NovelToon NovelToon
TAK TERKALAHKAN SETELAH DIUSIR KELUARGA

TAK TERKALAHKAN SETELAH DIUSIR KELUARGA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Epik Petualangan / Perperangan
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: erik riswana

Jiang Hao hanyalah pemuda yang lugu dan polos , jujur dan sedikit konyol , kehidupan sehari harinya seperti kebanyakan pemuda pada umumnya.


Memiliki cita cita keluarga yang bahagia dan keinginan untuk menjadi kaya .



Tapi kehidupan yang di idam idamkan di dalam pikirannya, tidak ada sama sekali.


Tatkala adik kandung yang baru pulang dari dinas militer masuk ke kehidupannya.


Merebut tunangan yang di mana dalam satu minggu akan ia nikahi, serta sikap dan sifat keluarganya yang berubah dengan memutuskan semua hubungan darah termasuk tunangan dan keluarganya.


Juga ia mendapat fitnah keji , sehingga tubuh dan jiwanya hampir mati, namun itu menjadi berkah tersembunyi, darah dan bakat bela dirinya keluar setelah 20 tahun tersegel.



Saat itu juga dunia bela diri kuno terguncang dan nama Jiang Hao menjadi legenda yang di takuti lawan serta kawan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon erik riswana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 27 kembali ke kota Jiangqi

Wanita berjubah merah itu tampak tersenyum tipis , matanya yang berwarna biru tua terlihat menakjubkan.

" tidak masalah sayang, ayo kita kembali untuk melihat penolong kedua putriku !" Kata sang ibu dengan tenang.

Aura tak terkalahkan muncul dari tubuh wanita dewasa cantik itu, dengan wajah tenang , sang ibu membawa kedua putrinya terbang kembali ke tempat di mana kedua putrinya menjadi sandera kelompok setan Darah berada.

Hanya membutuhkan waktu yang singkat, sang ibu dan kedua putri kembarnya sampai di tempat kejadian .

"Caiya, Liyi di mana senior yang membebaskan kalian berdua?" Sang ibu memandang ke arah altar yang sudah hancur lebur , tidak ada pilar yang berdiri kokoh dan juga beberapa bebatuan besar berserakan di mana mana .

Terlihat baru saja terjadi pertempuran besar dan brutal , ketiganya turun dari atas langit, kedua gadis muda yang identik satu sama lain itu mulai khawatir, mata keduanya sembab dan ada rasa bersalah dalam ekspresi yang diperlihatkan oleh mereka berdua .

" sudahlah putriku , jangan sedih , senior itu tidak mengalami kecelakaan apapun, dia telah melarikan diri sebelum terjadinya ledakan besar ini " kata sang ibu menghibur kedua putrinya yang sedang sedih akibat dari menghilangnya sang penolong mereka berdua .

" apakah ibu punya bukti ?" Tanya Qing Liyi dengan mata sembab , walaupun wanita dewasa di sampingnya adalah sang ibu, yang melahirkan serta membesarkannya, rasa ragu ragu ada dalam hati gadis berusia 15 tahun itu.

Sang ibu , Lu Xin memungut sisa sisa dari pertempuran yang tertinggal, lalu memperlihatkan pecahan batu yang memiliki nilai barang kualitas terbaik .

Di telapak tangannya yang halus pecahan batu giok berwarna merah begitu berkilauan, senyum tulus dari wanita berjubah merah itu terasa membeku .

Secara tiba tiba seluruh tubuhnya bergetar pelan ,merasa ada yang aneh dan janggal , terutama dengan pecahan batu giok berwarna merah yang ada di telapak tangannya.

" putriku , bagaimana rupa dari senior yang menolong kedua putriku ini ?" Tanya sang ibu mulai penasaran.

" ibu aku tidak tahu bagaimana rupa dari senior topeng hitam itu, tapi suaranya sangat muda dan kami berdua menganggap bahwa senior topeng hitam berusia 20 tahunan " kata Qing Liyi memberikan penjelasan.

" 20 tahun , usia itu sama seperti usia pangeran kedua dan pertama !" Ujar sang ibu dengan kepala sedikit dimiringkan.

Kedua gadis muda yang ada di sampingnya mengangguk pelan.

Qing Liyi berkata sedikit ragu " tapi ibu , senior topeng hitam kemungkinan tidak bisa hidup dengan tenang, " katanya pelan.

" kenapa , apakah dia memiliki riwayat penyakit?"

" bukan itu bu , senior topeng hitam bermusuhan dengan kakak pangeran kedua, dan itu bermula saat kami berdua menolak tidak mau kembali ke istana " kata Qing Liyi tersenyum kecut.

Sang ibu tidak menanggapi dengan ucapan atau tindakan, matanya memandang ke arah altar yang hancur berantakan, memperkirakan tentang kejadian sebelumnya.

" dalam pertarungan cepat ini ,kemungkinan penolong kedua putriku telah kembali ke kota , sedangkan lawan mengejarnya sampai tepi kota , lalu menghilang di pegunungan Jiangshan yang luas dan tak terhingga " gumamnya memandang tanpa berkedip satu kalipun .

Matanya seakan bisa menangkap dan merekam ulang kejadian yang sangat keras dan brutal itu .

" nak , keadaan di luar ini sangat kacau, yang dikatakan oleh kakak pangeran kedua kalian benar, sebagai seorang wanita kalian harus patuh dan kembali ke istana kekaisaran " ucap sang ibu dengan lembut .

" baik bu , kami berdua akan patuh !"

" tapi bu apakah Liyi boleh meminta syarat?"

" apa syaratnya ?" Tanya sang ibu pelan .

" kami berdua diizinkan keluar dari istana setelah berusia 23 tahun , dan bisa melindungi diri sendiri tanpa perlu menggunakan kekuatan ibu atau istana kekaisaran !"

" tidak masalah ... ,"

Setelah berkata itu , sang ibu menyelimuti tubuh kedua putrinya dengan energi Qi spiritual dan pada saat itu juga ketiganya menghilang tanpa jejak .

Keadaan di sekitarnya menjadi sunyi, tidak ada fluktuasi energi Qi spiritual, hanya angin dingin mulai datang dari berbagai arah .

Shhh.....

Tidak jauh dari tempat altar pengorbanan, berdiri sosok berjubah merah, mata merah dengan tubuh hitam berasap.

" tidak menyangka bahwa jurus yang baru aku pelajari adalah jurus melarikan diri legendaris , jurus tanpa nyawa " pikirnya berdecak kagum.

Ia juga mendengar apa yang dibicarakan oleh ketiga orang yang datang mencarinya, namun ia tidak keluar, hanya diam dan mengamati dalam dalam diam .

Sosok serba merah itu menghapus pengamarannya, dan memperlihatkan tubuhnya ke seluruh dunia.

Karena sudah tidak ada lagi urusan dengan kelompok setan Darah yang ganas serta kelicikan ketua kelompok setan Darah yang membuat dirinya harus bersembunyi dari kejaran mereka semua .

Ia memutuskan untuk kembali ke kota , datang untuk menyaksikan pertandingan antar jenius muda di empat negara bawahan yang sudah dimulai beberapa hari yang lalu .

Sampai di kota Jiangqi, sosok berjubah merah itu berhenti melangkahkan kakinya, matanya memandang ke arah tembok kota yang tebal dengan plakat kota bertuliskan Jiangqi.

Senyum merekah terpancar lebar saat melihat hal itu , lalu kembali melanjutkan perjalanannya masuk kembali ke dalam kota .

Di dalam kota Jiangqi, keadaan begitu ramai, beberapa orang menyapa kedatangannya , orang orang itu adalah para jenius muda yang di culik sebelumnya oleh kelompok setan Darah.

Sosok berjubah merah itu hanya tersenyum dan mengangguk pelan .

" semua tuan muda dan putri terimakasih atas sambutannya , aku tidak kenapa napa , tenang saja , aku tidak terluka sama sekali , " katanya dengan tenang.

" senior aku memiliki beberapa batu spiritual, tolong senior sudi menerimanya " Seorang pemuda dengan pakaian negara Belantara Selatan meletakan kain berisi batu spiritual yang cukup banyak .

Pangeran muda dari negara Belantara Selatan itu terlihat sedikit malu saat memberikan kantong berisi batu spiritual yang ada di tangannya.

" mohon senior bisa menerimanya !"

Jiang Hao menerima dengan tangan terbuka , lalu mengucapkan terimakasih yang tulus, disertai dengan anggukan kepala tanpa tidak mempermasalahkan pemberian kecil dari pangeran muda negara Belantara Selatan itu.

Setelah pangeran muda Belantara Selatan memberikan hadiah , beberapa orang berbondong- bondong memberikan hadiah juga, dan Jiang Hao merasa cincin penyimpanannya sudah tidak bisa menampung apa apa lagi .

" tidak masalah.. aku mendapatkan cincin penyimpanan 10 meter , cukup untuk gunungan harta kecil yang aku miliki " gumamnya dengan mata berbinar.

Dong.... Dong .. !!!

Suara gong berbunyi menggema , menyebar ke seluruh kawasan kota Jiangqi, membangunkan setiap orang yang ada di seluruh kota Jiangqi , baik itu penduduk asli ataupun anggota dari empat negara yang sudah siap bertanding.

Jiang Hao berjalan menuju kediaman khusus untuk para ketua gunung , ia melihat seorang wanita tampak memiliki mata merah bengkak, ia memperkirakan bahwa wanita itu telah menangis selama dua hari dua malam tanpa henti .

" entah apa yang dipikirkan oleh Jin Hua , menangis tanpa sebab apapun " gumamnya menggelengkan kepala .

" Para ketua gunung, apa kabar !!"

1
Ihya Ilmi
Kapan updatenya thor
Andi Akhasay: Coba baca novelku kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!