NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta CEO Dingin

Terjebak Cinta CEO Dingin

Status: tamat
Genre:Playboy / Office Romance / Enemy to Lovers / CEO / Cintapertama / Tamat
Popularitas:95.9k
Nilai: 5
Nama Author: Gresyst_lee

Yuk baca selengkapnya👇

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gresyst_lee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 28

Grace tertawa

"Kupikir kau akan menolaknya tapi malah dengan cepat mengangguk.’’ Ia semakin menyukai kepribadian Chloe yang menurutnya apa adanya. Setelahnya ia mengambil laptopnya yang memang ada di kamar itu dan mulai memutar film 21++ terbaru yang kemarin disarankan oleh beberapa rekan modelnya.

Kedua wanita itu menatap fokus dengan beberapa kali menelan saliva saat melihat berbagai adegan hot yang ditampilkan. Apalagi wajah tampan pria yang menjadi pemeran film hot itu, sungguh hal itu membuat mata keduanya terbuka lebar, melayang seakan ingin segera mempraktekan setiap adegan yang dilihat.

‘’Waw ...,’’ ucap keduanya spontan melihat besarnya menara eiffel yang dimiliki oleh pria tampan itu.

‘’Oh shit besar sekali, pasti akan sangat menyenangkan bisa merasakannya, oh Tuhan dimana aku bisa mendapatkan pria seperti itu, aku ingin mencobanya,’’ rancau Grace sedang Chloe hanya tersenyum. Ia bahkan sudah merasakan menara eiffel yang lebih besar dari milik pria itu yang tidak lain adalah milik Nic yang hampir tiap hari menyerangnya dan memanjakannya dengan setiap sentuhan yang diberikan pria itu.

‘’Ah dia dimana sih, katanya mau pulang cepat cepat.’’ Tiba-tiba untuk pertama kalinya, Chloe ingin bercinta dengan pria itu tanpa pria itu yang menginginkannya terlebih dulu. Apa karena efek film yang ditontonnya ya?

‘’F*ck itu benar-benar menyenangkan, kau lihat wanitanya terus mendesah keenakan,’’ rancau Grace lagi. Setelahnya ia mendekat pada Chloe yang otomatis wanita itu langsung memundurkan tubuhnya. 

‘’Milik Nic sebesar itu tidak?’’ Godanya sambil menaik turunkan kedua alisnya. Wajah Chloe langsung berubah menjadi merah mendengar godaan itu. Tiba-tiba ia jadi teringat setiap aksi Nic saat menyerangi tubuhnya. Pria itu memang sangat gagah saat sedang bercinta. Pengalamannya juga sangat banyak makanya dengan cepat ia mampu meluluhkan Chloe dengan setiap sentuhannya.

‘’Ceile ada yang malu nih, ayo jujur kamu lagi ngebayangin punya Nic kan?" Tertawa keras saking lucunya melihat wajah malu malu Chloe yang berubah menjadi merah padam bahkan lebih merah dari buah tomat yang paling merah. Tak hanya wajahnya bahkan telinganya juga ikut memerah.

‘’Kau benar-benar lucu tau tidak, pantas saja Nic menyukaimu.’’ Masih dengan tertawa keras.

Sementara di luar mansion, mobil sport kesayangan Nic baru saja terparkir dengan sempurna. Dengan segera pria itu keluar dari mobilnya. Leo mengikutinya, karena mereka masih memiliki pekerjaan yang harus diselesaikan.

‘’Leo tunggu aku di ruangan kerja, aku mau melihat Cia terlebih dulu.’’Kakinya yang sudah melangkah menuju kamar pribadinya yang sudah hampir sebulan ini juga menjadi kamar Chloe.

‘’Dimana dia?’’ Mencari keberadaan Chloe di seluruh kamar tapi sama sekali tidak menemukannya. Mencoba menelpon tapi sayangnya ponsel Chloe ditinggalkan dikamar itu, dengan cepat ia melangkah keluar sambil berteriak memanggil kepala pelayan.

‘’Dimana Cia?’’

‘’Tadi nona Chloe sedang mengobrol dengan nona muda di kamarnya tuan.’’ Kepala pelayan memberitahu.

‘’Mana Cia?’’ tanya Nic begitu membuka pintu kamar sang kakak.

‘’Cia siapa?’’ Grace bingung apalagi sekarang Chloe sedang tidak bersamanya. Hampir dua menit yang lalu wanita itu masuk ke bathroom karena katanya tidak kuat lagi menahan kencing.

‘’Ayolah kak jangan bercanda, kata kepala pelayan Cia sedang mengobrol denganmu disini.’’ Nic mendekat. Ada perasaan takut kalau-kalau ternyata Chloe melarikan diri darinya.

‘’Oh maksudmu Chloe?’’

‘’Iya, dimana dia?’’

Chloe muncul disaat Grace ingin menjawab. ‘’loh kamu udah pulang?’’ Berjalan mendekat sambil tersenyum pada pria itu. Entahlah tapi hari ini ia sangat senang melihat Nic yang berdiri di depannya. Padahal biasanya ia akan berdoa agar pria itu tidak pulang.

Bukannya mendapat pelukan, Nic malah langsung mengomel padanya yang tentu saja membuat wanita itu langsung kesal. ‘’Cia, sudah berapa kali kukatakan kalau kau harus membawa ponselmu kemanapun kau pergi, kenapa sih tidak pernah menurutiku?’’

‘’Astaga kau itu berlebihan sekali tau tidak, aku hanya di dalam mansion jadi untuk apa membawa ponselku, bikin repot saja!’’

‘’Cia!’’

‘’Baiklah baiklah besok besok aku akan membawanya dan sekarang keluarlah dari kamar ini, kau membuatku kesal.’’Mendorong Nic keluar dari kamar.

‘’Cia kau.’’ Pria itu kesal karena Chloe mengusirnya.

‘’Keluarlah please,’’ pinta Chloe lagi dengan lembut dan setengah memohon.

Tak bisa menolak, apalagi melihat wajah memohon Chloe yang sangat menggemaskan, akhirnya Nic pergi tapi setelah meminta satu ciuman dari Chloe. Chloe sama sekali tidak keberatan, ia memberi ciumannya sekilas dan langsung menutup, mengunci pintu kamar dari dalam. Bukan tanpa alasan ia mengusir Nic, ternyata wanita itu masih penasaran dengan film yang tadi ditontonnya dengan Grace karena kebetulan film itu belum habis.

‘’Hebat sekali kau.’’ Grace memberikan dua jempolnya, karena wanita itu sudah berani mengusir Nic tanpa mendapat amukan dari pria itu.

Bukannya menjawab, ia malah menarik tangan Grace dan meminta wanita itu untuk melanjutkan film yang tadi mereka tonton.

‘’Kak ayo dong lanjut lagi film yang tadi aku penasaran.’’ Dengan gaya polosnya yang membuat Grace tertawa kecil. Wanita di depannya ini memang benar-benar berbeda dari lainnya.

‘’Kak ayo dong, aku penasaran banget nih.’’ Dengan sedikit merengek dan memaksa.

Masih sambil tertawa, Grace kembali memutar film yang sempat tertunda itu.

Hampir jam 11 malam, Nic dan Leo baru saja menyelesaikan pekerjaan mereka. Pria itu buru-buru kembali ke kamarnya. Sudah beberapa jam ia tidak melihat atau mendengar suara Chloe karena terlalu sibuk dengan pekerjaannya.

‘’Mana dia?’’ Kembali keluar dan melangkah ke kamar kakaknya dan benar saja, Chloe sudah tertidur pulas di kamar kakaknya.

‘’Kau mau membawanya?’’ tanya Grace yang baru saja keluar dari bathroom.

‘’Hhmm, aku tidak bisa tidur tanpanya,’’ jawab singkat langsung menggendong Chloe pindah ke kamar mereka.

Karena haus, Grace juga ikut keluar dari kamarnya. ‘’Selamat malam nona.’’ Leo menunduk sopan saat tidak sengaja bertemu Grace.

‘’Kau masih marah padaku?’’ tanya Grace tiba-tiba. Leo tidak menjawab, pria itu membungkuk lagi dan pamit untuk pulang. 

Grace hanya bisa melihat punggung pria itu dengan tatapan sedih. Sampai sekarang, hampir satu tahun mereka berpisah dan ia sama sekali tidak tau apa salahnya sampai Leo tiba-tiba memutuskan hubungan mereka padahal sebelumnya pria itu sudah mengatakan ingin melamarnya pada kedua orang tuanya.

Sementara di kamarnya, Nic langsung tidur dengan memeluk Chloe bahkan tanpa mengganti pakaiannya. Sepertinya pria itu terlalu malas atau mungkin juga terlalu lelah.

*****

‘’Daddy mommy.’’ Nic kaget melihat kedua orang tuanya yang tiba-tiba ada di mansionnya.

1
Pudijo Hermanto
bagus
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up thor
Reni Anjarwani
doubel up thor
Reni Anjarwani
lanjutt
Reni Anjarwani
doubel up thor
Juli Yni
mo
Juli Yni
vvkjjkglomm
Juli Yni
iy
Juli Yni
9mklhl
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!