NovelToon NovelToon
Pria Yang Merenggut Kesucian Ku

Pria Yang Merenggut Kesucian Ku

Status: tamat
Genre:Poligami / Tamat
Popularitas:524.2k
Nilai: 4.1
Nama Author: Icha cute

Kekecewaan Haris Sadad Darmawan di malam pertama pernikahannya dengan wanita bernama Cicilia Calestra yang ternyata tidak suci lagi. Melampiaskannya meneguk minuman beralkohol sehingga membuatnya mabuk di malam itu.



Widuri, wanita yang bernasib malang malam itu, menjadi korban kekecewaannya. Mengharuskan wanita itu rela menjadi istri kedua nya, demi status dan benih yang tumbuh di rahimnya, yang tanpa sadar di tanam Haris di dalam rahimnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Icha cute, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjadi wanita yang sukses

Sore hari, Haris keluar dari ruang kerjanya, masuk ke dalam lif untuk turun ke lantai bawah. Seperti permintaan Widuri tadi pagi. Haris akan membawa istrinya itu menjenguk Ibu Ilona yang sedang terbaring lemah tak berdaya di rumah sakit.

"Sayang"

Widuri langsung menoleh ke arah Haris yang baru keluar dari dalam lif. Pria itu terlihat tampan sekali dengan senyum manis di bibirnya. Sepertinya pria itu sedang bahagia, sampai aura ketampanannya begitu terpancar.

Cup!

Satu kecupan pun mendarat di kening Widuri saat pria itu berdiri tepat di sampingnya.

"Ayok!" ajak Haris sambil membantu Widuri berdiri dari tempat duduknya. Widuri menganggukkan kepalanya sembari mengulas senyum tipisnya. Sepertinya mood wanita hamil itu sedang baik hari ini. Atau mungkin saja Widuri sedang merindukan perhatian dari suaminya itu.

'Pak Haris kelihatan lebih sayang kepada Kak Wid, dari pada Cici' batin Aurel sambil memperhatikan bahasa tubuh Haris dan Widuri yang berjalan keluar dari gedung perusahaan.

'Tapi bukannya Pak Haris menikahi Kak Wid karena insiden salah kamar?' batin Aurel lagi.

Menurut kabar yang beredar, Haris terpaksa menikahi Widuri, karena tak sengaja menodai wanita itu. Haris harus bertanggung jawab dan memberi status pada Widuri dan bayi yang berada di dalam kandungannya.

Para karyawan pun, setuju dengan hal itu. Haris memang harus bertanggung jawab pada Widuri dan bayi nya. Dan Widuri sendiri pun mendapat dukungan dari para karyawan perusahaan, untuk menjadi istri kedua dari Haris Sadad Darmawan.

Sampai di parkiran, Haris pun membukakan mobil untuk Widuri.

"Aku gak mau memakai mobil ini" ujar Widuri dengan wajah cemberut. Apa lagi ia harus duduk di kursi yang sering di duduki Cici, Widuri gak rela.

Haris menghela napasnya, ia tau Widuri tidak mau duduk di kursi penumpang depan karena kursi itu sering di duduki Cici.

"Ya udah, kita pakai mobil perusahaan" ujar Haris, memanggil seorang karyawan yang bertugas sebagai driver di perusahaan itu.

Pria yang di panggil pun langsung mendekat." Iya, Pak!. Ada yang bisa saya bantu?" tanya seorang supir itu dengan sopan.

"Bawakan mobil yang putih itu ke sini." tunjuk Haris ke arah mobil perusahaan yang terparkir di pinggir halaman gedung." Dan Nanti tolong antar Cici pulang ke rumah dengan menggunakan mobil saya. Dia sedang keluar bersama Pak Kanzo" ujar Haris memberikan kunci mobilnya kepada supir perusahaan itu.

"Baik Pak!" patuh pria itu, dan segara undur diri untuk mengambil mobil perusahaan yang di tunjuk Haris.

Tak lama menunggu, seorang supir itu pun datang membawa mobil perusahaan yang di minta Haris. Setelah pria itu turun dari dalam mobil, Haris pun membukakan pintu untuk Widuri dan membantu wanita itu untuk duduk. Haris menyusul masuk dan langsung melajukan kenderaan itu meninggalkan perusahaan.

Sambil menyetir, Haris meraih tubuh Widuri supaya wanita itu bersandar di dadanya. Sepanjang perjalanan, Haris sering kali mengecup ngecup ujung kepala istri keduanya itu. Haris sangat merindukan aroma tubuh Widuri yang memabukkan itu.

"Wid, kamu kembali ya tinggal di rumah."

"Aku gak mau" tolak Widuri dengan cepat.

"Aku sangat khawatir membiarkanmu tinggal sendirian, Wid. Kalau kamu tinggal di rumah, aku bisa menjagamu siang dan malam" bujuk Haris.

"Aku gak mau, aku gak nyaman tinggal di rumah itu. Dan juga aku gak mau tinggal satu atap dengan Cici" tolak Widuri lagi.

Haris menghela napasnya kasar. Widuri memang sangat keras kepala dan pembangkang, sangat berbeda dengan Cici yang selalu menurut padanya.

"Pak Haris bisa menyewa seseorang untuk menjagaku dan membantuku di rumah" ujar Widuri lagi.

Widuri memang membutuhkan orang untuk membantunya. Apa lagi di pagi hari, Widuri selalu mengalami mual dan muntah, sehingga ia tidak bisa menyiapkan sarapan untuk dirinya sendiri.

"Baiklah" pasrah Haris, mereka baru berbaikan, Harus tidak mau membuat Widuri kembali marah padanya lagi. Sangat sulit nantinya mendekati wanita itu kembali.

Sampai di rumah sakit, Haris pun membawa Widuri ke kamar rawat Ibu Ilona. Sampai di sana, Haris membuka pintu ruangan di depannya, kemudian menuntun Widuri untuk masuk.

"Ngapain kamu datang ke sini!."

Langkah Widuri langsung terhenti dan pandangannya langsung terarah ke wanita yang duduk di sofa ruangan itu.

"Lihat Mama aku" Soodam menunjuk Ibu Ilona yang terbaring lemah di atas brankar." Mama koma, itu gara gara kamu" geram Soodam memandang Widuri begitu marah.

"Soodam!" tegur Haris.

"Kenapa Kak Haris membawa pembunuh itu ke sini?."

"Jaga bicaramu Soodam. Widuri bukan pembunuh. Tapi kamu dan Mama yang akan membunuh anakku" geram Haris.

Andaikan saja, Soodam bukan Adiknya, sudah pasti Harus akan menjebloskan wanita itu ke dalam penjara.

"Buktinya lihat Kak! Mama koma dan sempat Kritis gara gara wanita murahan itu" bantah Soodam.

"Diam mulut mu Soodam. Kalau kamu masih ingin bisa menghirup udara segar. Dan ingat, jangan berani lagi mengganggu istriku. Setelah Mama sembuh, kembalilah keluar Negri" ancam Haris. Berhasil membuat Soodam terdiam dan menatap dendam pada Widuri.

"Ayo sayang" Haris menuntun Widuri kembali berjalan mendekati Ibu Ilona.

Sampai di pinggir brankar, Widuri langsung meraih sebelah tangan Ibu Ilona dan mengecup punggung tangan wanita tua itu.

"Ma, aku minta maaf. Maafin aku Ma. Aku gak berniat sama sekali untuk membuat Mama celaka seperti ini. Ma, aku tau Mama orang yang baik. Jika tidak, tidak mungkin Mama memiliki anak sebaik Pak Haris. Ma, aku berharap Mama cepat sembuh. Kasihan Pak Haris Ma, jika Mama lama lama tidurnya. Kalau Mama sembuh, aku janji Ma, akan menjadi menantu yang baik untuk Mama. Janji akan menjadi menantu yang bisa membuat Mama bangga. Aku janji Ma, aku akan berusaha menjadi wanita yang sukses supaya Mama tidak malu memiliki menantu miskin dan kampungan sepertiku" ucap Widuri sambil menangis.

Rasanya sangat sakit, jika kehadiran kita di tolak karena tak punya harta dan tahta. Seolah olah kebaikan hati sudah tidak ada gunanya lagi.

"Aku janji Ma, aku akan berusaha menjadi wanita yang sukses dan membanggakan Mama" Isak tangis Widuri lagi.

"Sayang, Hei! kamu tidak perlu mengatakan seperti itu pada Mama. Tetaplah menjadi dirimu sendiri. Aku tidak membutuhkanmu sukses, untuk bisa kubanggakan. Cukup kamu menjadi istriku dan merawat anak anak kita dengan baik, itu sudah cukup membanggakan buatku." Haris menarik tubuh Widuri ke dalam pelukannya, lalu menghapus air mata wanita itu.

"Tidak ada yang menerimaku dan kehadiran anakku. Mamaku dan Mama Pak Haris menolak kami" tangis Widuri pecah memenuhi ruangan itu.

Sepertinya Widuri sudah tidak mampu menanggung beban di hatinya. Ibunya yang mengusirnya karena hamil di luar nikah. Mertuanya yang tak menerimanya karna miskin dan kampungan. Cici sebagai madunya, yang selalu berusaha menyingkirkannya. Belum lagi Widuri harus menghadapi para tetangganya yang sering berbisik bisik membicarakannya yang tidak baik. Dan Haris yang sering tidak berlaku adil padanya. Widuri merasa tidak ada yang mendukung kehamilannya kecuali Sahabatnya, Marya.

Bruk!

Tiba tiba tubuh Widuri tumbang di dalam pelukan Haris.

"Wid!" panggil Haris semakin mengeratkan pelukannya ke tubuh Widuri, supaya tidak sampai terjatuh ke lantai.

*Bersambung

1
Jetva
orang tua ga tau diri....👹
Jetva
Arti kata CERCA beda dgn kata CECAR....CERCA => MENGHINA SECARA HALUS LEBIH KE MENGKRITIK.........CECAR => MENEKAN DGN PERTANYAAN YG SANGAT CEPAT TANPA JEDA...SEPERTI INGIN MENDAPATKAN INFO TENTANG SESUATU YG PENTING TP BUTUH JAWABAN YG CEPAT...
Jetva
bukan brankar tapi box..
Jetva
klo aq sih..yg ptg udah nikah..walau nikah siri...aq akan kost, tdk tinggal difasilitas suami labil..katax cinta..tp menjaga kenyamanan wanita yg dicintai aza ga sanggup..masih mengandalkan burung yg harus dikasih mandi tiap hari di kolam...itu bikan cinta, Hariiiiiis...tp nafsuuuuu...klo cinta, kamu melindungix..kamu mencaritahu siapa Cici ...bukan terlena krn service...moga aza lu kena HIV...biar tau rasa...
Jetva
loh ..koq bisaaaa...poliandri dooong si Cici...
Jetva
soal anak..krn nikah siri..kesempatanmu lebih besar dr pd Haris...
KArmila Siregar
novel receh lebih giat belajar
A&R
/Smile/
Isayanti Hernanur
good ceritanya terbaik
Eni Etiningsih
sakit yg susah di lupakan
Eni Etiningsih
uler keket
Nuning Wijayanti
Lumayan
Nuning Wijayanti
Kecewa
Anni Kusumadewi
masa lalu cici diungkap biar tahu kebenarannya dan widuri bs bahagia
Anni Kusumadewi
Buruk
Anni Kusumadewi
thor temukan masa lalu cici yg tdk baik ke haris spy bs diceraikan cepat
Anni Kusumadewi
kapok syukurin itu balasan buat org2 yg gk punya iman dan jahat
Anni Kusumadewi
wah bener2 keluarga penjahat sampai2 mau menghilangkan alat bukti..
Anni Kusumadewi
emang ya mak llona itu kayak yg tahu aja perbedaanya perawan/gk yg bs ngerasakan kan laki2 mak..
Anni Kusumadewi
ya sekali2 mulutnya cici ditampar biar gk keluar omongan yg gk enak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!