NovelToon NovelToon
The Exorcist

The Exorcist

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Diam-Diam Cinta / Roh Supernatural / Cinta Seiring Waktu / Horor
Popularitas:44.1k
Nilai: 5
Nama Author: aris suryana

Ini adalah zaman di mana organisasi Exorcist, para iblis, hantu, dan siluman masih eksis di kalangan masyarakat.

Takigawa Yamato adalah remaja yatim piatu miskin, ia tidak sengaja menjadi pemilik mata raja azir yang telah di curi oleh seorang iblis kucing yang bernama Ryuu dari kantor polisi exorcist cabang tokyo.

Jendral besar exorcist yang bernama minamoto morisawa pun membawa Yamato ke akademi exorcist di markas pusat, untuk di latih mengandalkan kekuatan mata raja azir.

Di sana Yamato bertemu dengan beberapa teman-teman baru yang memiliki sifat yang berbeda dan masalalu yang berbeda pula.

Dan kebenaran bahwa Yamato telah menjadi pemilik mata raja azir di tutup-tutupi oleh para petinggi exorcist mereka takut jika kabar ini bocor maka akan terjadi kerusuhan dan markas pusat akan menjadi incara para iblis.

seiring berjalannya waktu sedikit demi sedikit mister akan terungkap dan Yamato akan menyadari arti dari semua ini

"kita semua tau kalau kematian datang dalam sekejap mata"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aris suryana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Akhir yang menyedihkan

Syukurnya Masaru berhasil menghindar dari pukulan itu dan menjauh, mengambil jarak aman dengan si pelayan itu.

"Mohon bantuannya" ucap Masaru pasa Ayumi yang baru saja kembali setelah mengamankan si korban di mobil.

Dengan cepat Masaru berlari lalu menerjang si pelayang tapi serangan itu tidak melukainya sama sekali ataupun menggoresnya.

Dari kejauhan Ayumi membangun dengan menembaknya dengan anak panah secara bergiliran, setelah Masaru menyerang kemudian giliran Ayumi untuk melepaskan anak panahnya.

Hal yang sama terus mereka lakukan, tapi tidak ada yang membuahkan hasil sampai Masaru berhasil kembali di pukul mundur dan punggungnya membentur sebuah pilar.

Dari arah atas si pelayang datang menyerang, bergegas Masaru menghindar dan pilar yang tadi ada di belakangnya hancur setelah di pukul oleh si pelayan.

Dalam satu kali tembakan Ayumi melepaskan empat anak panah sekaligus tapi tidak ada satupun yang melukai si pelayan.

Karena di serang terus menerus juga tidak ada gunanya, kali ini Masaru memilih untuk menyerang lalu menjauh agar menghemat tenang dan membuat si pelayan kelelahan.

Sejauh ini rencananya berjalan lancar tanpa terkena satu pun serangan tapi si pelayan terlihat tidak lelah sama sekali, beberapa menit kemudian Masaru mulai kelelahan karena terus-menrus menyerang.

Tapi si pelayan masih tidak lelah, iya seperti tidak punya rasa lelah dalam dirinya bahkan iya semakin membabi buta saat menyerang membuat sejumlah pilsr yang menopang atap gudang hancur.

"Sepertinya kepolisian exorcist sudah tidak punya anggota hebat sampai mengirim bocah ingusan sepertimu" ujar si pelayan dengan suara yang begitu sombong.

Saat iya sedang menyombongkan diri, tiba-tiba sebuah anak panah melesat ke arahnya, merasa kesal si pelayang mengambil sebuah lempengan besi bergerak menyerang Ayumi.

Melihat itu bergegas Masaru berlalri untuk menyelamatkan Ayumi, dan usahanya tidak sia-sia Ayumi berhasil di selamatkan tapi perut sebelah kirinya harus terluka lumayan. 

"Cih" sesaat setelah menghindar, Masaru langsung menggendong Ayumi ke tempat lain.

Di belakang sebuah mesi, Masaru mengangkat bajunya untuk melihat luka yang ada di perutnga itu, meski tidak dalam tapi luka tersebut terus mengeluarkan darah.

"Kita tidak bisa melukainya, apa itu kekuatan dari iblis yang melakukan perjanjian dengannya?" ujar Masaru yang sedikit mengintip dari balik mesin.

"Tu-tunggu, aku akan menjahitkan lukamu tahan yah" sahut Ayumi lalu mengeluarkan sebuah kotak kecil dari saku celananya.

Dengan mengunakan bunga lonceng malaikat kecil untuk di peras, mengambil inti saringa sebagai pengganti alkohol swab,

Beberapa tetes inti sari dari bunga lonceng malaikat kecil, di teteskan pada sepanjang luka sobek itu, kemudian Ayumi mulai menjahit luka itu secara perlahan.

Sementara itu, si pelayan terus berkeliling mencari mereka berdua sambil menghancurkan setiap bedan yang ada di depannya.

Saat sedikit lagi Ayumi selesai menjahit luka Masaru, akhirnya si pelayang berhasil menemukan mereka, sebelum di serang Masaru dan Ayumi langsung menjauh darinya.

Tanpa berpikir lagi, Masaru langsung memotong benang yang masih terbentang panjang di lukanya, alhasil setelah dari luka sobeknya masih terbuka.

Darah pun kembali mengalir dari luka yang masih terbuka itu, tiba-tiba saja aura yang cukup besar muncul menyelimuti si pelayan, dan iblis yang mengikat janji dengannya.

Iblis itu terus menghasut si pelayan agar rasa bencinya terhadap semua orang semakin besar, iblis tersebut pun masuk ke dalam sebuah cincin yang di pakai oleh si pelayan itu.

Melihat hal tersebut Masaru menyadari sesuatu kalau ada satu titik di mana ia akan bisa memurnikan iblis di kontrak oleh si pelayan itu.

Sebelum bertindak, Masaru memberitahu Ayumi tentang rencananya, setelah menjelaskannya Ayumi mengerti apa yang harus dirinya lakukan.

"Teknik senjata terkutuk!! Wujud tak terbatas!" lalu sebuah anak panah fi lepaskan ke langit, benrapa saat kemudian sebuah anak panah berukuran yang begitu besar turun dari langit.

Sebelum panah besar itu menghantam gudang, tiba-tiba saja panah tersebut terpecah menjadi ribuan anak panah dalam ukuran normal, seperti memiliki pikiran sendiri semua panah itu melesat ke arah si pelayan.

Tidak  ada satu pun anak panah yang berhasil kengoresnya malah semua anak panah itu patah menjadi dua, sebelum hujan panah itu selesai Masaru langsung memulai part ke 2 dari rencananya.

"Teknik senjata terkutuk!! Iluso aroam kikyo!" dan kabut berwana biru tua yang sangat pekat pun muncul menyelimuti setiap sudut di gudang itu,

Kabut itu membuat jarak panjang si pelayan sangat terbatas, bahkan iya tidak bisa melihat dalam jarak dua meter.

Tapi malah sebaliknya, Masaru si penguna teknik ini malah bisa melihat dengan jelas.

Teknik ilusi aroma kikyo adalah teknik yang terdapat pada pedang tachi no kikyo yaitu pedang yang di gunakan Masaru saat ini, teknik ini akan menciptakan sebuah kabut tebal berwarna biru tua dengan aorma bunga kikyo.

Penguna teknik ini akan mendapatkan peningkatan seperti kelincahan, kecepatan, dan daya serang yang meningkat, namun daya tahannya akan sedikit menurun tergantung seberapa lama dia ada di dalam kabut.

Sebaliknya, target yang berada di dalam teknik ini akan mengalami beberapa masalah seperti, jarak pandang rendah, seluruh tubuh mati rasa karena menghirup kabut, dan kelumpuhan pada telinga.

Setelah hujan anak panah berhenti, serangan dari Masaru mulai berdatangan dari segala arah, ibarat kata Masaru adalah dewa di dalam teknik ini.

Padahal hanya satu orang yang terus menyerangnya tapi serangan yang datang malah seperti sepuluh orang, karena jengkel si pelayang mulai menyerang tanpa tujuan.

Perlahan seluru tubuhnya tidak dapat di gerakan karena efek menghirup kabut tersebut, sampai akhirnya iya benar-benar tidak dapat bergerak.

Melihat kesempatan emas, Masaru langsung menyerang untuk menghancurkan cincin itu, dan akhirnya ia berhasil menghancurkan cincinnya.

Iblis yang ada di dalam pun keluar dan Ayumi langsung memanah kepalanya, iblis itu pun berhasil di murnikan.

Setelah kabut itu menghilang perlahan tubuh si pelayang kembali dapat di gerakan seperti biasa, iya terlihat begitu sedih saat iblis yang di kontraknya telah lenyap.

"Hahahahah!! Pertarungan yang bagus" ujar Samael yang berdiri di sebuah pilar yang patah sambil memberikan tepuk tangannya.

"Siapa kau!" teriak Masaru.

"Siapa aku? Itu tidak penting, aku datang untuk menagih bayaran kontraknya karena perjanjian ini sudah selesai" ujar Adiram tersenyum ke arah si pelayan.

"Ti-tidak! Aku tidak mau! Pergi kau!" lalu dengan rasa takut yang begitu besar pelayan itu berlari mencoba menyelamatkan dirinya.

"Kau sudah di peringati sebelumnya tapi kau tidak peduli, sekarang berapa kali pun kau memohon aku tidak peduli" ujar Adiram yang berdiri di depan si pelayan, menghalangi jalannya untuk kabur.

Tidak tinggal diam Masaru langsung melemparkan pedangnya ke arah adiram, tapi pedang itu malah jatuh ke tanah sebelum mengenainya.

"Tidak sopan jangan mengganggu pembicaraan orang dewasa, nah sekarang aku ambil bayarannya"

Adiram pun menjentikkan jarinya dan jiwa si pelayan mulai tertarik keluar dari dalam tubuhnya, teriakan kesakitan menggema di penjara gudang.

Sampai akhirnya semua jiwanya berhasil di keluarkan oleh samael dan si pelayan pun tewas saat itu juga, bagaikan makanan samael pun memakan jiwa si pelayan dalam satu kali suapan.

"Nah anak-anak sampai jumpa lagi" ujar adiram dengan tersenyum lalu menghilang.

Setelah semuanya selesai, Masaru pun jatuh tidak sadarkan diri karena kehabisan cukup banyak darah akibat lukanya yang masih terbuka

1
Lumi✿.
semangat berkarya Thor!
life
cemungut Thor..
Ayano
Huwahahahha, sudah kubilang kan 😏😏😏
Ayano
Kan gitu. Bentar lagi kamu mungkin tinggal nama
Ayano
Mati akhirnya
Ayano
Aku kami jadi pelayannya bahkan nyiram jus lagi keknya
Ayano
Mikacino atau moccachino?
Ayano
Aku ngebayangin ada tamparan renyah wak 🤣🤣
angin putingbeliau
hmm kayanya banyak yang harus di revisi lagi
👑Chaotic Devil Queen👑
alis dek, bukan halis
👑Chaotic Devil Queen👑
jadi keinget kata² Brontosaurus di upin ipin 🦄
onimaru
sayang bet sepi pembaca
👑Chaotic Devil Queen👑
ceka? cek? btw makanya kalau punya barang penting itu simpen yang bener wkwk
👑Chaotic Devil Queen👑
And atau End dek?
👑Chaotic Devil Queen👑
adegan banjir darah! sip saya suka saya suka
👑Chaotic Devil Queen👑
pria ya dek ya bukan pris
👑Chaotic Devil Queen👑
"air hujan selama juga sudah aku buang?"

mungkin maksudnya air hujan semalam
👑Chaotic Devil Queen👑
maaf, anda belum membeli istrik
👑Chaotic Devil Queen👑
awas ada kecoak
👑Chaotic Devil Queen👑
kapal pecah dong! kata² legend emak²
👑Chaotic Devil Queen👑: kita senasib
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!