NovelToon NovelToon
Amanat Istri Pertama

Amanat Istri Pertama

Status: tamat
Genre:Romantis / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:631.8k
Nilai: 5
Nama Author: Vhy'dHeavy Putri

Kintan terpaksa menikah dengan Aksara, karena suatu alasan menyebabkan keputusan itu terjadi. Ketika Nila yang merupakan istri pertama Aksara mengalami kecelakaan dan dalam keadaan tidak baik-baik saja, meminta Kintan menyanggupi permintaan terakhirnya itu, sekaligus merawat putranya yang masih kecil.

Tepat dua hari setelah pernikahan Kintan dan Aksara terjadi, Nila mengembuskan napas terakhir. Saat itu pula, Kintan menjadi istri satu-satunya dari Aksara. Namun kenyataan justru membuat pernikahan mereka tidak bahagia. Aksara masih belum sanggup melupakan mendiang Nila dan menilai Kintan tak sebanding dengan istri pertamanya itu. Permintaan cerai sering terucap dari bibir Aksara agar Kintan pergi dari sisinya. Di sisi lain, Kintan justru bertekad untuk bertahan. Karena pernikahan itu adalah amanat dari istri pertama suaminya.

Lantas, apakah Kintan mampu membuat hati Aksara luluh? Serta mendapat haknya sebagai seorang istri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vhy'dHeavy Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 28-Tercengang

David tersenyum simpul sesaat setelah menyesap kopi hangat yang disuguhkan oleh CEO perusahaan itu. Meski begitu matanya yang biru tetap memandang tajam pada sang CEO yang sejatinya juga kawan lamanya. Dan sungguh kedatangan David, tidak disangka-sangka oleh atasan perusahaan terkait.

“Sudah lama tidak berjumpa Mr. David Edward Sinclair,” sapa CEO itu dengan sedikit rasa hormat. “Sudah empat tahun lamanya ya? Saya dengar Anda sudah menjadi konglomerat di negara itu. Benarkah?”

David tersenyum. “Rumor tentangku selalu benar, Gupta. Kamu sendiri tampaknya cukup untuk dikatakan sebagai sarjana sukses,” jawabnya.

“Tentu saja, sejak dulu bukankah aku selalu menang dalam segala hal darimu?”

“Tidak.” David menghela napas. “Enggak dalam segi wanita.”

“Yaa, aku tahu. Aku masih kalah tampan.”

David tergelak. “Itu sudah pasti.”

“Menyedihkan. Tapi, Dav. Aku sudah menikah, aku rasa kamu belum, bahkan sudah kehilangan Kintan Afsheen Chandra, bukan?”

Kali ini David terdiam oleh ucapan Gupta yang telah melibatkan nama Kintan. Pria itu sukses menggusarkan hatinya. Mengenai kabar kandasnya hubungannya dengan Kintan empat tahun yang lalu memang bukan hal asing bagi para teman. Kala itu, Gupta justru tertawa paling kencang.

Namun entah bagaimana kabar Kintan saat ini, Gupta sudah lama tidak mengetahuinya. Reuni kecil yang diselenggarakan tiga bulan lalu saja, tidak ia datangi.

Gupta menghela napas. “Mm, aku sendiri enggak mengetahui kabar Kintan. Aku hanya sempat mendengar gosip di reuni akbar empat tahun yang lalu bahwa kalian berakhir kandas,” ucapnya. “Apa Kintan masih sering bersama wanita itu?”

“Wanita itu?” tanya David heran.

“Kalau enggak salah namanya Nila Amanda, gadis lugu yang sedikit bodoh.”

“Hmm ... tampaknya jabatan ini sukses membuat kamu ketinggalan juga, Gupta.”

“Mm? Apa maksudmu, David?”

“Nila Amanda sudah tidak ada?”

Gupta menelan saliva. “Tidak ada? Aaah? Kenapa?”

David menyandarkan punggungnya pada badan sofa yang empuk. Benaknya melayang sekian tahun yang lalu. Ia, Gupta, Kintan dan Nila terlibat dalam satu universitas dengan jurusan berbeda-beda. Juga bagaimana ia bisa mengetahui siapa Nila Amanda, sebab wanita itu sangat dekat dengan Kintan. Sama halnya seperti penilaian Gupta, David menganggap jika Nila merupakan gadis bodoh yang menempuh pendidikan hanya untuk cita-cita sederhana—mendidik anaknya kelak.

Davin menjalin kasih bersama Kintan tepat satu tahun sebelum lulus. Kemudian, dua tahun berjalan dan sampai di momen perpisahan empat tahun yang lalu. Membuatnya harus kehilangan Kintan, lantaran ayahnya sakit keras di New Zealand.

“Lalu,” celetuk Gupta membuka perbincangan yang sempat terputus. “Kenapa tiba-tiba datang ke Indonesia?”

“Aku ingin meminta tolong padamu,” jawab David tanpa basa-basi.

“Menemukan Kintan? Bukankah hal itu cukup mudah, mengingat siapa Kintan dan keluarganya?”

“Aku sudah menemukannya tanpa bantuan orang lain, seperti apa yang kamu katakan hal itu cukup mudah bagiku.”

Gupta menyesap kopinya, setelah itu bertanya, “Lalu?”

“Aku akan menjadi investor besar di perusahaan yang baru kamu pimpin ini. Tapi, ....”

“Tapi?”

“Aku ingin jabatan direktur utama di divisi terkait. Tempat di mana seorang pria bernama Aksara bekerja.”

Dahi Gupta berkerut samar. “Aksara? Why? Kenapa harus orang itu? Jujur, aku nggak paham siapa Aksara, bukan—”

“Ya, dia hanya karyawan biasa.”

Gupta tercenung. Ia mengamati David dengan rasa penasaran yang mendadak meluap. Perihal Aksara yang bahkan belum ia tahu wajahnya, sekaligus jabatan pria itu di perusahaannya membuatnya sangat heran. Bagaimana bisa seorang David Sinclair yang agung mengenal karyawan dari kasta bawah?

Namun tawaran David untuk menjadi investor besar cukup menggiurkan. Apalagi jika kerja sama kecil itu bisa merambah besar serta meningkatkan kekuatan perusahaan sampai ke New Zealand. Lagipula David hanya menginginkan peran sebagai direktur, bukan CEO seperti dirinya. Cukup mudah dilakukan bukan?

“Lalu, gimana dengan bisnismu di negara itu?” tanya Gupta masih tertarik untuk tarik ulur.

“Tiga bulan.” David menegakkan badannya. “Aku punya waktu tiga bulan untuk di sini. Tiga bulan juga sangat pas bagi direktur asli berlibur, bukan?”

“Hmm, benar. Tapi, Dav, apa alasanmu?”

“Itu masuk privasiku, Tuan Gupta.”

“Aku tahu,” ucap Gupta kemudian tersenyum tipis. “Tapi, aku tetap pemilik perusahaan kecil ini. Aku harus tetap waspada pada orang seagung Anda tiba-tiba datang dan hendak menyelinap ke dalam gedungku.”

Sejenak, David terdiam gamang. Namun kecurigaan Gupta cukup masuk akal. “Kintan.”

“Kintan?”

“Kintan menggantikan Nila Amanda dan menikahi Aksara. Ya, Aksara suami dari sahabatnya itu, dari mendiang Nila Amanda.”

“Apa?!”

Betapa terkejutnya Gupta mendengar kenyataan yang cukup mencengangkan. Bagaimana bisa Kintan berakhir menikah dengan karyawan kelas bawah? Menggantikan sahabatnya? Lelucon macam apa itu? Gupta sukar untuk mempercayainya. Pasalnya, meski belum mengetahui rupa Aksara, dari jabatannya saja sangat berbanding terbalik dengan David Edward Sinclair.

***

Mata para karyawan terpaku pada sosok asing, tetapi cantik melebihi selebriti berjalan elegan. Sementara gaun wanita itu ikut bergoyang seiring gerak rambutnya yang panjang. Tas branded terkalung di lengan wanita itu, menandakan jika ia bukan orang biasa. Sementara satu tangan yang lain tampak menenteng kotak bekal bersusun tiga. Orang-orang pikir wanita itu ada hubungannya dengan CEO Gupta.

Namun satu pasang mata menyadari akan siapa sebenarnya wanita yang sampai menggemparkan para karyawan yang baru keluar dari ruangan. Mergi langsung memasang ekspresi tidak senang melihat wanita itu. Ia tahu betul paras cantik tersebut. Begitu pula dengan siapa wanita itu.

“Dia mau apa datang kemari? Menyombongkan diri?” gumam Mergi sembari mengepalkan kedua telapak tangannya.

“Ada apa, Mbak?” Suara Aksara yang tiba-tiba terdengar membuat Mergi tersentak.

“I-itu ....” Mergi membatalkan kata yang hendak ia ucapkan. Ide gila muncul di benaknya. Ia tidak ingin Aksara mengetahui kedatangan sang istri. “Aksa, apa aku boleh minta tolong?”

“Minta to—”

“Mas!” Seruan dari suara tak asing sukses membuat Aksara menghentikan ucapannya.

Namun, kedatangan wanita itu sangat menjengkelkan bagi Mergi. Ia terpaksa mundur dan memberikan ruang bagi istri Aksara agar tidak menimbulkan kecurigaan.

Aksara termangu. Kintan yang benar-benar datang dengan menenteng kotak bekal, membuatnya tidak menyangka. Mata Aksara beralih pada sekeliling Kintan. Banyak pria yang saling berbisik, ada pula yang berdecak, atau takjub pada penampilan istrinya. Pemandangan itu membuat Aksara mendadak kesal. Ia menggertakkan gigi serta mengepalkan telapak tangannya dengan geram.

Aksara kesal dengan kedatangan istrinya? Pikir Mergi. Sikap Aksara sedikit membuatnya lega. Pasalnya, pria itu justru tampak marah daripada senang dengan kedatangan sang istri.

“Ayo,” ucap Aksara sembari menggandeng tangan Kintan dengan sedikit kasar.

Kintan tersentak. “Ke mana?” tanyanya.

“Ke tempat yang nggak ada mata keranjangnya,” jawab Aksara lirih sembari mengajak istrinya itu berjalan sedikit cepat.

Kintan tertawa kecil. Namun, sedikit tersentuh dengan sikap suaminya itu. Sepertinya Aksara tengah melindungi dirinya. Sesuatu yang jarang terjadi, sehingga membuat Kintan tak banyak bicara lagi. Bahkan, ia sampai memberanikan diri untuk merengkuh lengan Aksara.

Mereka berdua langsung menjadi buah bibir para karyawan yang menatap. Sayangnya, Mergi sudah terlanjur pergi dengan hati senang lantaran menganggap Aksara geram pada kedatangan Kintan.

***

Like dan komennya yaaa.

1
Ririn Nursisminingsih
kereenn kintan a suka karakternya thor a bca karyamu ini berkali2 tpi tak bosan2...
VhyDheavy: makasih banyak kakak 🫶🥰
total 1 replies
Shifa Burhan
aku salut dengan novel yang memperlakukan pelakor dan PEBINOR sama,
aku salut dengan novel yang berani menghancurkan PEBINOR

karena faktanya kebanyak novel begitu memuja pebinor
Shifa Burhan
ini lah wanita (reader) kayak tidak punya otak yang membuat mereka jadi egois

*lelaki lain yang baik pada kintan di puja2 dan dibilang lelaki baik2 tapi wanita lain yang baik pada aksara dilaknat dan dibilang pelakor dan janda gatal lah (kalian waras)

*kintan intraksi dengan lelaki lain dan menyambut baik kebaikan pria lain dibilang dibenarkan tapi aksara hanya mendengarkan wanita lain bicara saja sudah dilaknat dibilang tidak tegas (kalian sehat)

wahai wanita (reader jablay) pakai otak kalian sikit saja biar tidak kelihatan munafiknya
VhyDheavy: penganut standar ganda kali ya 😁
total 1 replies
Maizuki Bintang
bgs
VhyDheavy: makasih Kak. Mampir di novel saya yg lain ya, 😊
total 1 replies
Dyah Shinta
Ya eyalah... kan baru aja ditinggal.
Lama2 juga tenang...
Amalia Khaer
yahhh knpa harus melakukan itu huh 😮‍💨
VhyDheavy: kan suami istri kak, hehe. Ah, jangan lupa follow akun tiktok saya ya, Kak. Vhydheavy21.😊
total 1 replies
Amalia Khaer
🤭🤭🤭🤭🤭🤣
Rita Tanti
Luar biasa
Sri Mulyani
mau. siapa tau suaminya juga bisa ikut membantu
Ike Rasela
👍👍
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
lucu yh menyakiti istri sendiri bisa n gampang tpi sekedar bersikap tegas pd wanita lain nggak bisa ngakak...
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀: You're welcome ttp semangat berkarya 🤗💪
total 3 replies
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
Kendali pernikahan di pegang suami yah klu mau lepasin kintan tinggal talak aja beres kan lagian gw jg ogah bgt kintan sama Lo nggak level
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
berarti itu salah anda tolong koreksi diri sebelum menyalahkan seseorang kerna bkn hanya anda yg merasa kehilangan
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
udah jls ini kemauan nila sendiri buat plng sendiri knp jdi kintan yg salah
lina
berjuang nila
Siti Rofiatin
Cinta oh cinta ,kalau sdh bilang itu apapun akan di lakukan
VhyDheavy: Cinta bikin gila kadang ya Kak 😁
total 1 replies
Bunbun Oke
cie cie sama-sama zaling ❤❤❤
VhyDheavy: Harus berterima kasih pada Mergi dan David ya 😄. Terima kasih sudah mampir 😊
total 1 replies
Bundanya Pandu Pharamadina
suka dgn karakter Kintan 👍❤ juga Askara
VhyDheavy: Terima kasih 😊🤗
total 1 replies
Bundanya Pandu Pharamadina
Aksara Kinan
❤❤❤❤
VhyDheavy: Untuk @Bundanya Pandu Pharamadina juga ❤❤❤❤
total 1 replies
anti pebinor pelakor
perbedaan perlakuan pelakor dan pebinor

pelakor dipandang hina, menjijikan, apapun dia buat pasti salah, dipermalukan, diperlakukan kasar, dan akhirnya dibinasakn

pebinor dipandang lelaki cinta tulus, bebas menghajar suami orang dan itu tidak dipermasalahkan, bebas berbuat semaunya dan pada akhir diperlakukan lembut supaya iklas, sosok terlalu di spesial kan dan akhir bisa merasakan kebahagiaan

sudut padang wanita jablay dan egois, pelakor menjijikan sedangkan pebinor pria sejati dengan cinta tulus harus dihargai

sudut pandang wanita sejati dan setia, pelakor dan pebinor sama2 mahluk menjijikan dan harus diperlakukan sama
VhyDheavy: kontras bgt Yah, perlakuan untuk wanita bersalah dan laki2 bersalah. predikat pelakor bahkan lebih lama, pebinor gampang di lupakan bgtu saja 🥺
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!