NovelToon NovelToon
My Kindergarten Teacher

My Kindergarten Teacher

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Komedi / Tamat
Popularitas:423.3k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Lanjutan Guruku Bar-bar Sekali dan Hoshi, My Tiger


Dewananda Kim Pratomo Hadiyanto adalah cicit dari Kim Jaehyun dan Savitri Pratomo. Berbeda dengan garis klan Pratomo yang lurus, Dewa ini gambaran ayahnya Bagas Hadiyanto yang berkelok kelok jalannya. Playboy, pecinta one night stand hingga membuat ibunya , Safira Pratomo Hadiyanto harus mengasah scapel nya untuk menyunat anaknya lagi kalau tidak mau tobat.

Setelah mendapatkan ancaman dari sang ayah bakalan dimasukkan ke pesantren seumur hidup karena kuliah tidak lulus - lulus, akhirnya Dewa menyelesaikan semuanya dan kembali ke Jakarta untuk memegang salah satu cabang bank milik keluarga Hadiyanto.

Pertemuannya dengan seorang guru TK bernama Alina Ratnadewi, membuat Dewa blingsatan dan benar-benar jatuh cinta dengan gadis manis itu. Tapi Dewa harus membuktikan bahwa dirinya sudah taubat sebab syarat yang diberikan Alina adalah pria itu harus pantas menjadi imam nya.

Generasi Keenam klan Pratomo ( settlement terakhir )

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makan Bersama

Alina kini sudah berada di dalam mobil Mazda CX-9 milik Dewa dan keduanya menuju ke sebuah restauran cepat saji yang buka 24 jam disana. Alina tersenyum karena Dewa membuktikan ucapannya bahwa mereka ke resto yang santai dan banyak orang yang datang pun tampak seperti dari rumah, hanya memakai baju santai bahkan ada yang bersandal jepit, memesan paket bento disana.

"Kamu mau pesan apa Jeng?" tanya Dewa saat mereka berada di line sambil membawa nampan.

"Value set dua saja, pak Dewa" jawab Alina.

"Ada tambahan?"

"Puding coklat dan ochanya dua" jawab Alina lagi.

"Oke." Dewa membayar pesanan mereka dan keduanya duduk di sebuah kursi yang agak memojok dari pandangan orang lain.

"Pak Dewa..." panggil Alina.

"Hhhmmm..."

"Pak Dewa mengatakan tadi mengajak saya makan ini dalam rangka apa? Menyingkirkan kecoak?" tanya Alina dengan wajah bingung. "Memangnya kantor pak Dewa ada kecoaknya?"

Dewa tersenyum. "Memang sempat ada kecoaknya tapi sudah aku semprot pakai Baygon plus keplak pakai sandal ..."

"Haaaaahhh? Semprot dan keplak?" Alina tampak terkejut. "Memang kenapa kecoak nya?"

"Membuat bokap marah."

Alina berusaha merangkai kata - kata Dewa. "Apakah ada pegawai bank yang membuat Oom Bagas marah?"

"Bukan pegawai kami, tapi orang yang membuat kamu terluka!"

Alina melongo. "Gatot?! Apa lagi yang diperbuat dia pak?"

"Well, anggap saja bikin bokap turun gunung menemui walikota Jakarta Barat akibat ulah si kecoak satu itu. Dan kami sudah mendapatkan semua kebobrokan nya. Apa Jeng Alina tahu? Si kutu kupret itu sudah mau diangkat menantu oleh pria yang kamu lihat di McDonald's kemarin. Nama pria itu adalah Sumbi dan dia pemilik banyak coffee shop di Jakarta, Bogor, Bandung dan Tangerang.

"Kecoaknya mengkamuflase menjadi tikus ! Serius itu Jeng Alina. Dia sudah berniat jahat dengan hendak makan uang haram, Jeng dan yang diincar adalah perusahaan besar termasuk bank yang berada di wilayah Jakarta Barat."

"Kenapa meminta dana dari bank pak Dewa?" tanya Alina.

"Sebagai sponsor acara tujuh belasan tapi semua barang di proposal nya, sudah di mark up olehnya dan tidak tanggung-tanggung... lima sampai sepuluh persen dia ambil. Dan itu baru proposal yang diberikan ke kantor kami. Bayangkan jika ada dua puluh perusahaan? Berapa yang dia dapatkan?" ucap Dewa.

"Astaghfirullah... " Alina menatap Dewa dengan tatapan tidak percaya.

"Dengar Jeng, aku dan bokap tidak papa jika kamu hendak mencari untung barang 0.5-1 % karena nominalnya masih make sense tapi kalau lebih dari itu... Sorry Dorry Morry, kami tidak bisa mengeluarkan dana sebanyak itu. Tahun lalu bokap sudah memberikan sponsor tanpa bertanya lebih lanjut karena masih masuk akal up gradenya, dibawah satu persen. Tapi yang tahun ini... Terlalu" ucap Dewa menirukan gaya Raja Dangdut.

Alina tertawa mendengar gaya Dewa menirukan Rhoma Irama. "Malu dong saat Oom Bagas membuka kebobrokan Gagal Total itu."

"Very. Dan aku sudah bilang padanya, untuk menjauhi kamu Jeng. Sebab jika dia masih mengeyel, aku akan buat dia kehilangan pekerjaan nya dan dukungan dari keluarga Margaret... Semua orang suka cuan tapi jika kamu mencarinya dengan cara haram, maka itu hanya akan menjadi uang panas yang cepat habisnya dan menambahkan dosa" jawab Dewa panjang lebar.

Alina mengangguk dan tersenyum. "Itulah mengapa saya tidak tertarik padanya Pak Dewa. Entah mengapa tapi saya tidak pernah suka dengan gayanya yang terlalu..."

"Perhatian? Lamis?" Dewa menatap Alina.

"Ah ya itu pak... Lamis. Saya tidak suka cara bicara nya. Terlalu sopan dan ditata sekali membuat tidak nyaman" senyum Alina.

Kata lamis dalam bahasa Jawa bisa diartikan "pura-pura" atau "tidak jujur". Kata ini bisa dijelaskan secara etimologi rakyat menjadi lambé manis atau "bibir manis". Maka kalimat aja seneng lamis, bisa diartikan "jangan suka berpura-pura" atau "jangan suka munafik".

"Kamu memiliki sense yang bagus dalam menilai seseorang, Jeng Alina. Oh, apakah Minggu besok kamu akan ke rumah Eyang Daud?" tanya Dewa sambil memakan chicken karaage nya.

"Tampaknya tidak dulu pak Dewa. Eyang pasti akan khawatir jika tahu saya terluka apalagi Eyang bisa meminta aku untuk kembali tinggal di rumah Grogol karena takut saya kenapa-napa selama di kost..." senyum Alina.

"Kalau begitu, besok Jumat habis aku sholat, kamu aku jemput ya. Kita harus kontrol lagi tanganmu. Bukan kah nyokap bilang begitu" ucap Dewa.

"Tapi apa tidak merepotkan pak Dewa?"

"Jeng Alina sayang. Nggak repot lah wong jaraknya dekat. Merepotkan itu kalau kamu disini kerjanya sedangkan aku dari PIK kemari... Itu namanya nggolek molo ( cari penyakit ) dan marakke emosi tingkat Olympus... Tahu nggak?" sungut Dewa membuat Alina cekikikan.

"Iya deh pak Dewa..."

Tanpa mereka sadari dua pasang mata yang satu coklat dan yang satu biru, tampak melihat keduanya yang asyik mengobrol.

"Si playboy duren tiga sama cewek baru lagi?"

"Mungkin itu gadis yang diceritakan oleh Tante Safira ke mommy?"

"Mungkin... Baguslah kalau dia bisa sadar. Kirain pengsan melulu. Bisa berabe kalau kagak sadar - sadar. Bisa habis masa depan dia!"

***

Yuhuuuu Up Malam Yaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂❤️

1
Sativa Kyu
👍👍👍
This Is Me
Ahahahaa
Nasib si Ragil, bos & pacarnya sama² absurd
This Is Me
Singkat jelas padat, bu Safira....mantappu
This Is Me
Astaga Aizen...disini kamu masih mantan bayi. Nanti² kamu bakalan tendang menkopolhukam lohhhh🤣🤣🤣🤣
Ani
cerita ini bener bener mengocok perutku ampe keram... berbanding kebalik sama kisah sepupunya...
Mantaplah Mbak Hana
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
Ani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 udah kayak mbah dukun aja si Ragil
Ani
Radtya Yung sama Ratih kisahnya ada di cerita yang mana ya Mbak Hana??
Ani: oh oke
total 2 replies
Ani
ya Ampun...🤣🤣🤣🤣🤣 saking semangatnya cincin ampe lupa
Ani
lah cakepnya kaya gitu pantesan dikejar lampir ditambah kantongnya tebal weslah..
Ani
pasti si Gagal total
Ani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 duh bapak kok malah jadi kang kompor sih. Tapi aku suka 😄😄😄😄
Ani
dulu waktu remaja suka mantengin TV buat nonton film ini ...👍👍👍👍👍
Ani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 ono ono wae
Ani
lah situ apa kabarnya
Ani
hohoho ternyata ular kadut toh . maaf ya Gatot kalau gak aku samakan sama Buaya. karena Buaya hewan yang setia..😝😝😝😝
Ani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 lah wong anak mereka berdua.. masuk akal
Ani
ndang di ruqyah Gil.. Bos mu itu kan ndableq plus ngeyelan..
Ani
bukannya cacing gelutnya kalau lagi laper ya🤣🤣🤣🤣🤣
nobita
tuhh kan Dewa... cari alesan muluu
nobita
gadis yang mandiri.. ku suka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!