NovelToon NovelToon
Aku Hanya Ibu Susu Dari Anakmu

Aku Hanya Ibu Susu Dari Anakmu

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Hamil di luar nikah / Ibu susu / Tamat
Popularitas:102.1k
Nilai: 5
Nama Author: Maufy Izha

"Aku hamil" Tiara akhirnya mengatakan rahasia yang di tutupinya selama beberapa minggu ini pada atasan sekaligus kekasihnya, Rex Hamilton, setelah kegiatan panas Mereka berdua yang baru selesai beberapa menit lalu.

Rex yang tengah mengenakan kembali pakaian dalamnya, terdiam sejenak.

"Gugurkan" Ucap Pria itu datar, tanpa melirik Tiara sama sekali.

Rex memang seperti itu, sikapnya dingin dan datar pada siapapun, termasuk pada Tiara yang telah menjadi sekretaris sekaligus teman tidurnya selama 3 tahun terakhir.
"Aku ingin melahirkan anak ini"

Rex menatapnya tajam. Pria itu kemudian menghampiri Tiara dengan langkah pelan tapi penuh ancaman.
"Hanya karena Kamu bisa naik ke ranjangku, bukan berarti Kamu bisa menjadi Nyonya Hamilton. Sadarlah dengan posisimu. Kamu hanyalah simpananku"
"Jika Kamu mau mempertahankan janin sialan itu, maka enyahlah dari hidupku. Tentukan pilihanmu"

"Aku akan mempertahankannya"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maufy Izha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu Teman Lama

Rex melihat wajah Tiara yang kembali dingin tanpa ekspresi sambil sibuk memainkan ponselnya. Perasaannya tiba-tiba menjadi tidak senang.

Dia pikir, dengan menunjukkan pada Tiara bahwa Dia masih mengingat makanan dan minuman kesukaannya, Tiara setidaknya bisa mengingat masa-masa indah mereka berdua dulu, tapi ternyata kenyataan tidak berjalan sesuai harapannya.

Tiara memang tengah sibuk membalas pesan dari Rizal jadi Dia sama sekali tidak memperhatikan keberadaan Rex di depannya. Dia baru saja menceritakan pertemuannya dengan dokter Lina dan suaminya di jakarta.

Tiara merasa aneh karena di solo, ada banyak dokter anak yang profesional dan berkualitas serta terkenal. Tapi, dokter Lina jauh-jauh ke Jakarta. Atau, dia memang sudah pindah ke Jakarta?

Dan ternyata, anak dokter Lina mengalami kelainan sejak lahir, dan itu masih di rahasiakan oleh pihak keluarga besar dokter Lina maupun suaminya yang merupakan pengusaha terkenal di Jakarta.

Tiara tiba-tiba tersenyum puas. Dia tahu bahwa menggunakan kekurangan anak sebagai alat balas dendam bukanlah hal yang mulia. Tapi, bukankah lambat laun kenyataan itu juga akan terungkap? Tiara hanya membantu mempercepatnya.

Dia pun meminta hackers yang sudah Ia bayar untuk menerbitkan kabar itu, di semua platform sebanyak mungkin, dengan judul yang dramatis sesuai permintaan Tiara.

[Mas, makasih ya atas infonya.]

[Sama-sama, dokter itu memang udah makan banyak korban, katanya sih dia juga bisa lulus karena nyogok, aku masih cari bukti kongkretnya, jadi kamu harus sabar ya.]

[Makasih 🥹 aku nggak tahu gimana caranya balas kebaikan kamu sama mba Nit dan temen-temen yang lain.]

[Balas budinya dipikir aja nanti, yang jelas nanti mas tagih]

[😊 ok]

Tiara meletakkan ponselnya kembali diatas meja, dia sama sekali tidak memperhatikan Rex yang sedari tadi melotot ke arahnya dengan ekspresi garang. Apalagi saat bermain ponselnya, Tiara selalu tersenyum.

'Sialan!' Rex membuang wajah, nafsu makannya tiba-tiba hilang disaat makanan yang di pesan baru saja datang.

Tiara memang lapar, jadi dia makan dengan lahap dan seperti tenggelam dalam dunianya sendiri, Rex hanya makan beberapa sendok dan berhenti makan, perutnya terasa penuh dengan amarah yang tidak bisa di jelaskan.

Selain memberi pelajaran pada orang-orang yang menyebabkan kematian Zayn, Rex juga bertekad untuk mencari tahu Pria bernama Rizal itu. Dia ingin melihat sendiri tampang Pria yang kini selalu dipanggil Tiara dengan lemah lembut itu.

"Ma-ma...." Tiara menghentikan suapan dari tangannya begitu mendengar suara Jayden. Saat menoleh kebelakang ternyata, bayi itu sudah terbangun.

Tiara hendak berdiri untuk mengambil Jayden, tapi Rex sudah mendahului.

"Aku aja."

Tiara merasa tidak percaya pada Rex mengingat bagaimana tadi Rex membawa tubuh Jayden. Tapi saat Tiara hendak berdiri Rex kembali menegur.

"Aku bilang biar Aku aja. Kamu cepetan habisin makanan kamu."

"Saya sudah kenyang pak."

"Aku bilang, habisin." Ucap Rex, wajahnya berubah dingin. Dan Tiara tidak ingin lagi berdebat jadi Dia makan dengan cepat sementara Rex duduk di depan Jayden yang masih berbaring sambil mengoceh.

Namun saat melihat Rex, entah memang naluri alamiahnya atau memang energi yang mengitari Rex selalu menyeramkan dan penuh intimidasi, Jayden tidak benar-benar tidak merengek ataupun menggerakkan badannya dengan aktif. Bayi itu hanya berbaring tenang sambil mengoceh pelan dan memandangi Rex. Sepertinya Jayden juga takut pada pria dingin itu. Tanpa sadar Tiara tiba-tiba tertawa kecil. Sampai akhirnya ia menyadari bahwa ia sudah lepas kendali.

Tiara makan dengan sangat terburu-buru sampai beberapa kali hampir tersedak. Dia hanya takut Jayden tiba-tiba menangis dan Rex akan melemparnya ke lantai, walaupun bisa dikatakan itu mustahil karena Rex adalah ayah dari anak itu. Tapi mengingat sifat Rex, bagi Tiara resiko itu tetap ada.

"Saya sudah selesai pak, biar tuan muda Jayden saya gendong sekarang." Tiara bangkit dari duduknya dengan tenang dan menghampiri Jayden, Rex tidak mengatakan apapun setelah melihat jus dan piring Tiara benar-benar kosong.

Dia pun mengangguk puas, lalu berjalan keluar begitu saja.

Sesampainya di tempat parkir, Tiara sebenarnya ingin minta dipesankan taxi saja. Tapi Rex bahkan tidak mengatakan sepatah katapun dan langsung membukakan pintu mobil untuk Tiara.

Kedatangan Rex dengan Tiara dan seorang bayi langsung membuat seisi kantor heboh meskipun hanya dengan berbisik-bisik ria. Apalagi saat melihat sosok Tiara dengan seragam baby sitternya. Orang-orang jadi semakin heboh. diantara mereka, ada Saskia yang ternyata masih bekerja di kantor Hamilton.

"Kak Tiara!" Dia memanggil tanpa suara tepat di depan Tiara. Tiara tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Rex juga kebetulan melihatnya, dia pun menoleh ke arah Tiara yang langsung terdiam.

"Kalau mau ngobrol sama dia, ajak aja ke ruangan ku. Aku rapatnya agak lama."

"Tadi bapak bilang rapatnya cuma sebentar?' Tiara memprotes. Meskipun ucapan Rex juga cukup membuatnya senang, setidaknya dia tidak akan mati bosan karena duduk sendirian di ruang kerja Rex, yah meskipun ada Jayden juga sih.

"Itu kan cuma prediksi, bukan hal yang pasti. Kamu udah sering ikut rapat, harusnya udah tahu dong."

Tiara terdiam. Memang benar sih.

"Ya sudah pak, makasih." Ucap Tiara pada akhirnya. Rex mengangguk kemudian pergi bersama dengan Desmon.

"Kia, ayo ngobrol sama aku, tadi pak Rex udah kasih izin."

"Serius kak? Kebetulan aku mau naruh laporan ini ke meja pak Rex."

"Ya udah ayok sekalian aja kalo gitu."

Tiara dan Saskia berjalan bersama menuju ruang kerja Rex, para staf di sana sudah pasti saling bergosip, apalagi melihat Tiara yang sudah lama menghilang kini muncul lagi di kantor tapi malah menjadi baby sitter. Tidak sedikit dari mereka yang mulai mengejeknya.

Hubungan Tiara dan Rex di masa lalu memang tidak pernah di publikasikan, tapi dari perlakuan Rex dan kemesraan yang seringkali di tunjukkan dari keduanya, semua orang bisa menebak seperti apa hubungan antara sekretaris pribadi dan pemilik perusahaan itu.

"Nggak usah pikirin omongan orang kak, tapi aku sendiri juga kaget sih, hehe."

"Wajar lah aku jadi omongan, 2 tahun lalu aku berhenti kerja dengan tidak baik-baik, terus tiba-tiba muncul malah jadi baby sitter anaknya bos."

"Sumpah, ini pertama kalinya aku lihat anaknya pak Rex dan bu Eveline!" Saskia memandangi Jayden yang juga menatapnya dengan mata polosnya. warna mata Jayden yang persis dengan Rex membuat Saskia terkagum-kagum.

Ganteng banget! Saskia memuji Jayden dalam hati.

"Ngomong-ngomong, udah berapa lama kak Tiara kerja jadi baby sitternya tuan muda ini?"

"Baru mau dua bulan kayaknya, ceritanya panjang, tapi aku belum bisa ceritain ke kamu Kia, maaf ya."

"Nggak apa-apa, kita bisa ngobrolin yang lain kak, tenang aja. Nanti aku minta nomer barunya kak Tiara ya!"

"Ok!"

Tiara pun mengangguk senang. Saskia memang lebih muda darinya, tapi anak ini memang selalu pengertian dan tidak kepo, tidak suka menghakimi orang lain juga, itu sebabnya Tiara dulu dekat dengan Saskia.

"Ngomong-ngomong, kamu sekarang jadi sekretaris, ya?" Tanya Tiara begitu melihat name tag beserta posisinya di baju Saskia.

"Iya kak, bayangin aja aku harus wara-wiri sama tembok China tiap hari"

"Tembok China?"

"Pak Desmon" Jawab Saskia sembari berbisik. Tiara tanpa sadar tertawa terbahak-bahak, apalagi melihat ekspresi lucu Saskia.

"Hati-hati, nanti jadi jodoh"

"Ya Allah, amit-amit..." Ucap Saskia dengan ngeri sambil mengetuk meja dan keningnya beberapa kali secara bergantian.

Desmon yang berada di ruang rapat tiba-tiba merasa gatal di telinganya. Sepertinya ada orang yang tengah menjelek-jelekkan dirinya.

1
akukaya
laaaa kan kau yg membodohkan diri sendiri..
Reni Setiowati
author di tunggu lanjutannya
Reni Setiowati
kok nggak ada lanjuttannya pagahal bagus loh jalan ceritanya
Sarini Sadjam
ko ga ada lanjut nya😄
Sarini Sadjam
crita yg bagus ga berbelit belit,bahasa juga bagus tpi ko endingnya gantung gitu
Sarini Sadjam
emang ya duit bisa beli segalanya
Sarini Sadjam
iklasin aja tiara itu lbih baik dr pd dendam bikin. g tenang
Sarini Sadjam
cucu nya mu mayi viona dan ga di akuin sama bpk tirex nya
Sarini Sadjam
sabar Tiara ingat tujuan nya apa, jgn tergoda bos srigala
Sarini Sadjam
blom tentu bayi eveline itu ana Rek
Sarini Sadjam
ga kebalik Tek kya perawan desa🤭
Sarini Sadjam
mampir lgi ka, sepertinya aku dah baca coba deh
Ray
nangis berjama'ah
Lupa Nama
jangan kaya biasanya kak.. sudah disakiti diusir Ndak ngakuin anak dalam kandungannya.. ujung2nya jg mau balik,, ketemukan mutiara sama pria yg kekayaanya melebihi Rex dan jg cinta sama mutiara.. good semangat nulisnya kak,, kubantu dgn do'a 💪💪💪💪
Ariasa Sinta
gak suka part ini ah /Sob/
aku yg mau tiara sama orang baru kan jadi bimbang
Ariasa Sinta
entah kenapa ya q tuh suka novel alur kaya gini, dan seneng nya ketemu othor satu ini yg kayanya setipe aku, ini novel k 3 yg aku baca dan sampai akhir dong yey....

ini baru bab satu z udah seru neh,
apakah ini akan bertemu orang baru lagi, gak balikan kan ya
Maufy Izha: makasih kakak ♥️♥️
total 1 replies
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
kok slesei thor, endingnya kok cm gitu, gak sangar gt, gak seru
Atmita Gajiwi
/Sly//Kiss/
Daulat Pasaribu
kok gk pernah up lagi ya thor.apa gk dilanjutkan lagi novelnya
Maufy Izha: besok ya kak, aku habis revisi ulang dari episode 21, coba baca ulang kak, ceritanya berubah banyak wkwkkw
total 1 replies
wina
lanjutanya???
Maufy Izha: besok ya say... aku update, oh iya baca ulang dari Episode 21 ya besok, soalnya aku rombak total ceritanya jadi agak beda hehe
emang disuruh revisi sih....
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!