NovelToon NovelToon
Labuhan Cinta

Labuhan Cinta

Status: tamat
Genre:Cinta Murni / Tamat
Popularitas:83.8k
Nilai: 5
Nama Author: Yenita wati

Ini adalah spin off dari Novel Pengantin yang Ditukar. Selamat membaca

Resya dan Dean. Sepasang nama yang sudah tersemat di buku nikah dan cerita cinta yang indah. Namun, apakah itu cukup?

Hubungan yang terjalin cukup lama mulai menemui titik jenuh hingga pertengkaran kecil sering terjadi karena keduanya belum sepenuhnya mengetahui satu sama lain.

Hingga, seseorang masuk ke dalam hidup mereka dan membuat Resya mulai berpikir jika Dean menikahinya bukan karena cinta, melainkan tanggung jawab.

Bagaimanakah kisah selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenita wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tempat cerita

Tiara masuk ke dalam ruangan Dean dan melihat bosnya itu sedang dalam keadaan lesu dan banyak pikiran.

"Tuan, ini teh untuk Tuan," ucapnya sambil meletakkan secangkir teh di atas meja Dean.

"Terima kasih, Tiara." Dean tersenyum sambil meminum teh tersebut. Beberapa tegukan terasa sangat menyegarkan tenggorokannya.

"Sepertinya Tuan sedang ada masalah. Saya sudah menyelesaikan semuanya, Tuan hanya tinggal memeriksa saja, jangan khawatir."

"Terima kasih, tapi ini bukan tentang pekerjaan. Aku tidak akan pernah pusing dengan pekerjaan karena ada kau."

"Jadi, apakah Tuan merasa pusing karena ada masalah pribadi? Tuan, terkadang menceritakan masalah pribadi pada orang lain akan membuat hati kita merasa lebih tenang."

"Kau benar, Tiara. Tapi, rasanya tidak etis jika aku menceritakan masalah pribadi kepadamu. Apalagi kau belum menikah dan aku menceritakan masalah keluarga."

"Ayolah, Tuan. Saya adalah sahabat anda. Apa yang tidak saya ketahui tentang anda?"

Dean berdiri dari tempatnya dan berpindah ke sofa ruangannya.

"Duduklah, aku butuh teman mengobrol. Aku tahu kau seperti apa. Ceritaku ini hanya akan sampai ke telingamu saja."

Tiara pun duduk di sebelah Dean dan menatapnya dengan serius. Dia akan mendengarkan cerita Dean dengan seksama.

"Aku merasa jika hubunganku dengan istriku semakin lama semakin merenggang. Banyak sekali hal-hal sepele yang membuat kami bertengkar hebat." Dean mengusap wajahnya dengan perlahan sambil menghembuskan nafas lelah.

"Bukankah dalam kehidupan rumah tangga pertengkaran itu memang biasa terjadi? Rumah tangga akan terasa hambar jika tidak ada bumbu-bumbu pertengkaran, bukan?"

"Ya, tapi pertengkaran yang aku maksud bukanlah pertengkaran yang kau pikirkan. Maksudku, dia sudah menikah denganku selama bertahun-tahun. Tapi, sampai saat ini dia tidak bisa mengerti apa yang aku inginkan." Dean mulai berdecak kesal. Dia kembali mengingat masa-masa pertengkaran yang sebenarnya tidak perlu diingat itu.

"Dean, Dean. Dari dulu sifatmu memang tidak pernah berubah. Kau selalu ingin dimengerti, tapi kau tidak pernah bisa mengerti istrimu. Dia itu seorang perempuan. Seharusnya kau yang lebih banyak mengalah padanya."

"Percuma saja! Tidak seharusnya aku curhat dengan seorang wanita. Selamanya kau pasti akan melihat dari sudut pandang istriku saja." Dean mengeluh dengan Tiara yang dinilai lebih membela Resya daripada dirinya.

"Aku tidak membela siapapun. Aku hanya ingin memberi pengertian kepada dirimu. Dunia ini bukan tentang kau saja, tapi juga istrimu."

"Ah, sudahlah, tinggalkan aku sendiri." Dean kembali duduk di kursinya dengan tatapan datar.

"Kau ini sama saja seperti Kak Satria. Pantas saja kalian jadi teman." Dengan kesal, Tiara pun meninggalkan ruangan Dean dengan buru-buru.

"Ah, benar juga. Lebih baik aku bercerita dengan Satria saja. Dia pasti lebih mendukung ku daripada Resya." Dean pun beralih ke ponselnya dan menghubungi Satria.

[Halo, Dean, ada apa?]

"Sepulang kerja nanti, apakah kau ada acara?"

[Tidak, kenapa?]

"Mari makan malam bersama di restoran biasa. Hanya kita berdua saja dan jangan ajak orang lain."

[Astaga, iya, iya, baiklah. Sepertinya ini adalah sesuatu yang sangat penting. Aku akan menepati janjiku untuk datang ke sana dan mendengarkan semuanya.]

"Baiklah, kau lebih pintar dari yang aku kira."

Dean pun mematikan ponselnya dan menghembuskan nafas panjang. Dia memang memerlukan seseorang untuk dijadikan tempat bercerita. Jika bercerita dengan Aiden maka sama saja membongkar aib sendiri. Dan pastinya Aiden akan membela Resya. Entah mengapa, Dean berpikir bahwa dirinya benar.

1
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
nah ini contoh sdm rendah, orang ga beliin dia barang di katain sombong, bocah gemblung emang, kalo emang mau ya minta aja sm orang tua masing2, kenapa jd minta ke orang lain 👊😒
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
untung mereka seserver kalo beda kayak gua bakalan bingung habis isya tu jam brp 😂
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
hahaha selamat di nikmati ya mokondo nya mbak maudy, cantik2 kok obral sama mokondo lagi bujan rugi lagi tp sial 🤣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
gua kalo jd almida udah rekam adegan mantap2 nya trus sebarin di sekolah biar malu wkwk
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
idih mulut ibuk2 yg habis makan seblak level 100, pedes amat omongannya 🌶️
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
Olivia ni kayak perempuan korban KDRT dah
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ish si tolol 😌😤😮‍💨
Dessy Widya Dellyar
mampir
Yuli maelany
makasih kak d kisah ini banyak banget pelajaran yang bisa kita ambil,dan emang setiap karya mu selalu menyelipkan pelajaran dalam kehidupan sehari-hari yang nyata....


dan aku masih nungguin lanjutan kisah nya shiren dong kak🤭🤭🤭🤭🤭
Yuli maelany
andai para perempuan lemah itu sempat d bantu dan d sadarkan kalo bunuh diri bukan akhir dari penderitaan nya,sangat sedih juga miris sekarang ini banyak sekali perempuan lemah d sana yang memilih bunuh diri sebagai penyelesaian masalahnya 🥺🥺🥺🥺🥺🥺
Yuli maelany
yaa paling entar Roy kena penyakit , biarin ajalah hasil dari pekerjaan yang hanya membutuhkan kesenangan dunia demi uang dan harta dunia.....
Yuli maelany
itulah manusia serakah tapi malas taunya menipu dengan bermodalkan mulut manis yang mengandung racun...


sekarang kamu malah jadi lebih belangsak dari Almira,dan Roy selamat bersenang-senang untuk sementara, karena sejatinya uang sebanyak apapun tanpa d kelola pasti akan habis dalam hitungan waktu.....
Yuli maelany
nah kan,baru sadar sekarang kalo yang kamu ambil bahkan rebut itu seongok benalu parasit yang tak berguna dan malah membuat penyakit.....
Yuli maelany
hah syukurlah....😔andai d kehidupan nyata pun semudah ini untuk mengungkap kasus dan membebaskan orang yang benar benar tak bersalah...
Yuli maelany
ternyata Syam sangat sibuk dan banting tulang karena untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup istri juga anaknya,dan lyra juga foya foya hanya untuk menuruti perintah kakaknya......
Yuli maelany
aku jadi ingin tau kenapa tuh Tante bisa jadi janda,dan sejak kapan....
Yuli maelany
aku juga sependapat sama kamu Al,gak ada angin gak ada hujan Tante mu seolah orang yang patah hati dan cinta diam diam yang tak terbalaskan....


orang yang terlihat sayang bisa saja malah menusuk d belakang....
Yuli maelany
iyalah Maudy hanya akan memberikan ide dan nasehat yang akan selalu menguntungkan dirinya....
Yuli maelany
bener Roy sangat .... sangat....sangat.... SETIA ( Setiap Ingin Ada) 🙄dan bodoh nya Maudy percaya ucapan manis racunnya si Roy itu ...
Putry Arnindya
Alhamdulillah tamat kak.
tolong shiren dilanjutkan lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!