NovelToon NovelToon
After You

After You

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Bad Boy / Cintapertama
Popularitas:463
Nilai: 5
Nama Author: Rhmawty Anwar

memang apa yang aku harapkan dari hubungan ini?memang apa yang aku harapakan dari hubungan ini?
Aku hanya tempat singgah mu untuk sementara,
Karna pada akhirnya kamu lebih memilih dia – aeri anaima salsabila

Kakak tau apa yang lebih seru dari menangkap belut di sawah?
Kak ikut dika ke empang yuk!
Kakak cantik ko nangis?
Siapapun orang di masa lalu aku akan berterima kasih telah melespaskan wanita se keren ini – andika pratama

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rhmawty Anwar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 1 aeri

Setelah melewati banyak pertimbangan akhirnya cerita ini aku terbitkan

Aku harap kalain senang dengan cerita ini

 

Bab 1

Kali ini aku memilih untuk pergi dari hidup kamu ken,hidup kamu memang tidak ada artinya untuk aku 8 taun aku bertahan sama kamu tapi memang kamu yang tidak bisa hargai keberadaaan aku,kamu tidak salah disini seharusnya aku menahan diri untuk tidak suka sama kamu,karna aku tau kita tidak bisa untuk bersama,bagaimana pun kamu adalah sahabat ku dan pacar dari sahabat aku sendiri,keberadaan ku diantara kalian adalah perusak yang tak berwujud,walaupun aku yang lebih dulu mengenalmu,tapi itu tidak menutup kemungkinan untuk kita bisa bersama

Bagaimana hidup kamu hanya berputar untuk ku kini setelah kehadiran sela hidup kamu aku sadar kamu bisa berpaling dari hidup aku,di bandingkan sela aku bukanlah apa apa,hidup aku benar benar berbeda sama kamu,apalagi bunda kamu sangat tidak menyukai ku,

Aku menyerah kali ini,aku yakin hidup kamu akan lebih indah jika bersama sela,dan makasih untuk semua yang telah kamu usahakan untuk aku ken,jangan pernah cari aku lagi,ini lah cara aku mencintai kamu,

Kini aku hidup untuk kebahagian wira,pemuda 15 tahun itu adalah nyawa ku 5 tahun setelah kepergian ibun, ,

Dan kali ini,aku memutuskan untuk pergi dari kota ini,setelah berdiskusi panjang dengan wira,akhirnya rumah peninggalan ibu akan kita jual, bukan tanpa sebab,walaupun rumah ini adalah salah satu kenangan yang kita pnya dari ibun,tapi aku memilih untuk mengakhiri ini semua,aku tidak ini terjebak dengan ini semua,aku ingin melupakan ini semua termasuk kenan dan rumah ini.

Minggu ini aku bersama wira memutuskan untuk pindah

Desa yang jauh dari kota, akan menjadi langkahku kali ini ,bukan untuk sesaat tapi untuk selamanya

Setela mengurus semuanya,mulai dari risent kerja hingga menjual rumah peninggalan ibun,aku tidak akan menundanya lagi

“ini kuncinya dan sertifikat rumah sudah jadi milik ibu ya”ia menyerahkan kunci dan sertifikat rumah nya yang beberapa hari lalu sudah ia ganti pemilikan nama

“makasih atuh neng,saya terima ya” balasnya pemilik baru

Setelah menyerahkan semuanya ia akan memulai hidup barunya

Kini mobilnya melaju perlahan meninggalkan pekarangan rumahnya yang kini bukan lagi miliknya,tidak ada kata perpisahan atau apapun itu,sore itu nama aeri suda benar benar mati

Sebelum itu ia singgah dulu ke rumah terakhir sang ibu,

Dipemakaman umum pagi ini hanya ada ia dan wira,sejak tadi pemuda itu lebih cerah dari biasanya entah ada apa dengan nya

Sebuket mawar putih ia letakkan di pusaran sang ibu,mawar putih kesukaan sang ibun,

”ibun,kakak datang bun,kali ini kakak mau pamit sama ibun kali ini,kakak izin bawah dedenya bun”

“dede izin ikut kaka ya bun,dede janji akan jaga kaka bun”

“kaka sama dede pergi ya bun,kaka janji akan sering berkunjung ke ibun”sebelum benar benar pergi ia terseyum sebentar sangat tipis tapi menyimpan kepedihan di dalamnya

Saat ini mobil yang ia kendarai telah melaju meninggalkan kota kelahirannya dan kenangannya

Setelah menempuh perjalan hampir 4 jam lamanya kini ia telah memasuki gerbang selamat datang di desa yang kali ini akan menjadi tempat pulangnya,kali ini tujuannya adalah rumah pak kades jam suda menunjukkan jam 20:45 suasana di desa ini sudah redup dengan aktivitas warga,jalannya juga masih belum sepenuhnya beralaskan aspal dan lampu jalan yang remang remang menyulitkannya untuk sampe ketujuannya hingga ia …BARLKKK

Ban mobilnya tidak sengaja jatuh selokan warga saat ingin membelokkan mobil,belum juga ia memulai harinya ia sudah mendapatkan kesialan pertamanya di desa ini,

Akibat suara tadi membuat beberapa warga mulai berdatangan,”loh mbak,ngga papa kan?”tanya salah satu warga yang aeri tidak tau namanya siapa

“anu pak ini ban mobil saya nyungsep di selokan “

“owalah mbak,sini kita bantu angkatkan”kini beberapa warga membantu untuk menarik kembali ban mobilnya aeri,setelah hampir 30 menitan mobil aeri sudah kembali ke posisi semula,

“mbak mau kemana?”tanya salah satu ibu ibu yang saat itu datang membantu aeri,mungkin wajah aeri yang terlalu asing untuk ia liat

“saya mau kerumah pa kades bu,ibu tau rumah pak kadesnya dimana?” jawab aeri, karna jujur sja ia mulai lupa rumah dari pak kades

“mbak ada keperluan apa,kebetulan saya anaknya pak kades”jawab gadis sejak tadi ada di samping aeri sejak kejadian,wira yang sejak tadi terdiam menoleh pada gadis di depannya ini,

“ohh benarkah,perkenalkan saya aeri dan ini adek saya wira,saya ada janji dengan pak kades malam ini,kalau boleh kamu antarkan saya?”tanya nya,

“boleh atuh mbak,mari ikut saya,kebetulan rumah saya ada di depan sini”kini gadis itu yang menuntun jalan di ikuti dengan aeri dan wira di belakangnya

“mbak,mbak yakin tinggal disini,kok seramnya mbak”kini wira yang bertanya,sejak tadi ia hanya diam sejak kejadian mobil nyungsep itu

“iya,kenapa emang kamu taku ya de?”

“ngga,dede cuman nanya aja”

“oh ia saya belum tau nama kamu siapa?”tanya aeri sebab dari tadi gadis hanya diam selama perjalanan

“iya ya,nama aku lilis mbak,mbak dari kota ya?” tanya ya

“iya,kok kamu tau?”

“kelihatan atuh mbak”kikihnya

“nah udah sampe,mari mbak mas masuk saya panggilkan abah dulu,mbak sama masnya duduk aja”

Kini aeri yang merasa takut,tangan nya sendari gelisan serta berkeringat,

“ehh udah sampe atuh,,gimana tidak nyasar lagi kan?”seperti sudah kejadian tadi pak kades menayakan nya kepada meraka berdua

“aman pak,cuman ada kecil aja tadi pak”jawab aeri

“mobil mbaknya masuk selokan pak”kini lilis yang menjawab,bagaimna aeri bilang kejadian tadi cuman kejadian kecil

“aman ko pak,mobilnya juga udah di bantu warga ko pak”

“ehhh,ini siapa pak,ayu pisang”kini ibu kades yang bertanya dari arah dapur sambil membawa senapan teh panas,ia menaruh nampang itu dan duduk di salah satu kursi depan aeri

“ini loh bu,warga pindahan dari kota yang pernah bapak cerita”

“owalah,mari minum dulu teh nya mbak”ia menawarkan segelas teh di hadapan aeri,

“kalau masnya?”kini ia bertanya kepada wira

“saya,adeknya mbak aeri bu”kali ini ia memanggil sang kakak mbak,hahah ia geli sendiri

“kalian cuman tinggal berdua ya?”

“iya bu,cuman berdua saja sama ade saya”kini aeri yang menjawab itu,jujur saja wira canggung ketika pertanyaan itu,

“owalah,yaudah,ini kunci dan berkas berkasnya ya mbak,nanti jika ada kendala mbak bisa hubungi saya atau warga sini”ucap pak kades sambil menyerahkan kunci dan sertifikat rumah,

“iya pak,saya terima ya,makasi loh pak”jawab aeri,jujur saja ia berharap kali ini ia tidak salah lagi dalam mengambil keputusan,bagaimna pun ia telah merelakan banyak hal dalam ini semua

“kalau begitu saya sma ade saya pamit ya pak,sekali lagi makasih ya pak”

“iya mbak,ingat pesan saya mbak,sekarang mbak adalah keluarga kita semua”ada kelegaan dalam hati aeri saaat pak kades mengatakan itu,ia hanya mengangguk sambil tersenyum tipis

saat melangkah keluar,ibu kades sempat mengajak nya untuk makan bersama tapi sempak di tolak aeri dengan alasan ingin beristirahat,dan mengatakan lain kapan saja,setelah aeri pamit untuk pulang ke pada pak kades dan ibu kades,

saat ini aeri hanya ingin cepat cepat sampai di rumah barunya,sebenarnya berapa bulan kemarin ia sudah pernah berkunjung kesini,untuk survei rumahnya,jadi untuk sekarang ia hanya perlu untuk tempati saja,bahkan urusan berkas berkasnya sudah diatur oleh pak kades sendiri, terhubung rumah yang aeri beli adlah rumah lama dari pak kades,rumahnya masi sangat bagus,karna rumah anak pak kades yang sudah lama meninggal,ia menjualnya dan laku di beli aeri saat itu apalagi harga yang ditawarkan lumayan murah,dan fasilitas yang lengkap jadi aeri tidak arus bawa barang yang banyak karna rumah ini tinggal ditempatkan saja,

hanya butuh 5 menit utuk sampai di rumah ini,jarak juga tidak lumayan jauh,seperti rumah di perdesaan biasa,jarah rumah antar warga itu lumayan jauh tapi itu memudahkan aeri karna ia tidak pusing untuk memarkirkan mobil nya,

saat turun dari mobil aeri bisa lihat rumahnya,seperti beberapa bulan yang lalu,bahkan ada yang beberapa yang sudah di renov yang aeri lihat,pak kadesnya benar benar amanah ya,semoga saj dia betah disini,

“ayo dede kita masuk,maaf ya kamu pasti lelah”kini ia khawatir ke wira

“aman kok kak,kakak masuk aja dulu,nanti biar wira aja yang angkat barang barangnya”sebelum itu wira sempat melihat bangunan kosong di depannya,bangunan yang akan menjadi tempat tinggalnya bersama sang kaka,ia hanya menela napasnya sebentar sebelum mengangkat barang bawaan aeri dan dirinya

Saat sampai di dalam rumah ia bergumam”tidak terlalu buruk,hampir la kayak rumah lamanya”

“ini kunci kamar kamu de,kamar kamu tepat samping kamar kakak,kalau ada apa apa kamu bisa ke kamar kakak aja”aeri datang dari arah kamar samping samping menyerahkan sebuah kunci ke wira,

“iya,ini barang kaka kau taruh dimana?’ujarnya sambil menyerahkan sebuah koper besar ke aeri

“sini biar kaka aja kmu beresin kamar kamu aja dulu,udah itu langsung istirahat ya,kaka mau masak dulu’

“yaudah,dede beres beres dulunya”

Saat wira masuk kekamar aeri terdiam sebentar,ini adalah awal yang baru untuknya,sekarang tujuan hidupnya adalah wira adeknya, ia berjanji akan melalakukan apapun untuk wira,bahkan itu nyankut nyama sekali pun

Berbeda halnya dengan wira,sekarang pemuda itu lagi guling guling di kasur,seperti remaja pada umumnya,tapi ia mengerti posisi sang kakak bagaimana,ia senang tinggal disini setidaknya ia tidak akan melihat sang kaka menangis lagi hanya seorang laki laki bajingan,bagaimana pun ia adalah saksi perjalanan hidup sang kakak

“aku harus mulai dari mananya?’pasalnya bajunya banyak sekali mana ia tidak tau cara melipat bajunya sendiri,apakah anak laki laki semuanya seperti ini,hingga ia membuka ponsel dan menyetel you tube untuk tutorial melipat baju,eh jangan salah ya,ia bukan la pemuda yang manja hanya saja kakaknya itu selalu memanjakannya,

Setelah hampir 2 jam lamanya ia membereskan pakai nya,ketokan pintu menggangu aktifitas pemuda ini,”dek makan yuk,kaka buat nasi goreng kesukaan kamu”aeri berbicara dari luar kamar,setelah menerima perintah itu wira keluar dari kamar,semerbak wangi nasi goreng buatan sang kakak memang juara,ini chef juna juga kalah

“habis makan langsung istirahat aja ya de,jangan main hp lagi”itulah adalah perintah nyoya muda

“iya’

Suasana baru dengan lingkungan yang baru,aeri berharap ini adalah awal mula kebahagiannya begitu pula dengan wira,

Hai semua ini adalah cerita pertama aku

Maaf kalau ada kesalahan dari penulisan dan tata bahasanya

Aku harap kalian semua senang dengan semua ini

babay

1
cococo
tolong dukung akun aku 🙏
cococo
🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!