Sekuel Star on A Dark Night
Satya Efrain Scott
Seorang pengusaha besar sekaligus ketua Klan Mafia besar di Inggris, yang sejak kecil pindah bersama Ayahnya ke Inggris karena perpisahan kedua orangtuanya, meninggalkan ibu dan kedua adiknya.
Namun Satya memutuskan kembali ke Indonesia setelah kematian Arya, adik kandungnya.Tidak disangka, kepulangannya ke Indonesia membuatnya terjebak pada perasaan cintanya pada kekasih adiknya dalam waktu yang cukup lama.Bahkan perasaan itu masih bertahan sampai perempuan itu menikah. Satya memutuskan menikah dengan sahabat kecilnya. Tapi ternyata istrinya pun bukan jodohnya. Dirinya justru terikat dengan seorang Ratu Mafia yang sudah menghancurkan kehidupannya. Akankah Satya jatuh cinta pada Ratu Mafia yang sangat dibencinya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zas Novia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 27 Penjelasan
JUNGLE RESORT
Lana dan Kendrick, suaminya, segera datang ke Jungle Resort, begitu mendapat kabar dari Larry tentang penyanderaan yang dilakukan oleh Thomas dan anak buahnya. Tentu saja Lana ikut merasa bertanggung jawab kepada semua karyawan dan tamu resort. Karena bagaimanapun juga, Lana sebagai wakil Satya, harus ikut memikirkan solusi terbaik untuk menenangkan para karyawan dan tamu yang sudah melalui kejadian yang tidak menyenangkan di Jungle Resort itu.
Lana memutuskan untuk mengumpulkan semua tamu di restaurant Jungle resort pada jam makan malam, dengan menghidangkan berbagai makanan enak yang dikirimkan dari SES Hotel lengkap dengan pelayan-pelayannya. Hal ini dilakukan karena semua karyawan Jungle Resort masih dalam keadaan shock dan tertekan, sehingga belum bisa melaksanakan tugas mereka dengan baik.
Saat semua tamu yang diundang makan malam sudah menempati semua mejanya, Lana segera berdiri di atas podium dengan memegang pengeras suara dan menghadap semua karyawan dan para tamu resort termasuk Swayn juga crew filmnya yang berada di baris paling depan. Wajah Lana menunjukan ekspresi yang sedih dan penuh penyesalan, atas apa yang telah terjadi.
“Selamat malam, saya Lana, mewakili Jungle Resort yang merupakan bagian dari SES Group, malam ini memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian tidak terduga yang mengancam keselamatan anda semuanya, baik para tamu juga karyawan Jungle Resort. Saya benar-benar tidak menduga sama sekali, kejadian mengerikan seperti ini dapat terjadi di Jungle Resort, yang memiliki standar keamanan yang sangat tinggi. Untuk itu kami sekali lagi memohon maaf yang sebesar-besarnya dan memohon pada anda semua, untuk tidak membicarakan kejadian ini pada pihak lain dan juga menyebarluaskannya. Kami tahu pasti kejadian ini menimbulkan ketakutan, tekanan dan mungkin trauma bagi anda semua, tapi mohon izinkan kami untuk menunjukan rasa bersalah kami terhadap hal yang anda alami, meskipun kami tahu bahwa rasa takut, tekanan dan trauma itu tidak dapat dihapuskan dengan nilai setinggi apapun. Namun kami berharap, niat baik kami ini bisa diterima oleh anda semua dengan hati yang lapang. Anda semua akan menerima masing-masing uang tunai dan juga voucher menginap dan menikmati berbagai fasilitas di Jungle Resort selama 1 tahun penuh.”
Seketika tepuk tangan terdengar begitu riuh dari semua karyawan dan juga tamu resort, sampai pertanyaan datang dari salah satu tamu resort.
“Maaf Mbak Lana, kalau boleh tahu, berapa banyak yang akan diberikan pihak Jungle Resort kepada kami?”
“Mohon maaf jika jumlah yang akan kami berikan tidak sebanding dengan kejadian buruk yang anda semua alami. Kami akan memberikan anda masing-masing sebesar…”
Lana menyebut lirih nominal uang yang akan diberikan oleh SES Group, namun hal ini justru memancing tepuk tangan yang semakin riuh dari sebelumnya. Bagaimana tidak, nominal yang akan diberikan SES Group setara harga motor sport. Senyum sumringah juga menghiasi wajah semua orang yang ada di ruangan restaurant itu, tentu saja hal ini membuat Lana lega sekaligus bahagia, karena usahanya tidak sia-sia.
Kendrick yang berdiri di depan pintu restaurant, tersenyum puas dengan apa yang dilakukan oleh Lana. Kendrick akui, bahwa istrinya itu adalah negosiator yang sangat hebat. Kendrick mengacungkan jempolnya ke arah Lana yang seketika membalas dengan senyuman super manis yang membuat Kendrick semakin jatuh cinta.
Lana memutuskan untuk menemui Sasa di kamarnya, karena Sasa tidak ikut berkumpul dengan para tamu lainnya di restaurant. Lana tahu pasti kalau tugasnya kali ini akan sedikit lebih berat, karena Lana sudah mendapat penjelasan dari Larry tentang kejadian tadi sore. Dimana Sasa yang merupakan korban sandera Thomas, harus menyaksikan kejadian mengerikan di hidupnya. Saat Satya yang merupakan orang yang Sasa cintai menembak Thomas di bahu dan kakinya sampai Thomas terluka parah dan tidak sadarkan diri. Bahkan mungkin Sasa menyangka kalau Thomas sudah meninggal karena ditembak Satya.
********************************
KAMAR SASA - JUNGLE RESORT
Sasa sedang berbaring di atas tempat tidur, badannya lemas, pikirannya masih diliputi ketakutan dan rasa sedih karena kejadian yang tadi sore dialaminya. Swayn pun begitu khawatir melihat keadaan Sasa saat ini, tapi Sasa tidak mengizinkan Swayn untuk tetap menemaninya. Bahkan Sasa tidak mau bercerita sedikitpun, saat Swayn bertanya pada Sasa tentang apa yang dia alami setelah Swayn keluar dari aula.
Pikiran Sasa menerawang pada kejadian di aula tadi. Sama sekali tidak pernah terpikirkan olehnya, Satya laki-laki yang sangat dia cintai bisa berubah seperti monster pembunuh tanpa perasaan. Sasa melihat dengan jelas, tatapan dingin Satya saat melesatkan tembakan ke arah penjahat yang menyanderanya.
‘Satya, jadi apa yang tidak aku tahu tentangmu? Siapa kamu sebenarnya?’ Tanya Sasa dalam hati.
Bel pintu berbunyi diikuti ketukan di pintu kamar Sasa, membuat Sasa tersadar dari lamunannya tentang Satya.
“Kak Sasa, ini aku Lana. Tolong buka pintunya, ada yang harus aku bicarakan dengan Kakak.”
Sasa mengerutkan keningnya saat mengetahui kalau Lana, adik Satya-lah yang berada di luar pintu kamarnya, namun akhirnya dibuka juga pintu kamarnya, meskipun sedikit lama, karena tubuh Sasa terlalu lemas untuk dibawa berjalan.
Tampaklah wajah Lana yang dihiasi senyuman manis, saat Sasa membuka pintu kamarnya. Sasa pun memaksakan senyum di wajahnya yang pucat dan terlihat lemas juga tidak bersemangat.
“Masuklah Lana..”
Lana lalu masuk, mengikuti Sasa yang mendudukkan dirinya di atas sofa kamar. Mereka duduk bersebelahan, dengan suasana yang agak canggung. Lana memegang tangan Sasa dengan kedua tangannya.
“Kak Sasa, Lana datang kesini untuk meminta maaf atas kejadian buruk yang menimpa Kakak tadi sore. Lana juga meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Kak Satya. Pasti Kak Sasa, terkejut dan tidak menyangka dengan yang Kak Satya lakukan. Kak Satya memang salah karena melakukan hal yang membuat Kakak takut, tapi satu hal yang harus Kak Sasa yakini, bahwa apa yang Kak Satya lakukan adalah untuk menyelamatkan Kak Sasa.”
Sasa tidak mengatakan apapun, tapi air matanya kini luruh membasahi pipinya yang halus.
“Lana tahu, Kak Sasa pasti bukan hanya terkejut dan takut, tapi juga kecewa dengan apa yang Kak Satya lakukan. Lana juga tidak akan memaksa Kak Sasa untuk mau memaafkan Kak Satya, tapi Kak Sasa harus tahu, kalau Kak Satya sama sekali tidak bermaksud untuk menyakiti Kak Sasa. Harusnya Kakak mendengar ini dari mulut Kak Satya langsung, tapi Lana tidak yakin jika kalian akan berbicara berdua dalam waktu dekat, karena itulah Lana akan mengatakan ini. Hmm.. Kak Satya adalah seorang Ketua Klan Mafia besar di Inggris, aku pun baru mengetahuinya beberapa minggu yang lalu dari Kendrick suamiku, bukan dari Kak Satya langsung. Aku juga terkejut Kak, tapi setelah aku pikirkan, apa yang Kak Satya lakukan adalah untuk melindungi bisnis, aset dan orang-orang yang Kak Satya sayangi sama seperti suamiku. Aku tidak akan meminta Kak Sasa untuk menerima Kak Satya apa adanya, apapun yang akan Kak Sasa lakukan, itu hak Kakak sendiri. Aku yakin Kakak tahu apa yang terbaik untuk hidup Kakak. Jika Kakak memutuskan untuk bersama dengan Kak Satya, tolong pahami kehidupannya yang keras. Tapi jika Kakak tidak bisa bersama Kak Satya, katakan saja secepatnya, sebelum perasaan Kak Satya mengakar semakin dalam pada Kakak.”
Sasa sedikit terkejut dengan keterbukaan Lana padanya, sejujurnya Sasa masih belum tahu apa yang harus dilakukannya saat ini. Hatinya begitu mencintai Satya, tapi bukan Satya yang kejam dan berdarah dingin. Sasa terus saja larut dalam lamunannya, bahkan sampai tidak menyadari kalau Lana sudah pergi meninggalkannya sendiri di dalam kamarnya.
*************************
Hai readers terkasih & Author2 kece tercinta..
Terima kasih banyak ya atas comment, like, Vote, Rate bintang 5 & Favorit-nya.
Meskipun novel ini masih jauh dari kata baik, karena aku sendiri masih belajar menulis.
Maaf ya, kalau comment-nya lama dibalas atau belum sempet mampir karena kesibukanku di dunia nyata.
Tapi aku pasti balas dan mampir balik kok..Maaf ya.. 😊
Semua silent readers yang mampir, mohon dukungannya juga ya. Like & vote boleh banget kok 😊
Sekali-kali comment juga ya, biar author abal-abal ini bisa ngucapin "Terima Kasih" secara langsung 😄
Semoga semuanya selalu sehat, bahagia, sukses dan banyak rezeki ya.. 😊 #staysafe #stayhealthy
Love u all.. ❤❤❤
(IG : zasnovia #staronadarknight)