NovelToon NovelToon
DUSTAMU...Berkah Bagiku!!

DUSTAMU...Berkah Bagiku!!

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Pelakor / POV Pelakor / Tamat
Popularitas:91.6k
Nilai: 5
Nama Author: KARIANGAU

Pengkhianatan Suaminya disaat yang Laras hamil, merupakan langkah awal kehidupan bahagia Laras yang sesungguhnya karena setlah Suaminya menceraikan Laras, dia menikah dengan Pengusaha Sukses yang merupakan Boss dari mantan suaminya dikantor.

Kehancuran rumah tangga Laras berawal dari Kegatelan seorang wanita muda bernama Sandra yang sangat licik dan penggoda dari laki-laki yang ada di sekeliling keluarga Laras.

Setelah mereka bercerai, suami Laras, Bobby akhirnya menikah dengan sang pelakor, Sandra yang ternyata mencari keuntungan dari beberapa pria yang lain, termasuk dengan kakak ipar Boobby.

Bagaimana kisah mereka? Banyak yang terjadi diantara mereka bertiga, dan kisah Sandra yang membagi tubuhnya dengan laki-laki lain selain Bobby!
Ikuti Kisah "DUSTAMU...Berkah Bagiku!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KARIANGAU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

LAMARAN SANG CEO

BAB 28.

Sorenya Bobby meeting dan pulang malam. Dia pulang jam 10 malam dari meeting di sebuah restoran. Sampai di rumah, didapati Sandra yang sudah tidur. Bobby langsung mandi. Keluar mandi, Sandra sudah bangun dan duduk dikasur.

"Mas, baru pulang? Kayaknya meeting terus, ya?" tanya Sandra.

"Iya, aku meeting sama clien besar. Kamu sudah makan?" tanya Bobby.

"Hm, sudah mas. Mau dibuatkan kopi?"

"Boleh, kalau kamu tidak keberatan." Sandra langsung bangun dan menuju dapur membuatkan kopi. Bobby yang capek rebahan di kasur dan melihat sebuah HP baru yang belum pernah dia lihat. Bobby pegang dan melihat HP barunya Sandra.

"Hmm, punya siapa ya? Sandra punya HP baru? Hmm, dibeliin siapa ini hp?" Bobby mengembalikan kembali Hp nya ke tempat semula. Dia kembali nonton TV seolah-oleh tidak melihat Hp tersebut.

"Mas, ini kopinya. Sandra meletakkan kopi Bobby di atas nakas samping Bobby duduk.

"Terima kasih, sayang."

"Iya mas, sama-sama." Bobby menyesap kopi yang dibuatkan Sandra.

"Sayang, kamu tadi kemana saja?"

"Aku ada dirumah mas, nggak kemana-mana kok. Palingan masak dan ngobrol dengan ibu."

"Sayang, hampir saja aku tadi diturunin jabatan sama Satria sialan itu!"

"Hah? Diturunin jabatan? Karena masalah kemarin malam di hotel?" tanya Sandra kaget.

"Iya, untung aku langsung saja ke rumah pak Hendri, langsung siangnya dikembalikan lagi semua meja dan kursiku. Aneh kan? Semena-mena saja, sombong, sok berkuasa!!" Bobby kembali lagi menyesap kopinya.

"Iya, masa gara-gara tadi malam saja dia langsung turunin jabatan kamu. Urusan kerjaan ya jangan dicampur dengan urusan pribadi dong!" Terlihat Sandra ikutan kesal kepada Satria.

"Ya sudahlah, oh iya, tadi aku sudah juga ke rumah Laras untuk mastikan apakah dia hamil atau tidak. Dan ternyata katanya dia tidak hamil, cuma banyak makan saja jadi gendut."

"Ya syukurlah, berarti memang si Laras itu mandul mas. Untung aku hamil mas, jadinya kamu nanti punya anak. Hm, maunya anak perempuan atau laki-laki, mas?" tanya Sandra manja.

"Kalau anak pertama sih pengennya cowok, tapi ya dikasih cewek juga nggak papa, sayang. Namanya juga anak pertama!" Sahut Bobby yang sedang menatap lekat Sandra.

"Iya mas, semoga lancar deh kehamilanku," ucap Sandra sambil memegang perutnya.

"Amiin..."

"Ayo mas, kita tidur lagi. Kamu mau aku layani malam ini?" tanya Sandra menggoda.

"Hmmm, kita sebaiknya memeriksakan kondisi kandunganmu Sandra, untuk memastikan kehamilanmu dan menjaga kandunganmu juga." Sandra langsung pucat wajahnya karena kaget tak menyangka kalau Bobby ingin memeriksakan kandungannya.

"Hm, jangan dulu mas...Hmm...Kita kan belum menikah mas, jadi nanti kita malu karena kita belum sah menjadi suami istri." Sandra menatap Bobby mengharapkan diiyakan oleh Bobby.

"Hm...Iya juga sih. Tapi apa hubungannya dengan menikah? Dokter juga tidak akan bertanya mengenai status kita. Yang dia tau kan kita datang berdua. Pastinya dia menyangka kita suami istri! Apa perlu kita bawa surat nikah ke dokter? Tidak kan?" Bobby sangat penasaran dengan kehamilan Sandra.

"Ya kalau gitu boleh mas, tapi jangan dalam waktu dekat ini, ya. Aku masih belum kuat untuk jalan lama-lama." Sandra merasa kuatir kalau rencananya langsung ketauan.

"Hmm....Ya sudah tak apa-apa!" Ucap Bobby.

"Ya sudah kita tidur saja mas," sahut Sandra.

"Oke..."

Akhirnya mereka tidur dengan saling berpelukan.Sandra masih belum bisa tidur karena masih dalam rasa kuatirnya dengan kehamilannya. Tapi mau bagaimana lagi dengan paksaan itu, akhrnya Sandra ikut ke dokter kandungan bersama Ibu dan Bobby.

Di dalam perjalanan, Sandra termenung, karena masih memikirkan bagaimana dia bisa menghindar dari Bobby dan Ibu. Sesampainya di rumah sakit, Sandra masih terus dipegangi oleh Ibu dan Bobby, jadi dia tak bisa melarikan diri.

Sesudah mendaftarkan nama Sandra, mereka duduk di depn ruang dokternya. Beberapa menit kemudian seorang suster sudah memanggil namanya.

"IBU SANDRA."

"Ya suster...!" jawab Bobby. Mereka masuk ke dalam ruang dokternya dan Sandra langsung disuruh untuk tiduran di brankar. Dokternya kebetulan dokter perempuan. Sandra langsung di USG.

"Oke, pak, bu, bisa dilihat di layar, kalau ibu Sandra kehamilannya sudah masuk minggu ke delapan."

"HAH!! Aku jadi beneran hamil? Pantas sudah dua bulan ini aku tidak  mens. Wah, Siapa bapaknya?" Bathin Sandra senang campur bingung.

ANAK Siapakah yang didalam kandungan SANDRA? BOBBY? EKO? atau RINTO?

"Nah, sayang, kamu hamil tuh, makanya jangan suka keluar rumah lagi, banyak dirumah saja!" Ujar Bobby yang sedang senang dengan kehamilan Sandra. Ibupun senang dengan perkataan dokter kalau Sandra beneran hamil.

Mereka kemudian pulang dengan perasaan bahagia, karena Sandra beneran hamil. Setelah sampai di rumah, Sandra dan Bobby masuk ke dalam kamar mereka.

"Mas, Jadi kapan kita menikah?" tanya Sandra merengek.

"Hm, minggu depan sayang, kita menikah ya! Aku urus dokumennya ke KUA besok, kamu juga kumpulin dokumenmu, biar aku bisa urus besok!"

"Ya sudah, terima kasih ya mas."

"Iya."

*

Hubungan Laras dan Satria setiap hari makin dekat, setelah beberapa bulan ini mereka sering jalan dan sering berkomunikasi, Satria memberanikan diri datang ke rumah Mahendra dengan membawa banyak makanan.

Mahendra dan keluarga belum ada persiapan, dan tidak menyangka dengankedatangan Satria yang datang secara tiba-tiba.

"Maaf beribu maaf pak Mahendra, saya datang malam ini sebenarnya ada tujuan, yaitu saya bermaksud melamar adik bapak, Laras sebagai Istri saya. Saya sebenarnya sudah ingin datang dari tiga bulan lalu, tapi Laras masih dalam masa Iddah. Sekarang sudah lewat masa Iddahnya. Jadi saya memberanikan diri untuk melamar adik bapak sebagai Istri saya!" Satria bicara dengan tegas.

"Baik Pak Satria. Saya sebagai kakak dari Laras, sangat bahagia pak Satria datang ke rumah kami untuk bersilaturahmi. Kami terus terang sangat kaget dengan kedatangan Pak Satria secara tiba-tiba begini, tapi kita tetap senang. Maafkan keluarga kami yang tak menyambut kedatangan Pak Satria dengan baik dan masih banyak kekurangannya." Mahendra berusaha untuk menyambut Satria dengan baik.

"Untuk lamaran pak Satria sendiri, saya harus menanyakannya terlebih dahulu kepada adik saya, Laras. Karena dialah yang akan berumah-tangga. Bagaimana Laras?" tanya Mahendra.

Laras masih diam karena masih kaget dengan kedatangan Satria yang tiba-tiba tanpa memberitahukannya terlebih dahulu.

"Hmmm...Bagaimana ya mas? Aku ini kan janda, aku masih hamil dan kehamilan aku sudah 7 bulan lebih, perutku sudah besar seperti ini. Apakah bang Satria masih mau menikah dengan saya, apalagi anak yang dikandung oleh saya ini, bukan anak kandung bang Satria!" Laras menjawab dengan apa adanya.

"Saya tidak peduli dengan keadaan kamu sekarang. Sudah saya bicarakan dengan kamu sebelumnya. Anak kamu yang kamu lahirkan nanti adalah anakku dan aku akan tetap menyayangi anak itu, apapun itu!" Satriabicara dengan tegas.

"Hm, kamu serius bang? Apakah masih dengan rencana abang sebelumnya?" tanya Laras was-was.

....

....

BERSAMBUNG

Pasti Tambah Penasaran ya? Tunggu besok yaa...Hehehe

1
angel
kenapa hrs sopan ama suami gt ya?? apa lagi mertua dah keliatan jutek....amit2 deh
Sulati Cus
astaga 😂😂😂dasar muka tembok 😂sundel teriak sundel😂
Sulati Cus
bener tu sekali selingkuh pasti tar kecanduan
Sulati Cus
🤪kwajiban suami donk mamer tuk ngebahagiain istri😂
Kariangau
terima kasih kakak...baca juga buku author lainnya : KARENAMU..Ibu MERTUA
Dewi Astuti
hebat thor
Dewi Astuti
thor cerita mu bnr2 dahsyat buat, ini akibat tdk bsa menahan nafsu jga emank penyakit selingkuh, ini bnr2 pelajaran berharga thor
~AruN~
ceritanya bagus, konflik menarik...sayang, banyak sekali typo.
mngkin bisa direvisi kembali atau untuk novel selanjutnya bisa lebih diperhatikan kembali untuk penulisannya supaya pembacs lebih nyaman 🙏🏻
terima kasih & tetap semangat menulisnya 💪🏻💪🏻💪🏻🌹🌹🌹
STARLA my journey
bagus
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
Karya yg bagus,tetap semangat berkarya kak 💪💪💪👍👍👍
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
Padahal AQ berharap Sandra metong..enak banget dong Kalau dia masih hidup.Semoga aja dia lumpuh selama lamanya🤭🤭
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
Kok gak langsung pecat aja Boby....gregeten AQ 😈😈😈
Triee Wulandari
sungguh sandra tdk tahu malu dirinya yg sundel teriak sundel...
Erik Ganteng
kok udh mlam prtma aja, kn ktanya lgi hamil
Aira
masa iddah bukannya habis melahirkan ya Thor. Walau dlm berkas perceraian mrk status Laras hamil tdk diketahui
Nur Siti
mestinya jangan di kasih satria...pasti nanti minta lagi...
AZ & AR
panggilan untuk satria bang atau mas nih?
atau bang mas? hehe
langit
keran dan mengharukan
Tika UNTRI
luar biasa ceritanya
Indah cinta
jangan takut gitu dong Laras..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!