NovelToon NovelToon
Salahku Mencintaimu

Salahku Mencintaimu

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:460.2k
Nilai: 5
Nama Author: Shanti_San

Kelanjutan Kisah Suami Pilihan Papa.
Mengkisahkan sepasang kekasih yang adalah Arnan dan Tia yang menjalani biduk rumah tangan yang penuh dengan rintangan dan cobaan.

Hingga membuat hubungan kedua nya tak lagi harmonis.

Akan kah mereka bisa melewati semua ini,atau mereka akan menyerah dengan kata perceraian ,yuk Ikuti kisah kedua pasangan ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti_San, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28 - Sikap Dingin Tia

Arnan masuk ke ruangan kerja nya, menaruh laptop nya di atas meja, menyandarkan tubuh nya di kursi kerja nya. Mata nya lalu melihat foto keluarga kecil nya di atas meja kerja.

"Maaf karena aku belum sepenuhnya Mampu membuang perasaanku." Batin Arnan.

Arnan menyadari kalau kadang sikap nya menyakiti Tia, Namun semua terjadi tanpa mampu Ia tahan, ia mencintai Tiara sejak dulu dan ia harus menikahi Tia karena kecelakaan malam itu. hingga membuat Tia hamil.

Tak lama Arnan duduk di ruangan kerja nya, Ia lalu kembali bangkit berdiri saat Tia datang menghampiri nya, Siap untuk mengantar Artia ke rumah orang tua Arnan untuk di titipkan selama kedua nya liburan.

Di dalam mobil, tidak ada obrolan apa pun dari Tia mampu Arnan, Artia pun tampak tertidur pulas dalam gendongan ibu nya.

Saat Mobil Arnan memasuki halaman rumah itu, tampak Tiara dan Bu Sofi sedang duduk di teras rumah, melihat Aila putri Tiara dan Arya yang tengah bermain.

Melihat ada Tiara di depan rumah, tentu saja lansung mata Tia fokus pada Arnan, Kecewa ia dapatkan saat ternyata Arnan melihat sahabat nya.

Tia turun dari mobil bersama Artia lebih dulu, setelah beberapa saat Arnan pun ikut menyusul.

"Hai Tia." Sapa Tiara. Tia membalas dengan senyuman kilas lalu memandang ibu mertua nya. Tiara tersenyum, tapi menyadari ada yang berbeda dari sahabat nya itu.

"Ma, Titip Artia ya." Ucap Tia.

"Iya sayang, sini berikan cucu mama, Lagi bobo ya Cucu Oma." Bu Sofi mengambil Artia dari tangan Tia dengan hati-hati.

"Ma, kami jalan dulu ya, masih banyak yang harus kami siapkan untuk keberangkatan besok." Kata

"Ma, mereka datang." Ucap Tiara. Bu Sofi tersenyum mengangguk.

"Iya sayang, hati-hati ya Kalian." Balas Bu Sofi.

"Iya Ma, kami jalan dulu. Ra." Ucap Tia datar sembari berlalu pergi kembali ke mobil dimana Arnan berdiri di samping mobil menunggu Tia kembali.

Tiara merasa kalau ada yang salah dari Tia saat ini. " Ada apa dengan nya?." Gumam Tiara.

Tia yang sedang marah dengan keadaan, Marah dengan situasi, hingga membuat ia bersikap dingin pada Tiara. meski tak pernah Tiara mengoda Arnan atau pun menunjukkan sikap memberi harapan, tapi semua yang ia rasakan saat ini semua karena Tiara.

Saat malam tiba, Tia berbaring tidur lebih dulu, ia menghindari berbicara dengan Arnan. Arnan yang baru masuk dari luar, melihat Tia sudah memejamkan mata tidur, ia pun naik ke tempat tidur memeluk Tia dengan hangat, mencium leher istri nya itu untuk mengajak nya melakukan ritual suami istri, Tia membuka mata nya, Meski ia marah, Ia tetap mau melayani Arnan karena sudah menjadi kewajiban nya.

Hingga Keesokan hari nya.

Kedua Pun bersiap untuk berangkat ke bandara, Arnan dengan supir memasukan Koper ke dalam bagasi mobil. sementara Tia duduk di dalam mobil menunggu.

Dering Telefon Tia berbunyi.

Ia melihat Tiara menghubungi nya, Ia pun dengan kesal memasukan kembali ponsel nya ke dalam tas nya, tak menghiraukan telefon dari Tiara sama sekali.

"Gak di angkat Ma." Ucap Tiara yang tengah duduk bersama ibu mertua, ia sudah menghubungi Tia 2 kali dan tidak ada yang menjawab, Ia menghubungi Tia untuk menanyakan apa kah ia sudah berangkat atau belum.

Bu Sofi lalu mengambil ponsel nya juga dan kembali menghubungi Tia, Tak ingin putra dan menantu nya terlambat ke bandara.

Tia yang kini melihat Telefon dari ibu mertua nya pun mengangkat telefon itu. Tiara yang melihat telefon dari Ibu mertua nya di angkat pun bertanya-tanya. "Apa dia sengaja tak mau mengangkat telefon dari ku." pertanyaan itu terlintas di pikiran Tiara setelah Tia bersikap dingin pada nya kemarin.

Namun segera Tiara menepis pikiran itu, tidak ingin berfikir yang buruk tentang Tia, mungkin kebetulan saat ibu Sofi yang telefon ia pas memegang ponsel. pikirnya.

1
Musniwati Elikibasmahulette
berharap ada kelanjutannya ,tapi sekarang belum ada juga ni
Musniwati Elikibasmahulette
lanjut dong ,thoor
udah lama sekali ni ,ga ada kelanjutannya
Musniwati Elikibasmahulette
lanjut dong thoor
Musniwati Elikibasmahulette
semoga mereka kembali harmonis dan bahagia
Musniwati Elikibasmahulette
thoor , ♥️♥️ lanjut dong
Musniwati Elikibasmahulette
udah bertahun ,masa masih cinta Tiara
kau anggap apa istrimu
dasar ga suami peka
Musniwati Elikibasmahulette
kisah yang sangat sangat menarik ,,aku sudah baca dua x thoor ,makasih atas karyamu ,ini
,ada banyak pelajaran yang bisa saya ambil dari kisah mu ini ,❤️😍❤️😍



hai thoor 😍
lanjutannya dong
Musniwati Elikibasmahulette
thoor ,udah lama ni ,ga lanjut 😍😍
mia guspiami
serasa diriku sendiri broken home..bedanya Artia di sayang Arnan klu ditiku tahu ayah sudah besar😭😭😭
mia guspiami
bagus moga tia sabar ya
Su Wanti
kemana nih outhornya knpa gk lanjut
mia Army
kak , knp gk lanjut ceritanya ?
mia Army
kak , kenapa cerita nya gak di lanjutin lg ?

padahal cerita nya bagus bgt kak 😩
Selva Ardiani Irawan
Lah kok gitu
IntaNn Gendiess
cuman sampai ini dong thor gk seru dong
Su Wanti
kelanjutane mana yo ni...
Neni Sukandar
menarik
Halimah
lm bgt up nya thor
Andini Muulanaa
lnjut
Andini Muulanaa
next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!