NovelToon NovelToon
Mom You Are Our Angel

Mom You Are Our Angel

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:3.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: Raquini

'' Rani Marissa ''
Seorang gadis cantik, yang mandiri baik hati.

'' Leonardo Pratama ''
Pria tampan ,pewaris tunggal perusahaan Pratama . sekaligus pria yang menjadi kekasih Rani Marissa.

'' Disa Andini ''
Sahabat Rani yang menyukai Leon, sejak pertama kali bertemu. Ketika Leon diperkenalkan oleh Rani, sebagai kekasihnya. Tapi demi persahabatan mereka , dia menyimpan perasaan itu dalam htinyaa.


Ada sebuah kejadian yang menyebabkan Leon menikah dengan Dissa

Apa kejadian itu?
penasaran ?.
yuk!! bacaa😍😌
jangan lupa like, comen, vote nya yaahh

😍😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Raquini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

Trauma yang di alami Kayla lama kelamaan menghilang, Disa dan Leon memberikan seluruh perhatian dan kasih sayang pada anak-anaknya jika di bilang hidup mereka berjalan dengan baik.

Hari ini adalah hari istimewa untuk Kayla, yang dimana dia berulang tahun yang ke 15. Para pelayan begitu sibuk mempersiapkan acara, gedung yang dipakai untuk kelangsungan acara itu di dominasi oleh warna kesukaan Kayla yaitu Biru Muda. Gedung itu juga berada di samping rumah mewah milik keluarga Pratama.

Karena hari masih pagi dan hari ini adalah hari minggu maka Kayla memutuskan untuk tidak bangun secepatnya dengan tidak menyetel alarm yang biasa membangunkannya.

" Hoooaaamm..." Kayla bangun dan menggerakan otot-otot tubuhnya dengan gerakan memutar badan ke kanan dan kiri. Matanya tidak sengaja melihat kalender di atas meja belajarnya dan melihat sebuah tanggal yang sudah di lingkari dengan spidol permanent berwarna biru, senyuman manis langsung menghiasi wajah cantiknya itu.

" Aku berulang tahun hari ini... yeehhhh." gumamnya dengan bahagia. " pasti papa sama mama udah nyiapin pesta buat aku, para pelayan juga pasti sedang sibuk." melanjutkan gumamannya.

Kayla kembali rebahan di atas kasur besarnya, kerutan di dahinya menandakan jika dirinya sedang berpikir keras saat ini.

" Nando..." wajahnya kembali dihiasi dengan senyuman. " Apakah boleh aku mengundangnya?" tanyanya dalam hati. " Ahh.. lebih baik aku tanya aja sama mama."

Kayla menuruni ranjangnya dengan semangat, dia membuka pintu dan langsung di sambut dari luar oleh orang tua dan kakaknya yang langsung menyanyikan lagu ulang tahun padanya. Kayla tersenyum senang dan dengan senang hati meniup lilin dengan angka 15 itu.

Mereka berkumpul di ruang makan untuk sarapan.

" Maa.. paa.. Kayla boleh gak ngundang temen Kayla yang waktu itu Kayla ceritain?" tanya Kayla saat mereka sedang asyik menyantap makanan.

Pertanyaan Kayla membuat Leon dan Disa tersedak secara bersamaan.

" Maa... paa. kenapa? ini minumnya." ucap Kayla dan Erick secara bersamaan dan memberikan air putih pada ayah dan ibunya.

Leon dan Disa saling pandang ketika sudah merasa baikan pada tenggorokan mereka.

" Maa... paa.. kok pertanyaan Kayla gak dijawab? papa sama mama gak mau yaa?" suaranya sudah bergetar artinya sebentar lagi air mata anak gadis itu akan tumpah.

Leon dan Disa saling meremas jemari tangan di bawah meja.

" Bo.. ***.. boleeh kok sayang.. teman-teman Kayla seeeemuuuaaaa boleh diundang." ucap Leon dengan terpaksa, dari pada melihat putrinya menangis.

Disa yang mendengar itu terkejut dan langsung menatap Leon dengan tatapan tak ramah. Leon membalas tatapan istrinya dengan tatapan yang lebih menakutkan membuat Disa hanya bisa menghembuskan napasnya pasrah.

" yyeeaahhhhhh." teriaknya kegirangan. Erick melihat adiknya dari atas ke bawah apakah adiknya salah minum obat?

" Bisa diem gak?" tegas Erick

" papaaa..." rengeknya pada sang ayah

" Erickkk." tegur Leon

Erick yang di tegur Leon pun diam dan melanjutkan makanannya.

Kayla kembali ke kamarnya usai sarapan, dia mengambil ponselnya dan menelpon Nando

Tak butuh waktu lama untuk Nando menjawab panggilan itu, karena mereka juga baru saja bangun tidur.

" Hallo Kayla, ada apa?" tanya Nando to the point

" emmm... Nando maaf nelpon kamu eehh ka Nando sepagi ini." ujarnya tidak enak karena suara Nando seperti malas berbicara dengannya

Nando tertawa kecil mendengarnya

" gakpapa santai ajaa... ada apa manis?" goda Nando

Kayla yang berada di sebrang sana sudah berguling-guling di atas kasur saat mendengar pujian Nando. Nandi yang kala itu sudah bangun dan sedang bermalas-malasan di atas tempat tidur dengan mata yang dibuat terpejam, melotot saat mendengar Nando yang seperti sedang merayu cewek. Nandi bangun dan menggunakan punggung tangannya menyentuh dahi Nando.

" Kak... apakah kakak sakit? sejak kapan kakak pandai sekali merayu cewek?" tanyanya dengan suara yang di buat agak kencang

Kayla tertawa dengan kencang di seberang telepon saat mendengar sesorang yang berbicara pada kekasihnya itu( Mereka udah jadian ya😚). ' berarti ka Nando belum pernah pacaran yaa, hihihi' gumamnya pelan tapi masih bisa di dengar Nando

Nando terkejut saat mendengar Nandi berbicara dengan suara kencang.

' ini memalukan' umpatnya. Dilihatnya saudara kembarnya itu yang tertawa seperti tidak melakukan kesalahan.

Nandi yang merasa sebentar lagi amarah kakaknya akan meledak langsung berlari keluar kamar.

" ehhmmm." Nando berusaha untuk menegur Kayla dengan deheman.

Kayla behenti tertawa.

" Maaf kak, tadi aku bukan ketawain kakak kok, aku tadi malam nonton comedy jadi lucu pas ngingatnya." bohong Kayla

Nando tersenyum saat mendengar perkataan Kayla

" Jadi gini kak, aku hari ini ulang tahun. Aku ngundang kakak dateng, nanti undangannya dikirim sama teman-teman aku di sekokahnya kakak." Sebenarnya bukan teman tapi salah satu pengawal keluarga Pratama. Kayla berbohong karena dia tahu Nando tidak suka akan hal-hal seperti itu.

Nando terdiam mendengar ucapan Kayla

' diundang?'

" Hallo kak, kakak dengar kan?"

" ii..iaa... nanti kakak akan pergi ke sekolah untuk mengambil undangannya." ucapnya kemudian.

" okee kak, aku tunggu yaa. boleh kok ngajak adik ka Nando gakpapa, aku tutup dulu yaa kak bye."

" bye cantik."

Nando melihat Nandi yang sedang menyapu rumah lalu mendekat kearahnya.

" Nandi...!!" panggil Nando

" hmmm" jawab Nandi tanpa menoleh

" di... nanti kamu mau ikut kakak gak?"

" kemana?" memberhentikan aktivitasnya

" Ke pesta ulang tahun pacar ka Nando." ucap Nando dengan pelan takut di dengar ibu dan Nindhy

" Eeahhh... boleh juga tuh. Siapa tahu dapat gebetan disana." memainkan rambutnya dengan jari

" Yaudahh tapi jangan bilang sama mama dan Nindhy." Nandi pun menganggukan kepalanya

***

Sore harinya...

" Ma... Nando sama Nandi boleh gak izin keluar?" tanya Nando pada Rani. Rani yang saat itu sedang duduk menyandarkan kepalanya di kursi mengangkat kepalanya dan melihat Nando yang berpenampilan tidak seperti biasanya

" Izin kemana sayang? ini... tumben penampilan kamu beda? pasti punya gebetan yaa di pesta itu?" goda Rani

" ga.. ga kok ma.. boleh yaa ma?" mohon Nando

Rani yang melihat itu pun akhirnya mengizinkan putranya.

" Ka Nando mau kemana? tumben ganteng." ujar Nindhy yang baru saja keluar dari kamar setelah mandi dan berganti pakaian.

" Ada teman kakak yang ulang tahun, jadi ka Nando sama Nandi mau pergi ke sana."

" Aku juga ikut kak, masa hanya ka Nandi aja yang boleh." ucapnya manja.

" gak boleh, disana laki-laki semua gak ada perempuan." teriak Nandi dari dalam kamar.

" Maa..."

" Sayangg biarin aja kakak-kakak kamu itu pergi. Nanti besok Nindhy temanin mama ke kota. Soalnya ada teman mama yang mau nikah." hibur Rani

" Yeeee...." teriak Nindhy

" Jangan lama-lama pulangnya yaa! Ingat untuk selalu sama-sama dan jangan buat kekacauan." pesan Rani

" Oke maa" jawab Nando Nandi kompak

Mereka segera pamit dan pergi menggunakan sepeda motor. Nando dan Nandi sudah menyiapkan mentalnya untuk berhadapan langsung dengan ayah mereka itu, mereka juga bisa bernapas lega karena Rani tidak menanyakan pestanya di adakan dimana. 'Mungkin mama lupa' pikir mereka

Sekitar 30 menit berlalu setelah kepergian Nando dan Nandi, Rani mengajak putrinya untuk masuk ke dalam rumah usai membersihkan rumput-rumput liar yang tumbuh di depan rumah. Saat melewati kamar putranya Rani melihat handuk Nandi yang lupa dijemur. Rani masuk dan mengambilnya tapi tangan kanannya tidak sengaja menyentuh foto masa kecil Nandi yang ada di atas meja kecil. Dan akhirnya

praanggg!!!!

(sperti itu yaa kira2 bunyinya😅🤭)

Jantung Rani berdetak dengan kencang saat melihat serpihan kaca yang berserakan di lantai, dia cepat-cepat mengambil sapu di belakang karena putrinya sedang mandi. Saat sedang menyapu Rani melihat ada sebuah kertas undangan yang ikut tersapukan olehnya, dia berniat tidak memperdulikannya tapi kemudian ada foto di kertas itu menarik perhatiannya.

Sebelum matanya fokus ke foto itu, alamat rumah yang tertera di sana membuat jantungnya berdetak lima kali lebih cepat. Dilihatnya foto itu dan langsung terbelalak kaget.

" Kenapa perasaanku tidak enak begini? apa terjadi sesuatu pada anak-anakku? aku harus menyusul mereka. Tuhan ... lindungilah anak-anakku... "

** Mohon di dukung yaa temen-temen **

1
Ainnun Ari
cerita nya bagus cuma agak bingung soal nya gaada kisah awal yg di lalui rani sampai bisa hamil bikin pusing
Ruth Humapi
msi lebih bgus viktor jdian sma Rani karna dia ada rasa mnyesal d bandingkan si leon
Ruth Humapi
seorang sahanat tega skli
Rahma
novel teraneh yg pernah saya baca🤣
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Maen kuda²n yg benar saja thor, nondi kan bukan bocah di bawah umur 5th,dia dah tamat SMP....halu sih halu
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Karmanya uwaww ini
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
setidaknha karma berlaku untuk si licik 🤗
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Gak asyik langsung di sosor tp diam saja, malarh sih tpi tdk bertindak 🤮
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Astahfirullah, ini novel paling biadab pemeran laki²nya sampai nyiksa perempuan yg tak bersalah seperti itu....😡😡
Wahyu Beceng
tu cwo biadab bgt. tgu pembalasan rani. krma msi berlaku ya thor
Praised93
sudah 2thn masih di box bayi?
Endang Supriyati
semoga leo sama disana dapat krama ya thor
Siti Fatimah Fatimah
Minggu kok sekolah
Siti Fatimah Fatimah
kenapa g tinggal bareng sih
Siti Fatimah Fatimah
salah besar nih
Yunia Abdullah
bingung SM s Leon ITU msih mau az ngegarap s disa kan s Leon prnah blng msih cinta s rani
Yunia Abdullah
s nindy lebay bnget kya anak umur dua taun az
Yunia Abdullah
hajar s disa depan blakang
Yunia Abdullah
knp s Viktor GA puny pendruan ya mau mnyerah krn liat video s leon
Yunia Abdullah
crita y GA beraturan bgtu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!