NovelToon NovelToon
Kilau Berlian

Kilau Berlian

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:216.6k
Nilai: 5
Nama Author: Kiraz Dincer

Berlian gadis berusia 21 tahun, seorang yatim-piatu selama ini dia hidup bersama kakek neneknya. Berlian Punya seorang kakak laki-laki yang entah dimana keberadaan nya.

Berlian menjalin kasih dengan pemuda yang bernama Rangga. Rangga berjanji akan segera melamar Berlian. Tapi saat hari itu tiba , Berlian terkejut karena yang datang melamar bukanlah Rangga . Melainkan Bintang , sepupu dari Rangga. Anak dari pemilik perkebunan teh dimana kakek dan nenek Lian bekerja.

Bintang awal nya tidak mau dijodohkan dengan wanita pilihan mama nya itu . Karena dia sudah ada wanita pilihan nya sendiri yang bernama Bella. firasat seorang ibu mengatakan bahwa wanita itu tidak cocok dengannya akhirnya terbukti. Saat hendak menjemput Bella , Bintang harus menyaksikan perselingkuhan pujaan hatinya itu dengan laki-laki lain dengan mata kepalanya sendiri.

Untuk membalas rasa sakit hati nya, Bintang akhirnya pasrah saat harus dijodohkan dengan wanita yang sama sekali tidak dikenal nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kiraz Dincer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29. Pembelaan Bintang

"Sebenarnya aku sudah punya calon istri yang ingin aku perkenalkan sama mama. Tapi, wanita itu justru berkhianat dan memilih menikah dengan laki-laki lain yang lebih kaya" sentil Rangga mengarah pada Berlian yang nafsu makannya jadi hilang gara-gara ucapannya barusan. Bukan kah sebaliknya?... Kalau Rangga lah yang tergiur dengan harta dan dengan gampang memintanya menerima pinangan Bintang. Kenapa sekarang Berlian yang malah di pojokan.

"Keterlaluan sekali gadis itu. Lebih baik kamu cari gadis lain saja. Mama juga tidak sudi mempunyai calon menantu gila harta" ucap mama Farida terbawa emosi mendengar cerita Rangga.

Berlian yang di pojokan, menatap dingin mantan kekasihnya yang di balas dengan senyum puas penuh kemenangan oleh Rangga.

Bintang yang baru saja menggigit rotinya menatap tajam dan curiga mengartikan perkataan sepupunya yang menggebu seolah menyudutkan salah seorang di antara mereka.

"Lian, kamu habiskan makanan kamu, habis itu kita jemput kakek kamu di rumah sakit" kata Bintang.

"Aku sudah kenyang, aku mau siap-siap dulu. Maaf ma, Lian permisi dulu" ucap Berlian tak betah berlama-lama berhadapan dengan sang mantan yang tak puas menyudutkannya.

Berlian tak mau merusak suasana hati mama mertuanya yang terlihat begitu ceria dan semangat pagi ini.

"Bin, istri kamu kenapa?. Baru makan berapa suap sudah bilang kenyang?" tanya Mama Farida pada putranya setelah Berlian beranjak pergi.

"Biasalah ma. Namanya juga cewek kampung, mana biasa memakan makanan seperti ini" sambar Rangga dengan nada sedikit tinggi.

"Jaga bicara kamu..." sela Bintang membela Berlian.

Perkataan Rangga yang menyakitkan terdengar jelas di telinga Berlian yang baru mau menaiki anak tangga. Dia tak menduga jika Rangga tega menghinanya. Tapi, dia juga di buat heran mendengar pembelaan suaminya karena selama ini Bintang paling suka mengatainya dengan sebutan cewek kampung.

"Lho, kenapa kamu tiba-tiba marah begini?. Bukannya dulu kamu pernah mengatai Berlian begitu?" (note : saat Berlian melamar kerja di Perusahaan Bintang)

"Itu dulu sebelum dia menjadi istriku. Mulai hari ini dan selamanya, jangan pernah kamu mengatai istriku dengan sebutan apa pun yang menjatuhkan harga diri Berlian di hadapanku" jelas Bintang menekan sepupunya dengan tegas dan tatap mata yang tajam tanpa berkedip.

"Sial!. Kenapa Bintang tiba-tiba membela Berlian mati-matian begini?" umpat Rangga dalam hati sambil menggenggam kuat sendok dan garpu di tangannya, bentuk dari sebuah ketidak kesukaannya pada Bintang yang tidak terlampiaskan.

Mendengar alasan pembelaan suaminya, membuat Berlian yakin kalau Bintang adalah laki-laki yang sangat baik dan bertanggung jawab. Mungkin ada satu hal yang membuat dia terkesan begitu arogan dan angkuh bagi siapa saja yang mengenalnya secara sepintas. Tapi, Berlian juga tidak tahu ada misteri apa di balik sikap keras suaminya itu.

"Rangga, mama harap kamu tidak melontarkan kata-kata seperti tadi lagi. Bagaimana kalau Berlian dengar?. Dia pasti sedih. Bagaimana pun juga Berlian sudah resmi menjadi bagian dari keluarga kita. Kamu harus bisa menghormati kakak ipar kamu." tegur mama Farida pada keponakannya yang hanya bisa diam setelah di beri sedikit teguran dan nasihat.

"Sudah,kalian habiskan makanannya"

"aku sudah kenyang"

Bintang beranjak setelah meneguk sedikit susu yang di tuangkan istrinya tadi, lalu bergegas menuju kamarnya menyusul Berlian.

...****************...

"Kamu sudah siap?" tanya Bintang begitu mau membuka pintu kamar, Berlian sudah keluar dengan berpakaian rapi.

"Sudah" Berlian mengangguk lemah.

"Kamu habis menangis?" tebak Bintang yakin melihat mata istrinya yang memerah .

"Siapa yang nangis?. Mataku habis ke masukkan sesuatu jadi mataku merah dan berair" bohongnya.

"Aku paling tidak suka dengan orang yang berbohong" sela Bintang menyentil Berlian dengan jelas.

"terserah.... kamu mau percaya atau tidak " balas Berlian yang kemudian berjalan mendahului suaminya . Sedangkan Bintang masuk ke kamarnya untuk mengambil kunci mobil, dompet dan ponselnya.

...****************...

Berlian dan Bintang langsung berpamitan dengan mama Farida sebelum berangkat menuju rumah sakit menjemput kakek Dharma yang sudah di perbolehkan pulang hari ini.

Berlian sengaja mengapit tangan suaminya untuk sekedar menegaskan pada Rangga yang terus mengamatinya kalau dia sepenuhnya milik Bintang.

Rangga hanya bisa mengumpat geram dalam hati tak terima Berlian semudah itu melupakannya.

"Kamu tidak perlu bertingkah manis jika kamu tidak bisa nyaman dengan suami kamu sendiri" Bintang menurunkan tangan Berlian dari lengannya begitu mereka berjalan menuju halaman rumah.

"Aku hanya belum terbiasa, bukan tidak nyaman" Berlian meralat sangkaan suaminya.

Bintang tak mau berdebat lagi dan buru-buru masuk kedalam mobil silver yang terparkir di halaman rumah.

Berlian menurut saja dan membuka pintu mobil bagian belakang lalu duduk dengan manis.

"Kamu ngapain duduk di belakang?. Kamu pindah ke depan!. Memangnya aku sopir kamu apa?" semprot Bintang kesal.

"Maaf,aku pikir kamu tidak akan membolehkan aku duduk di samping kamu" jelas Berlian.

"Jangan cari-cari alasan!. Cepetan kamu pindah ke depan"

"Iya, sabar dikit,napa?" sungut Berlian mulai beranjak lewat belakang suaminya tanpa keluar dulu melewati pintu.

"Lian... kamu kan bisa pindah lewat pintu, enggak usah bertingkah norak kayak gini" tegur Bintang menahan kekesalannya.

"Katanya suruh cepetan. Ya udah, aku lewat belakang saja. Tunggu apa lagi ayo buruan jalan " cuap Berlian begitu sudah duduk di samping suaminya.

"pasang sabuk pengamannya" perintah Bintang.

"iya...iya... bawel" jawab Berlian manyun.

...****************...

"Terima kasih nak Bintang sudah bersedia menjemput kakek" ucap nenek Aminah saat cucu menantunya sudah datang bersama cucunya.

"Iya." jawab bintang singkat saja.

"Lian, kamu bereskan semua barang-barang kakek, lalu kita pulang mengantar kakek ke rumah" perintah Bintang pada istrinya yang sibuk bercengkrama dengan kakeknya , setelah dia pergi menyelesaikan administrasi.

"Sudah, semua barang-barang kakek sudah nenek masukkan ke dalam tas. Kita tinggal pulang saja" beritahu nenek Aminah.

"Kita pulang, sekarang. Kakek sudah tidak tahan lama-lama di rumah sakit. Kakek sudah kangen suasana rumah" ujar kakek Dharma.

"Iya,kek" Berlian membantu kakeknya turun dari tempat tidur.

"Nek, biar Lian yang bawa tasnya" Berlian cepat beralih mengambil tas yang di jinjing neneknya.

"Biar nenek saja" tolak nenek Aminah.

"Nenek pasti capek kan dari kemarin jaga kakek, biar Lian saja yang bawa" paksa Berlian. Nenek Aminah pasrah saja.

Berlian dan neneknya mengapit kakek Dharma di tengah, sementara Bintang mengikuti dari belakang berjalan keluar dari rumah sakit tanpa banyak bicara.

...****************...

Setelah mengantar nenek Aminah dan kakek Dharma ke rumahnya, di perjalanan pulang mobil yang di kendarai Bintang di hadang oleh puluhan orang yang di dominasi ibu-ibu.

"Sial,mereka siapa,sih?. Berani sekali mereka menghadang ku" geram Bintang.

"Bin, mereka itu warga pemukiman yang mau kamu gusur" ujar Berlian cukup mengenal beberapa di antara mereka yang menghadang jalan mobil yang merupakan tetangga dekatnya.

1
Ema
Thor kapan up lg.
Gisha Anugraha
sangat bagus bikin nagih
Aya Hadad
Bintang msih kurang siaga jd suami 😏😏😜 lanjut lg trs updatenye dong jangan lama" Thor ditungguuu............👌👌😘🙏 tetap semangaaat 💪💪
Aya Hadad
Lama bnget br up lg 🤨😏😏 lanjut lg trs dong updatenye jangan lama" Thor ditungguuu................👌👌😘🙏 semangaaat 💪💪
Heni Susiyani
bagaimana kisah kilau berlian selanjutnya
kok berhenti disini ?
🍒 شيري 🍒: insyaallah dilanjut kok kak. lagi ada sedikit kesibukan di real menjelang puasa jadi mungkin ke depannya ga bisa sering up 😁🙏 aku usaha kan hari ini up 1 episode ya.
total 1 replies
Aya Hadad
Ujung"nye Bintang minta rujak jg ngalamin ngidam jg 😏😜😜 lanjut lg trs updatenye jangan lama" Thor selalu ditungguuu.............👌👌😘🙏 semangaaat 💪💪
Aya Hadad
Bintang ngidam jg pke sok gengsi didpn istrinye biar sm" merasakan ky istrinye Berlian 😜😜🤭😉 lanjut lg trs updatenye ditunggu selalu jangan lama" Thor.....................👌👌😘 tetap semangaaat 💪💪
Aya Hadad
Adiknye udeh bahagia trs Kakaknye Arya jodohnye sp 😉😜😜🤪 lanjut lg trs updatenye selalu ditunggu jangan lama" Thor..................👌👌😘 tetap semangaaat 💪💪
Aya Hadad
Mudah"an rumah tangga Berlian & Bintang harmonis & bahagia selalu bersama calon anaknye jngan sampe ada penderitaan lg 😍🥰🥰😉😉 lanjut lg trs updatenye jangan lama" Thor selalu ditungguuu.............👌👌😘🙏 tetap semangaaat 💪💪
Sifana 🐰
bintang adalah orang yang tidak peka,maunya si mengerti tapi dia sendiri hash sudahlah 🤣
Aya Hadad
Akhirnye Bintang bebas dr segala tuntutan & merasakan kebahagiaan semoga rumah tangganye harmonis & bahagia bersama berlian jg calon anaknye 🤗😉😉🥰 lanjut lg trs updatenye ditunggu selalu jangan lama" Thor.....................👌👌😘 tetap semangaaat 💪💪
Heni Susiyani
lanjut donk
bikin gregetan aja
Aya Hadad
Waaah akhirnye Arya lm" ada feeling dengan Kartika nich 🤗😜😜🤭 lanjut lg trs updatenye ditunggu selalu jangan lama" Thor...................👌👌😘 semangaaat 💪💪
Aya Hadad
Lanjut lg trs updatenye dong jangan lama" Thor selalu ditungguuu.............👌👌😘🙏 tetap semangaaat 💪💪🤗
Aya Hadad
Kok lom up" lg Thor 😏😏😋 ditunggu updatenye selanjutnya lg jangan lama"....................👌👌😘🙏 semangaaat 💪💪
🍒 شيري 🍒: Udah diserahkan,masih nunggu review editor kak. 😁
total 1 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Sikap kayak gini nih yang suka bikin salah paham, kali-kali itu mulut sama hati coba disinkronisasi deh Bin... jangan sampe BerlIan pundung gara-gara mulut pedasmu
Aya Hadad
Lanjut lg dong updatenye jangan lama" Thor ditungguuu....................👌 👌😘🙏🙏 tetap semangaaat 💪💪
Aya Hadad
Gimana reaksi Berlian ke Bintang aplgi Arya klu tahu yg sebenarnye penyebab meninggalnye ibunye krna menolong Bintang, penasaran nich 🤨🤔🤔😱 lanjut lg trs updatenye selalu ditunggu jangan lama" Thor.....👌👌😘 tetap semangaaat 💪💪
Aya Hadad
Akhirnye ketauan jg rahasia tentang meninggalnya ibunye Berlian dr mulut suami & mama mertuanye mudah"an aja gak kenapa" dengan kehamilannye biar Bintang sadar & gak egois 🤨😟😟🥺😬 lanjut lg trs selalu updatenye jangan lama" Thor ditungguuu.........................👌👌😘🙏 semangaaat 💪💪
Sifana 🐰
Wah akhirnya keungkap juga drama kematian ibunya berlian, semoga berlian dan bayinya tidak kenapa-kenapa 😢. Dan nanti bintang jadi tau kalau istrinya hamil dan sakit perutnya karena dia stress. eh tapi di buat dramatis aja mom berlian keguguran biar bintang penuh penyesalan 🤣🤣. duh jahat banget aku 😁
Sifana 🐰: biar kapok mom🤣🤣🤣
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!