NovelToon NovelToon
Terjerat Gairah Sang Pelakor

Terjerat Gairah Sang Pelakor

Status: tamat
Genre:Romantis / Balas Dendam / Selingkuh / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:8.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: R.angela

Rayana Hasianna, tidak pernah menyangka rumah tangga yang sudah dibina selama 2 dua tahun, harus kandas di tangan pelakor yang tidak lain adalah sahabatnya sendiri.
Rayana tidak pernah menyangka kalau sore itu dia akan melihat ranjang yang selama ini menjadi milik pribadinya bersama suami, harus digantikan oleh, Lani, sahabatnya sendiri.

Bertekad ingin membalas dendam atau menyelamatkan rumah tangganya, Ray memilih pura-pura tidak mengetahui perbuatan mesum kedua orang yang sangat dia sayangi itu.

Bagaimana kisah Ray? akankah hati yang sudah hancur berkeping-keping bisa ditata kembali?

Akankah Ray berhasil mendapatkan cinta suaminya lagi, atau memang takdir berkata lain?

"Aku mungkin bisa memaafkanmu, tapi tidak untuk melupakan, rasa sakit ini." - Rayana Hasianna.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.angela, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 29

"Kau sudah datang? kenapa lama sekali?" Nani segera menghempaskan selimutnya ke samping, dan turun dari ranjang.

"Harusnya aku tidak terperangkap oleh tipu muslihat mu, Miss universe! Aku tahu kau pura-pura mengatakan sakit. Mengapa begitu, Cantik? Harusnya Oma tinggal mengatakan saja ingin bertemu denganku," ucap Dipa merentangkan tangannya agar wanita itu masuk dalam pelukannya.

"Kemana saja kau, mengapa lama tidak tampak?"

"Aku banyak kerjaan," sahut Dipa merangkul Nani. Keduanya bersama-sama menuruni tangga menuju ruang santai.

"Jangan bohong. Oma tahu alasanmu menghilang. Sini, ada yang ingin Oma ceritakan padamu."

"Kalau mengenai si Polar bear itu, makasih, tapi aku gak berminat, Oma."

"Hargai El, dia itu abangmu," ucap Nani menjewer pelan telinga Dipa.

"Sepupu..."

"Tetap saja kalian keluarga!"

"Terpaksa!"

"Bisakah kau mengalah? tutup mulutmu. Kau sama saja dengannya. Tidak ada yang bisa menyejukkan hati." Nani melipat tangan di dada, membelakangi Dipa. Pria itu tersenyum, kelemahan kedua cucu tengilnya adalah air mata dan ngambek berkepanjangan dari Nani.

"Baiklah, katakan. Ada apa?"

"Ini soal Raya." Nani diam sesaat, menatap wajah Dipa, ingin mencari tahu apa ada reaksinya. Tidak ada. Artinya Dipa sudah membuang simpatinya pada Raya. Nani menghela napas, walau tidak akan ada gunanya, dia ingin tetap menceritakan kebenarannya pada Dipa.

"Saat ini Raya tidak sedang hamil, seperti kata El."

Mimik wajah Dipa berubah. Dia mulai menunjukkan ketertarikannya pada pembahasan kali ini.

"Jadi, Polar itu berbohong? dasar pria busuk, begitu tega memfitnah Raya. Lihat saja nanti kalau kami ketemu!"

Pletak! Nani menjitak kepala Dipa.

"Dengar dulu. El tidak berbohong, mungkin dia juga tidak tahu. Status Raya seorang janda, dan dia keguguran tiga bulan lalu, dan setelah itu Raya meminta cerai."

"Jadi dia janda kembang?"

Pletak! Kali ini kening Dipa yang jadi sasaran.

"Hormati dia! Oma begitu sedih atas nasib Raya. Gadis itu masih 20 tahun, namun sudah mengalami banyak penderitaan."

"Ya, aku juga prihatin." Pikiran Dipa melayang. Dia setuju dengan Nani. Sejak pertama bertemu, muncul perasaan lain di hatinya. Tatapan mata Raya begitu teduh, namun tersirat kesedihan yang dalam, hingga membuatnya merasa ingin selalu melindungi gadis itu.

"Suaminya yang tidak tahu diri itu, menikah lagi dengan sahabatnya. Bayangkan betapa hancurnya hati Raya. Oma heran kenapa kisah seperti ini bisa dialami Raya, Oma pikir hanya ada dalam sinetron atau dalam novel saja."

Mendengar hal itu membuat Dipa geram. Pria bodoh yang sudah menyia-nyiakan Raya, gadis cantik yang hatinya bersih. Tanpa sadar Dipa mengepal tinjunya, ingin sekali memberi pelajaran pada mantan suami Raya.

***

Di sudut kota, di apartemen mewahnya, Elrick tidak bisa tidur, walau sudah mencoba berapa kali. Sesuatu mengganggu pikirannya. Kejadian yang menimpa Raya tadi siang mengganggu. Dia masih ingat jelas bagaimana gadis itu ketakutan setengah mati, saat dia mencoba menyentuh ujung pundaknya. Tapi Elrick menganggap mungkin karena baru saja mendapat serangan dari pak RT hingga buatnya shock.

"Kejadian apa yang sudah menimpamu, hingga kau mengalami trauma seberat itu?" tanya Elrick sore itu.

"Hah? Tidak... tidak ada apa-apa," jawab Raya pelan. Wajahnya menunduk, saat mengetahui Elrick tengah menatapnya.

"Apa mungkin gadis itu mengalami kekerasan dalam rumah tangganya. Lantas dimana suami wanita itu?" cicitnya sembari menghisap rokok yang dijepit disela jarinya.

Angin malam begitu sejuk membelai kulitnya. Pikirannya terus tertuju pada Raya. "Sial! Kenapa gue jadi merasa peduli sama gadis itu!" umpatnya mundur ke belakang, mengambil gelas Vodka nya dan membawa ke pembatas balkon, melihat keramaian di bawah sana. Jakarta memang kota yang tidak pernah tidur. Masih saja ramai walau saat ini sudah jam dua pagi.

Lalu Elrick teringat saat Raya masuk dalam pelukannya. Membenamkan wajahnya di dadanya yang bidang, Elrick sempat menghirup aroma vanilla yang membawanya berpetualang kembali ke masa lalu. Bahkan saat itu jantungnya sempat berdebar kencang, detaknya dua kali lebih cepat.

Tiba-tiba saja tubuhnya menghangat, rahangnya ikut mengeras. Buru-buru dia menghilangkan pikiran itu. Karena setiap mengingat malam itu, dia menjadi pria bengis yang penuh kebencian pada wanita yang sudah menghancurkan hidupnya. Dia benci!

***

"Maaf ya, Oma. Aku lama mengantar selimut Oma." Siang itu Raya datang ke rumah Nani, mendapati wanita itu sedang mengolah adonan kue.

"Tidak mengapa. Tapi kau harus dihukum, bantu Oma buat kue seperti ini," ucap Nani sembari menyodorkan tablet bermerk apel yang digigit.

"Siapa yang ulang tahun, Oma?" tanya Raya antusias.

"Elrick, malam ini Oma mau buat kejutan kecil untuknya. Dia sangat membenci perayaan, tapi memangnya Oma peduli? Malam ini kau tidur di sini, ajak juga Nana," ujar Nani antusias.

Raya tersenyum. Mungkin ini jalannya untuk mengucapkan terima kasih pada Elrick karena sudah menyelamatkannya tempo hari.

Dari Bu sari, berkat laporan dari Elrick jugalah Pak RT cabul itu diganti, bahkan diusir dari perumahan ini. "Tahu mengenai masalah Pak RT?" tanya Bu Sari yang datang ke laundry nya untuk mengambil kainnya.

Dada Raya tiba-tiba sesak. Dia ketakutan. Apa mungkin semua warga sudah tahu mengenai kejadian buruk yang sudah menimpa dirinya?

"Ma- masalah apa, Bu?"

"Gak tahu jelas. Cuma kata pak RW, ada laporan dari keluarga Diraja, dari tuan Elrick. Katanya, salah satu anggota keluarga mereka mendapat perlakuan buruk dari pak RT, dan minta diganti. Bahkan pak RT diminta memilih, mau keluar dari perumahan ini dan jangan menampakkan diri lagi, atau dijebloskan ke penjara. Saya teh, jadi penasaran, apa yang kesalahan yang sudah pak RT lakukan?"

"Sa- saya juga gak tahu, Bu." Raya menghela napas lega.

Jadi, wajar kalau Raya ingin sekali membalas kebaikan Elrick. Jadi, berjam-jam lamanya, Raya membuat kue yang enak untuk Elrick.

"Wah, kau sudah cantik, pintar masak pula. Ini enak," ucap Oma mencoba sisa kue yang tadi dipotong Raya saat menghias cake itu. Raya hanya bisa tersipu malu mendengarnya.

Pukul enam sore, Raya pulang, izin untuk mengganti baju, lalu berjanji akan datang lagi bersama Nana. "Gak usah, nanti biar Dipa yang menjemputmu," ucapnya membelai wajah lembut Raya.

***

"Maaf sudah merepotkanmu," ucap Raya membuka pintu mobil saat Dipa datang menjemputnya. Padahal pria itu baru saja akan keluar membukakan pintu untuk Raya.

"Please, Raya. Jangan setiap detik berterima kasih," ucap Dipa tersenyum.

"Sudah lama kau tidak nampak. Aku pikir, udah gak mau berteman dengan aku lagi."

"Bodoh!" balasnya mencubit pipi Raya lembut.

***

Acara itu hanya dihadiri oleh pengisi rumah itu. Orang luar hanya Raya, Nana dan juga Meyra jika dia disebut orang luar. Namun, gayanya memerintah para pelayan seolah dialah nyonya rumah.

Makan malam masih sedang dipersiapkan oleh koki yang menunjukkan keahliannya di taman belakang rumah. Acara itu memang dibuat di sana. Garden party istilah Oma.

Jadi, list acaranya, sebelum menikmati makan malam yang pastinya sangat enak, Oma ingin membawa Elrick dan semua orang ke halaman belakang, untuk acara tiup lilin dan potong kue.

"Selamat ulang tahun, Sayang," ucap Oma memeluk Elrick. Walau tidak suka dengan acara seperti itu, Elrick tetap menghargai dengan mengusap punggung Oma dan mengucapkan terima kasih.

"Ayo, tiup lilinnya, El," ucap Oma sangat antusias. Dia yakin malam ini akan menjadi malam meriah.

Tidak ingin mengecewakan Omanya, Elrick menunduk untuk meniup lilin. Gema tepukan terdengar setelah pria itu memadamkan lilin di atas kue besar itu.

"Selamat ya, Beb...," ucap Meyra yang malam itu tampil sangat cantik dan seksi mengalungkan satu tangan di leher Elrick, dan tiba-tiba tanpa malu mencium bibir Elrick dalam dan lama. Tepat saat itu berlangsung, mata Elrick saling tatap dengan mata indah namun kecewa milik Raya.

1
falea sezi
laris doyan apa gmna ciuman masih aja di lanjut
Supriatun Khoirunnisa
Luar biasa
Surati
bagus
Haerul Anwar
TOLOL LU ANJING SUKA SAMA PEMERKOSA LU DASAR LACUR ANJING
Dessy Arisandy: Goblokkkk siaa
total 1 replies
yuiwnye
wkwkwkkk bener Lani, takut dosa tp berzinah 😎
Nora Asdi
pernah juga kayak gitu di cium spontan leh c doi fish time, berbulan ngak boleh lupa dn jantung mcm mau copot🤣🤣🤣🤣 thooorrrr😂😂
Mamah Kekey
baru baca udah tegang nyesek...
kimiatie
apa nak di takutkan bukan nya raya hamil luar nikah Dan sekarang semuanya sudah berlalu...terus terang sahajalah...yang sifat raya ini pelik sikit
kimiatie
geram sudah saya dengan sikap lembut raya...itu pun harta gak nya sebab emas dia yang digadai untuk memulakan usaha mereka....hisssss
kimiatie
kemana tumpahnya kuah kalau tidak ke nasi🤦🤦
Catur Setyaningsih
Kecewa
pipi gemoy
👍🙏🌹
Mujiyanti
itu jodohnya raya, nanti pasangan ini di karuniai ank 2 yg cakep2 ya thorr
Mujiyanti
setiap novel kok wanitanya yg selalu bego, bego kok di pelihara to ya raya
Kusii Yaati
ya ampun El kamu kira istrimu itu sungokong apa sampai harus manjat lemari segala😂😂❤️
菲菲 Dwi L Arema
Bisa tidak raya jgn klemer klemer nangis tok
Mulyati Wahyuni
jangan crta sprti sinetron buntut buntut nya drama ga penting udh baca serius malah ntn sinetron
Kitashiro Nauko
onde Mande.... keren bener Abang el
Author_Ay: Subscribe + Ulasan

like, vote dan komen

NONA galak & tuan posesif
total 1 replies
Kitashiro Nauko
mantap
Author_Ay: Baca novel ku judulnya Istri Amnesia Tuan Kaisar

Subscribe dan beri ulasan bintang kemudian like vote dan komen
total 1 replies
Kitashiro Nauko
kyak nya seru deh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!