NovelToon NovelToon
Terpaksa Menjadi Orang Ketiga

Terpaksa Menjadi Orang Ketiga

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Poligami / Selingkuh / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:194.1k
Nilai: 5
Nama Author: fania Mikaila AzZahrah

Sabiyah Laika Badiah gadis belia berusia 18 tahun itu harus dihadapkan pada pilihan yang sangat sulit.

Kakak sepupunya yang sengaja datang jauh-jauh dari kota Jakarta ke Makassar ingin bertemu dengan hanya dengan alasan khusus untuk memintanya menjadi istri siri sekaligus istri kontrak suaminya.

Dania Najida dan Fayyad Albiruni Haris adalah pasangan suami istri yang tidak mungkin dikarunia seorang anak sehingga menempuh jalan pintas dengan cara meminta adik sepupunya sendiri menjadi ibu dari anak dari suaminya sendiri.

perkataan yang bernada permintaan dari Daniah Najida sangat sulit untuk dikabulkan dan dipenuhi oleh Sabi. Mengingat dia tidak mungkin menjadi seorang pelakor apalagi itu keluarganya sendiri dan mengingat usianya yang sangat masih muda.

Akankah Sabiyah menerima tawaran dari kakak sepupunya itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fania Mikaila AzZahrah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 29. Rencana Brilian

Malam harinya, Fayyad untuk keduanya kalinya dalam seminggu ini tidak menginap di rumahnya Dania. Ia akan pulang pagi-pagi sekali setelah sarapan bersama dengan istri keduanya itu.

Sabiyah yang baru saja menyelesaikan membaca beberapa ayat Alquran yang dibawakan dengan suara yang sungguh sangat merdu. Kalam Allah SWT itu berkumandang di dalam setiap penjuru ruangan kamar pribadinya Sabiyah.

Sabiyah mengakhiri kegiatannya itu dengan berdzikir beberapa kali sebelum mencium kitab sucinya atau mushaf Al-Qur'an itu.

Tetapi, dia cukup terkejut melihat sebuah kalung yang sangat cantik telah melingkar di lehernya itu. Sebuah kalung emas dengan liontinnya yang berbentuk hati dan di tengahnya bisa terbuka dan terdapat foto kecil mereka.

Sabiyah spontan menolehkan kepalanya ke arah belakang hingga hidung mancung keduanya saling bergesekan saking dekat jarak keduanya.

Sabiyah memegangi kalungnya itu," ini apa Bang?" Tanyanya Sabiah.

Sabiyah melayangkan pertanyaan yang bertingkah polos, padahal ia sudah mengetahui segalanya dengan pasti benda apa yang dipakaikan oleh suaminya itu.

"Ini kalung khusus untuk istri kecilku yang sangat cantik dan baik hati," ucapnya Fayyad yang memeluk tubuhnya Sabiyah dari arah belakang.

"Masya Allah Bang ini kalungnya sungguh sangat cantik, pasti harganya sangat mahal," tebaknya Sabiah sembari mengangkat liontin kalung itu.

"Jangan pikirkan masalah harganya yang paling penting kamu menyukainya dan ini ucapan makasih banyak Abang padamu yang sudah setiap hari meluangkan waktu untuk memasak makanan yang sangat lezat," imbuhnya Fayyad yang masih memeluk dari arah belakang tubuhnya Sabi yang masih memakai mukenah berwarna pink itu.

"Ta-pi saya tidak pernah berharap mendapatkan balasan apapun dari suamiku, karena apa yang saya lakukan adalah sudah menjadi tanggung jawabku sebagai seorang istri dan hanya berharap kepada Allah SWT pahala yang besar," Sabia berucap.

Fayyad kembali terheran-heran dengan perkataannya Sabiyah yang ucapannya dan sikapnya selalu berbeda dengan istri pertamanya.

"Hatimu sungguh mulia istriku, sayangnya aku terlambat mengenalmu, bukan terlambat bertemu melainkan kamu lambat lahir," Fayyad berbicara seraya menoel hidung mancungnya Sabiah.

Keduanya tersenyum bahagia sambil terus berpelukan satu sama lainnya hingga tanpa disadarinya semua pakaian yang mereka pakai sudah terlempar dan berhamburan ke atas lantai.

Keesokan harinya, Dania berencana melaksanakan rencananya bersama dengan Damar pria yang selama sebulan lebih ini berhubungan dengannya.

Ini kesempatan yang bagus, mas Fay ada di rumah. Aku harus membujuk mas Fay untuk pergi bersama denganku dan Sabiyah.

Dania berjalan beriringan dengan suaminya itu hingga ke mobilnya. Fayadh menautkan kedua alisnya itu melihat tingkah laku istrinya yang tidak biasa.

"Apa uang belanjamu sudah habis?" Tanyanya Fayyad seraya memakai pakaian kerjanya.

Dania tersenyum tipis menanggapi perkataannya dari suaminya itu sebelum menimpalinya.

Dania membantu Fayyad memasang dasinya, "Bukan itu Mas, tapi aku ingin nanti sore mas, aku dan Sabi ke taman hiburan di Dufan."

Fayyad menatap intens perempuan yang sudah lebih lima tahun itu menemaninya dan mendampinginya.

Dania merapikan ikatan dasi yang sudah terpasang di lehernya Fayyad," aku kasihan dengan Sabi adik sepupuku itu, sudah lebih sebulan di kota Jakarta,tapi belum pernah jalan-jalan keliling kota Jakarta, jadi rencananya aku ingin mengajaknya ke Dufan saja.. aku yakin Sabi akan menyukainya dan tidak akan menolak."

Fayyad segera mengambil tas kerjanya itu dan segera bergegas ke arah pintu karena pagi ini ada pertemuan penting dengan klien perusahaannya dari Kuala Lumpur Malaysia.

"Aku akan pertimbangkan, semoga saja pertemuannya cepat selesai, kalau selesai aku akan kabari kalian berdua," imbuhnya Fayyad sebelum masuk ke dalam mobilnya yang di depan kursi kemudi sudah duduk Fadel Muhammad.

Mobil segera melaju setelah Fayyadh melihat ke arah Fadel, Daniah tersenyum penuh kelicikan ketika suaminya akan mensukseskan rencananya.

Hari ini bersiaplah Sabiyah Laika Badiah, hari ini adalah hari terakhirmu bersama dengan suamiku! Dan kamu akan pergi selamanya dari hidup kami.

Dania menyentuhkan ujung benda pipih berbentuk persegi panjang itu di ujung dagunya dengan seringai liciknya.

Dania menghubungi nomor ponselnya Damar terlebih dahulu sebelum menelpon nomor hpnya Sabiyah madunya itu.

"Apa yang aku lakukan untukmu hari ini adalah tidak gratis dan tidak percuma, ada imbalan besar yang kamu harus berikan kepadaku," ucap Damar dari seberang telpon.

Daniah mengernyitkan dahinya mendengar perkataan dari Damar pria yang terkadang menemaninya di club malam jika dia keluar clubing untuk membuang penat dan kemarahannya menghadapi kerasnya kehidupan pernikahannya.

"Maksudnya apa? Jangan bermain teka-teki misteri di depanku! To the poin saja," ketusnya Daniah.

Dania duduk di salah satu sofanya sembari mengeluarkan sebotol minuman beralkohol yang selama ini ia konsumsi secara diam-diam dari suaminya atau keluarganya yang lain.

Dania mengisi gelas itu dengan minuman berwarna merah menyala itu kemudian menenggaknya sedikit demi sedikit.

"Aku ingin…" ucapannya Damar terhenti dan hanya mengirimkan sebuah foto dan pesan chat singkat yang buru-buru diketiknya.

Dania segera membuka pesan singkat itu dengan kedua matanya terbelalak ketika membaca pesannya Damar.

"Apa!? A-pa kamu sudah gila ha!! Kamu itu dikasih hati minta jantung! Aku heran dengan sikapmu ini!" Geram Daniah.

Damar pun memainkan botol minumannya itu sambil tersenyum penuh kelicikan ketika mendengar tanggapannya Daniah perempuan yang diam-diam mulai terobsesi dengannya.

"Itu hakmu mau menolak atau tidak! Yang jelasnya tidak bakalan aku membantumu untuk melakukan rencanamu ini," balasnya Damar.

"Baiklah aku akan ke sana, tunggu aku setengah jam dari sekarang," balas Daniah.

Dania meneguk habis hingga tandas minumannya tanpa bersisa sedikitpun. Ia segera memerintahkan kepada bi Ani untuk membereskan kamarnya sebelum berganti pakaian.

"Sial! Aku sangat menyesal melakukan transaksi dengan pria gila itu!" Daniah memoles wajahnya dengan cantik tampil beda seperti sebelumnya.

Dania segera mengirimkan pesan kepada Sabi dan mereka berjanji bertemu di Dufan dan memintanya kepada Pak Hidayat untuk mengantarnya hingga ke tempat wahana bermain itu. Damar menyiapkan segala sesuatunya sebelum Daniah berkunjung ke apartemen itu.

"Hari ini aku akan membuatmu akan selalu bertekuk lutut di hadapanku! Aku janji itu kamu harus menjadi bonekaku!"

Sore harinya, seperti yang sudah direncanakan oleh Daniah. Sabia sudah berada di depan Dufan sambil menunggu kedatangan Daniah dan suaminya.

Daniah sebenarnya sudah datang sejak tadi, sebelum Sabiah datang. Dania menghubungi nomor ponselnya Pak Hidayat untuk memerintahkannya pulang, dan mengatakan jika dia akan balik ke rumah bersama dengan Sabiah.

Sabiyah yang penurut tak banyak tanya langsung mengiyakan dan menurut saja apapun yang dikatakan oleh Daniah termasuk pak Hidayat.

"Oke, semuanya sudah beres sisanya hanya menunggu suamiku datang, ingat aku berikan aba-aba sebelum kamu melakukannya," Dania segera turun dari mobilnya Damar.

Sedangkan Damar melajukan mobilnya dan memakai masker dan kacamata hitamnya terlebih dahulu.

Dania berjalan ke arah Sabiah bersamaan dengan kedatangan suaminya itu. Karena Sabiyah yang hendak menyebrang menyambut kedatangan suaminya itu yang berjalan ke arahnya juga. Tetapi, dari arah berlawanan datanglah sebuah mobil sedan berwarna hitam melejit dengan kecepatan yang sangat tinggi ke arah Sabiyah.

Fayyad yang melihat kedatangan mobil yang sudah hampir menabrak tubuhnya Sabi segera berlari cepat ke arah Sabi dengan menarik tangannya Sabi.

"Sabiyah awas!!" Teriaknya Fayyad dengan kecepatan larinya yang sangat tinggi.

Bruk!!!

Prang!!!

"Aghh tidak!!" Pekiknya.

1
Nur Aulia
katanya kembar satunya di culik Thor,,trs anak siapa yg satunya
Heriyani Lawi
rmh sakit apaan, masa ruang bayi TDK dijaga. enak benar kalo org jahat mau culik bayi
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: hehehe 🤭

mampir Baca novel baru aku dong kakak judulnya Air Mata Duka Dimalam Pertama
total 1 replies
falea sezi
oh ikhbar anak angkat
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: iye benar sekali
total 1 replies
falea sezi
Noval Anak siapa
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: anaknya siapa yah 🤭🤫 baca lanjutannya pasti terjawab ☺️🙏🏻🥰
total 1 replies
Reyna𒈑⃟⃞🦅
rugi masa depannya padahal baru lulus jenjang karir masih panjang, masa harus punya anak trs ntar ibunya dibuang
Reyna𒈑⃟⃞🦅
cukup mengherankan permintaannya
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
kk mampir disini thor..
knpa novel yg satu lg dihapus thor
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©: terus semangat utk berkarya dan update nya
total 2 replies
Viela Inang
alah Noval jgn tkut gt ah
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: hehe 🤣🤫
total 1 replies
Si Penjahat
daun muda emang segar ya fayy
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: hahaha 😂
total 1 replies
Ma Em
Daniah kebohongan kamu sdh diketahui sama Fayyad semoga Sabi sehat dan selamat dimanapun Sabi berada dan kandungannya juga sehat
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: Amin ya rabbal alamin. terus baca yah kakak 🙏🏻🥰
total 1 replies
Ma Em
Fayyad kalau ngomong pedas nyakitin selalu menghina Sabi semoga si Fayyad segera jatuh cinta pada Sabi sebucin2 nya .
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: pasti itu kak. makasih banyak sudah mampir baca 🙏🏻❤️
total 1 replies
Ma Em
Luar biasa
Maulida greg Ma
apa itu Noufal yah yang ngumpet
Maulida greg Ma
Orlin udah mulai mencintai suaminya
Inha Khaerunnisa
lanjut yah kak
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: insha Allah kakak
total 1 replies
Betti Betti
mana lanjutannya fan, udah lama gak kita orang nunggu ceritanya. ayo semangat berkarya di tunggu lanjutannya fan /Pray/
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: Alhamdulillah sudah update kembali kakak, dua bab loh hari ini 😆🥰
total 1 replies
Chaca Lee💗
lanjut yah kak, ditunggu updatenya lagi
Chaca Lee💗
Ratri pasti bahagia deh dapat suami tajir
Chaca Lee💗
sakinah mawadah yah Ratri n Ikhbar
Chaca Lee💗
kalau aku Ratri gaskeun saja yes gitu 😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!