Anatasya, gadis cantik yang berumur 20 tahun dia gadis yang polos, baik hati dan juga ceria.
setiap harinya dia bekerja disalah satu restoran xxx untuk biaya kehidupan sehari-harinya karena dia hidup sebatang kara. ibu nya meninggal saat melahirkan dia sedangkan ayah nya meninggal sebelum ana lahir jadi ana tak pernah melihat ayah nya sama sekali, akhirnya ana pun dirawat oleh bibinya namun bibinya sangat kejam, Siska anak dari bibi nya juga sangat kejam. gajian ana setiap bulan selalu diminta, ana pun putus kuliah karena beasiswanya dicabut, ana juga tak sanggup untuk membayar uang bulanan dan semester kuliahnya, karena uang gajinya diminta bibi nya untuk membayar kuliah Siska. tapi semuanya berubah indah ketika ana bertemu dengan Rama Ardiyansyah seorang CEO yang tampan dan kaya yang sangat mencintainya... dari situlah kisah ana yang menyedihkan berlalu
Novel ini dikhususkan untuk dewasa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maisy Asty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
29. Pulangnya Angga
Bibi Rani dan Siska pun sudah meminta maaf pada ana dengan tulus dan ini pertama kalinya ana, bibi, dan Siska makan satu meja bersama. sekarang bibinya dan saudaranya itu tidak lagi memperlakukan ana dengan buruk lagi ana pun merasa bahagia dengan semua yang ada sekarang.
Dimeja makan..
Ana, bibi Rani dan Siska sedang menikmati makanannya dengan bahagia.
Meja makan yang begitu sederhana, mengingat bibinya ana hanya ora biasa jadi buat mereka itu sudah paling bagus.
"Ana makanlah yang banyak nak" ucap bibi Sambil memberikan salah satu menu yang ada dimeja.
"Terimakasih bibi" ucap ana yang hampir meneteskan air mata karena ini pertama kalinya bibinya benar-benar berbeda dari biasanya.
mengingat dulu sertiap hari ana hanya dikasih makanan sisa, itu membuat ana sedih jika mengingat masa itu tapi sekarang semuanya berubah ana bisa makan satu meja dengan bibinya dan saudaranya.
"Ibu apa hanya ana saja, Siska tidak ibu perhatiin lagi" ucap Siska dengan nada manja
"Sayang apa maksudmu, mulai sekarang ibu akan menyayangi ana sama seperti ibu menyayangi kamu Siska" Ucap bibi Rani pada siksa yang juga ucapannya ditunjukkan pada ana.
"Terimakasih bibi, ana bahagia sekali" ucap ana sambil tersenyum bahagia.
"Baik.. baiklah, ana aku juga akan menyayangimu sebagai adekku yang sesungguhnya. mulai sekarang patutlah pada kakakmu ini" Ucap Siska pada ana yang membuat ana tersenyum dan memeluk Siska yang duduk disampingnya.
Akhirnya acara makan pun selesai ana, bibi dan Siska duduk diruang tamu, Siska pun pamit lebih dulu untuk berangkat ke kampus, ana juga pamit untuk berangkat kerja dan akan pulang telat karena mau mengatarkan Rama menyebar undangan pernikahan.
"Ibu, aku berangkat dulu ya" ucap Siska sambil bangun dari tempat duduk.
"Iya nak, hati-hati dijalan" ucap bibi pada Siska
Siska pun pergi meninggalkan rumah menuju kampusnya.
"Bibi, ana juga pamit ya bi. sepertinya nanti ana akan pulang telat bi soalnya ana mau mengantarkan rama menyebar undangan pernikahan kita bi" Ucap ana pelan pada bibinya.
"Iya nak, kamu hati-hati dijalan ya nak" ucap bibi tulus pada ana.
Ana pun pergi menuju tempat kerjanya.
sesampainya ditempat kerja ana bertemu ayu seperti biasa ayu kepo karena ana sudah dua hari tak masuk kerja dan tak memberi kabar pada ayu atau tempat kerjanya. karena tidak diizinkan oleh Rama dan Rama bilang sudah mengurus semuanya.
"Ana, darimana saja kamu aku sangat merindukan kamu" ucap ayu memeluk ana.
"Aku juga sangat merindukan kamu ayu, ayu aku akan segera menikah" ucap ana tiba-tiba sambil membalas pelukan dari ayu.
"Sungguh, siapa mempelai laki-lakinya apakah tuan tampan yang kemarin mengajakmu menikah atau Angga yang sudah pulang dari luar negeri dia mengajakmu menikah?" ucap ayu panjang lebar yang membuat ana bingung harus jawab yang mana dulu.
"Ayu tanyakan satu-satu pertanyaanmu" ucap ana sambil mengajak duduk ayu disalah satu tempat duduk yang ada disitu.
"Masalah mempelai laki-laki kamu akan tau secepatnya ayu, tapi tunggu ayu kamu bilang Angga sudah pulang dari luar negeri?" Ucap ana dengan nada ingin tahu.
"Iya Angga sudah pulang dari luar negeri ana" ucap ayu menegaskan.
"Kamu tau darimana?" ucap ana penasaran.
"Dia mencarimu kesini ana" jelas ayu.
#Cerita ayu selama ana libur kerja#
*2 hari lalu waktu kamu libur kerja, Angga datang kesini mencarimu.
"Ayu apa kabar"ucap Angga
"Angga, bukankah kamu diluar negeri"ucap ayu kaget.
"Aku sudah pulang ayu, ayu aku denger ana berkerja ditempat ini. bilang padanya aku ingin bertemu dengannya" ucap Angga dan ucapan itu membuat ayu sangat kesal.
"Untuk apa kau menemui ana lagi, sudahlah pergilah dan lupakan ana. ana tidak akan pantas bersamamu"Ucap ayu pada Angga.
ayu memang tau apa yang terjadi pada ana setelah Angga pergi keluar negeri.
"Ayu jelaskan padaku yang terjadi saat aku diluar negeri"ucap Angga penasaran.
tapi tidak dijawab oleh ayu dan ayu langsung pergi meninggalkan Angga dengan raut wajah yang sangat kesal.
"Seperti itulah ana ceritanya" Ucap ayu malas yang memang sangat kesal jika membahas tentang Angga, orang tua Angga yang sangat Sombong yang sudah membuat ana sedih bertahun-tahun.
Maaf ya malam terus ngelanjutinnya karena kalo jam segini authornya sudah gak sibuk dan sudah pulang kerja...🙏🙏
lanjutkan thor 😙😙😙😙😙
semoga keluarga Rama dgn tulus menerina Ana apa adanya dan jg menyayangi nya 😋😋😋😋😋
seru dan senang nya Ana di manja dan di perhatikan 😋😋😋😋😋😋