NovelToon NovelToon
Rugi 1 Perampok Budiman

Rugi 1 Perampok Budiman

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Dikelilingi wanita cantik / Pemain Terhebat / Pusaka Ajaib / Tamat
Popularitas:62.3k
Nilai: 5
Nama Author: Rudi Hendrik

Rugi Sabuntel, anak lelaki gendut dan cengeng. Dia selalu diejek dan ditindas oleh anak-anak lain, sampai-sampai nyaris tewas. Hingga muncullah orang sakti bernama Ki Robek yang menolong Rugi.

Rugi yang diangkat murid oleh Ki Robek tumbuh menjadi pendekar sakti yang tetap gendut. Meski seorang pendekar, dia tetap rendah hati dan memilih jalan jujur dengan menjadi kuli di gudang jagung milik Demang Segara Gara.

Namun, tawaran menjadi seorang perampok budiman demi menolong rakyat miskin yang tertindas oleh penguasa, membuat Rugi mengubah jalan hidupnya. Dia pun akhirnya menjadi seorang perampok budiman yang merampok rumah-rumah pejabat dan orang kaya zalim. Hasil rampokannya dia bagi-bagikan kepada rakyat yang telah hidup sengsara karena dizalimi penguasa dan pengusaha.

Lalu akan berakhir seperti apa Rugi Sabuntel ketika dia menjadi buronan nomor satu para penguasa yang punya kekuatan pasukan? Dan siapakah wanita yang akan hinggap di hatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rudi Hendrik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PB 29: Wajah Bibir Ungu

*Perampok Budiman (PB)* 

 

“Mulai!” teriak si juru panggung Takar Talas sambil melesat mundur. Kali ini diungkapkan dia mendarat di mana, yaitu di dekat tukang dawet asli Butogilo.

Jadi, setiap selesai teriak-teriak seperti pembawa acara MMA, Takar Talas selalu mendarat di dekat tukang dawet. Sambil menyaksikan pertarungan dari jauh, Takar Talas minum dawet Mbok Gandeng. Jadi bisa dihitung berapa gelas dia minum dawet dalam sehari, yaitu sejumlah pertarungan yang tergelar di atas panggung. Sampai-sampai Mbok Gandeng hafal berapa kali seruputan Takar Talas dalam satu gelas dawet.

Bug!

“Waaah!” pekik para penonton bersorak. Bukan bersorak karena dawet, tetapi karena peraduan dua tinju keras antara Rugi Sabuntel dengan Satria Tinju Tanpa Aral di atas arena.

Kedua lelaki besar itu sama-sama terjajar dua tindak.

Meski berjuluk Tinju Tanpa Aral, tapi bukan berarti hanya Satria yang punya tinju paling keras. Terbukti tinju Rugi juga sekuat tinjunya.

“Heat heat heat!” teriak Satria sambil menyerang Rugi Sabuntel bertubi-tubi dengan tinju ala petinju profesional yang sedang bertarung melawan sebuah samsak.

Sambil menggoyang kepala dan badan atasnya ke kanan dan ke kiri, Rugi Sabuntel menghindari tinju-tinju Satria. Juga menangkisnya dengan kekuatan lengannya yang berani menerima tinju bertenaga dalam itu.

Pada satu ketika, Rugi Sabuntel menahan tinju lurus Satria dengan telapak terbuka. Rugi Sabuntel menggunakan ilmu Lempar Daya. Tenaga tinju Satria diserap, lalu dilempar ke lengan kiri melewati bahu. Maka, setelah dia menahan tinju itu, tangan kirinya bereaksi sangat cepat menonjok wajah Satria.

Namun, seperti petinju profesional gaya Mua Thai, Satria ternyata bisa menghindari serangan tangan kiri Rugi yang sangat cepat.

Buk! Bdak!

Rugi yang yakin bahwa tinju kirinya akan sukses menghajar wajah Satria, harus terkejut, terlebih dia tidak siap untuk menghindari tinju lawannya yang datang membalas dengan cepat.

Satu tinju kuat menghajar pelipis Rugi Sabuntel yang memaksanya terbanting ke lantai papan.

“Yeee!” teriak pendukung Satria Tinju Tanpa Aral ketika Rugi terhempas di lantai arena.

Namun, ketika wajah sampingnya mencium lantai papan, sekilas pandangan Rugi melihat wajah cantik berbibir warna ungu.

Bek!

Ternyata Satria tidak memberi kesempatan pada Rugi untuk bangkit. Batang kaki kanan Satria dengan begitu keras menendang perut gendut Rugi, membuat si gendut itu terseret mengepel lantai menuju pinggir arena. Sepertinya Satria memang bertujuan membuang tubuh Rugi dari arena agar cepat menang.

Dalam pergerakan tubuhnya yang mengepel lantai, Rugi Sabuntel memfokuskan pandangannya melihat wajah cantik berbibir ungu yang dilihatnya. Rugi melihat jelas wajah Nyi Unyu di antara para penonton yang bersorak-sorak liar karena melihat ketumbangannya. Nyi Unyu memandang tanpa kedip kepadanya.

Wajah cantik Nyi Unyu yang Rugi Sabuntel lihat bukanlah halusinasi menjelang kekalahan, tetapi itu nyata bahwa Nyi Unyu datang menontonnya bertanding.

Melihat kehadiran Nyi Unyu, seketika jiwa jagoan dan juara Rugi Sabuntel berkobar.

Maka, sebelum tubuhnya keluar meninggalkan arena, Rugi Sabuntel cepat menyalakan telapak tangannya dengan ilmu Telapak Lahar.

Bluss!

Kelima jari tangan kanan Rugi Sabuntel cepat ditancapkan ke lantai papan hingga dengan mudahnya bolong. Tindakan itu menahan gerakan tubuh Rugi di pinggir arena. Rugi batal keluar dari arena. Hal itu membuat pendukung Satria berhenti bersorak.

“Yeee...!” teriak Rugi Sabuntel sambil melompat bangun dengan lentingan tubuh yang mengudara.

“Yeee ooo!” teriak pendukung Rugi Sabuntel penuh semangat melihat kebangkitan jagoan mereka.

Tubuh besar gendut itu terlihat begitu ringan melenting lalu mendarat halus tanpa suara di lantai arena.

Rugi Sabuntel menengok kepada Nyi Unyu dan melemparkan senyum lebar, tetapi hanya kedinginan yang diberikan oleh Nyi Unyu. Namun tidak masalah bagi Rugi Sabuntel. Nyi Unyu bisa hadir saja untuk menonton, sudah membuat perasaan Rugi Sabuntel girang bukan main.

“Yeee!” sorak para pendukung Rugi Sabuntel kembali bersemangat, terlebih jago mereka tidak terlihat terluka oleh dua hantaman serangan Satria.

Melihat kegagahan Rugi Sabuntel, Satria kian beringas.

“Heaaat! Tidak akan aku beri ampun kau, Rugi Gendut!” teriak Satria sambil membuat kedua tinjunya berwarna keperakan, sepertin warna kulit manusia silver.

Satria kembali melancarkan serangann tinju bertubi-tubi. Jelas kali ini sangat berbahaya. Karena itulah, Rugi mengandalkan ilmu Telapak Lahar pada kedua telapak tangannya sebagai penangkal, sekaligus sebagai senjata.

Baks! Baks! Baks!

Pertemuan tinju perak dan telapak tangan membara itu ternyata seimbang. Satria tidak bisa melukai tangan Rugi. Hal yang sama, Telapak Lahar yang bisa melelehkan logam itu tidak bisa membakar tinju Satria.

Penonton pun tegang melihat pertarungan berbahaya kedua pendekar itu, meski tidak setegang ketika Pendekar Macan Langit ingin merobek-robek baju dan kulit mulus Pengantin Tanpa Suami.

Untuk beberapa waktu pertarungan kembali berlangsung seimbang. Keduanya berusaha menyarangkan serangan mereka ke anggota tubuh lawan yang lain yang tidak kebal, tetapi keduanya selalu bisa menangkis dan menghindar.

Hingga suatu ketika, di saat adu telapak dan tinju terus berlangsung, tiba-tiba Satria menjerit.

“Aaak!” jerit Satria karena kaki kanan Rugi Sabuntel tiba-tiba sudah menginjak kaki kirinya.

Satria cepat menarik kaki kirinya dari injakan kaki Rugi, tetapi tidak bisa. Kaki itu seolah-olah terpaku paten di lantai. Selama Rugi Sabuntel menginjak dengan ilmu Injakan Kaki Gunung, kaki Satria itu tidak akan lepas jika bukan Rugi yang melepas injakannya.

Baks!

Gegara Injakan Kaki Gunung itulah, Satria kehilangan pertahanannya. Maka dengan mudah Rugi Sabuntel memasukkan serangan Telapak Lahar ke dada kekar Satria.

“Aaakrr!” teriak Satria begitu keras tapi pendek, ketika kulit dan daging dadanya termakan panas.

“Yeee ooo!” teriak para pendukung Rugi Sabuntel tanpa dikomando oleh jagonya.

Setelah Rugi Sabuntel menarik lepas injakannya dari kaki Satria, dia langsung menabrakkan perut gendutnya ke tubuh Satria.

Bukk!

Meski tubuh Satria besar dan berat, tetapi jika sudah ditabrak oleh perutnya Rugi Sabuntel, seekor gajah hamil pun akan terpental.

Tubuh Satria Tinju Tanpa Aral terpental seperti bajing yang dilempar.

Brakr!

Satria jatuh di tribun dan menimpa sejumlah penonton, sehingga jatuh bersama dengan bagian tribun yang hancur berpatahan. Satria hanya menggeliat kesakitan tanpa bisa bangkit lagi, dengan tubuh tertindih patahan kayu-kayu tribun.

“Yeee...!” teriak Rugi Sabuntel berselebrasi.

“Yeee ooo!” teriak para pendukung Rugi penuh semangat mengikuti teriakan Rugi.

“Hidup Pendekar Gendut!” teriak Blikik berkomando.

“Genduuut!” teriak para penonton sambil menonjok langit ramai-ramai.

“Hidup Pendekar Gendut!” teriak Blikik lagi

“Genduuut!” teriak para penonton sembari tersenyum sumringah karena senang jago mereka menang.

“Hidup Pendekar Gendut!”

“Genduuut!”

Rugi Sabuntel mengangkat kedua tangannya dan melambai secara umum kepada para penggemarnya. Di sela-sela itu, dia menengok memandang kepada Nyi Unyu. Namun, dia terkesiap karena wajah cantik berbibir ungu sudah tidak terlihat, lengkap dengan badan dan kakinya. Sudah hilang.

Sambil terus tersenyum dan melambaikan kedua tangan, Rugi Sabuntel berusaha mencari wajah Nyi Unyu di posisi lain. Namun, tidak ada.

“Mungkin Nyi Unyu sedang pergi ke kakus,” pikir Rugi Sabuntel berbaik sangka. (RH)

1
Idrus Salam
Cempani juga harus diperjuangkan oleh Rugi, karena termasuk cinta pertamanya...
Idrus Salam
Alamat makan gratis ini
Wahyu Ni
terlalu banyak iklan .
Wahyu Ni
ki demang......?
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
semangat ya Rugi agar kau bisa membalas anak" itu
❀∂я 𝙆𝙄𝙉𝙂𝘾𝙝𝙖𝙣♕⃟ᶜᶻⱽѕ⍣⃝✰
baik bgt Ki robek ngajari rugi sabuntel berenang
❀∂я 𝙆𝙄𝙉𝙂𝘾𝙝𝙖𝙣♕⃟ᶜᶻⱽѕ⍣⃝✰
namanya rugi sabuntel..itu kalau bahasa Jawa artinya sungguh membagongkan 😂
༄༅⃟𝐐 ˢ⍣⃟ₛ Mikha🏡s⃝ᴿ 🇮🇩
Kukira ingusnya udah hanyut di sungai🤦
༄༅⃟𝐐 ˢ⍣⃟ₛ Mikha🏡s⃝ᴿ 🇮🇩
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
༄༅⃟𝐐 ˢ⍣⃟ₛ Mikha🏡s⃝ᴿ 🇮🇩
berarti lembut banget ya megangngya🤣
༄༅⃟𝐐 ˢ⍣⃟ₛ Mikha🏡s⃝ᴿ 🇮🇩
Astaga namanya seyem amet😂
༄༅⃟𝐐 ˢ⍣⃟ₛ Mikha🏡s⃝ᴿ 🇮🇩
Istilah dari mana itu🙄
༄༅⃟𝐐 ˢ⍣⃟ₛ Mikha🏡s⃝ᴿ 🇮🇩
wah body shaming tuh🤣
༄༅⃟𝐐 ˢ⍣⃟ₛ Mikha🏡s⃝ᴿ 🇮🇩
Seencer apa om, ingusnya😂😂😂😂😂
💜⃞⃟𝓛🇩ᵉʷᶦbunga🌀🖌
wajahnya lucu ya om
💜⃞⃟𝓛🇩ᵉʷᶦbunga🌀🖌
wkwkwk bokong nya pengen menghirup udara segar🤣🤣🤣🤣
ˢ⍣⃟ₛ 🏡s⃝ᴿ 🏡⃟ªʸ ᴀɴᴛɪᴇ
ya elaah teryata Ki Robek itu seorang pendekar sakti , tapi pernah di fitnah ,hingga di di hukum penjara
ˢ⍣⃟ₛ 🏡s⃝ᴿ 🏡⃟ªʸ ᴀɴᴛɪᴇ
yang semangat kamu Rugi berlatih Ama Ki Robek , biar ngga di ejek Mulu Ama Geng Bendong
ˢ⍣⃟ₛ 🏡s⃝ᴿ 🏡⃟ªʸ ᴀɴᴛɪᴇ
untung ya di kakek , membantu si Rugi
ˢ⍣⃟ₛ 🏡s⃝ᴿ 🏡⃟ªʸ ᴀɴᴛɪᴇ
wkwkwkwk 🤣
akhirnya si ikan hamil bisa berenang .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!