NovelToon NovelToon
Reincarnation System

Reincarnation System

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Masuk ke dalam novel / Romansa / Reinkarnasi
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Wiindy ArAs

STARLLETA ZOYA QIRANI, Atau biasa di panggil Zoya. Seorang gadis yatim piatu yang meninggal setelah di khianati oleh kekasih dan wanita yang ia sebut sahabat dan di bunuh oleh kedua orang yang paling ia percayai.

Di akhir hidupnya ia menyesali semuanya dan jika ada kesempatan kedua, ia ingin mengubah dan memperbaiki kehidupannya yang dulu.

Ternyata Tuhan masih memberikan ia kesempatan. Ia mendapatkan sebuah sistem untuk kembali mengulang masa lalu. Hanya saja sebelum itu, ia harus menjalani misi dan mengumpulkan point agar bisa kembali mengulang kehidupannya. Dengan cara menyelesaikan misi di dunia Novel dan ia juga mendapatkan skill dan juga kekayaan dari misinya tersebut...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wiindy ArAs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Misi Pertama - Azura 27

Sepanjang jalan menuju ke rumah sakit semua orang panik kecuali Adrian. Lebih tepatnya Adrian berusaha agar dirinya tetap tenang, karena tentu saja ia juga panik melihat adiknya tidak sadarkan diri namun ia tidak ingin ada apa-apa di jalan.

Untungnya jalanan tidak macet dan rumah sakit milik keluarga Bagaskara tidak jauh dari kediaman Alexander. Segera mereka berteriak memanggil suster dan dokter, hingga tak lama kemudian suster datang membawa brankar dan mendorong nya menuju unit gawat darurat.

"Maaf tuan-tuan dan nyonya, di dalam kebetulan banyak pasien yang sedang di tindak. Mohon untuk tunggu di luar saja agar kami bisa fokus memeriksa pasien" ucap seorang dokter jaga di UGD

Mau tak mau mereka pun menunggu di luar ruangan UGD itu.

Arsen terlihat mondar-mandir, Adrian juga duduk sembari menunduk dan berdo'a, sedangkan Lita tengah menangis di pelukan sang suami. Mereka semua sangat khawatir dengan kondisi Azura yang tiba-tiba merintih kesakitan kemudian tidak sadarkan diri.

Tak lama dokter keluar membuat mereka langsung mendekat.

"Bagaimana keadaan anak saya Dok?"

"Bagaimana keadaan adik saya Dok?"

"Bagaimana keadaan kekasih saya Dok?"

Tanya keempatnya bersamaan.

"Apa pasien sebelumnya pernah hilang ingatan atau mengalami trauma?" tanya Dokter balik

Mereka berempat diam, jujur mereka tidak tahu apa yang di alami Azura dulu. Dan di sini Dokter menyimpulkan hal itu karena hanya itu kemungkinan yang memicu sakit kepala hingga tidak sadarkan diri. Toh mana tahu Dokter kalau Azura pingsan karena menerima skil atau kemampuan dari sistem, bukan?

"Memang ada apa dok?" tanya Lita

"Sepertinya pasien mencoba mengingat kembali sesuatu yang menyakitkan yang pernah ia alami di masa lalu. Entah itu ingatan yang memicu traumanya atau ingatan yang pernah ia lupakan atau hilang dan muncul kembali. Atau bisa juga kepalanya pernah terbentur hingga mengakibatkan reaksi sakit kepala yang berlebihan hingga tidak sadarkan diri, jadi kami sarankan untuk melakukan CT-Scan agar mengetahui permasalahannya lebih lanjut" ucap Dokter

Mendengar ucapan Dokter Lita menangis lagi, ia menyalahkan dirinya yang sudah membuat sang putri mengingat kembali kenangan buruk yang di alami sang putri di masa lalu.

Begitu pula dengan ketiga lainnya, Arsen mengepalkan tangannya. Dalam hati ia terus berjanji akan terus memberikan kebahagiaan untuk kekasihnya itu, dan akan menggantikan rasa sakit itu dengan membuatnya bahagia.

"Tolong lakukan yang terbaik untuk kekasihku Dok" ucap Arsen

"Baik tuan muda" ucap Dokter yang mengetahui jika Arsen adalah calon pemilik rumah sakit. Dan Dokter juga berusaha sebaik mungkin untuk memberikan pengobatan untuk calon nyonya mereka.

"Kami sudah mengambil sampel darah pasien untuk mengetahui semuanya dan pasien harus di rawat untuk melakukan observasi" ucap Dokter lagi

Mereka semua kompak setuju agar Azura di rawat dan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Tak lama kemudian Azura sudah di pindahkan ke ruangan VIP, hanya karena ia menerima skip dan pingsan secara mendadak. Ia harus pasrah menjalani serangkaian pemeriksaan.

"Uggghhhh...." lengguh Azura

"Kamu sudah sadar sayang?" tanya Arsen yang senantiasa duduk di samping Azura dan menggenggam tangannya.

"Ar...sen..." ucap Azura serak

"Iya sayang ini aku, apa yang kamu rasakan? Apa ada yang sakit?" tanya Arsen. Azura menggelengkan kepalanya pelan.

"Sayang/dek...." ucap Adrian dan kedua Orang tuanya menghampiri nya.

"Mama, papa, mas Iyan... Aku di rumah sakit?" tanya Azura saat menyadari tangannya terdapat jarum infus.

"Iya sayang kamu tadi tiba-tiba saja pingsan, kami sangat panik dan khawatir. Apa masih ada yang sakit?" ucap Aric

"Nggak kok pah, aku nggak apa-apa. Kapan aku bisa pulang?" ucap Azura

"Sayang kamu masih harus di rawat, hasil lab kamu juga belum keluar. Ada jadwal CT-SCAN besok pagi, jadi kamu harus di rawat dulu sampai sembuh" ucap Lita

Tentu saja Azura terkejut mendengarnya.

"Tem, gara-gara kamu nih kasih skil dadakkan, kan buat semuanya jadi khawatir dan berpikir kejauhan" gerutu Azura dalam hati.

[DING!!!]

[Sistem sudah memberikan peringatan tapi nona yang tidak mendengarkan nya dan hanya fokus mendengar presentase suka pemeran utama full]

[Pemasangan skil memang cukup menyakitkan, tapi tidak akan berpengaruh lama dan nona hanya merasakannya selama 100 detik. Nona akan terbiasa seiring waktu saat di kemudian hari menerima skil lainnya]

Azura hanya menghela nafas, sistem benar. Ia harus mulai membiasakan diri, karena hal ini bisa saja terjadi kapan saja tanpa adanya persiapan. Namun saat ini ia merasakan banyaknya pengetahuan tentang hacker top dunia dalam kepalanya.

"Sayang, maafin mama. Gara-gara mama kamu jadi sakit begini, mulai saat ini mama akan menuruti dan mendukung apapun yang kamu mau nak. Mama akan merestui kamu dengan Arsen, yang penting kamu hidup bahagia. Kamu harus ingat kalau di sini ada mama, papa dan kakak kamu juga yang selalu ada buat kamu" ucap Lita, ia merasa bersalah dan gagal menjadi ibu yang baik untuk putri yang baru-baru ini ia temukan itu.

"Ini bukan salah mama kok, jangan pernah menyalahkan diri sendiri. Makasih juga mama sudah restui Zura dan Arsen, Zura bahagia mah" ucap Azura tersenyum, ia melirik juga Arsen yang tersenyum juga ke arahnya.

Arsen menggerakkan bibirnya tanpa mengeluarkan suara, I Love You... Itu yang di katakan Arsen. Azura juga membalasnya dengan gerakan bibirnya juga.

....

Pagi harinya sedikit drama di ruangan rawat inap Azura. Azura tengah meminta Arsen untuk kuliah karena memang hari ini dia ada jadwal kuliah. Sedangkan Adrian harus ke kantor karena ada pertemuan dengan klien penting.

"Sayang kamu harus kuliah, aku di sini baik-baik aja oke" ucap Azura kembali membujuk kekasihnya agar mau berangkat kuliah.

"No sayang, nggak ada yang jagain kamu di sini kalau aku ke kampus" ucap Arsen kekeh

"Ada dokter dan suster di sini, lagian bentar lagi juga mama Dateng" ucap Azura

"Pokoknya aku akan jagain sampai mama kamu datang nanti" ucap Arsen.

"Kamu akan telat masuk kelas kalau nunggu mama datang dulu, pergi sekarang atau aku marah sama kamu" ucap Azura

"Kok gitu?" tanya Arsen tidak suka.

"Ya kamu di minta kuliah aja susah banget, kan itu untuk masa depan kamu juga. Kamu harus rajin belajar agar lulus dengan nilai bagus apalagi sebentar lagi sempro kan? Ingat, banyak tanggung jawab yang kamu emban setelah lulus termasuk aku. Bukannya kamu bilang setelah aku lulus nanti mau ajak aku nikah? Terus aku di kasih makan apa nanti?

Aku tahu kamu kaya dan akan mewarisi semua kekayaan keluarga kamu, tapi kamu juga harus punya basic pendidikan dan ilmu yang kuat agar usaha kamu semakin berkembang. Lagian kita masih bisa bertemu setelah ini, selesai kuliah juga kamu bisa kembali ke sini" ucap Azura cemberut

Cup!

Arsen gemas melihat celotehan sang kekasih langsung mengecupnya membuat Azura membolakan matanya hingga dia terkekeh. Apalagi jika Azura sudah menyeret masa depan keduanya, tentu Arsen tidak ingin membuat gadis yang cintai nya itu kecewa padanya.

"Ya-ya, kamu selalu menang sayang. Aku berangkat sekarang, jangan lupa sejam lagi ada pemeriksaan CT-Scan" ucap Arsen yang di balas dehaman.

Arsen kembali mencium bibir manis Azura, namun kali ini dengan sedikit ******* kemudian ia mengecup kening Azura sebelum pergi ke kampus.

Setelah kepergian Arsen Azura mengotak Atik ponselnya, ia mulai berselancar meretas semua informasi tentang Shaila. Ia ingin memanfaatkan skil yang ia miliki saat ini dan tidak ingin kecolongan memberikan kesempatan Shaila masuk ke dalam hidupnya lagi.

....

Di kampus kedatangan Arsen ke kampus yang sendirian membuat semua orang riuh penuh pemujaan. Meskipun mereka semua tahu jika Arsen sudah memiliki pawang, namun mereka tetap mengagumi sosok tampan dan juga pewaris orang terkaya di negara mereka.

Meskipun Arsen datang sendiri, semuanya tidak ada yang berpikir negatif seperti halnya kemarin. Selain bisa jadi Azura yang tidak memiliki kelas hari ini, atau Azura tengah ada keperluan hari ini hingga tidak berangkat ke kampus.

Melihat Arsen berjalan sendiri, mata Shaila berbinar. Ia tanpa pikir panjang langsung menghampiri Arsen dengan sedikit berlari.

"Hai kak Arsen" sapa Shaila saat berada di samping Arsen.

Arsen sama sekali tidak repot-repot melirik siapa yang menyapanya apalagi menjawabnya, ia terus berjalan tanpa menghiraukan adanya Shaila atau perempuan lainnya.

"Kak, jalannya kok cepet banget sih" ucap Shaila yang kesulitan menyeimbangi langkah Arsen, ia tidak menggubris jika saat ini kelakuannya tengah menjadi bahan tontonan para mahasiswa dan mahasiswi di sana.

Di ujung lorong Galang dan Pras melihat drama cowok dingin dan cewek kegatelan. Mereka hanya menggelengkan kepalanya Melihat tingkah Shaila sekilas saja, mereka sudah bisa menilai jika wanita itu tengah cari perhatian pada sahabatnya mereka.

Jika posisi Arsen jomblo, mungkin itu sah-sah aja. Tapi semua orang tahu jika Arsen sudah memiliki gadis yang sangat ia cintai dan juga selama dengan Azura ia sangat setia dan menjaga perasaan gadisnya itu. Tentu hal itu membuat kedua sahabat Arsen dan Adrian itu menatap jijik ke Shaila.

"Kak Arsen! Ihh... Jangan cuekin aku..." ucap Shaila menarik jaket yang di kenakan.

Seeettt,,,,

BRUK!!!

"Aaakkhhhh.... Awwwsss saakiiit!!" teriak Shaila saat dengan cepat Arsen menarik tangannya, hingga membuat Shaila jatuh tersungkur di lantai lorong kampus.

"Perhatikan tangan kotor lu itu!!! Menjijikan!!" bentak Arsen

Ia langsung membuka jaketnya dan melemparkannya ke Galang, setelah kedua sahabatnya itu berjalan mendekat ke arahnya.

"Bakar jaket gue!" perintah Arsen

"Kenapa jaket lu?" tanya Pras pura-pura tidak tahu.

"Ada Virus dan kuman perempuan gatal yang sok dekat. Cih wanita murahan, munafik dan bermula dua, jijik gue. Gue nggak mau terkena itu virus, kalau gue nggak singkirin itu segera. Gue takut Azura bisa sakit kapau tidak sengaja menyentuh jaket itu" ucap Arsen dengan nada dingin namun menusuk langsung mengenai perasaan Shaila.

Karena secara tidak langsung, Arsen mengatainya wanita murahan dan jijik padanya. Shaila mengepalkan tangannya erat dan menunduk karena malu, saat ia sadar semua orang mengarah padanya dengan pandangan jijik. Ia terisak menangis di sana, saat semua orang melihat nya.

"Berarti ini abis kena virus uler keket gitu ya? Yang gatel sampe buat bentol-bentol. Iiyyyuuuuhh, sayang banget nih jaket mahal bener harus di buang" ucap Galang sembari mencubit bagian leher jaket.

"Lu ambil aja kalau lu mau Lang" ucap Pras enteng

"Ogah, meskipun ini harga jaket bisa beli motor bebek atau matic kecil. Gue ogah pungut! Lu nggak denger ini jaket udah terkontaminasi virus, bakteri, kuman, uler keket dan lain sebagainya? Gue masih mampu beli jaket mahal bro, gue nggak semiskin itu" ucap Galang

Setelahnya Arsen Langsung pergi tidak menggubris kedua temannya yang masih berceloteh, kedua sahabatnya yang melihat Arsen pergi pun mau tak mau pergi menyusul.

...••••••••...

1
Atoen Bumz Bums
.
Atoen Bumz Bums
belum ditanya tujuannya apa udah langsung menghina kasih pelajaran Zoya jangan langsung dulu ya
Atoen Bumz Bums
jodoh ketemu sendiri,
giliran dicari malah nggak ketemu
Atoen Bumz Bums
Uda lulus Bae,kapan liburan ke koreanya
katanya siap semester 1
Atoen Bumz Bums
bisa gak dicicil siksaan utk Janet zetan
Atoen Bumz Bums
no 5 atau 7
Atoen Bumz Bums
bagiku misi terakhir kurang berkesan
Atoen Bumz Bums
Pedro ogep,Bapak kayak gt dibelain mati2an
Atoen Bumz Bums
🤣🤣🤭 dr td macam orgil ketawa cengengesan sendiri 🤣😁
Atoen Bumz Bums
Jessica awas baper🤭🤭
Atoen Bumz Bums
enak x, makan abis cepek malah dapat 1 jt
Yeyen Rohyani
ok
Tri Ana
keren
SusanAnsud
wah salah cari lawan tu
SusanAnsud
seneng nya
SusanAnsud
wah bahagianya
SusanAnsud
wah seneng nya😍😍😍
SusanAnsud
🤣🤣🤣🤣
SusanAnsud
akhirnya
SusanAnsud
wah betulan daren jodoh nya tuh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!