NovelToon NovelToon
Cinta Riko Dan Laras

Cinta Riko Dan Laras

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:81.3k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Sedang revisi

Cintaku berawal pertengkaran yang tak ada habisnya bersama orang yang menurutku sungguh menyebalkan, namun cinta itu tumbuh dengan sendirinya, ternyata dia juga mencintai ku setelah pertengkaran tersebut.
Tapi ayahnya tidak menyetujuinya meski aku dan dia tidak pacar beneran. Akhirnya aku di keluarkan dari kampus dan pindah ke kampus lainnya.
tenyata ayah dari si laki-laki itu adalah teman lama ayahku yang pernah membantu perusahaannya.
Mari simak kisah selanjutnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berangkat kerumah sahabat Ayah

"Terima kasih atas pengertiannya, kalau begitu sudah dulu ya" ujar pak Kim.

"Baiklah" jawab Ayah menutup telponnya.

"Kenapa Ayah?" Tanyaku ketika melihat wajah Ayah berubah.

"Hari ini ngak jadi, mungkin besok" jawab Ayah tersenyum. Aku tau ada kekecewaan di balik senyumnya.

"Aku sudah siap Ayah, mari kita pulang" ajakku.

"Kita jalan-jalan dulu, ngak pernah lagi kita main-main di luar" ajak Ayah.

"Aku tau Ayah pasti sangat sedih, jika aku sudah nikah, Ayah sangat kesepian, rasanya tak rela meninggalkan Ayah sendiri, aku ingin membawa Ayah, kemanapun aku pergi" kataku dalam hati dengan mata yang berkaca-kaca.

"Kita mau kemana Yah?" Tanyaku agar tak merasa tegang.

"Kesuatu tempat, kamu akan tau nanti" ujar Ayah merahasiakan.

Kami berdua naik taksi menuju suatu tempat.

"Waaahh... cantik banget, apa lagi bunga lagi bermekaran Yah" ujarku senang.

"Ayah tau ngak, bunga apa di benci orang?" Tanyaku memberi teka-teki.

"Bunga Reflesia" jawab Ayah.

"Salah, bunga Bank" jawabku sambil tertawa.

"Kamu ini ada-ada saja" ujar ajah sambil tersenyum.

"Kok Ayah tau sih, tempat-tempat indah?" Tanyaku.

"Iya lah , Ayah sering mainnya di taman gini waktu masih pacaran sama Ibumu, kalo kamu iya, mainnya di tempat tongkrongan, caffe, kaki lima, tinggi ngak, duit habis" kata Ayah mengejekku.

"Ih... Ayah... tega banget si ngatai anak sendiri" kataku manja sambil bergelantungan di tangan Ayah.

"Pak, ini siapanya?" Tanya salah satu pengunjung di sana mungkin mereka berfikir jika aku istri Ayahku kali ya?

"Anak saya buk" jawab Ayah.

"Cantik sekali" kata ibuk itu. Aku sembunyi di belakang Ayah sambil menjulurkan lidahku "kepo" kataku berbisik.

"Iya, cantik seperti Ibunya" jawab Ayah tersenyum.

"Lho Istri bapak mana?" Tanya ibuk itu lagi.

"Sudah meninggal 2 tahun yang lalu" jawab Ayah.

"Oh begitu, ya sudah kami pergi dulu, mari" ucap Ibuk itu dan pergi.

"Silakan" jawab Ayah.

"Dasar kepo" ucapku tak suka.

"Biarlah, dia juga ngak ngapa-ngapain kita juga" jawab Ayah menenangkanku.

Aku meminta Ayah memfotoku, foto bersama Ayah, berlari, membuang rasa jenuhku.

Tak terasa karena ke Asyikan bermain hari sudah mulai gelap.

"Ayo pulang?" ajak Ayah.

"Yah, kapan-kapan kita kesini lagi ya" kataku bersemangat.

" Iya" jawab Ayah. dan kami pulang ke rumah.

***

Tak tetasa sudah pagi saja, burung berkicau dan ayam berkokok.

Tuuut... tuuut...

"Halo" jawab Ayah.

"Halo" jawab Kim.

"Oh Kim, bagaimana?" Tanya Ayah.

"Oh, urusan saya sudah selesai semua, saya benar-benar minta maaf waktu kemaren itu, tiba-tiba saja pekerjaan datang begitu saja, saya berjanji malam ini pasti jadi, kamu tak perlu khawatir lagi, dan saya juga sudah menyiapkan kejutan untukmu sebagai tanda terima kasih saya beberapa puluh tahun yang silam, dan beberapa hadiah kecil untuk calon menantu saya, dan saya juga sudah menyiapkan beberapa hadiah lainnya sebagai tanda perminta maafan saya, saya harap kamu dapat menerimanya" ucap Kim panjang lebar.

"Kamu tidak perlu melakukan itu semua Kim, cukup jaga anak saya seperti anakmu itu sudah cukup" ujar Ayah.

"Tapi bagaimanapun, kamu penolong kami dahulu, tanpa bantuanmu waktu itu, saya bukan siapa-siapa, maaf selama ini baru mencarimu karena saya sudah menanamkan janji pada diri saya sendiri, bahwa setelah sukses saya saya akan memberikan hadiah terbaik untukmu dan keluargamu" katanya lagi.

"Kim, semua usaha itu adalah jerih payahmu selama ini, saya hanya membantumu dari awal saja, tidak perlu kamu repot-repot menyiapkan hadiah apapun" ujar Ayah tersenyum.

"Terimalah sebagai tanda jadi pernikahan anak saya untuk anakmu" ujar Kim.

"Baiklah terima kasih Kim, saya akan bersiap-siap dari sekarang, biar tidak terlambat nanti" jawab Ayah tertawa.

"Ya... ya... kamu benar, saya juga akan bersiap-siap menjemput calon menantu saya" ujar Kim juga tertawa.

"Baiklah, saya tutup telpon dulu" kata Ayah dan menutup panggilannya.

"Ya" jawab Kim.

"Laras, Siap-siap kita kesalon sebentar lagi" kata Ayah memanggilku.

"Ya Ayah, aku masih ngantuk" jawabku dengan mata terpejam.

"Anak gadis sebentar lagi mau jadi iatri orang masa bangunnya telat, nanti ngam di sayang suami lho" kata Ayah bercanda.

"Biarin suruh dia cari pembantu" ujarku yang masih memeluk bantal guling.

"Untung kamu dapat yang kaya" ujar Ayah sambil berlalu. (palingan ngopi di teras).

"Yang kaya? apa teman Ayah kaya?" Tanyaku dalam hati.

Tak berapa lama.

"Laras apa kamu sudah bersiap-siap?" Tanya Ayah memanggilku dari luar.

"Sebentar Ayah, aku mandi dulu" ujarku sambil menyambar handuk.

"Ayo" ajak Ayah mengajakku kesalon setelah aku bersiap-siap.

"Ayah bagaimana dengan gaunnya?" Tanyaku setelah melihat gaun yang sudah kotor di pakai semalam.

"Ya sudah kita pergi beli yang lain saja yang warnanya mirip" kata Ayah menenangkanku.

Kami berangkat kesalon, setelah siap Ayah membawaku ke toko gaun. Semua Ayah yang pilih, dan semua sangat cocok untukku.

Jika di pikir-pikir lagi, kenapa para lelaki lebih mahir memilih pakaian untukku, ya seperti Riko, Rino, teman Ayah, meski dia tidak tau postur tubuhku, jujur saja gaun itu pas dan sangat cantik. Dan sekarang Ayahku.

"Ayo coba yang ini" kata Ayah memberikan salah satu gaun yang warnanya sama dengan yang di beli Kim temannya.

Aku mencobanya dan sangat pas di tubuhku. Ayah emang hebat. Akupun keluar dari ruangan ganti menunjukan ke Ayah.

"Bagaimana?" Tanyaku sambil berputar.

"Tentu saja cantik seperti malaikat" puji Ayah.

"Semua sudah selesai, ayo pulang dan menunggu mereka menjemput kita" ajak Ayah.

"Apa Ayah tidak membeli beberapa pakaian untuk Ayah?" Tanyaku ketika kami ingin pulang.

"Tidak perlu, baju Ayah masih banyak yang tidak Ayah pakai, kamu tak perlu khawatir Ayah tak punya baju" ujar Ayah menenangkanku.

"Apa Ayah serius?" Tanyaku mengangkat alis.

"Iya, kamu tenang saja" kata Ayah dan mengajakku pulang mengunakan taksi.

Sesampainya di rumah.

Tuuut... tuuut...

"Halo" jawab Ayah.

"Halo, apa kalian sudah siap?" Tanya Kim.

"Sudah" jawab Ayah mantap.

"Baiklah saya akan menyuruh pengawal saya menjemput kalian" ujar Kim bersemangat.

"Terima kasih" ucap Ayah.

Mendengar telpon dari teman Ayah, jantungku mulai berdegup kencang, astaga... aku belum siap.

"Laras, bersiap-siaplah, sebentar lagi ada yang menjemput kita" ujar Ayah.

Mendengar ucapan Ayah, jantunag ku semakin deg-degan. Ayah jika aku bisa berteriak, aku ingin berteriak sekarang agar tenang hatiku.

Tak berapa lama sampailah mobil di depan rumahku.

"Ayo, berangkat" ajak Ayah mengandeng tanganku.

Astaga... Tuhan... aku sungguh ngak kuat lagi, jantungku rasanya mau copot.

BERSAMBUNG

JANGAN LUPA LIKE DAN SARAN

1
MommyZoy
Lumayan
Rizki Al-Mubarok
Selamat berkarya
Mira Dedipj
anak sultan mah bebas
less22: bener banget
total 1 replies
Mira Dedipj
lanjut
Mom FA
ku hadir lagi torr🤗
Yen Lamour
Aku suka Happy end 🥰🥰 semangat terus ya kak 💪
“Silence” hadir bersama “cinta dan dendam” 🤗
less22: oke kk, aku juga mampir
total 1 replies
xntaaxy
Ceritanyaa Best Thor🥰, Dari Fb cuss Kesini Seharian Marathon bacanyaa hehe, Ceritanya Mona sama Deri di buat Lapak kayaknya seru Deh Thor Xixi😂
less22: terima kasih dukungannya kak, tapi aku sedang ada cerita baru kk, maaf belum sempat buatnya kk
total 1 replies
Aumy Re
yey... selesai.
lanjut baca cerita selanjutnya 🥰🔥
less22: iya kk
total 1 replies
Cimit
Yahh..tidak terasa udah tamat😔
di tunggu novel barunya.
Cimit: Aduuhh🙏 next novel barunya.
total 2 replies
Astuty Nuraeni
tamat?
less22: hehe iya kka
total 1 replies
Anita_Kim
Udah tamat ya Kak?
Anita_Kim: Semangat Kak..
total 2 replies
Mom FA
aku mampirr kak🤗🤗
less22: oke kk
total 1 replies
Ufika
aku mampir ya kak☺
boleh juga mampir di karya aku☺
less22: siap kak
total 1 replies
imah
udah tamat aja,,,,
ditunggu novel baru nya kk
less22: iya kak aku udah lelah sama novel ini
total 1 replies
DebU kAKi
selesai
less22: iya bos
total 1 replies
DebU kAKi
mantap kak
Anita_Kim
Semangat Kak...
Mom FA
semangat😍🥰
less22: siap kk
total 1 replies
pat_pat
mampir lagi ❤️
salam dari Topan Cahaya 🤗
less22: siap bos
total 1 replies
imah
biang rusuh pada kumat
less22: kwkwkw
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!