"Kenapa aku mencintai nya, banyak laki-laki di dunia ini. Psychopath." Ucap Lisa yang tidak habis pikir dapat mencintai seorang Psychopath.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cerita_Bahagia12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Masa lalu Evans
Evans mendekati bibir Lisa dan ingin menciumnya, tetapi Lisa menahan bibir Evans dengan jari nya.
"Ada apa." Tanya Evans.
"Kamu mau apa." Tanya balik Lisa.
"Mencium mu." Jawab Evans.
"Apa sudah mendapatkan izin dari ku." Tanya Lisa.
Evans menggelengkan kepala nya, ia tidak tau jika ingin mencium istrinya harus mendapatkan izin terlebih dahulu.
"Apa perlu izin." Tanya Evans.
"Sangat perlu, kenapa kamu mencium ku."
Evans menyingkirkan tangan Lisa dan mulai mencium bibir Lisa, ia sedari tadi sudah tidak tahan ingin merasakan bibir manis Lisa yang terlihat sangat menggoda. Lisa mulai membalas ciuman itu dengan senang hati.
"Lisa aku ingin." Ucap Evans.
"Tidak, aku datang bulan." Tolak Lisa yang membuat Evans lemas seketika.
"Evans kamu mau melakukan nya dengan ku lagi, bukan nya kamu janji tidak menyentuh ku lagi."
"Anu, ahh aku terkadang menginginkan nya, tapi ya sudahlah, aku juga tidak bisa mengingkari janji ku." Kata Evans.
"Aku janji setelah satu bulan ini, aku akan memberikan hak mu, tapi aku mau membawa mu ke psikolog terlebih dahulu, apa kamu mau menyakiti ku lagi seperti saat itu."
"Aku tidak berani ke psikolog Lisa, itu percuma saja, sudah lebih baik kita tidak perlu melakukan nya lagi." Ucap Evans.
"Sayang lihat mata ku, apa kamu menyembunyikan sesuatu dari ku, aku istri mu, semua kehidupan ku sudah kamu ketahui dan aku sedikit pun belum masuk ke dalam hidupmu. Evans aku tidak benar-benar ingin berpisah dengan mu, aku ingin pernikahan kita selama nya."
"Kamu benar-benar tidak ingin berpisah dengan ku." Tanya Evans.
"Jika kamu memperbolehkan ku masuk ke dalam kehidupan mu, aku tidak ingin berpisah dengan mu, tapi jika kamu masih menutup diri kita tidak mungkin bersama." Jawab Lisa.
"Aku memiliki trauma, pada orang yang sedang melakukan hubungan intim." Ucap Evans.
"Kenapa bisa seperti itu, apa kamu pernah melakukan nya selain bersama ku."
"Aku melepaskan keperjakaan ku bersama mu, kamu sudah tau kan sikap ku pada ayah ku bagaimana." Tanya Evans.
"Sudah aku sudah tau, kamu tidak mau berbicara dengan ayah mu, kamu sangat membenci ayah mu."
"Itu karena perbuatan nya, dulu bunda ku sering di pukul nya, dia dapat melakukan hubungan intim dengan bunda ku di depan ku, dari aku kecil sampai aku mengerti semua nya dia terus melakukannya. Bunda terus menangis dan aku tidak bisa berbuat apapun, aku hanya bisa menangis dan melukai diri ku, untuk menghilangkan rasa takut di dalam diri ku."
"Saat bunda sakit dan memerlukan pertolongan nya, dia malah asik melakukan hubungan intim bersama selingkuhan nya, aku berlari ke sana sini aku bingung harus berbuat apa, saat itu nyawa Bunda tidak tertolong. Orang yang mengerti diri ku telah pergi, aku sangat marah aku datang masuk ke kamar nya dan membunuh selingkuh nya, sampai sekarang aku tidak bisa melihat orang melakukan hubungan intim. Tubuh ku akan gemetaran dan aku harus melukai tubuh ku." Jelas Evans.
"Kamu melalui semua itu." Lisa langsung memeluk Evans yang terlihat sudah tidak bisa menahan air mata nya, sangat terlihat jelas wajah nya di penuhi dengan amarah."
"Kita ke psikolog ya, semua nya akan baik-baik saja." Ucap Lisa.
𝗧𝗲𝗿𝘂𝘀𝗹𝗮𝗵 𝗯𝗲𝗿𝗸𝗮𝗿𝘆𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗵𝗮𝘁 𝘀𝗲𝗹𝗮𝗹𝘂 😘😘
𝗺𝗮𝗸𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗸𝗮𝗸 𝘁𝗵𝗼𝗿 𝗯𝘂𝗮𝘁 𝗰𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮 𝗻𝘆𝗮..