NovelToon NovelToon
rahasia gadis terbuang milik sang mafia

rahasia gadis terbuang milik sang mafia

Status: tamat
Genre:Mafia / CEO / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:117.4k
Nilai: 5
Nama Author: veby123

Laras Irma Nabella, gadis berusia 21 tahun yang dibuang oleh ayah kandung nya sendiri yang sebelumnya mendapatkan perlakuan kejam dan kasar dari ibu dan saudara tirinya setiap hari, padahal tidak melakukan kesalahan semua yang disuruh dikerjakan dengan baik dan benar.
Hingga dia dipertemukan dengan seseorang laki laki, laki laki ini kemudian berjanji ingin melindunginya.
Rayyan Zalendra, pria berkarisma tetapi kejam dan dingin namun sifatnya berbanding terbalik jika dengan orang terdekatnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon veby123, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29

Setelah beberapa menit, Rayyan masih tetap diam. Dia meminta anak buahnya untuk menyalakan lampu yang tidak terlalu terang, namun lampu tersebut bukan untuk menerangi semua ruangan, tetapi hanya sebagian ruangan yang didalam kandang.

"Nyalakan lampunya" kata Rayyan kepada anak buahnya

"Baik bos" jawab salah satu dari mereka

Setelah lampu menyala, Laras memberanikan diri untuk kembali bertanya kepadanya.

"Mas, Ada apa?" tanya Laras dengan hati-hati

"Jangan terkejut setelah apa yang kau lihat ini, dia baik jika dirimu juga baik kepadanya" kata Rayyan dengan pandangan tetap kedepan

"Baik mas," kata Laras

Rayyan maju beberapa langkah kedepan, lalu Rayyan memukul dua kali kandang tersebut dengan menggunakan tangannya.

Rayyan kembali mundur sehingga berdiri disamping Laras.

Laras tidak bertanya dia hanya melihat kearah depan dengan fokusnya, dan tiba-tiba dia melihat seekor singa muncul dari tempat gelap ke sisi yang terang.

"Ya allah, Singa!" kata Laras sambil menutup mulutnya dengan menggunakan kedua tangannya dan mundur beberapa langkah karena terkejut.

Rayyan tidak menjawab, dia sengaja membiarkan Laras untuk tenang terlebih dahulu.

Singa itu terlihat menatap kearah Laras dan Rayyan. Laras tidak berani bergerak sedikit pun, dia berfikir jika bergerak sedikit saja pasti singa ini akan menerkamnya.

"Mas, mengapa dia menatapku?" tanya Laras namun pandangannya tetap ke singa yang ada didepannya.

"Tidak apa-apa, dia tidak bisa keluar dari kandang ini, dan jika pun dia bisa keluar, dia tidak akan menyakitimu" kata Rayyan

"Apa Mas yakin dia tidak akan menyakiti ku?" tanya Laras

"Iya, karena aku disini, dia sama seperti harimau putih yang ada diruang rahasia bawah tanah dirumah kita.

"Lexi?" tanya Laras

"Iya, dia sama dengan Lexi, namun ketika aku menemukannya, dia hampir mati karena ada anak panah yang tertancap pada kaki sebelah kanannya" kata Rayyan yang melangkah mendekati kandang singa tersebut.

Laras yang melihat Rayyan melangkah maju untuk mendekati kandang singa itu hanya diam, dan tidak berani untuk ikut melangkah.

Singa yang ada didalam kandang mendekati Rayyan, seolah-olah minta dielus oleh Rayyan.

"Namanya Barong" kata Rayyan sambil mengelus kepala singa tersebut.

"Barong?, berarti sudah singa ini singa jantan ya?" tanya Laras.

"Iya, singa ini singa jantan" jawab Rayyan

Lalu Rayyan maju beberapa langkah dan membuka kandang Barong dengan menekan tombol merah yang ada di pintu kandang tersebut.

"tit..." suara tombol tersebut yang ditekan oleh Rayyan

"Mas, kenapa kamu membuka kandangnya?" tanya Laras yang sudah takut

"Tidak apa-apa, jangan takut, kemari lah, dia tidak akan menyakiti mu, jika kamu tidak menyakitinya terlebih dahulu" jawab Rayyan

"Tapi mas, apa kamu sudah menjamin jika Barong tidak menyakiti saya?" tanya Laras yang masih diam ditempat

"Iya, aku jamin, ayo, kemari lah" kata Rayyan

Laras dengan langkah pelan mendekati Rayyan dan berdiri dibelakang Rayyan.

Singa itu seolah-olah tau, ada orang yang mendekati mereka langsung mengalihkan pandangannya menatap kearah Laras yang ada dibelakang Rayyan

"Mas, dia menatap saya" kata Laras

"Barong" kata Rayyan menegur singa tersebut

Barong yang dipanggil pun menolah kearah Rayyan lalu duduk dihadapan Rayyan.

"Dia begitu patuh dengan mu" kata Laras

"Tidak juga, ada kalanya dia marah, namun semarah nya Barong tidak pernah menyakiti ku" kata Rayyan

"Oooo" Jawab Laras yang membulatkan bibirnya

"Kemari kan tanganmu" kata Rayyan yang meminta tangan Laras

"Untuk apa Mas?" tanya Laras

"Apa kau tidak ingin memegangnya?" tanya Rayyan yang sudah berjongkok dihadapan singa jantan tersebut

"Apa dia tidak marah kalau aku sentuh?" tanya Laras

"Lexi saja bisa semanja itu ke kamu, apa lagi singa ini" kata Rayyan

"Saya takut Mas" kata Laras

"Aku ada disini, ayo, kemari kan tanganmu" kata Rayyan yang meminta tangan Laras sambil menjulur tangannya

Laras yang masih berdiri dibelakang Rayyan ikut berjongkok dan menyambut uluran tangan Rayyan

Rayyan mendekatkan tangan Laras yang dipegangnya di kepala Barong, singa jantan itu tidak bereaksi apapun, dia hanya memejamkan matanya, menikmati elusan dari tangan Laras yang lembut.

"lihatlah, dia begitu nyaman dengan elusan dari tangan kamu" kata Rayyan

"Seperti begitu, tapi saya masih takut, Barong lebih besar dari Lexi" kata Laras

Rayyan hanya menganggukkan Kepalanya dan kembali mengangkat tangan Laras dari Kepala Barong, Barong yang merasa elusan di kepalanya hilang langsung membukakan matanya dan berdiri.

"Mas, Barong kenapa?" tanya Laras yang ketakutan dan sudah terduduk dari jongkoknya karena terkejut dengan sikap Barong

"Entahlah," kata Rayyan yang membantu Laras berdiri.

Barong mengelilingi mereka, menatap mereka dan mengendus-endus mereka, ketika sudah ada disamping Laras, Barong berhenti melangkah, dia mencium tangan Laras yang digunakan untuk mengelusnya tadi.

"Mas, Barong....." kata Laras yang sudah ketakutan

"Barong!" kata Rayyan dengan tegasnya.

Barong yang dipanggil pun tidak lagi mencium tangan Laras. Dia duduk disamping Laras sambil memejamkan matanya seolah-olah meminta Laras kembali mengelusnya.

"Eluslah kepalanya lagi seperti tadi" kata Rayyan

"Ta..Tapi Mas, saya takut" kata Laras

"Cobalah" kata Rayyan lagi

Dengan tangan yang sedikit bergetar, Laras mengangkat tangan kanannya tadi untuk mengelus kepala singa jantan tersebut.

"Mas, dia diam" kata Laras yang sedikit tersenyum

"Sudah ku katakan padamu tadi, jika kamu baik padanya, dia juga akan bersikap baik padamu" kata Rayyan

"Dia lucu juga kalau seperti ini" kata Laras

Rayyan tidak menjawab, hanya melihat kearah Barong tanpa ekspresi apapun.

"Mas, kenapa kamu tidak meletakkan Barong diruang rahasia bawah tanah dirumah?" tanya Laras yang masing mengelus kepala Barong

"Itu tidak mungkin, mana bisa mereka tinggal di satu kawasan yang sama" kata Rayyan

"Oh iya, maaf Mas saya lupa," kata Laras yang tangan kirinya menepuk jidatnya.

"Sudah, ayo kita keluar, katanya mau kekamar mandi" kata Rayyan

"Tidak jadi Mas" jawab Laras

"Jika ingin buang air, jangan ditahan, itu tidak baik untuk kesehatan mu" kata Rayyan

"saya tadi hanya ingin mencuci muka saja, bukan ingin buang air, mas," kata Laras yang masih mengelus kepala Barong

"Baiklah, ayo kita kembali ke atas, Azka dan Nana mungkin mencari kita" kata Rayyan

"Ayo" jawab Laras sambil menarik tangannya dari kepala Barong.

Barong yang tidak merasakan lagi elusan tangan Laras, kembali membuka matanya.

Rayyan mengerti itu, dia melangkah mendekati Barong.

"Lain waktu, aku akan mengajaknya untuk bermain bersama mu, jika bisa, kau jagalah dia, aku tau kau sudah merasakan ikatan pada dirinya" kata Rayyan sambil mengelus kepala Barong, Barong seolah mengerti apa yang dikatakan oleh Rayyan, dia berpindah dari samping Laras dan kembali pada bagian yang gelap didalam kandang tersebut.

"Maksudnya apa Mas?" tanya Laras yang tidak mengerti

"Sudah, tidak ada apa-apa, ayo kita keluar," jawab Rayyan

"Baiklah" kata Laras.

1
pebyza
terima kasihh
Herlina Unou
cerita bagus
haryani
mana nih lanjutannya?
Binti Rofikoh
👍
mana nih adegan kekerasan nya 🙄🙄🙄
4U2C
𝐧𝐚𝐬𝐢𝐛 𝐛𝐚𝐢𝐤 𝐋𝐀𝐑𝐀𝐒 𝐭𝐚𝐤 𝐭𝐞𝐤𝐞𝐣𝐮𝐭 𝐭𝐞𝐫𝐮𝐬 𝐥𝐚𝐧𝐠𝐬𝐮𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐥𝐨𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐤𝐞 𝐚𝐫𝐚𝐡 𝐑𝐀𝐘𝐘𝐀𝐍 ,,𝐤𝐚𝐥𝐚𝐮 𝐭𝐚𝐤 𝐩𝐚𝐬𝐭𝐢 𝐬𝐮𝐚𝐬𝐚𝐧𝐚 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐭𝐞𝐠𝐚𝐧𝐠 𝐬𝐞𝐤𝐞𝐭𝐢𝐤𝐚,,𝐩𝐚𝐫𝐚 𝐫𝐞𝐚𝐝𝐞𝐫 𝐩𝐮𝐧 𝐢𝐤𝐮𝐭 𝐭𝐞𝐤𝐞𝐣𝐮𝐭 𝐝𝐚𝐧 𝐭𝐞𝐬𝐞𝐧𝐲𝐮𝐦-𝐬𝐞𝐧𝐲𝐮𝐦 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐢𝐧𝐠𝐚𝐭 𝐤𝐞𝐥𝐚𝐤𝐮𝐚𝐧 𝐋𝐀𝐑𝐀𝐒 𝐲𝐚𝐡🤣🤣🤣
4U2C
𝐚𝐰𝐚𝐥 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐛𝐢𝐤𝐢𝐧 𝐚𝐤𝐮 𝐭𝐞𝐫𝐭𝐚𝐰𝐚 𝐲𝐚𝐡 𝐭𝐡𝐨𝐫🤣🤣🤣🤭🤭🤭𝐞𝐡 𝐭𝐮𝐚𝐧 𝐦𝐚𝐚𝐟..
haryani
semangat thor
pebyza
terima kasih
Rama Fitria Sari
semangat untuk bekarya
Yunita Sari Saranga
kok sampai part 37 aja Thor, kelanjutannya mana ya, bagus ceritanya, aku suka.
samsuryati
good job
samsuryati
aku suka aja
samsuryati
mampir juga di novel saya dengan judul "pasrah aja"atau dengan novel yang baru lainnya dengan judul "terjebak pernikahan dadakan"

Hahaha dibalas ya.
samsuryati
balas komen saya ya Bu, kasih like juga dan vote oke.
coastbycoast
Semangat menulis untuk karyanya yang luar biasa kak, sukses selalu😊💪🙏
SizzlingTeapot
walau badai menghadang, aku tetap setia menunggu cerita-ceritamu thor
pebyza
🤭🙏
RS Star
semangat berkarya author
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!