NovelToon NovelToon
Pemikat Hati Pak Duda

Pemikat Hati Pak Duda

Status: tamat
Genre:Duda / CEO / Keluarga & Kasih Sayang / Romansa / Anak Genius / Tamat
Popularitas:242.6k
Nilai: 5
Nama Author: Putri_uncu

Jodoh manusia tiada yang tahu, kadang kita menganggap cinta harus memiliki meski nyatanya semuanya telah diatur dan diluar kendali manusia itu sendiri

pria tampan berusia tiga puluh lima tahun yang sudah menyandang status duda beranak satu,
memutuskan untuk merawat dan menjaga anaknya sendiri setelah berpisah dari orang yang dicintainya

Raditya tak lagi ingin menikah karena tak mau anaknya mempunyai ibu tiri yang banyak diceritakan orang sebagai ibu yang kejam.

namun akankah radit tetap pada pendirianya ataukah akan ada wanita yang mampu meluluhkan hatinya dan juga anaknya.

selamat menikmati cerita ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri_uncu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

menjemput maura

"permisi bu, saya mau bertemu dengan pak barra ruangannya sebelah mana ya?" tanya yasmin pada resepsionis kantor yang baru

"maaf ibu sudah ada janji dengan bapak barra?" tanya resepsionis kantor

"iya bu, kami sudah berjanjian. bisa tunjukan ruangannya?" yasmin tak mengatakan siapa dirinya bisa jadi orang tak percaya dan menganggapnya gi*la

"saya konfimasi dulu dengan sekretarisnya ya bu, maaf kalau boleh tahu dengan ibu siapa?" tanya resepsionis yang tak mau nanti terjadi kesalahan jika memasukan orang yang jahat

"bilang saja, maura datang" yasmin juga tak mempermasalahkan prosedurnya

memang baru kali pertama yasmin datang ke kantor suaminya jadi banyak pegawai yang tak tahu

"maaf ibu saya tidak tahu kalau ibu anak pak barra, silahkan masuk lewat pintu yang sana ruangan paling atas"

yasmin tersenyum dengan ucapan pegawai suaminya  yang menganggap yasmin anaknya, mungkin sekretarisnya hanya tahu jika istri bosnya adalah yasmin

"terima kasih!" yasmin berjalan sesuai arahannya dengan membawa kotak makan untuk sang suami

tiba dilantai dimana kantor barra berada

"maaf bu mba mau bertemu siapa?" tanya rena mencegah yasmin masuk

"suami saya!" jawab yasmin jujur karena tahu rena datang saat pernikahannya

"bu yasmin! maaf bu, saya pikir anak kulaih yang mau magang, saya hampir tak mengenalinya"  ucap rena takut istri bosnya marah

yasmin tersenyum dengan lebar, entah itu pujian atau hanya ketakutan karena ia istri bosnya

"kamu bisa saja, boleh saya masuk?" tanya yasmin

"silahkan bu, bapak sedang ada tamu. tapi pesan bapak jika ibu sampai langsung masuk saja" rena mengantarkan yasmin

"selamat siang" sapa yasmin dengan sopan masuk ke ruangan suaminya

"sebentar sayang, tunggu dulu disana

tunjuk barra pada kursinya, barra sedang menjelaskan beberapa hal tentang pekerjaan yasmin tak mau mengganngu dan menunggu barra sesuai arahannya

yasmin terus memandang barra dan merasakan kekagumannya pada sosok lelaki tampan, pintar dan kaya tentunya

"hubungi rena saat sudah menyelesaikannya, saya ada urusan keluar kantor" ucap bara pada pegawainya

"baik pak, permisi bu" ucap pegawai barra pamit

yasmin masih tersenyum

"jangan tebar pesona sayang" barra melepasakan kacamatanya dan menghampiri yasmin

"siapa juga yang tebar pesona, mau makan sekarang atau nanti?"

"mas lapar, sekarang saja setelah itu kita pergi ke rumah sakit" ucap barra menutup beberapa dokumennya

"enak?" yasmin menyuapi barra dengan hasil masakannya dengan tatapan penuh cinta

"tiada tandingannya, semua yang ada padamu memang selalu bikin enak" jawab barra

"apaan sih? ngga jelas deh" yasmin mengerucutkan bibibrnya

"kalau mau dicium bilang aja, dengan senang hati mas lakukan!" barra tak pernah bosan menggoda yasmin

keduanya makan dengan lahap dan pergi menjenguk anak dan istri tama

****

"selamat ya tam, ines" ucap barra menyalami kedua pasangan yang baru saja dikaruiniai anak

"terima kasih bar, yasmin sudah repot-repot datang, padahal nanti saja kan bisa setelah pulang" ucap tama

"benar juga! ayo sayang" canda barra

"mas!" tegur yasmin

"ngga apa-apa yasmin, sudah biasa mereka seperrti itu" ucap ines yang tak heran lagi dengan candaan suami dan temannya itu

yasmin tersenyum melihat sang bayi yang saat ini sedang dalam gendongan tama

"cantik sekali anaknya, persis seperti ibunya" ucap yasmin melihat anak tama dan ingin menggendongnya

"boleh gendong?" tanya yasmin

"boleh, nih hati-hati buat latihan ya" ucap tama melirik barra tentu saja dihadiahi tinjuan

"kita santai saja, punya maura juga sudah cukup repot kalau dikasih cepat ya syukuri aja, iya kan sayang" jawab barra tak mau yasmin terbebani meski hanya sebuah candaan

"iya mas, aku udah janji jemput maura hari ini, sekarang sudah hampir waktunya pulang kan?" yasmin mengingat janjinya pada maura

yang setiap saat merengek ingin di jemput

"kalau begitu kami pamit dulu ya, nanti kalau sudah pulang aku sering main kerumah bolehkan?" ucap yasmin berpamitan

barra pun ikut berpamitan dan meninggalkan tama bersama anak dan istrinya

dengan cepat yasmin meinta agar barra melajukan mobilnya biar segera sampai ke sekolah maura

sekitar tiga puluh menit mobil keduanya tiba, yasmin meminta agar barra tetap di mobil saja dan usah turun agar cepat

"maura sayang" yasmin melambaikan tangannya pada anak yang menekuk wajahnya karena takut yasmin ingkar janji padanya

"mama! mama aku datang" pamer yasmin pada beberapa temannya yang juga belum dijemput oleh orang tuanya

"iya sayang, jangn lari-lari nanti jatuh" ucap yasmin

maura menggandeng tangan yasmin dan mencari dimana mobilnya berada "papa mana ma?" tanya maura

"ada diseberang sayang, takut macet jadi mama saja yang turun. ayo hati-hati sayang" yasmin melihat kanan dan kiri jalan setelah aman dia menggandeng maura menyebrangi jalan dan masuk ke mobil

"papa! kalian melupakanku" maura mengambek

"sayang di rumah belum ada mba dan juga supir, mama tak bisa antar jemput maura dan juga papa juga harus putar arah jika antar jemput maura dulu,

mulai besok mama bisa antar jemput maura, karena nanti malam pak supir dan mba dateng. jadi maura bisa tinggal bersama mama dan papa oke" barra memberikan penjelasan pada maura yang sudah dipisahkannya dari mama barunya beberapa hari

"hemmm oke, janji ya ma, pa" maura menautkan jari kelingkingnya

"oke" jawab yasmin

1
Putri Uncu
Luar biasa
Ririn Nursisminingsih
a seneng klau baca novel kyak gni gak terlalu berbelit2...alurnya bagus dibacanya enak semangat thor
Hasna Nursyafah
pepet trs bar... gas keun lah
Hasna Nursyafah
novel yg gk belibet cerita nya dan aku suka
🌺awan's wife🌺
masih menyimak,, bara ato Radit namanya 🤔🤔🤔🤔
Putri Uncu: terima kasih sudah mampir,

maaf ada typo kak..
total 1 replies
Lastri Naila
Luar biasa
Putri Uncu: terima kasih kak,

sehat selalu happy reading
total 1 replies
Putri Uncu
haiiii para reader yang selalu membuat semangat,

terima kasih telah meninggalkan jejak komentar dan like

author sangat berterima kasih dan jangan ketinggalan banyak cerita lainya yang tak kalah seru,

jangan lupa mampir
/Heart//Heart//Heart//Heart//Pray//Pray//Pray//Pray//Pray/
Dinatha
ok
Dinatha
yang bangun singa jantan apa cacing Alaska Thor?🤔🤔🤔🤣🤣🤣
Dinatha: 🤣🤣🤣🤣
Terimakasih kembali 🙏
total 2 replies
Dinatha
wkwkwkwk...
Bara sang Duda yang lagi membara di bakar asmara🤣💝
Dinatha: okkehhhh
total 2 replies
Isna mansur
keren ceritanya thor...meski bnyk typonya... tetap semangat ya..😘😘😘👍👍👍
Putri Uncu: terima kasih kak sudah meninggalkan jejak,

yuk kepoin cerita author banyak yang tak kalah seru ya kak

/Pray//Pray/
total 1 replies
Putri Uncu
terima kasih para readers semua,

atas support, saran dan kritik untuk author!

ada karya baru lagi loh baru rilis.

yuk kepoin kisah novel selanjutnya
Diah Darmawati
typo bnyk bngt kudu teliti ..lnjut ectra part dong thor🤩🤩
Putri Uncu: terima kasih kak sarannya ,, bisa baca karya terbaru author ya kak
sudah rilis ya
total 1 replies
Lisa
ternyt udh abis nih..makasih y Kak utk ceritanya..
Putri Uncu: iya kak, lanjut di novel author berikutnya ya kak

sehat selalu, happy reading
total 1 replies
Asyatun 1
lanjut
ovi
lnjut kk
Putri Uncu: ada karya baru rilis dari author ya kak
total 1 replies
Devi Sihotang Sihotang
alhamdulillah akhirnya pak duda ketemu yasmin...
Lisa
Wah ntar lg Maura punya adek nih
Putri Uncu: ada novel baru karya putri uncu loh!
yukk kepoin
total 1 replies
Asyatun 1
lanjut
Putri Uncu: yukkk baca juga karya baru dari author
total 1 replies
Ida Susiana
lanjut....
Putri Uncu: lnjut kak,, sudah up yaa
bonus 1 eps hari ini
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!