan tiba-tiba saja dia pingsan," jelas Dipa.

"Sepertinya trauma Poonam muncul," jawab Kajol.

"Trauma?"

"Saat kecelakaan, dia dan Zubi terperangkap di jurang. Mungkin saja suasana waktu itu sama dengan di sini, makanya dia teringat lagi."

Mendengar penjelasan Kajol, Keira jadi menyesal membawa rombongannya mengunjungi tempat ini. Dia kembali berusaha menyadarkan Poonam.

"Lebih baik kita bawa Poonam pergi. Kei.. Hubungi ambulans supaya dia bisa langsung dibawa ke rumah sakit."

"I.. Iya "

Dengan cepat Keira mengambil ponselnya lalu menghubungi ambulans. Dia harus mencari lokasi yang memancarkan sinyal lebih baik.

"Aku akan membawa Poonam," ujar Dipa.

"Bagaimana kamu membawanya?"

"Aku akan membopongnya."

"Pinggangmu bisa patah kalau membopong Poonam.Kamu tahu sendiri perjalanan ke sini tidak mudah."

"Lalu bagaimana?"

"Aku akan membantumu. Kita bopong dia bersama."

"Baiklah."

Dipa menyetujui usulan Fahril. Memang tidak mungkin dirinya membopong Poonam seorang diri menuju pintu masuk. Keira yang sudah menghubungi ambulans segera kembali ke dekat Poonam.

"Aku sudah menghubungi ambulans dan sudah mengatakan kondisi Poonam."

"Aku dan Fahril akan membopong Poonam keluar."

"Kenapa tidak tunggu petugas medis?"

"Supaya lebih cepat."

"Aku ikut."

"Kalau kamu ikut, bagaimana dengan rombongan? kamu di sini saja, percayakan Poonam padaku dan Dipa."

"Aku.."

"Kamu juga lebih baik di sini. Percayakan Poonam pada kami."

Dipa segera memotong ucapan Kajol. Dia tahu ke arah mana pembicaraan Kajol. Dipa mengangkat tubuh Poonam, lalu Fahril ikut menggotongnya. Keduanya segera meninggalkan area air terjun. Keira segera kembali pada rombongan. Banyak yang menanyakan kondisi Poonam.

Bersama-sama Dipa dan Fahril menggotong Poonam. Di tengah perjalanan mereka bertemu dengan petugas medis. Poonam dipindahkan ke blankar lalu dibawa menuju ambulans. Dipa dan Fahril mengikuti dari belakang.

Sesampainya di ambulans, mereka segera membawa Poonam ke rumah sakit terdekat. Dipa dan Fahril ikut masuk ke dalam ambulans. Mereka terus melihat pada Poonam yang masih terpejam. Petugas medis sudah memasangkan masker oksigen pada wanita itu.

Begitu sampai di rumah sakit, Poonam langsung dibawa ke IGD. Dipa menjelaskan apa yang terjadi pada Poonam. Dokter berhasil menyadarkan Poonam. Namun melihat keadaannya, dokter memberikan obat penenang pada wanita itu. Poonam kembali terpejam. Dipa dan Fahril duduk di dekat blankar.

"Menurutmu apa yang terjadi pada Poonam?" tanya Fahril.

"Sepertinya dia teringat kecelakaan yang menimpanya dan Zubi."

"Kasihan Poonam."

"Hei.. Apa kamu mau ikut pulang bersamanya? Kamu bisa menjadi pengganti Zubi."

"Ck.. Kamu saja. Bukankah kamu anak kesayangannya?"

"Poonam tentu tidak mau aku ikut dengannya."

"Kenapa?"

"Karena dia ingin melihatku menikah dengan Keira."

"Ck.."

Fahril berdecak sebal mendengar jawaban Dipa. Sementara Dipa hanya terkekeh saja. Dia senang sekali membuat Fahril keki dan cemburu.

"Kamu menyukai Kei?" tanya Dipa.

"Kenapa kamu masih bertanya? Jawabannya sudah jelas."

"Apa kamu sudah mengatakannya?"

"Belum."

"Kalau kamu tidak mengatakannya, bagaimana dia bisa tahu perasaanmu?"

"Aku takut dia menolakku."

"Itu resiko. Siap jatuh cinta berarti harus siap patah hati."

"Yang paling aku takutkan sebenarnya, sikapnya akan berubah padaku. Kamu tahu sendiri, aku sudah bersahabat lama dengannya."

"Kalau begitu jangan ungkapkan. Pendam saja perasaanmu sendiri."

"Kalau aku memendamnya, aku tidak akan tahu bagaimana perasaannya padaku."

"Kalau begitu ungkapkan. Kamu ini seperti ABG labil saja. Kamu harus memilih, ingin menjadi kekasihnya atau sahabatnya? Kalau ingin menjadi kekasihnya, ungkapkan saja. Tapi kalau kamu ingin menjadi sahabatnya, jangan ungkapkan."

"Kenapa kamu mendorongku mengungkapkan perasaanku? Apa kamu tidak takut Kei menerima perasaanku?"

"Kalau dia menerimamu, berarti dia memang jodohmu. Tapi aku yakin kalau dia akan menolakmu."

"Cih.. Pede sekali."

"Tentu saja aku harus percaya diri. Aku yakin kalau di kepala dan hati Kei sudah ada namaku."

Kembali terdengar decakan Fahril. Dipa hanya terkekeh saja. Keduanya kemudian keluar dari IGD untuk mencari makanan dan minuman. Sedangkan Poonam masih tertidur.

🌵🌵🌵

Setelah Poonam dibawa pergi, Keira melanjutkan tugasnya menjadi pemandu. Setelah rombongan puas bermain air di Air Terjun Sendang Gile, wanita itu mengajak rombongan melihat air terjun lain yang masih ada di daerah ini. Mereka mulai meninggalkan Sendang Gile dan menuju Air Terjun Tiu Kelep.

Air Terjun Tiu Kelep adalah air terjun yang menyisihkan pemandangan eksotis. Air terjun ini juga digadang-gadang sebagai air terjun paling romantis. Sehingga cocok didatangi bersama pasangan.

Selain menawarkan pemandangan asri dan menyejukkan mata, di saat tertentu pengunjung juga bisa melihat pantulan pelangi di kolam. Keira menerangkan pada anggota rombongan tentang air terjun ini.

Di air terjun ini, Keira mempersilakan anggota rombongan untuk menikmati keindahan sambil bermain air. Mereka bermain air sambil mengabadikan gambar. Keira sedikit menjauh dari rombongan lalu menghubungi Fahril untuk menanyakan keadaan Poonam. Wajahnya nampak lega setelah Fahril mengatakan kalau Poonam sudah berada di rumah sakit. Dan wanita itu sekarang sedang beristirahat.

"Bagaimana Poonam?"

"Keadaannya sudah baik. Dia sudah ditangani tim dokter."

"Syukurlah. Kita sampai kapan berada di sini?"

"Sebentar lagi. Setelah itu kita kembali. Tapi sebelumnya kita akan makan siang dulu. Aku sudah memesan tempat tidak jauh dari sini."

Kajol hanya menganggukkan kepalanya. Pikirannya sudah tidak fokus lagi pada tempat yang didatanginya. Dia terus saja memikirkan sahabatnya.

🌵🌵🌵

Sore harinya, Keira membawa rombongan ke Pantai Senggigi untuk menikmati sunset. Tempat ini adalah tempat terakhir yang mereka singgahi di Lombok. Besok perjalanan tur mereka berakhir dan akan segera kembali ke Jakarta.

Poonam sudah kembali bergabung bersama rombongan. keadaannya sudah jauh lebih baik. Kajol mengajaknya menikmati keindahan sunset di salah satu spot. Sudah ada banyak pengunjung yang menunggu sunset di sana.

Berada di sisi pantai sambil menikmati senja dimanfaatkan Fahril untuk mengutarakan isi hatinya pada Keira. Dia sudah memikirkan apa yang dikatakan Dipa. Setidaknya dia harus mencoba mengungkapkan perasaannya pada Keira. Pria itu mengajak Keira berjalan di sisi pantai.

"Kei.. Sebenarnya ada yang ingin kubicarakan denganmu."

"Soal apa?"

Jantung Keira berdetak lebih cepat. Sepertinya Fahril akan mengutarakan perasaan padanya. Sebenarnya Keira belum siap. Namun mau tidak mau dia harus menghadapinya. Fahril menghentikan langkahnya membuat Keira berhenti juga. Fahril melihat pada wanita dihadapannya tanpa berkedip.

"Harusnya aku mengatakan ini sejak lama. Tapi aku belum punya keberanian untuk melakukannya. Dan sekarang aku merasa waktu yang tepat untuk mengungkapkannya. Kei.. sebenarnya aku sudah menyukaimu sejak lama. Menyukaimu sebagai wanita, bukan sahabat. Aku... mencintaimu."

🌵🌵🌵

Keira jawab apa ya🤔

1
Lina Suwanti
si bocil Sandrina kayaknya
Lina Suwanti
cakep....klo Abi dah bertindak ga ada yg bisa lawan
Lina Suwanti
udah susah nyarinya itu mamake.....
Lina Suwanti
opa Kevin bakal dirujak hbs sm yg lain terutama si Abi mulut bon cabe 🤣🤣🤣
Lina Suwanti
mampir lg kak
Sopi Yani
sangat luar biasa
zen
⭐⭐⭐⭐⭐
duoNaNa
deg degan aku nunggu cerita rHman
duoNaNa
lang...pasangan suami istri...🤣🤣lha ini mlh pasangan menantu mertua..yak ampunn...kenan juniorrr 🤣🤣
duoNaNa
udah tua juga..masih dipanggil psstt
duoNaNa
drpd mancing ikannya pada bengek dipancing smaa pendawa
duoNaNa
ini penulis apa seh...kok semua bisa..semua tahu ilmunya...dr tentara smape kamera 🤭🤭
♋Ichageul💞: Penulis berbakat. Bakat kubutuh🤣
total 1 replies
Lilis Khotimah
dipa nya buat aku aja Thor😍
Yeni Silviani
Selalu keren karya tth author ini.. Suka 😍
P_nR
keren pake banget 😘
tetap semangat dan terus berkarya 😘
Aura azzahwa
akaaiii,,,,lanjjuuutt biankaa🤣💪
Mama lilik Lilik
ceritanya luar biasa bagus banget, walaupun ad typo nya karena kita maklum KK nya pasti lelah hayati, terimakasih KK cerita nya selalu bikin ketawa,nangis sendirian,karena memang benar² bagus,ttp semangat berkarya, terimakasih 🙏
ida wati
iya mak sangat2 berkesan banget, kayak gak rela aja kalo ada part mereka pergi spt tetua kelurga Ramadhan /Sob//Sob//Sob/
ida wati
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 puas banget akoh 🤣
ida wati
🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!