Penantian selama dua tahun gadis itu akhirnya terwujud. Dia berhasil menikah dengan sang pujaan hati.
Tapi pernikahan mereka harus diuji oleh sesuatu yang sangat krusial. Bukan orang ketiga, bukan juga soal financial.
" Laaah kok nggak bisa berdiri sih kak?" kata si gadis.
" Ya mana ku tahu kalau dia lemes gitu," jawab si pria kebingungan juga.
Malam pertama yang diharapkan terpaksa ditunda atau lebih tepatnya gagal karena sang pria tidak mampu membuat miliknya bertugas sebagaimana mestinya.
" Bagaimana cara membuat itu berdiri," pikir si gadis.
" Apa aku harus melepaskannya karena ketidakmampuanku?" batin si pria.
Bagaimana dua anak manusia ini mengarungi pernikahannya? Akankah mereka berhasil mengatasi ujian berat itu?
Atau menyerah dan memilih saling melepaskan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Suamiku Impoten 29
Pram menyelesaikan dengan cepat urusan perusahaan yang tertunda. Sponsor yang akan menyokongnya untuk ekspedisi pun sudah setuju. Ia sungguh bergerak cepat. Kesempatan yang ada di depan mata tentu tidak akan dia sia-siakan.
Ya, melihat berita yang menyebar di media sosial membuat Pram yakin bahwa ia bisa mendapatkan Airin. Tentunya dengan memanfaatkan opini publik yang sampai saat ini masih menggelora karena berita itu belum juga diturunkan.
" Baiklah, untuk lebih dramatis, aku akan menambahinya. Siram sedikit minyak biar membara apinya," ucap Pram dengan seringai.
Ia lalu mengunggah ulang foto yang diunggah oleh Anita. Dan di sana dia memberikan keterangan untuk menggiring opini publik tentang kehidupan pribadi Airin dan Akhza.
" Sungguh tidak seperti yang terlihat. Seorang yang terlihat baik, berwibawa, CEO perusahaan kenamaan Akhza Falan Abinawa adalah pria yang tidak bersyukur mendapatkan istri yang baik dan cinta. Aku sebagai pribadi yang mengenal Airin sungguh menyayangkan perselingkuhan yang dilakukan oleh Tuan Akhza. Apakah wanita sebaik itu layak untuk disakiti?"
Pram tertawa puas setelah mengunggah pernyataannya tersebut. Orang pasti akan penasaran terhadap dirinya. Tapi dia melakukan itu secara terang-terangan karena dia mengunggah foto dan keterangan itu di laman sosial media pribadinya.
Pengikut Pram yang sudah mencapai ratusan ribu tentu berbondong-bondong memberikan like dan komentar. Sebagian menghujat Akhza dan menyanjung Pram yang terlihat peduli dengan perselingkuhan. Mereka membela Pram sebagai pria yang gentle karena mengecam perselingkuhan.
Hanya dalam waktu beberapa menit, hal itu langsung membuat viral. Pram tentu sangat puas.
" Ini akan memudahkan mereka berpisah bukan?" gumam Pram yang saat ini berada di kamarnya.
Sedangkan di tempat lain tepatnya di kediaman Joyodinigrat, Rama kembali pusing mendapat pesan dan panggilan telepon dari para koleganya. Mereka menanyakan dan mengecam tindakan Akhza jika itu benar. Sebagai CEO tentu perilaku Akhza begitu di sorot. Dan kejadian perselingkuhan ini membuat Akhza dianggap tidak layak menjadi pemimpin.
" Haaah, jadi rame gini. Mana anak itu nggak gerak lagi," keluh Rama.
" Yah, sabar, tenang. Kak Akhza pasti sudah punya rencananya sendiri. Lagian Anita lagi di proses kan, pasti Kak Akhza sudah menyiapkan sesuatu," ucap Abra. Dia yakin kakak kembarnya itu sudah tahu apa yang harus dilakukan.
Drtzzzz
Ponsel Abra berbunyi, nama Akhza ada di layar depan ponselnya. Ia pun langung menekan tombol hijau untuk menjawab panggilan tersebut.
" Assalamualaikum Kak, ada apa?"
" Waalikumsalam Ra, besok adakan rapat dewan direksi. Sementara kamu naik dulu jadi CEO dan aku akan mengambil cuti. Aku perlu menyelesaikan ini di belakang. Jika aku di depan kita akan mudah di serang. Perusahaan jadi taruhan dan nama keluarga kita akan jadi sasaran perundungan. Aku yakin oknum lain memanfaatkan situasi ini."
" Tapi ~"
Rama yang juga mendengarkan pembicaraan kedua anaknya hanya mengangguk. Ia setuju dengan ide Akhza tersebut.
" Baik kak, mari lakukan itu."
Abra mengakhiri panggilannya, ia lalu melihat ke arah Rama. Pria paruh baya itu tidak berbicara dia hanya mengangguk dan tersenyum. Pada saat itu Abra langsung paham bahwa ayahnya itu sudah mengerti sepenuhnya maksud Akhza.
Kediaman Teo, Akhza dan Airin sedang ada di kamar. Airin mendengar semua pembicaraan Akhza dan Abra. Dan ia setuju dengan ide Akhza untuk mundur sementara dari posisi CEO.
" By, aku juga akan ambil cuti. Pria itu, dia sudah kelewatan," geram Airin. Melihat postingan milik pram tentu Airin paham bahwa pria itu masih berusaha untuk mengejarnya.
" Terimakasih sayang, terimakasih sudah bertahan bersamaku. Maaf kalau aku masih banyak kurangnya."
Greb
Akhza memeluk sang istri. Dia bukannya bodoh tidak mengerti maksud dari Pramudia. Sejak awal kemunculan, Pram memang sudah tertarik terhadap istrinya. Tapi Akhza sangat bangga terhadap Airin yang sama sekali tidak tergoda oleh pria itu.
" By, aku mencintaimu. Kamu sangat tahu bagaimana cintaku kepadamu. Mari kita selesaikan ini pelan-pelan. Apa sebaiknya kita berlibur. Kita tidak perlu melakukan klarifikasi ataupun apapun. Kita hanya perlu membiarkan dia saja."
" Iya, aku tahu dan sangat tahu bagaimana cinta istriku ini. Aku juga mencintaimu Ai. Baik, mari kita berlibur. Tapi sebelumnya aku akan menemui Faizal dulu. Aku akan mengunjungi rumah Dokter Bisma. Lebih nyaman berbicara di sana dari pada di rumah sakit. Aku yakin paparazi mulai menyebar untuk mencari kebenaran dari postingan itu."
Airin mengangguk, ia mengerti maksud dari sang suami. Rumah Sakit Mitra Harapan adalah rumah sakit besar dan terkenal dan semua orang tahu keluarga mereka mempunyai hubungan persahabatan yang baik. Jadi pasti para pencari berita akan mendatangi tempat dimanapun yang ada hubungannya dengan keluarga Joyodoningrat untuk dimintai klarifikasi.
TBC
terimakasih untuk tulisan indah mu thor