NovelToon NovelToon
MENANTU YANG TAK DIINGINKAN

MENANTU YANG TAK DIINGINKAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Rumah Tangga
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nuna_Pena

Alena menikah dengan Hendra meski tak direstui keluarganya karena dianggap miskin. Selama lima tahun ia dihina, dianggap mandul, dan hanya diberi satu juta rupiah sebulan untuk kebutuhan rumah. Saat Alena mulai berusaha bangkit, tekanan ibu mertua membuat Hendra akhirnya berselingkuh. Alena memilih bertahan, hingga ia menemukan jalan untuk membuktikan dirinya dan membalas semua perlakuan yang menyakitkan itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nuna_Pena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TAMPARAN UNTUK SISKA

Sore itu langit di luar tampak mendung kelabu, sama seperti suasana hati di dalam rumah itu. Bu Sari baru saja pulang dari pasar, dan begitu masuk pintu, ia langsung mencium bau masakan yang gosong dari arah dapur.

"Siska! Kamu ini masak apa sampai bau gosong begini?!" bentak Bu Sari setengah berteriak dari ruang tengah.

Siska keluar dari dapur dengan wajah kesal, tangan nya memegang sendok sambil mendengus kasar.

"Ya ampun Bu, kenapa teriak-teriak sih! cuma gosong dikit aja sudah ribut kayak apa,Ibu kalau mau makan enak, masak saja sendiri sana!" sahut Siska ketus.

"Kamu bulang apa barusan?!" Bu Sari langsung melangkah cepat menghampiri menantunya. "Kamu ini istri Hendra! Sudah kewajibanmu mengurus rumah dan suami! Dulu Alena tidak pernah membantah seperti ini, dia tidak pernah membiarkan masakan gosong, rumah juga selalu rapi dan bersih"

Mendengar nama Alena disebut, Siska langsung melempar sendok ke meja makan hingga berbunyi nyaring.

"Alena! Alena Alena,,,Alena saja terus! Kenapa ibu membiarkan Alena pergi kalau wanita itu begitu sempurna di mata Ibu?!" teriak Siska tak kalah keras. "Saya ini bukan dia! Saya tidak biasa kotor-kotor, tidak biasa capek-capek seperti pelayan rumah!"

"Kamu... !!" tunjuk bu sari

"kamu tidak tahu diri!" Bu Sari gemetar menahan marah, jarinya menunjuk-nunjuk wajah Siska. "Siapa yang dulu memohon-mohon agar kamu diterima di rumah ini? Siapa yang dulu menangis minta dilindungi? Sekarang sudah sah jadi istri malah bersikap seolah ratu!"

"Saya tidak peduli!" Siska membalikkan badan hendak pergi, tapi berpapasan dengan Hendra yang baru saja masuk entah dari mana.

"Hendra! Lihat istrimu ini! Dia tidak tahu sopan santun sama sekali! Ibu hanya menegur sedikit saja dia malah membentak Ibu!" adu Bu Sari sambil matanya berkaca-kaca.

Hendra menatap Siska dengan wajah lelah dan kecewa.

"Siska, apa benar kamu bicara kasar sama Ibu?" tanya Hendra pelan namun nadanya tegas.

Siska langsung memutar badan, menatap tajam ke arah Bu Sari lalu ke arah suaminya.

"Jadi kamu percaya omongan ibumu itu? Kamu sendiri tadi tidak ada di sini! Ibu yang mulai dulu! Ibu terus saja membanding-bandingkan aku dengan Alena! Aku muak mendengar nama wanita itu disebut terus!" bentak Siska.

"Karena memang Alena jauh lebih baik darimu!" suara Bu Sari meninggi kembali. "Dulu dia tidak pernah menyusahkan anakku! Dia bisa mengatur uang gaji Hendra sampai cukup untuk kita semua! sedangkan Kamu? Kamu hanya tahu minta uang, makan enak, buang-buang makanan, dan berbuat seenaknya!"

"Ibu jangan membandingkan aku dengan wanita yang sudah dibuang suaminya sendiri!" seru Siska meledak.

Puk!

Sebuah tamparan keras mendarat di pipi Siska. Hendra berdiri dengan napas memburu, matanya menatap tajam penuh amarah.

"Jaga mulutmu! Jangan pernah berbicara kasar soal Alena!" bentak Hendra dengan suara menggelegar.

Siska memegang pipinya yang terasa panas, matanya terbelalak tak percaya.

"kamu berani menampar aku demi wanita itu?!" suaranya bergetar menahan tangis dan marah.

"Kamu yang memancing amarahku!" jawab Hendra tak mau kalah. "Ibu benar! Kamu tidak pernah mau mengerti! Sejak menikah denganmu, rumah ini tidak pernah tenang! Kamu egois, kamu hanya memikirkan dirimu sendiri!"

"Jadi sekarang kamu menyesal menikah denganku?!" Siska mulai menangis, suaranya melengking. "Kamu menyesal karena tidak bisa kembali pada Alena?! Dasar pria tidak tahu berterima kasih! Aku sedang mengandung anakmu, tapi kamu malah menyakitiku!"

"Kamu pikir kehamilan itu alasan untuk berbuat semena-mena?!" sahut Hendra dingin. "Kamu gunakan itu sebagai tameng terus-menerus!"

"Sudah Sudah, cukup!" Bu Sari mencoba melerai, tapi pertengkaran itu sudah tak bisa dibendung.

"Kamu menyesal ya? Kalau begitu pergi saja cari Alena itu! Pergi! Aku tidak mau di sini lagi!" Siska mengambil tasnya secara kasar.

"Pergilah! Kalau kamu mau pergi, silakan saja! Jangan pernah kembali lagi!" balas Hendra dengan amarah yang memuncak.

Siska menatap Hendra dengan pandangan penuh kebencian, lalu berbalik lari keluar rumah sambil menangis tersedu-sedu. Pintu depan dibanting sekuat tenaga hingga seluruh rumah bergetar.

Hendra berdiri mematung di tengah ruangan, napasnya masih berat. Ia menutup wajahnya dengan kedua tangan, rasa bersalah dan marah bercampur menjadi satu.

"Kenapa semuanya jadi begini Bu..." gumamnya pelan.

Bu Sari mendekat, tangannya menepuk pelan punggung anaknya.

"Maafkan Ibu ya Nak... Seandainya dulu Ibu tidak memaksamu menikahi Siska... Mungkin sekarang Alena masih ada di sini..." ucap Bu Sari dengan suara bergetar penuh penyesalan.

Mendengar nama Alena lagi, hati Hendra terasa diremas perih.

"Sudahlah Bu... Itu sudah terjadi..." jawab Hendra lemah.

Di sisi lain, Siska berlari menuju tempat yang sepi. Air matanya mengalir deras, tapi di balik tangisnya, ada senyum tipis licik yang terukir di bibirnya.

Kamu sudah menamparku, Hendra... Mulai hari ini, aku akan membuatmu menyesal seumur hidup...

BANTU LIKE DAN KOMEN TEMAN TEMAN 🥺🥺🙏🙏

1
Thewie
jangan keluarkan airmatamu buat suami keparat itu ya alena
Thewie
terlalu lemah kau Alena. jadi agak gak suka lihat otor🤣🤣
Thewie
kapan Alena bahagia thorrrrr...
Nuna_Pena: ditunggu aja ya hehe,
total 1 replies
Thewie
5 tahun Alena... salut buatmu hidup dengan caci maki keluarga mertua .. luarbiasa kamu Alena..
Nuna_Pena: sprti diriku 7 tahun lbih bertahan dn sekarang menjauh dulu dri mereka😌😌😌.. hehe ngemeng2 makasi sudah mampir
total 1 replies
Himna Mohamad
lanjut kk
Cha Libra
jngan biarkan s alena d tindas mlu thour scpetnya cerai..semoga ja ada karma buat keluarga dajjal
Nuna_Pena: 😁😁😁... sabar sayang...
total 1 replies
Cha Libra
thour klo bsa hruf kapitalnya yg biasa ja jdi enak bacanya..
Nuna_Pena: makasi sudah mampir, nanti saya buat huruf biasa aja
total 1 replies
..
keren!
..
Hai kak, semangat yah. aku sudah bom like karya kamu. jangan lupa like balik karya aku juga yah. mari saling dukung!
Himna Mohamad
lanjut
..
semangat, kak. jangan lupa like balik dan saling dukung yah💪💪💪
SRIANA
👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!