NovelToon NovelToon
Catatan Akhir Sekolah

Catatan Akhir Sekolah

Status: tamat
Genre:Fantasi / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:43.8k
Nilai: 4.1
Nama Author: Ridho pradana

"Catatan Akhir Sekolah” bercerita mengenai 4 orang yang merupakan sahabat, mereka selalu Membuat masalah di sekolah dan mereka selalu bersama-sama apa pun keadaannya, kisah yang mana suatu ketika salah satu dari mereka yang mempunyai wajah tampan.

Ia selalu memberi harapan palsu dan mempermainkan perasaan perempuan- perempuan yang suka dengannya, dan ketika salah satu dari perempuan itu ada yang benar-benar tulus mencintainya, tapi ia tetap saja memberi harapan palsu dan mempermainkan perasaan perempuan itu, hingga pada akhirnya ia menyesal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridho pradana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kehidupan Setelah Lulus 28

"Yaudah kamu sekarang istirahat ya, biar rumah kamu aku dan teman-teman yang urus," kataku kepada putri.

"Makasih ya Do," jawab putri.

"Do taksinya udah ada nih," panggil ardi.

"Tuh udah ada taksinya, aku antar ya," kataku.

"Oke bos tersenyum," kata Putri.

"Kenapa sakit ya kakinya, aku gendong ya," lirihku.

"Gausah ih malu," jawab Putri.

Aku langsung menggendong putri tanpa persetujuan dari nya.

"Ih Do di tawa in tuh kan, sama teman-teman," kata Putri.

"Gak apa-apa ibadah, dapat pahala buat orang bahagia he he," candaku.

"Bisa aja kamu," jawab Putri.

"Oh iya Ra gua titip Putri ya," pesanku.

"Siap Do," jawab Tiara.

"Kamu istirahat gausah pikirin apa-apa, biar rumah kamu aku dan teman-teman yang urus," tegasku.

"Iya Do makasih ya sekali lagi," jawab Putri.

... ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

... PEPERANGAN...

Keesokan harinya aku menelepon Ardi.

"Di lu bisa ke rumah gua gak sekarang?" tanyaku.

"Bisa Do," jawab Ardi.

"Oke gua tunggu," kataku.

Setelah Ardi sampai di rumahku.

"Ayo Di ngomongnya di kamar gua, takut Nenek gua dengar, gak enak," kataku.

"Mau ngomong apa sih Do, kayanya serius banget," jawab Ardi.

"Eh Ardi, main nak?" tanya Nenek.

"Oh iya Nek," jawab Ardi.

"Do Ardi ajak makan, Nenek ke depan sebentar ya?" tanya Nenek.

"Iya Nek hati-hati," jawabku.

"Oh iya Do, jadi lu mau ngomong apa sih sebenarnya, penasaran gua?" tanya Ardi.

"Oke Di jadi gua mau nanti malam sekitar jam 1an bocah suruh kumpul, tapi jangan di warung Babeh, di lapangan biasa aja ya," tegasku.

"Emang nya ada apa sih Do, jadi tambah bingung gua," jawab Ardi.

"Gua mau balas dendam, soal rumahnya putri yang di bakar!" lirihku.

"Apa...balas dendam," terkejut Ardi.

“Santai Di, nanti Nenek gua dengar," kataku.

"Namanya juga kaget Do," jawab Ardi.

"Gua gak bakal tinggal diam aja, ini udah kriminal Di, coba deh lu bayang in kalau seandai nya putri malam itu gak selamat...lu paham lah!" lirihku.

"Oke, gua bakal suruh bocah, buat kumpul, tapi lu yakin mau menyerang," tegas Ardi.

"Iya gua serius, satu lagi Di rencana ini jangan sampai Putri tahu," pesanku.

"Oke," jawab ardi.

Aku juga menghubungi 3 sahabatku waktu sekolah yaitu Guntur, Ipul dan Alif untuk membantuku dalam berperang.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Setelah di penghujung malam tiba, Guntur meneleponku.

"Do lu di mana, gua Ipul sama Alif udah di gang rumah lu nih," kata  Guntur.

"Oke Tur, gua otw," jawabku.

Aku langsung keluar dari kamar secara diam-diam agar Kakek dan Nenekku tidak tahu.

"Den mau ke mana, udah malam?" tanya Pak Satpam rumahku.

"Saya mau keluar sebentar mang, tapi jangan kasih tahu Kakek dan Nenek ya," pesanku.

"Jangan Den bahaya, udah di penghujung malam loh ini Den, tuh liat deh udah jam setengah 1," kata Pak Satpam.

"Nih mang uang 200 ribu buat mamang minum kopi," kataku.

"Oh iya Den siap, hati-hati ya," jawab Pak Satpam.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Setelah aku berkumpul, aku langsung menuju ke markas Arnes.

"Lu liat Nes ini bakalan menjadi hari terakhir lu hidup di dunia!" Gumamku.

Setelah aku sampai di depan pintu markas Arnes, aku tidak bertele-tele lagi, aku langsung menendang pintu itu, dan aku langsung menendang Arnes dan barulah peperangan di mulai.

Peperangan yang sangat mengerikan dan menakutkan yang pernah aku alami.

Saat aku berperang aku lihat awan sangat gelap dan hujan mulai deras, aku bertarung dengan penuh emosi dan kebencian saat itu.

"Lu bakal mati!" geramku, kepada Arnes sambil menggenggam baju Arnes.

"Lu yang mati!" balas Arnes.

Saat itu Arnes benar-benar aku habisi, karena emosiku yang tidak bisa terkontrol lagi.

Waktu semakin malam dan awan semakin gelap dan hujan pun semakin deras, banyak teman-temanku dan anggota Black Devil yang tewas berjatuhan.

Aku tidak akan berhenti sebelum Arnes tewas di depan mataku.

Saat peperangan mulai memanas tiba-tiba Lisa menelepon Ardi di tengah peperangan.

"Lisa...kenapa dia telepon gua...tapi kalau gua gak angkat takutnya penting," gumam Ardi.

Ardi pergi ke tempat yang agak jauh dari area peperangan untuk mengangkat telepon Lisa.

"Halo lis kenapa?" tanya Ardi.

"Kok Ardi suaranya kaya lagi berantem begitu sih?" tanya Lisa kepada Tiara dan Putri.

"Coba Loud Speaker Lis," Jawab keduanya.

"Ardi lagi di mana kok kaya lagi ada orang berantem begitu sih?" tanya Lisa.

"Aku lagi balas dendam sama Arnes!" celetuk Ardi.

"Apa... balas dendam," Sahut ketiganya.

"Mampus gua keceplosan," Gumam Ardi.

"Udah dulu ya Lis," kata Ardi.

"Jangan tutup teleponnya," jawab Lisa.

"Ada apa Lis, udah ya!" bentak Ardi.

"Halo Di ini gua Putri lokasi lu sekarang di mana?" tanya Putri.

"Buat apa Put bahaya!" geram Ardi.

"Kalau kamu gak mau kasih tahu, aku marah, dan aku gak mau kenal kamu lagi!" ancam Lisa.

"kok mengancam sih, ini bahaya Lis, ini bukan hiburan, tapi peperangan!" geram Ardi.

"Ridho gimna keadaannya Di?" tanya Putri, cemas.

"Gua juga gak tahu, gua gak liat Put," jawab Ardi.

"Di tolong kasih tahu tempatnya," lirih Putri.

"Enggak Put, bahaya," balas Ardi.

"Putri mau tahu keadaan Ridho, tolong kasih tahu Di!" rintih Putri.

"Oke gua kasih tahu tapi kalian janji kalau gua kasih tahu kalian gak akan ke sini!" kata Ardi.

"Iya janji," jawab Putri.

"Gua lagi ada di sawangan bambu dekat sungai, ingat jangan ke sini," kata Ardi, langsung mematikan telepon.

"Ra, Put antar Putri yuk," lirih Putri.

"Mau ke mana put," jawab Lisa.

"Ke tempat perang," kata Putri.

"Bahaya Put, malah hujan nya deras bangat lagi," jawab Tiara.

"Yaudah kalau kalian gak mau teman in Putri biar Putri pergi sendiri," rintih Putri, menahan sedih.

"Bahaya Put," kata Lisa.

"Oke oke kita teman in, tapi janji ya kita liat dari jauh aja, jangan masuk ke dalam," kata Tiara.

Setelah beberapa menit kemudian Putri, Tiara dan Lisa sampai di tempat area peperangan.

"Ya Allah banyak bangat yang tewas," rintih Lisa, menahan sedih.

"Putri mau masuk, Putri mau cari Ridho," cemas Putri.

"Lu jangan gila Put, bahaya," cegah Tiara.

"Enggak Ra, Putri mau cari Ridho," rintih Putri.

"Put jangan, Put," teriak Tiara.

"Aduh gimana nih Ra, putri malah masuk lagi, gimana nanti kalau dia kenapa-kenapa," cemas Lisa. "Apa kita lapor polisi Aja."

"Jangan Lis," jawab Tiara.

"Loh kenapa Ra," tegas Lisa.

"Coba lu pikir deh kalau seandai nya kita lapor polisi, nanti semuanya ke tangkap, termasuk Ridho sama Ardi, emang nya lu mau dia di penjara!" tegas Tiara.

"Iya juga ya, terus kita harus apa, kita juga gak mungkin diam aja, melihat teman-teman kita sedang memperjuangkan hidup dan matinya!" geram Lisa menangis.

"Doa Lis bantuan terbaik," jawab Tiara.

Saat Putri masuk ke area peperangan.

"Ridho...kamu di mana...Putri di sini...Do jawab Do!" Teriak putri.

"Ha Putri...biar gua habisin lu, lu liat Do perempuan yang paling lu sayangi bakal mati hari ini!" Gumam Arnes.

Arnes menghampiri Putri dan langsung memukuli Putri habis-habisan sampai berlumur darah.

 

 

1
Wijaya Andre
Buruk
Anonim
good
Anonim
semoga bisa cepet naik level
Anonim
😘😘😘😘😘😘😁
Anonim
bagus bangat lanjut thor
Anonim
😘😘😘⚘⚘⚘
Anonim
good
Anonim
baguss nice
Anonim
hhh
Anonim
😗😗😗😗😗😗😗
Anonim
😘😘😘😘😘😘😘
Anonim
😗🤔😗😘😘😘🤗🤗🤗🤗😎😎
Anonim
😚😚😚😚😚😚😚😚😚☺😚😚
Anonim
😘😘😘😘😘😘😍😍😍
Anonim
😎😎😎😎😎😎😎😎😎
Anonim
🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗
Anonim
😁😁😁😁😁😁
Anonim
😍😍😘😗😗😘😙😚😚
Anonim
😘😗😗😍😍😗😗😍😘😗😗
Anonim
😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍🤗🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!