NovelToon NovelToon
Gadis Simpanan Sugar Daddy

Gadis Simpanan Sugar Daddy

Status: tamat
Genre:Poligami / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:97.7k
Nilai: 5
Nama Author: Winda Lestary

kisah seorang gadis yang terpaksa menjadi simpanan Sugar Daddy demi bisa mendapatkan jaminan hidup layak setelah keluarga nya di kucilkan oleh keluarga besar mendiang sang ayah,mula nya kehidupan gadis bernama Ayana itu serba berkecukupan,tapi setelah ayah nya meninggal, seluruh aset kekayaan almarhum di kuasai oleh sang adik yang rakus akan harta kekayaan kakak nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Winda Lestary, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

"Siapa kamu? aku di mana.? "

Ayana baru saja sadar dari pingsan, ia membenahi tubuh nya guna bersandar di dinding, tubuh nya di baringkan di kasur oleh wanita yang menolong nya.

"Kamu sudah sadar ya.? " Wanita itu tampak berjalan mendekati Ayana sambil membawa segelas teh manis hangat.

"Minum lah dulu, supaya badan mu enakan. "

Senyum gadis itu sangat tulus, Ayana seperti tidak asing dengan wajah nya, ia seolah mengenal gadis itu tapi entah di mana,? saat ini pikiran nya sedang tidak stabil. enggan pula rasa nya untuk mengingat sesuatu yang di anggap nya semu.

"Terimakasih, ma'af merepotkan. "

Wajah Ayana tampak pucat pasi, tubuh nya juga demam, bibir nya kering. ia benar-benar sedang tidak baik-baik saja.

"Enggak merepotkan sama sekali kok kak, justru aku seneng bisa bantu kakak. "

Gadis itu duduk di sisi tempat tidur, pandangan mata nya tidak beralih fokus menatap nanar ke arah Ayana. ia seperti sedang mengingat sesuatu di masalalu nya.

"Kenapa melihat ku seperti itu.? " Ayana merasa agak kurang nyaman dengan tatapan gadis muda itu.

Segera gadis itu membuang wajah sambil meminta ma'af, sedikit ada rasa canggung saat Ayana bertanya demikian.

"Ma'af kak, saya-saya cuma, cuma ingat sesuatu.sa...ya, seperti pernah melihat kakak. "

Luna menggaruk tengkuk leher nya lalu beranjak dari tempat duduk.

"Aku juga seperti pernah mengenal mu, tapi aku lupa. "

Ayana termangu diam, tatapan nya kosong saat melirik ke arah jendela.

"Kakak mau makan apa? biar saya belikan.?" Tawar Luna dengan sikap tulus.

"Oh iya kak nama saya Luna. kakak nama nya siapa?! "

"Sayaaa, Ayana. "

Setelah berkenalan, Luna pamit keluar guna membeli makanan, namun di tengah perjalanan, tanpa sengaja ia bertemu Regan yang memang sengaja hendak menyambangi kontrakan nya.

"Luna.! mau kemana.? " Regan menghentikan laju mobil nya tepat di samping gadis berperawakan mungil itu. ia membuka kaca mobil lalu meminta Luna untuk masuk.

" Kamu panas-panas begini mau kemana.? " Regan yang melihat kekasih nya itu jalan kaki di tengah terik nya sinar matahari merasa sedikit iba.

Kehidupan mereka yang berbanding terbalik memang kerap membuat Regan begitu terpukau dengan Kesederhanaan gadis yang kini menjadi pacar nya itu.Luna tak pernah gengsi dan dia selalu menjadi gadis yang apa ada nya.

"Aku mau ke warung depan, beli makanan. " Luna duduk di sebelah Regan sambil menatap nya penuh penghayatan. ia tidak pernah menyangka, jika laki-laki yang ada di dekat nya sekarang benar-benar menjadi kekasih nya, padahal pertemuan kedua nya dulu hanya sebatas pelanggan dan pembeli, namun Luna begitu tertarik dengan Regan, meskipun dalam dunia pekerjaan nya, tidak seharus nya Luna lancang mencintai pria yang hanya menjadikan nya pemuas nafsu.

"Aku mau bicara penting sama kamu, bisa kita pergi ke tempat yang cocok untuk ngobrol.? "

Regan menatap Luna serius, Luna agak nya bingung karena harus mengurus Ayana yang saat ini sedang ada di kontrakan nya.

Ia diam sejenak lalu meminta Regan agar mengantarkan nya membeli makanan sejenak.

"Kita bisa makan di sana nanti. " pungkas Regan yang tak ingin membuang waktu.

"Masalahnya bukan untuk ku. "

Luna melirik Regan yang juga menatap nya curiga.

"Lalu untuk siapa? " sikap Regan berubah menjadi dingin, ada setitik kecemburuan meskipun coba ia sembunyikan.

"Nanti aku ceritakan,tapi antar aku dulu. " Luna bersikukuh untuk terlebih dahulu mementingkan keinginan nya.

Regan menurut meskipun ia sendiri tampak tidak iklas, muka nya masam sepanjang perjalanan, bahkan tidak mau berbicara sepatah katapun.

Luna hanya tersenyum saat melihat ekspresi Regan, jauh di lubuk hatinya ia merasa puas karena bisa melihat sedikit kecemburuan yang tertanam di hati pria berdarah dingin itu.

"Silahkan turun nona. "

Entah apa yang terpikir di hati Regan sampai mengucapakan kalimat itu, Luna menoleh saat hendak membuka pintu mobil, kedua mata nya sampai melotot mendegar penuturan Regan yang bagi nya agak nyeleneh, tidak biasa nya Regan bersikap konyol.

"Terimakasih tuan. "

Jawab Luna yang seolah mengimbangi kekonyolan Regan.

Sedikit senyum tipis tergambar di bibir Regan yang manis bak gula batu.

Luna langsung bergegas keluar menuju warung makan yang ada di seberang jalan,sementara Regan menunggu di dalam mobil.

Rasa penasaran nya pada seseorang yang saat ini ada di kontrakan Luna terus terpikir, entah lah, Regan merasa ada keinginan kuat untuk bertemu orang tersebut, seolah hati nya mendorong untuk segera bertatap muka.

Tak lama kemudian, Luna kembali dengan jinjingan plastik kresek berwarna bening, sebungkus nasi padang di beli nya dengan beberapa gorengan.

Regan masih belum menyadari kedatangan Luna, bahkan ketika gadis itu sudah duduk di sebelah nya.

"" Hey, kok bengong. "

Luna menepuk punggung Regan yang membuat nya terlonjak kaget.

"Lho udahan beli nya? cepat banget. "

Regan melihat kearah bungkus nasi yang di pangku oleh Luna.

"Emang mau nya aku lama-lama? " Luna bertanya seolah menggoda, kedua alis mata nya bertaut dengan senyum tipis yang membuat Regan meringis.

"Kok tadi bengong sih? emang mikirin apa? "

Tanya Luna sembari memakai sabuk pengaman.

"Gak ada kok, cuma -cuma gabut aja jadi berkhayal sesuatu. "

Regan menghidupkan mesin mobil nya lalu mereka pergi menuju kontrakan Luna.

"Kamu mau masuk atau,? "

Belum sempat Luna melanjutkan omongan nya, Regan sudah memotong kalimat itu dengan Jawaban,

"Iya aku mau masuk. " jawaban itu terdengar mantap sampai membuat Luna ter pelongok heran.

"Mantap amat jawaban nya. "

Luna menautkan alis penuh kecurigaan.

"Eh aku cuma pengen tau aja siapa yang ada di kontrakan kamu. "

Regan balik mencurigai seolah dia sedang cemburu.

"Ya udah ayo masuk. "

Pinta Luna, Regan lantas membuntuti dari belakang.

"Kamu tunggu di sini dulu ya, aku mau ke kamar, dia ada di dalam. " kata Luna sambil berbalik badan.

"Di dalam kamar?! " pertanyaan itu seperti sesuatu yang memiliki maksud tujuan.

Luna menoleh sambil tertawa lirih,

"Dia cewek kok. "

Penjelasan Luna membuat Regan menarik senyum tipis sambil menggaruk tengkuk leher nya.

Ketika Luna masuk, suasana kamar begitu hening, jendela nya sengaja di buka agar mendapatkan udara seger dari luar. Ayana rupanya tertidur pulas, tadi nya Luna sempat bimbang antara membiarkan nya tidur atau membangunkan nya. tapi pikiran nya tidak tenang jika harus pergi tanpa pamit.

Luna duduk di sisi tempat tidur, ia perlahan mulai menyentuh bagian tangan Ayana, Luna membangunkan nya dengan suara lembut.

"Kak, bangun dulu yuk, ini makanan nya sudah saya belikan. "

Satu tepukan di tangan kanan Ayana membuat nya lekas membuka mata.hal yang pertama ia lihat adalah wajah gadis yang menolong nya.

Luna membantu Ayana untuk bersandar, ia meletakkan bantal di punggung Ayana agar lebih nyaman.

1
Erna Wati
nah kan makanya JD org jgn jahat lu bram kapok kan 👍 trimakasih bnyak thor .
Erna Wati
kapan bram sadar nya ya. goblok
Erna Wati
saya heran Lo SMA bram sudah jlas. anak nya slh masih aja di belain dasar goblok. Ayana jg slh knpa msh brtahan sama laki2 kaya bram
Erna Wati
smga intan CPT tertangkap. bram goblok.
Nana Meidian
ia tangkap aja itu intan jahat. Ayana tinggalin aja itu si Bram goblok
Nana Meidian
smga kthuan tu si intan iblis biar nyesel tu BPK nya dh mrh sama ayana
Rafly Rafly
ntar lagi kamu akan menuai apa yg telah kami lakukan sama ibu mu Azura... tungguin saja /Facepalm/
Nana Meidian
harusnya azura jg sadar biar gmna pun Ayana ibu nya. apalagi sbntar LG kmu kn jdi ibu Zura . kmu kn LG hamil buka hati kamu buat ibu kamu
Nana Meidian
smga aja intan sama Azura brubah JD sayang sama ayana
Rafly Rafly
bener bener anak kurang ajar... hidup mu bakal sengsara kerna sikapmu sama ibu mu.../Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Rafly Rafly
salah sendiri ngapain minggat kok masih menyalahkan ibunya kamu Zura...itu akibat durhaka sama orang tua terlepas dari mass lalunya
Rafly Rafly
dasar anak durhaka...kamu menderita beginian juga karena ulah mu sendiri.. minggat dari rumah... setelah dapat musibah malah nyalahin emak lu.../Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Rafly Rafly
itulah akibat durhaka sama ibumu...
Rafly Rafly
bocil minggat tanpa pesan.. sama cowok pula..ntar bunting mewek /Facepalm/
Ina Karlina
sama Bram aja ya ay.. kalau sama Regan kamu bakal habis sama si Luna..lebih baik pilih Bram aja dia duda sama sama bebas
Ina Karlina
lah regankan hanya anak angkat wajarlah itu juga masih mending dapat warisan..dasar si Luna wanita ular aku pengen juga dia mendapatkan karmanya karena sudah membohongi si Regan dan keluarganya
Ina Karlina
semoga aja nanti ketahuan bahwa anaknya Luna bukan anak Regan.
untuk si Sera semoga mendapatkan karma nya lagi
Rafly Rafly
sang kumbang pun mulai mengitari harumnya si janda kembang /Grin/
Rafly Rafly
ayo Regan...sikat wanita pujaan hati mu.../Tongue/
Rafly Rafly
ayo...jawab saja Ayana...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!