Brisena Cyrille Kinsley atau kerap dipanggil Sena adalah artis pemula yang mendapat banyak hujatan di sosial media dan akhirnya memutuskan untuk bunuh diri. Setelah mengalami kematian dia akhirnya melihat bahwa keberuntungan dirinya telah di curi oleh adik angkat nya. Ia sangat menyesal memilih untuk bunuh diri
"Apakah anda ingin berenkarnasi dan melupakan kenangan kehidupan sebelumnya atau anda ingin mengulang kehidupan anda sebelumnya dengan melaksanakan misi sistem?" Sebuah suara yang mengaku sebagai sistem kehidupan bertanya kepada Sena
Sena akhirnya memilih untuk mengulang kehidupan sebelumnya dan melakukan misi berkeliling antar dunia untuk menolong dirinya yang juga di curi keberuntungannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nefaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
29
Malam ini forum sekolah Sena sedang di heboh kan dengan sebuah postingan anonim yang berisi tentang kecurangan Aurel selama ini. Di postingan itu terdapat bukti tentang Aurel yang menyuruh seseorang untuk mencuri soal juga terdapat catatan transaksi antara Aurel dan orang itu. Tidak hanya itu saja, postingan anonim itu juga memperlihatkan screenshoot percakapan Aurel dan orang itu.
Aurel adalah salah satu siswa populer di sekolah, karena itu saat postingan ini di rilis banyak orang yang menyebarkannya dan akhirnya hanya dalam 10 menit hampir seluruh sekolah mengetahui tentang postingan tersebut.
"Sena!!" Lisya mengetok pintu kamar Sena
"Ada apa Lisya?" Sena membuka pintu kamarnya dan melihat Lisya yang berdiri sambil tersenyum lebar di depan pintu
"Kau luar biasa! Bagaimana kau bisa menemukan semua bukti ini. Wah Aurel benar-benar habis kali ini" Lisya sangat bersemangat membahas hal ini. Ia juga beberapa kali membaca komentar orang-orang tentang postingan itu
"Aku menyewa hacker, seperti Aurel. Kebetulan hacker yang ku sewa lebih hebat daripada milik Aurel"
"Wah kau memang sangat pintar. Aku penasaran apa yang akan Aurel lakukan"
"Dia bisa saja membuktikan dengan caraku dulu. Tapi menurutku kapasitas otak Aurel tidak bisa melakukan hal yang kulakulan saat itu. Dia sendiri pasti tidak mengira akan ketahuan seperti ini mengingat bagaimana dia sangat hati-hati saat menyewa hacker"
"Kalau begitu, Aurel 100% akan di keluarkan dari kelas unggulan?"
"Aku khawatir dia tidak hanya di keluarkan dari kelas, tapi juga di keluarkan dari sekolah. Kau tahu sendiri kan sekolah kita cukup terkenal, jika ketahuan seorang siswa mendapatkan bocoran soal itu mungkin akan mempengaruhi akreditasi sekolah"
"Akan lebih baik jika memang benar ia di keluarkan dari seklolah. Ohya kau belum mendapatkan kabar dari kakak?"
"Belum. Bahkan pesan ku pun belum di balas. Mungkin kak Ray sangat sibuk"
"Sena, jika kakak pulang nanti kau harus mengabaikannya supaya dia sadar diri. Kalau kakak tidak kembali saat pesta ulang tahunmu kau tidak jadi mengumumkan soal pertunangan kalian kan?"
"Iya, aku akan terlihat sangat menyedihkan jika mengumumkan pertunangan di saat kak Ray tidak ada"
"Padahal aku sudah sangat ingin menyebarkan berita itu. Aku lelah dengan semua pria yang menyatakan perasaannya padamu"
"Haha kalau begitu suruh kakakmu segera kembali"
"Jika bisa, dia bahkan tidak pernah membalas pesanku kecuali pesan darurat. Yasudah aku kembali ke kamar dulu" Sena mengangguk, Lisya kemudian kembali ke kamarnya untuk kembali membaca isi komentar yang menghina Aurel, beberapa masih ada yang membela Aurel, mengingat kasus Sena saat itu yang ternyata palsu. Aurel juga bisa saja di fitnah seperti Sena dulu.
Di sisi lain, Aurel yang saat ini sedang di pijat mendapatkan telepon dari teman nya
"Aurel!! Apakah berita itu sungguhan?"
"Berita apa?"
"Kau tidak melihat postingan di forum sekolah? Ada seseorang yang mengatakan kau curang selama ujian" mendengar ini membuat Aurel menjadi tegang. Ia kemudian mematikan panggilan itu dan masuk ke forum sekolah.
Melihat apa yang tertera di postingan itu membuat Aurel menggigil, bagaimana hal ini bisa ketahuan? Aurel segera menghubungi seseorang untuk menghapus berita itu
"Halo? Ada apa. Tumben kau menghubungi ku lebih dulu"
"Bantu aku! Seseorang memposting kecurangan ku di forum sekolah, tolong hapus itu" Aurel sedikit berteriak. Ia benar-benar tidak bisa berfikir jernih saat ini.
Melihat banyak hinaan yamg di arahkan kepada nya membuat Aurel ingin menangis. Di kehidupan sebelumnya Aurel sudah sering di hina seperti ini karena mengambil posisi Sena, bersikap sombong dan bahkan menganggu putri asli. Sekarang dia sudah berusaha untuk membuat semua orang meyukainya. Ia sudah terbiasa dengan pujian yang diarahkan kepadanya. Melihat kalimat hinaan itu membuatnya menggigil mengingat kehidupan masa lalunya
"Tenang Aurel, aku akan menangani nya. Kau harus berfikir tenang dulu. Pikirkan cara untuk membuktikan dirimu tidak curang"
"Baiklah, kau benar-benar harus menghapus semua itu. Jangan sampai ada lagi orang yang menyebarkannya. Dan aku ingin kau mencari tahu siapa yang memposting hal itu"
"Baiklah" setelah itu Aurel mematikan ponselnya. Pria itu benar, ia harus tenang saat ini. Apa yang ia harus lakukan untuk membuktikan dirinya? Jika ia sepintar Sena ia tak akan melakukan kecurangan itu. Jujur saja ia tak tahu apa yang harus ia lakukan saat ini. Hal yang paling utama sekarang ia harus menjaga kepercayaan nenek dan Jonathan. Karena itu Aurel segera menghubungi Jonathan
"Halo kak Jo" tidak butuh waktu lama untuk Jonathan mengangkat telepon Aurel
"Ada apa? Kenapa suara mu seperti sedang menangis" Aurel senang ternyata Jonathan belum melihat postingan itu
"Kak Jo, seseorang memfitnah ku di forum sekolah, mereka mengatakan jika aku berbuat curang! Banyak orang menghina ku saat ini. Bahkan sosial media ku menjadi sasaran mereka semua. Apa yang harus kulakukan kak Jo. Kau percaya padaku kan?" Aurel berbicara sambil menangis.
"Apapun itu tentu aku percaya padamu sekarang lebih baik kau tenang dulu dan jangan menangis, apa aku harus kerumahmu sekarang?" Jonathan tidak mengetahui postingan yang ada di forum sekolah, ia termasuk jarang memeriksa hal-hal seperti itu. Yang ia khawatirkan sekarang hanya lah Aurel yang sedang menangis.
"Tidak usah kak Jo, ini sudah malam. Aku senang kau percaya padaku. Aku akan memikirkan cara untuk membuktikan diriku tak curang. Kalau begitu aku akan menutup telepon nya"
"Baiklah, besok aku akan menjemputmu. Kita kesekolah bersama. Kau harus beristirahat malam ini, jangan membaca apapun di forum sekolah lagi"
"Aku mengerti. Terima kasih kak Jo" Aurel kemudian mematikan teleponnya, tak lama ponsel nya berbunyi kembali
"Halo? Apakah sudah terhapus?"
"Aku tak bisa menghapusnya. Aku curiga orang yang memposting berita ini seorang hacker, dia menggunakan kode yang sangat rumit dan aku tidak bisa memecahkan kode itu"
"Apa!? Jadi aku harus bagaimana?"
"Tenang sayangku, kau hanya harus membuktikan dirimu. Jika kau membuktikan dirimu tak curang postingan itu tidak akan berguna lagi"
"Tapi bagaimana aku harus membuktikannya?"
"Bagaimana jika kau menggunakan cara seperti Sena?"
"Tapi aku tak sepintar itu, bagaimana jika mereka memberiku pertanyaan yang sangat sulit!"
"Itu mudah sayangku, kau hanya perlu menyuap beberapa murid dan guru di sekolahmu. Kau menyuruh mereka memberikan soal yang telah kau tahu jawabannya kemudian suruh guru untuk memilih soal itu. Kau pasti bisa menghindari masalah ini"
"Mungkin untuk menyuap murid, tapi untuk guru kurasa akan sulit"
"Tidak akan sulit, aku akan mencari kelemahan mereka, kau bisa mengancam mereka dengan kelemahan itu. Aku tidak yakin guru di sekolahmu itu cukup bersih"
"Baiklah. Ayo kita lakukan cara itu. Kau memang yang terbaik"
"Tentu saja, kau tahu kan apa yang kuinginkan sebagai imbalanku" terdengar nada genit dari cara bicara pria itu
"Jika masalah ini selesai kau bebas melakukan apapun padaku"
"Aku jadi tidak sabar untuk imbalanku. Istirahatlah, besok kau akan mulai sibuk" Aurel menutup teleponnya, sudah ia duga pria ini lebih berguna daripada Jonathan. Setelah merasa tenang, Aurel kemudian pergi untuk tidur.