NovelToon NovelToon
Terbelenggu Cinta Mantan

Terbelenggu Cinta Mantan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:149.6k
Nilai: 5
Nama Author: aunty ani

Aisya adalah gadis baik, periang dan selalu berhubungan dengan baik dengan sikap sopan santun nya membuat semua orang menyukainya.

Sehingga seorang mantan yang dulu membuang dan menyakiti perasaan nya kini menyesali dan sangat berambisi untuk memilikinya kembali.

Namun perjuangan Raka Firmansyah sang mantan Aisya tidaklah mudah, ada sosok lain yang Aisya kagumi setelah pengkhianatan yang dia lakukan dulu.

Siapa laki-laki itu?
Dapatkah Raka merebut kembali hati perempuan yang sebaik dan setulus Aisya kembali?

Bagaimana hubungan dan kisah mereka selanjutnya?
Mari kita simak cerita nya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aunty ani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 28

Cinta dan ketulusan adalah tentang diri kita, tentang bagaimana kita, bukan tentang bagaimana dia. Kitalah yang harus senantiasa berusaha untuk menggapai kemuliaan yang lebih tinggi, agar nanti putik-putik cinta itu berbunga. Tidak sekedar berbunga dengan mewah nya rasa bahagia namun berbuah keindahan.

Bagi Raka mencintai lebih indah dari pada terus berharap untuk di cintai lagi oleh Aisya. tak peduli sikap Aisya yang masih dingin dan memberi jarak, karena Raka yakin putik cinta itu akan berbunga kembali di hati Aisya.

Ada hal yang tidak Raka tau bahwa Aisya mengetahui pertemuan nya bersama Adel, yang membuat semua menjadi salah paham. Kesalah pahaman yang di diamkan tanpa d ungkapkan akan menjadi prasangka buruk yang menghancurkan.

Aisya lebih senang menyendiri di taman tepi danau kamarin. Menghilangkan beban perasaan yang membuat nya bimbang. Berbagai rencana dan langkah kedepan yang harus dia ambil seperti sesuatu yang wajib dia pikirkan kali ini.

Perpisahan adalah selalu jalan terakhir yang terlintas dalam pikiran.

Sementara Aisya berjalan di tepi danau, mata nya menatap kosong entah kemana, ada yang berjalan juga dari arah berlawanan sedang fokus melihat layar handphone nya, seketika mereka bertubrukan membuat Aisya terjatuh dan handphone laki-laki itu pun terlempar begitu saja.

"Maaf de aku tidak sengaja, biar saya bantu" ucap pria tersebut berusaha membantu Aisya berdiri.

"Tidak apa-apa kak" jawab Aisya.

"Aisya" Laki-laki itu terkaget setelah melihat gadis yang bertubrukan adalah Aisya.

" Mas Azam" Aisya pun tak kalah kaget.

Aisya dan Azam kini duduk di bangku taman, duduk berjarak agar tidak dekat.

Azam melihat kaki Aisya terkilir, namun dia tidak mau menyentuh seorang perempuan apalagi istri orang lain.

Azam mengajak Aisya pergi ke dokter untuk di periksa, namun Aisya bersikeras menolak nya, alasan nya nanti akan sembuh sendiri.

Aisya membuka percakapan setelah beberapa menit mereka terdiam.

"Mas Azam apa kabar?" Aisya berbasa-basi.

"Alhamdulillah aku baik-baik saja? kamu gimana sehat?" Azam menjawab dan bertanya balik.

"Aku tidak baik-baik saja" Aisya menjawab dengan tatapan kosong ke depan.

"Kenapa kamu sakit ya? sudah kubilang kita ke Klinik atau Rumah Sakit sekarang" ucap Azam sedikit panik.

"Tidak Mas, di Rumah sakit tidak ada Dokter spesialis yang menangani perasaan dan hati yang sakit" ucap Aisya lagi.

"Maksud nya bagaimana Aisya" tanya Azam berusaha memahami perkataan Aisya.

"Mas Azam, apa aku boleh bertanya?" Aisya malah balik bertanya.

"Tanya Apa Aisya?" jawab Azam.

"Makna cinta itu apa Mas?" Aisya bertanya lagi.

"Cinta itu adalah dimana keinginan memberi lebih besar dari pada harapan untuk di beri, itu menurut ku" jawab Azam.

"Maksudnya bagaimana itu?" tanya Aisya kembali seperti ingin lebih memahami perkataan Azam.

"Aisya, perasaan cinta itu seperti bulir-bulir harapan yang mengalun indah, dan harapan itu mendorong kita untuk terus melakukan hal terbaik untuk orang-orang yang kita cintai dan sayangi,berharap tunas-tunas cinta itu akan segera berbunga bersama orang yang kita cintai" jawab Azam menjelaskan.

"Walaupun kita belum tau apakah kita juga dicintai nya?" tanya Aisya lagi.

" Ya cinta dan ketulusan adalah tentang diri kita, tentang bagaimana kita, bukan tentang bagaimana dia" jawab Azam lagi.

"Mas Azam apa kamu masih mencintaiku?" pertanyaan itu terlontar begitu saja di mulut Aisya yang terkuasai emosi.

"Untuk apa bertanya hal itu Aisya? perasaan ku sudah tidak penting lagi, yang terpenting adalah bagaimana kamu bahagia" Azam menjawab sedikit terkaget dengan pertanyaan Aisya.

"Mas Azam kalau aku tidak bahagia bagaimana?" tanya Aisya lagi.

"Aisya maksud mu apa?" Azam balik bertanya.

"Mas Azam tolong bawa aku pergi dari sini, untuk bisa bersama dan saling mencintai dengan bahagia" ucap Aisya entah apa yang merasuki nya.

"Astagfirullah Aisya istighfar kamu de" ucap Azam dengan perasaan kaget sekali.

"Mas Azam tenang aja aku masih suci" lagi-lagi Aisya bicara seperti seseorang yang tidak punya iman.

Belum sempat Azam menjawab dari arah belakang Raka datang tanpa di duga, wajah murka dan emosi sangat terlihat jelas. Dia meninju wajah Azam tanpa ampun membuat Azam terpental kebelakang.

"Astagfirullah Raka ada apa ini" tanya Azam sangat kaget dengan kedatangan Raka yang tiba-tiba.

"Kamu bilang ada apa hahh? sialan kamu so alim so bersih, kamu Guru ngaji macam apa berani berdua an dengan istri orang lain hah?" Raka bicara sambil mencengkram kuat kerah baju kemeja Azam. Sebuah pukulan sekali lagi mendarat di perut Azam.

"Bugggggh."

"Arggghhh."

Azam melenguh kesakitan tanpa bisa dia menjelaskan kepada Raka apa yang sebenarnya terjadi, dia tersungkur di tanah dengan rasa sakit di tubuh nya.

Lalu Raka mendekati Aisya yang ingin menolong Azam.

Ditarik nya Aisya lalu membawa nya masuk ke dalam mobil, tangan nya mencengkram kuat lengan Aisya sehingga Aisya kesulitan melepaskan nya.

Sepanjang perjalan Raka hanya terdiam namun amarah tergambar jelas di wajah nya. Aisya hanya bisa menangisi apa yang sudah dia lakukan, penyesalan akan ucapan nya tadi, memikirkan bagaimana Azam disana sendirian dan kesakitan.

Mobil melaju dengan kecepatan tinggi, Aisya ketakutan dan hanya bisa menangis, Raka tidak menoleh sedikitpun kepada Aisya, dia benar-benar sangat marah.

Mobil pun sudah sampai di depan rumah mereka, Raka turun dari mobil namun dia melihat Aisya masih enggan untuk bergerak dari tempat duduk nya.

Raka membuka pintu samping mobil tempat duduk Aisya.

"Turun" Raka bicara dingin dengan tatapan tajam.

Aisya tidak menjawab dia hanya melakukan apa yang Raka perintahkan.

Namun Raka seperti nya sudah tidak sabar untuk meluapkan semua nya. Di tarik lagi tangan Aisya dengan langkah cepat, membuat Aisya berlari kecil untuk mengimbangi langkah besar Raka yang tergesa.

"Masuk lah kamar, jangan keluar sebelum aku masuk" Raka bicara setelah sampai di depan pintu kamar mereka.

Aisya hanya menurut masuk kamar dengan hati berdebar-debar. Raka akan menghukum nya seperti apa lagi, dia sangat ketakutan sekali.

Sementara Raka pergi ke dapur untuk mengambil minum, gemuruh emosi di dada nya seperti butuh energi untuk di luapkan. Minum dengan tergesa lalu me membuka kancing atas dan menggulung lengan kemeja nya.

Dia berjalan pelan namun pasti mendekati kamar nya, Raka masuk lalu mengunci pintu kamar dan memasukan kunci ke dalam saku celana nya. Terlihat Aisya kaget dengan kedatangan Raka, dia berusaha berdiri dari duduk nya namun tidak sepatah kata pun dia bisa ucapkan.

"Ais" Raka bicara namun seperti terhenti namun langkah nya semakin mendekat.

Apa yang akan Raka lakukan?

Aku juga masih penasaran sama halu ku besok ini 🤭

Tinggalkan jejak Like dan komentar ya gaess🤗😉

Terimakasih untuk yang sudah memberi dukungan ya, sehat-sehat selalu ya semua nya 🤲🤗

1
Nafas Senja
Sekadar, berbagi aja ya, dalam penulisan
mu, ku, dan nya tidak bisa berdiri sendiri, artinya harus ditulis serangkai.
contoh: kata-kata mu> kata-katamu
ku sapa di hari itu> kusapa di hari itu
bersama nya> bersamanya.

Semangat tetap perhatikan eyd. Sukses selalu Kak
Dhamar Sasongko
Sampai saat ini, terkadang saya bingung dengan takdir...
Tentang harapan dan doa-doa yang selalu berakhir pada tangan nadir
Keterpaksaan selalu berawal dari ketidakberdayaan menghadapi kenyataan
Sepahit apapun kisah kehidupan, tetap harus kita terima bukan?
Meskipun dengan sadar, itu bukanlah pilihan
Tapi mau bagaimana lagi, garis kehidupan sudah ditentukan oleh Tuhan
Sang Pencipta Kejadian

_______
Kata-kata hanyalah dalih, yang berbicara sesungguhnya adalah hati dengan bahasanya sendiri-sendiri....
🎀ᵀᵗᵇ'ˢAni Rhoma❤️: bagus bgt ya kata2 nya Masya Allah... terimakasih sudah mampir 😊🙏
total 1 replies
⏤͟͟͞R𝐈𝐍𝐃𝐔𝕸y💞🍀⃝⃟💙
moga sehat2 ya kk, 😭😭😭😭😭
⏤͟͟͞R𝐈𝐍𝐃𝐔𝕸y💞🍀⃝⃟💙
kangen kk ani😭😭
Sarah
aq mampir thor🙋
Segenggam Debu
kak add akun ini
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
next
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
like'
bundA&M
keren teh ani
🎀ᵀᵗᵇ'ˢAni Rhoma❤️: malam mampir ya d GC ikut kuis
total 1 replies
Nyai iteung
deno
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
next
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
like
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
Up
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
next
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
like'
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
next
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
like'
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
next
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
like
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
like'
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!