Viona tidak pernah ingin jika pernikahannya hancur. Walaupun dia menikah bukan karena cinta, tetapi Viona sudah berjanji pada diri sendiri untuk menikah hanya sekali seumur hidup. Tentu banyak perjuangan, cobaan, dan air mata yang harus Viona hadapi.
Meluluhkan hati suaminya begitu sulit, bahkan setelah berjuang pun, perjuangannya itu masih tidak di hargai. Rey sang suami, masih menganggap Viona wanita perusak hubungannya dengan Laura. Karena pernikahan mereka membuat Rey tak bisa menikah dengan Laura yang sudah lama menjadi kekasihnya.
Akankah Viona bertahan disisi suaminya dan mempertahankan rumah tangganya? Atau memilih pergi untuk meraih kebahagiaannya sendiri?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amallia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ep.27
Setelah berpisah dengan Laura, Rey lebih fokus mengurus perusahaannya. Bahkan sekarang Rey sedang merintis cabang baru di luar kota. Setiap hari hanya pekerjaan yang selalu dia utamakan.
Rey sedang fokus mengerjakan pekerjaannya. Terdengar ketukan pintu dari arah depan ruangannya, dan itu membuat Rey menghentikan pekerjaannya.
''Masuk!'' ucap Rey.
Terlihat sekretarisnya memasuki ruangannya. Lalu mendekati Rey yang sedang duduk di kursi kebesarannya.
''Maaf jika saya mengganggu pekerjaan bapak,'' ucap wanita cantik yang tak lain adalah sekretaris Rey.
''Tidak, memangnya ada apa?'' tanya Rey.
Renita menarik kursi lalu duduk. ''Saya berniat untuk resign karena sebentar lagi saya akan menikah. Sedangkan calon suami saya tidak ingin saya bekerja lagi.''
''Jujur saya berat melepas kamu, tetapi jika itu kemauan calon suami kamu, saya tidak bisa apa-apa. Jadi, kapan kamu akan resign?'' tanya Rey.
''Minggu ini juga, Pak,'' jawabnya.
''Baiklah, nanti saya akan kasih bonus untuk kamu karena selama ini sudah bekerja dengan baik,'' ucap Rey.
''Terima kasih, Pak,'' ucapnya.
Setelah sekretarisnya keluar, kini Rey menghubungi asistennya dan memintanya untuk mencarikan calon sekretaris baru. Karena Rey tidak sanggup jika bekerja tanpa bantuan sekretaris.
Kruyuk kruyuk
Karena terlalu fokus sama pekerjaan, Rey sampai lupa makan siang. Padahal jam makan siang sudah lewat. Rey memutuskan untuk menghentikan pekerjaannya lalu pergi keluar untuk mencari makan siang.
Dengan menaiki mobil mewahnya kini Rey sampai di sebuah restoran favoritnya. Seperti biasa, dia memesan makanan kesukaannya. Sambil menunggu pesanan, Rey menatap kanan kirinya. Tak sengaja Rey melihat seseorang yang mirip Alan bersama seorang wanita. Wanita itu terlihat seperti Viona.
''Apakah itu Alan? Lalu, kenapa wanita yang bersamanya mirip dengan Viona?'' gumam Rey.
Rey hendak pergi menghampiri mereka, tetapi tak sengaja ada pengunjung yang lewat dan menabraknya. Rey menatap kesal wanita yang menabraknya itu.
''Kalau jalan hati-hati dong,'' ucap Rey menegur.
''Maaf, Tuan,'' ucap wanita itu lalu bergegas pergi karena takut di tatap seperti itu oleh Rey.
Arah pandang Rey tertuju ke tempat dimana tadi melihat keberadaan Alan dan Viona. Tetapi sekarang mereka tidak ada disana.
''Kemana perginya mereka? Ah sial, semuanya gara-gara wanita yang tadi menabrakku, jadi aku tidak bisa menghampiri Alan,'' gumam Rey.
....
....
Rey sedang berbicara dengan seorang wanita muda yang merupakan sekretaris barunya. Wanita itu bernama Alina. Penampilannya sangat menarik dan juga sexy.
''Lin, kamu boleh kembali ke ruanganmu. Sekarang kamu sudah bisa mulai bekerja,'' ucap Rey.
''Baik, Pak,'' jawab Alina.
Sesampainya di ruangannya, Alina menelepon seseorang. Obrolan ke duanya terlihat serius. Alina mengangguk patuh kepada lawan bicaranya.
Rey akan mulai mengerjakan pekerjaannya. Namun, dia mendengar ketukan pintu dari luar. Terlihat Alina memasuki ruangan itu dengan membawa nampan berisi secangkir kopi untuk Rey.
''Permisi, Pak. Maaf jika saya mengganggu. Saya hanya membuatkan kopi untuk bapak,'' ucap Alina.
''Terima kasih, Lin. Tapi besok-besok kamu tidak perlu repot-repot. Lagian ada office girl yang biasa membuatkan kopi,'' ucap Rey.
''Bagi saya tidak masalah, Pak. Kopi buatan saya itu enak loh. Coba deh bapak minum!''
''Benarkah?''
Alina hanya mengangguk. Menyeruput kopi buatan Alina. Alina berpamitan keluar setelah memastikan Rey sudah meminum kopi buatannya. Ternyata rasanya enak dan mungkin ke depannya Rey akan ketagihan.
Rey hendak lanjut bekerja, tetapi tiba-tiba saja dia merasa mengantuk. Rey menaruh kepalanya ke atas meja. Rey tertidur disana karena mengantuk berat. Tak lama, terlihat Alina yang kembali masuk ke ruangan itu. Alina tersenyum senang saat melihat rencananya berhasil. Lalu dia mulai melepaskan kemeja milik Rey. Selanjutnya Alina melucuti pakaiannya.
Alina naik ke atas pangkuan Rey. Lalu membuat video intim mereka, tetapi yang terlihat hanya bagian atasnya saja. Alina juga sengaja mengeluarkan suara-suara indahnya sehingga siapa pun yang mendengarnya akan mengira kalau mereka sedang ber*cinta.
Alina kembali memakaikan pakaian kepada Rey. Dan juga kembali memakai sendiri pakaiannya.
"Aku akan mengirim video ini kepadanya,” gumam Alina.
Alina memang sudah merencanakan semuanya atas perintah dari seseorang. Tentu dia mendapatkan bayaran yang besar dengan tugasnya itu.
....
....
teruskan usaha kak thor dalam penulisan nya..
moga sukses selalu 😘😘
makasih kak thor buat cerita nya..😘