NovelToon NovelToon
Kamu Berubah, Mas

Kamu Berubah, Mas

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:67.6k
Nilai: 5
Nama Author: Rati Tiwi

Sebuah perjalanan cinta yang terjadi pada pasangan suami isteri dengan awal kisah yang sangat indah dan harmonis. Namun siapa sangka ketika di bulan-bulan berikutnya ada kejanggalan yang tak biasa mulai dirasakan pada sang isteri, Amanda Wulandari oleh suaminya, Gibran Radhika.

Segala cara sudah dilakukan untuk membuat sang suami menjadi lebih baik terkadang malah membuat hati Amanda tersakiti. Bersabar dan bertahan membuatnya juga semakin terluka. Semakin ditelusuri, ada rahasia besar yang tersimpan dari perubahan sifat dan sikap seorang Gibran Radhika.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rati Tiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Awal Mula Perjanjian

POV Gibran Radhika

Aku tidak tahu lagi harus berbuat apa. Pikiranku sudah buntu untuk berpikir. Bahkan Aku sangat takut bila hubunganku dan Amanda benar-benar hancur. Aku akui memang ini salahku. Aku juga yang membuat masalah kami jadi rumit seperti ini. Apalagi Bram tidak akan pernah tinggal diam padaku yang kekeuh dengan pendiriannya. Aku sangat mengenal sifat Bramantyo, alias Bram. Lelaki yang sangat berambisi bila sudah menginginkan sesuatu maka apapun akan dia lakukan dengan cara kotor sekalipun.

Yang Aku khawatirkan adalah istriku. Bagaimana bila tiba-tiba Bram menyakiti Amanda seperti apa yang hendak dia lakukan di masa lalu. Lebih tepatnya Bram yang membuat kekacauan ini terjadi. Sungguh Aku mencintai Amanda. Aku tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi padanya.

Keesokan harinya setelah Aku menemui Bram. Aku mencoba biasa saja, suasana hatiku, Aku buat setenang mungkin seperti tidak ada masalah apa-apa, sampai-sampai Aku mengabaikan telepon dari Bram berkali-kali. Aku sangat muak dengannya. Hingga Bram mengirimkan pesan vidio diriku bersama Bram waktu dulu dimana kami mengucapkan perjanjian. Saat itulah Aku panik, kelabakan dan jalan pikiranku buntu. Ternyata Vidio rekaman itu Bram ambil dari kamera CCTV di apartemennya.

Pada dasarnya yang lebih bersalah pada Amanda adalah Bram. Sedangkan diriku hanyalah untuk menyelamatkan Amanda dari lelaki brengsek itu. Tapi di satu sisi Aku juga bersalah karena telah menerima perjanjian dari Bram. Aku serba salah. Jika Aku mengatakan yang sebenarnya tentang busuknya Bram pada istriku, maka akan berdampak pula padaku dan mungkin Amanda akan membenciku selamanya.

Lalu terpaksa Aku berpura-pura jahat pada Amanda, berpura-pura tidak peduli padanya,  menyakiti hatinya, menjadikan dia bekerja seharian dirumah, dan bahkan Aku mempermalukan diriku sendiri dengan berpura-pura sebagai suami yang perhitungan soal uang. Itu semua Aku lakukan supaya hubunganku dan Amanda hancur, lalu dengan mudah kami bercerai sesuai dengan tempo 3 bulan dari ancaman Bram. Dengan begitu Bram tidak akan menyakiti Amanda. Sungguh berdosanya diriku.

Aku bukan takut pada ancaman Bram, tapi ketahuilah bahwa Bram adalah orang yang berbahaya dengan melakukan cara kotor hanya untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Makanya Aku masih merahasiakan keburukan Bram dari istriku. Jikalau Amanda mengetahui semuanya, maka itu akan membuatnya terluka.

Flashback On

Di apartemen Bram, malam perpisahan Bram sebelum dia berangkat ke luar negeri.

"Apa yang kau lakukan, Bram? Hentikan trik kotor mu itu untuk mendapatkan Amanda dengan cara pecundang. Jika kau lakukan itu, maka hidupnya akan hancur," Aku tidak sengaja memergoki Bram di dapur yang hendak menaruh obat perangsang ke dalam minum Amanda.

"Eh, terserah aku mau lakuin apa saja sama Manda. Dia pacarku, jadi sudah sepantasnya dia melakukannya sama aku. Lagian susah banget Manda diajak enak-enak, shittt!" ucapnya dengan angkuh. Dia ngotot untuk menaruh obat perangsang itu ke dalam minuman Amanda.

"Amanda wanita baik-baik, jangan kamu curangi dia dengan cara licik kamu, Bram. Seharusnya kamu bersyukur memiliki Manda yang polos seperti itu," ucapku menasehatinya.

"Hei Gibran, kamu tahu kan sebentar lagi aku mau ke luar negeri untuk mengambil alih perusahaan papaku? Jadi untuk berjaga-jaga, aku harus mendapatkan Amanda seutuhnya agar dia tidak bisa pergi dari pria lain. Aku tidak rela bila Manda mendapatkan pria selain diriku. Makanya aku menggunakan cara kotor seperti ini. Sudahlah, jangan ikut campur urusanku," Bram tetap kekeuh menaruh obat perangsang itu ke dalam minuman Amanda yang hendak dia berikan. Bram seperti hilang kendali saat itu.

Dengan cepat Aku merampas obat perangsang itu dari tangan Bram hingga terjatuh. Aku sangat marah padanya. Bisa-bisanya dia melakukan hal konyol yang akan membahayakan kehidupan Amanda.

"Sialan kau Gibran. Obat itu hanya satu dan sekarang kau menghancurkannya. Dasar gila kau. Kau ini sahabat atau musuhku, hah? Atau jangan-jangan kau menyukai Amanda? Dasar brengsek kau!" Bram mengamuk dan memukul wajahku.

BUGH

Wajahku begitu sakit atas pemukulan dari Bram. Aku tidak terima sehingga Aku memukul balik wajahnya. Kami saling baku hantam hingga babak belur. Tidak ada yang kalah dan menang. Setelah kami terkapar dan lelah, saat itu Bram membuat permintaan sekaligus kesepakatan padaku.

"Baiklah, aku minta satu hal padamu. Selama aku di luar negeri, aku ingin kau menjaga Amanda untukku. Jangan sampai Amanda di dapatkan pria lain. Setelah perusahaan ayahku dialihkan padaku, aku akan melamarnya," pesan Bram dengan suara yang tersengal-sengal karena kelelahan setelah kami melakukan baku hantam.

Dan bodohnya Aku yang langsung menerima permintaan dari Bram tanpa memikirkan akibat kedepannya.

"Baiklah Aku setuju," ujarku menyetujui.

"Deal...?" Bram menyodorkan tangannya kepadaku sebagai perjanjian.

"Deal," ucapku membalas jabat tangannya.

Bram melebarkan senyumannya kepadaku, lalu memelukku dengan mengatakan maaf. Aku pun menerima maafnya dan tersenyum pula.

"Tapi ingat, Aku juga akan mengawasi kamu dan Manda melalui orang yang aku tugaskan. Bukan karena nggak percaya, tapi aku takut bila Manda diganggu sama pria-pria lain," ujar Bram mengingatkan.

Aku hanya mengangguk pelan dan tersenyum hambar.

"Rupanya kalian di sini, makanannya udah aku bawa sesuai request kalian. Yuk ke depan!" Amanda yang baru saja datang menghampiri kami di dapur.

Aku maupun Bram menunduk tidak berani bertatap muka pada Amanda.

"I-iya nanti kami ke depan, sayang!" Sahut Bram dengan gugup tertunduk. Dia seperti orang yang bersalah.

Amanda menyipitkan matanya menatap Bram dan diriku bergantian dengan heran.

"Sayang, muka kamu kenapa? Dan kamu Gibran? Muka kalian babak belur. Kalian berantem, hah?" Amanda panik dan bergantian memegangi wajah kami berdua.

"Nggak apa-apa sayang. Ini tadi ... si Gibran ngelarang aku berangkat ke luar negeri. Jadi ya gini nih. Udah lah biasa, kok namanya lelaki ya gini. Gibran nggak mau jauh dari aku," sangkal Bram dengan candanya memanipulasi keadaan.

Aku hanya melirik tidak suka ke arah Bram.

"Oh gitu, kirain kalian berantem beneran. Udah ayo kita makan. Aku laper banget. Gibran ayo. Nanti aku kompres wajah kalian berdua," ujar Amanda tidak ada curiga kali ini.

"Aku saja sayang, Gibran bisa sendiri kompres wajahnya," Bram mencebik ke arahku dengan lidahnya.

"Sialan loe!" Umpat ku kesal.

Flashback off

Entah salah atau benar dengan adanya perjanjian itu. Tapi dalam hatiku yang paling dalam, Aku melakukannya hanya semata-mata untuk Amanda saat itu. Bukannya ada rasa cinta, melainkan Amanda adalah wanita satu-satunya yang menjadi sahabat baik yang Aku miliki.

Dan sayangnya, satu kesalahan Amanda yaitu tidak mengetahui kebusukan Bram yang merupakan kekasihnya saat itu. Aku juga menyesal baru mengetahui kebusukan Bram apabila dia menginginkan sesuatu, maka dia akan melakukan dengan cara kotor, sungguh pecundang.

Dan Aku harap, saat ini Bram bisa menjaga Amanda dengan baik di luar negeri. Tidak menyakiti atau menghancurkan kehidupan Amanda seperti apa yang hendak dia lakukan di masa lalu.

1
Moreno
terlepas dari kelakuan suaminya yg bikin sakit hati, Manda juga kabur sama laki-laki lain. Cewek baik-baik dari mana 😅
Lela Lela
lanjut
Lela Lela
makasih author
Rati Tiwi: terimakasih sudah mampir mbaca novelku🥰
total 1 replies
Lela Lela
bagus cerita ny ga bertele ,, 👍
Lela Lela
semoga gibran selamat sm amanda
Lela Lela
semoga selamat amanda
Lela Lela
jgn di buka
Lela Lela
wit wiw asiik
Lela Lela
jgn ,, tangan si bram
Lela Lela
seruuuu
Lela Lela
sabarrr
Lela Lela
claudia kasiaaaaan deh /Grin/
Lela Lela
hore berantem
Lela Lela
gibran batalkn tunangan mu
Lela Lela
ternyata ada gibran
Lela Lela
siap ,, aja gibran
Lela Lela
ternyata bram
Lela Lela
semangat
Lela Lela
perjanjian wak waw
Lela Lela
ternyata bram
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!